Cerita Yuni

Insto Dry Eyes, Atasi Mata Kering saat Menyusun Learning Planning

“Nanti belajar apa?”

Tahun ajaran baru dimulai. Kami, empat Bunda PAUD harus menyiapkan pembelajaran yang seru dan menyenangkan untuk anak usia dini. Pertanyaan singkat berubah menjadi serius dan seketika membuat kami tenggelam dengan layar ponsel masing-masing. Hari pertama anak PAUD masuk sekolah, para pendidik berjibaku menyongsong tahun ajaran baru dengan ceria, kendati di balik papan tulis para guru ini gedebugan, hehe..

Mencari ide belajar dan bermain anak usia dini di internet adalah jalan ninja kami, ragam aktivitas itu kami amati tiru dan modifikasi. Tiap buka HP saya selalu menyempatkan mencari ide pembelajaran. Semalam saya sudah mempelajari materi .pdf hingga jam 11 malam. Pagi di sekolah, kegiatannya masih berlanjut

Momen ajaran baru merupakan momen krusial, pendidik harus siap dengan ide belajar dan bermain yang menyenangkan agar tercipta nuansa sekolah tempat belajar menyenangkan di hati anak yang rata-rata berusia 3-4 tahun. Sebelum memulai aktivitas biasanya kami menyusun rancangan pembelajaran atau learning planning. Rancangan pembelajaran disusun sedemikian rupa untuk menciptakan pengalaman belajar yang seru seperti misalnya modul belajar, inovasi motorik, serta menyiapkan alat dan bahan yang digunakan untuk pembelajaran, dan lain-lain

Setelah mendapatkan materi bagus, kami susun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian dan Mingguan di laptop. Jadi tau kan teman-teman kalau tugas guru itu nggak sekadar berdiri ngajar di depan kelas, justru momen pentingnya sebelum mereka duduk kursi, kami sudah membuka meja diskusi untuk menyiapkan tema dan materi. Begitupula setelah mereka pulang, kami masih berkutat dengan komputer untuk menyusun laporan. Belum lagi ngedit video kegiatan untuk dibagikan wali murid serta konten media sosial dari ponsel.

Seperti hari ini, tugas kami menyelesaikan administrasi siswa baru, dan menginput profil siswa ke dalam sistem. Tak terasa hampir sejam menatap layar komputer tiba-tiba saya merasakan mata gatal dan tidak nyaman. Perih seperti kelilipan. Mata saya kedip-kedipkan berusaha membuatnya nyaman tapi lama-lama mata jadi berair. Saya nebak-nebak, apa ini gejala mata kering, soalnya salah satu penyebabnya menatap layar elektronik terlalu lama.

Mata saya lelah, Bun” Saya utarakan keluhan saya kepada Bunda lain sambil mengucek mata berharap kondisinya lebih membaik

Jangan dikucek! Bunda Yuni istirahat aja.” seru Bunda Wiji

Siswa mulai berdatangan. Kami menyongsong wajah-wajah gembira mereka, beberapa ada yang bedaknya tebal seperti donat gula, duh gemasnyaa.. Satu per satu anak menyapa sambil menyalami kami. Tetapi, oh, mata saya sepertinya tidak bisa diajak kompromi. Rasa perih dan gatal ingin saja menggaruknya. Sakit mata yang salah momen, deh!

Saya berinisiatif ke wastafel membasahi mata, tetapi Bunda Sri lebih dulu menyodorkan botol tetes mata. “Tetesin Insto, Bun. Ada tetes mata di kotak P3K

Ah, tetes mata Insto. Alhamdulillah, setelah Tetesin Insto Dry Eyes, mata saya mulai membaik. Rasanya kembali nyaman, dan lebih segar. Tidak sepet lagi!

Mata Kering Jangan Disepelein, Waspada Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Mata kering sebenarnya kondisi gangguan mata ringan yang seringnya disebabkan oleh tingginya durasi mata menatap obyek stagnan seperti layar HP atau komputer tanpa berkedip dalam waktu lama. Seringnya keadaan ini dianggap nggak penting padahal jika dibiarkan butuh penanganan yang komprehensif agar peradangan tidak semakin parah

Studi terbaru melaporkan kasus Mata Kering atau Dry Eye di Asia mencapai 64% salah satu penyebab utamanya menatap layar elektronik terlalu lama, sementara di Indonesia, screen time rata-rata 7 jam 42 menit per hari – Live Talkshow YouTube SONORA with JEC 18 Juli 2023

Ternyata lama juga ya screen time 7 jam 42 menit. Artinya hampir sepertiga hari mata kita digunakan menatap layar HP dan komputer, tapi kok rasanya masiiih aja kurang. Apakah kita sudah dilevel ketergantungan gadget? Bekerja, belajar, cari hiburan semuanya kita akses menggunakan perangkat berlayar. Kecenderungan ini dilakukan oleh anak usia balita hingga orangtua. Saya pernah mendapati murid yang matanya merah kelopaknya bengkak dan kucek-kucek terus, setelah saya cari tau, orangtuanya bilang kelamaan main HP. Nah lo!

Kurang teraturnya kedipan mata membuat kelopak mata tidak meratakan air mata ke permukaan mata sehingga mata menjadi kering. Jadi ingat pelajaran IPA di sekolah fungsi air mata adalah memberi pelumas pada mata, menjaga permukaan mata tetap basah, melindungi mata dari debu dan kotoran. Kalau kemudian terjadi mata kering berarti mata terlalu lama diforsir yang akhirnya membuat mata jadi sepet, perih, dan lelah.

Resiko Screen Time Tinggi Terhadap Kesehatan Mata

Mata satu-satunya organ penglihatan manusia, informasi apapun yang kita terima 80% berasal dari mata. Sebagai organ fisik mata juga bisa capek, lelah, yang ditandai dengan sinyal rasa sepet, gatal, dan tidak nyaman, perih dan iritasi, mata berair, merah, pandangan buram, mata cepat lelah dan berat yang diakibatan oleh faktor internal dan eksternal.

Disampaikan oleh DR. Dr. Tri Rahayu, SpM(K), FIACLE, dokter spesialis mata, bahwa populasi penyakit mata kering meningkat terus, kondisi ini terjadi karena gangguan keseimbangan air mata yang disebabkan meningkatnya aktivitas digital.

Kalau aktivitas digital kita tinggi lalu merasakan gejala-gejala di atas segera lakukan penanganan agar mata tidak mengalami inflamasi parah yang bisa-bisa malah butuh penanganan komprehensif jangka panjang

Bahaya Mata SePeLe Pengaruhi Kualitas Hidup

Apapun masalah sekalipun itu ringan harus segera diselesaikan. Betul? Termasuk kondisi mata kering yang keluhannya SePeLe; Mata SEpet, PErih, LElah. Bahaya mata kering memang tidak menyebabkan kebutaan tetapi dapat mengganggu penglihatan. Beberapa bahaya mata kering berikut ini semoga menjadikan kita lebih peduli menjaga kesehatan mata sekaligus jadi pengingat diri untuk mulai mengubah kebiasaan buruk

  • Gangguan Penglihatan. Efek lapisan air mata tidak berfungsi sebagaimana mestinya menyebabkan pandangan kabur
  • Mata Jadi Buram. Kondisi ini disebabkan oleh produsi air mata yang kurang serta air mata menguap lebih cepat
  • Peradangan Kornea Mata atau Keratitis yang membuat kornea mata jadi keruh
  • Mata Berair. Air mata yang keluar merupakan air mata palsu faktor inflamasi
  • Ulkus/Infeksi kornea. Perlukaan yang terjadi pada kornea akibat infeksi

Faktor yang Menyebabkan Mata Kering

Banyak sekali faktor yang menyebabkan mata kering, dari sisi internal maupun eksternal, antara lain:

1. Screen Time Tinggi

Screen time tinggi menyebabkan menurunnya frekuensi kedipan yang memicu air mata tidak menyebar merata. Kondisi ini terjadi karena menatap layar digital terlalu lama

2. Jarang Berkedip

Kedipkan mata secara teratur agar air mata menyebar sempurna untuk mencegah kekeringan pada permukaan mata

3. Terpapar Asap atau Angin Kencang

Angin kencang berasal dari udara yang bergerak cepat menimbulkan penguapan di permukaan mata yang tidak diimbangi kemampuan mata memproduksi air mata, akibatnya permukaan kornea bersentuhan langsung dengan udara dan debu membuat mata terasa perih. Faktor ini dapat dialami oleh pengendara motor, aktivitas di dalam ruangan ber AC, udara kering, juga lingkungan penuh asap

4. Faktor Usia

Kendati mata kering dapat dialami segala usia, tetapi orang lanjut usia lebih rentan mengalami mata kering. Faktor usia memengaruhi terjadinya penurunan fungsi dan jaringan mata yang menyebabkan menurunnya kemampuan produksi air mata secara alami. Kurangnya pasokan air mata inilah menyebabkan sindrom mata kering

5. Faktor Hormon

Hormonal biasanya dialami oleh wanita oleh sebab menopause, kontrasepsi, dan ibu hamil. Ketika kadar hormon menurun, produsi air mata menjadi berkurang serta air mata lebih cepat menguap

6. Penggunaan Obat-Obatan Sistemik

Penggunaan obat-obatan merupakan efek samping menurunnya produksi air mata sekaligus mempercepat penguapan air mata. Kondisi ini menyebabkan mata kurang pelumasan. Termasuk penggunaan lensa kontak juga beresiko menyerap air mata alami karena menghalangi aliran oksigen ke kornea

INSTO DRY EYES Solusi Tepat, Mata Kering Minggat!

INSTO Dry Eyes tetes mata steril yang bekerja layaknya air mata alami. Membantu memberikan kelembaban pada mata yang mampu mengatasi Mata SEpet, PErih, LElah sebagai gejala mata kering.

Sebagai yang pernah memakai lensa kontak, saya merasakan betul tidak nyamannya mata kering. Sebentar-sebentar cuci muka, ke mana-mana bawa handuk kecil buat kompres mata. Sejak kenal INSTO Dry Eyes, isi tas saya jadi minimalis. Alasan saya memilih INSTO Dry Eyes:

  1. Fungsi INSTO Dry Eyes Untuk mata kering
    Suka bingung memilih produk tetes mata yang cocok. Sesuai namanya, INSTO Dry Eyes digunakan untuk memberikan efek pelumas seperti air mata, mengatasi gejala kekeringan pada mata, dan meringankan iritasi mata
  2. Kandungan Hydroxypropyl Methylcellulose bekerja seperti air mata alami yang dapat memberikan kelembaban pada permukaan mata.
  3. Tetes Mata Steril mengandung Benzalkonium chloride yang efektif menghentikan pertumbuhan serta membunuh bakteri, virus, dan jamur
  4. Ampuh mengatasi mata sepet, perih, lelah sebagai gejala mata kering
  5. Mudah didapatkan di apotek, toko obat, juga minimarket
  6. Ukuran 7,5 ml praktis dibawa ke mana aja
  7. Harga ramah di kantong

Tips Sehat Bebas Mata SePeLe!

Memiliki mata sehat adalah sebuah anugerah, apalagi seperti saya yang usianya sudah 40 tahun ini. Selain menjaga pola makan, mengatur gaya hidup, dan yang lebih penting menyadari bahwa mata organ tubuh yang butuh diberi perhatian, dipastikan hak mata beristirahatnya terpenuhi

Tips berikut sebagai pengingat diri agar hak fisik mata sebagai indera penglihatan terjaga dan terlindungi dengan baik

  1. Mengatur ritme penggunaan perangkat digital secara wajar. Tidak memforsir mata bekerja lebih keras di depan layar
  2. Sering berkedip untuk menjaga kelembaban permukaan mata, mencegah kotoran masuk ke mata, serta melindungi mata dari cahaya yang terlalu terang
  3. Kurangi durasi screen time
  4. Istirahatkan mata, terapkan aturan 20-20-20: 20 menit maksimal waktu menatap layar, alihkan pandangan pada obyek berjarak 20 kaki untuk memberi rasa rilek otot mata, lakukan waktu pandang selama minimal 20 detik sambil berkedip
  5. Lakukan perawatan mata agar bersih dari debu, kotoran, dan minyak berlebih.
  6. Hindari paparan langsung dari AC, Kipas. Gunakan kacamata saat berkendara
  7. Konsumsi air minum yang cukup
  8. Tetesi Insto Dry Eyes jika merasakan mata sepet, perih, lelah.

Belajar dari pengalaman saya, Insto Dry Eyes adalah solusi penting mencegah mata kering. Gunakan 3x sehari 1-2 tetes pada setiap mata. Mulai sekarang ketika merasakan mata sepet, perih, lelah bisa jadi itu gejala mata kering. Segera Tetesin INSTO DRY EYES! #InstoDryEyes #BebasMataKering #MataSePeLeJanganSepelein

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *