Manfaat Asuransi Syariah Melindungi Keluarga dari Risiko Finansial
7 mins read

Manfaat Asuransi Syariah Melindungi Keluarga dari Risiko Finansial

Huhuhu, siapa yang suka menghindar saat diajak bicara asuransi? Kalau nggak ada yang ngaku, saya ngacung, nih! Hihi..

Bukannya nggak mau bahas masalah perlindungan, tapi saya dan mungkin Anda semua takut diajak ngomong gini karena takut menanggung risiko hidup yang sewaktu-waktu terjadi diluar kendali

Gitu bukan, sih?

Kalau saya iya. Duh, sulit pokoknya membayangkan yang susah-susah ketika lagi ena-ena menikmati hidup. Tapi yang namanya sakit, semua orang bisa sakit. Begitupun dengan kematian, semua manusia suatu ketika pasti meninggal. Disinilah kita perlu memahami manfaat Asuransi Syariah untuk melindungi keluarga dari risiko finansial!

Asuransi Mengurangi Dampak Keuangan Keluarga

Dulu saya nggak percaya dengan asuransi, beneran diklaim apa nggak? Dan lagi hidup dan mati, kan, sudah ada yang ngatur, yang penting punya tabungan, selesai urusan. Udah gitu aja.

Pada akhirnya pola pikir saya berubah ketika Ibu saya tiba-tiba sakit dan harus rawat inap. Duit yang bertahun-tahun saya kumpulkan, nyaris tak berharga di depan kasir Rumah Sakit. Setiap ada panggilan nebus obat bawaannya cemas terus. Berapa rupiah lagi nih, padahal belum totalan kamar, bayar dokter dan segala macamnya.

Tau nggak siapa yang menyadarkan saya pentingnya punya asuransi? Kasir Rumah Sakit! Bhuahaha..

“Mbak, kalau bisa Ibunya didaftarin asuransi, soalnya habis ini harus kontrol rutin, lho”

Manfaat Asuransi Syariah melindungi keluarga

Pemahaman asuransi saya kian kuat setelah mengikuti live zoom Literasi Asuransi yang diselenggarakan Prudential Indonesia dan Komunitas Emak-Emak Blogger hari Selasa kemarin, 26 Oktober 2021, dengan tema Membangun Keluarga yang Tangguh Secara Finansial Melalui Asuransi

Entah karena saya sudah merasakan mudahnya klaim asuransi atau kemasan acaranya yang santai dan mudah dipahami, sehingga selama 2 jam mendengarkan paparan narasumber rasanya seperti lagi ngobrol dengan sahabat lama. Asik banget, dan gak bikin ngantuk. Padahal acaranya mulai jam 14.00 – 16.00, waktu yang nyaman buat bobok siang, hehe..

Pentingnya Memiliki Perlindungan Diri

Acara virtual digawangi oleh Mak Elly Nurul sebagai MC yang dibuka langsung oleh Bapak Luskito Hambali, Chief Marketing and Coomunications Officer Prudential Indonesia.

Gathering Blogger KEBXPrudential

Tanpa tedeng aling-aling, di hadapan peserta webinar yang sebagian besar perempuan, bapak yang murah senyum itu membuka data dari Otoritas jasa Keuangan (OJK) bahwa tingkat pemahaman literasi keuangan perempuan Indonesia masih dibawah laki-laki. Perempuan 36,13% sedangkan laki-laki 39.94%. Padahal dalam rumah tangga peran istri adalah sebagai Menteri Keuangan, lho kan lucu ya..

Kenapa bisa begitu?

Dugaan konyol saya, karena perempuan adalah kaum mendang-mending yang nggak mau rugi sepeser pun! Coba aja pas belanja, ada selisih harga 500 – 1000 rupiah pasti pada kabur, haha.. prinsip ekonominya kuat banget mereka ini.

Gathering Asuransi Syariah Prudential

Termasuk dalam hal perlindungan, mereka harus diberi pemahaman terhadap risiko hidup yang mungkin terjadi pada suami sebagai penanggung jawab keuangan keluarga. Mengapa asuransi penting? Beberapa alasannya sebagai berikut:

1. Untuk melindungi pendapatan keluarga
2. SUpaya memiliki Dana Darurat
3. Sebagai Perlindungan Kesehatan
4. Warisan
5. Dana Pensiun
6. Perlindungan Dana Pendidikan

Semua pasti sadar bahwa perjalanan hidup penuh dengan risiko. Tinggal pilih aja mau menghindar atau menerima. Gambar di bawah ini menunjukkan cara orang menghadapi risiko hidup:

Apapun itu yang pasti kita butuh perlindungan untuk meminimalisir dampak finansial yang mungkin terjadi.

Memahami Perbedaan Asuransi Syariah dan Asuransi Konvensional

Dalam kesempatan itu, selain belajar tentang pengelolaan keuangan, kami juga dikenalkan konsep dasar Asuransi Syariah yang disampaikan oleh Bondan Margono selaku Head of Sharia Strategic Development Prudential Indonesia.

Dijelaskan oleh Pak Bondan, Asuransi Syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong di antara sejumlah orang/pihak melalui investasi dalam bentuk asset dan atau Tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad yang sesuai dengan Syariah

Jujur, meski beberapa kali mendengar istilah ‘Asuransi Syariah’, baru kali ini saya mudheng (ngerti) perbedaannya dengan Asuransi Konvensional.

Jika pada Asuransi Konvensional akadnya jual beli antara dua pihak yaitu Tertanggung dan Penanggung. Tertanggung ada kewajiban membayar premi, sementara Penanggung wajib membayar klaim.

Sedangkan pada Asuransi Syariah akadnya hibah iuran Tabarru’. Caranya dengan beberapa orang/pihak menyisihkan uang mereka sebagai dana Tabarru’ untuk digunakan membantu peserta lain ketika tertimpa musibah.

Intinya dalam Asuransi Syariah cara menghadapi hidup dengan Berbagi Risiko. Dan dalam Asuransi Syariah ini semuanya jelas. Harganya jelas, yang didapatkan juga jelas. Hanya waktu klaimnya aja yang tidak bisa dijelaskan karena tidak tau kapan itu terjadi.

Dalam Asuransi Syariah, peran perusahaan asuransi sangat penting. Meski tidak terlibat secara langsung dalam akad, namun perusahaan asuransi adalah operator pengelola dana Tabarru’ sekaligus mencari lebih banyak peserta supaya dana Tabarru yang didapatkan peserta lebih banyak. Dan akad antara sekumpulan peserta dengan perusahaan adalah wakalah bil ujrah.

Lebih jelas mengenai Perbedaan Asuransi Syariah dan Asuransi Kovensional lihat gambar berikut ini:

Asuransi Syariah vs Asuransi Konvensional

Mengapa Harus memilih Asuransi Syariah?

Dewasa ini Asuransi Syariah sedang diminati orang karena sifatnya bebas dan pesertanya tidak harus muslim. Ada beberapa alasan mengapa harus memilh Asuransi Syariah!

1. Karena ada Nilai Tolong Menolong
2. Sifatnya Universal (maksudnya semua peserta mengikuti konsep Syariah)
3. Sesuai Prinsip Syariah (Bebas dari Ghoror, Maysir, dan Riba)
4. Keadilan
5. Keuangannya Transparan
6. Diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah

Manfaat Asuransi Syariah untuk Melindungi Keluarga dari Risiko Finansial

Setiap kali membahas perencanaan keuangan, pertanyaan dasar yang selalu diajukan adalah, Investasi dulu atau Asuransi dulu?

Buat para Emak-Emak seperti kita tentu inginnya investasi dong ya. Punya duit banyak, perhiasan banyak, dan semua harta yang indah-indah. Tapi sebenarnya asuransi sama pentingnya, loh, dengan investasi!

Perbedaan Asuransi Syariah dan Asuransi Konvensional

Menurut mbak Aliyah Natasya, Financial Advisor Prudential Indonesia, dalam membuat perencanaan keuangan tentu tak jauh dari Pendapatan dan Pengeluaran. Nah di sinilah kecerdasan kita diuji bagaimana agar keduanya bisa imbang?

Jadi menurut mbak Natasya, buatlah prosentase dari pengeluaran kita:

Pengeluaran 60%
Perlindungan 10%
Hadiah buat Diri Sendiri 10%
Investasi 15%
Berbagi 5%

Cara Memulai Asuransi

Hmm, ini yang harus digarisbawahi soalnya untuk mulai asuransi itu harus dipertimbangkan betul-betul agar tak salah pilih. Jangan sampai terjadi, karena nggak sesuai kebutuhan, mundur di tengah jalan.

Siapkan Bujet

Pastikan alokasi bujet secara cermat. Mau bayar bulanan atau tahunan. Ini penting karena menyangkut perencanaan keuangan. Kalau ingin terjangkau sebaiknya ambil tahunan

Pahami Kebutuhannya

Banyak pilihan asuransi, pastikan kita butuhnya apa. Ada asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan lain-lain. Pakar keuangan selalu menyarankan untuk mengutamakan asuransi jiwa supaya ketika terjadi sesuatu yang mengancam jiwa, keluarga yang ditinggalkan bisa tetap survive

Pelajari Profil Perusahaan Asuransi

Memilih perusahaan asuransi sangat penting karena menyangkut nasib klaim asuransi kita. Sebelum memutuskan memilih perusahaan asuransi pelajari dulu reputasinya, aksesbilitasnya, juga claim historynya.

Asuransi Syariah

Asuransi Syariah tergolong aman karena prinsip gotong royongnya. Jika terjadi Surplus Underwriting maka pilihan dananya bisa dikembalikan ke Dana Tabarru atau diberikan ke Peserta atau bisa juga diberikan ke Perusahaan.

Yang harus dihindari dalam Asuransi Syariah

Dan tau nggak sih ternyata proteksi jiwa asuransi PRUsyariah dari Prudential Indonesia terjangkau banget, lho. Iurannya mulai Rp. 8.000,- saja per bulannya. Kalau ingin bayar setahun langsung jatuhnya lebih murah lagi, dihitungnya hanya Rp. 5.000,- per bulan!

Wuah, Emak-Emak makin pinter, nih. Makin melek Asuransi Syariah! Yuk, mulai Manfaatkan Asuransi Syariah untuk Melindungi Keluarga dari Risiko Finansial!

136 thoughts on “Manfaat Asuransi Syariah Melindungi Keluarga dari Risiko Finansial

  1. Nah, terjangkau kan ya mak iuran asuransinya, tapi jangan lupa pastikan syarat dan ketentuannya, manfaatnya juga perlu diketahui dan dipahami, jadi jangan kaya beli kucing dalam karung, walau njelimet, kita wajib belajar memahami isi polis asuransi kita. Pokoknya Prudential Syariah kece badai deh, I’m one satisfied customer loh sudah beberapa tahun ini.

  2. Kalau Prudential memang sepertinya sudah tepercaya apalagi di bulan inklusi ini dia juga ikut pameran. Banyak info di sana dan ditambah dengan produk ini jadi lebih banyak pilihan.

  3. dua kali ikut asuransi, yang pertama asuransi jiwa. Kedua asuransi konvensional, nah yang kedua ini zonk banget.
    Denger-denger kalau syariah beda, dan kemarin sama saudara dijelasin juga kalau asuransi syariah ini beda dengan yang konvensional…tapi aku masih trauma eh huhu.

    1. Banyak kok mbak teman-teman yang memiliki pengalaman trauma memiliki asuransi, bisa jadi pelajaran kedepannya untuk cermat dalam memilih, mengenali, dan memahami kebutuhan serta manfaat asuransi karena ini juga bagian dari perencanaan keuangan

  4. Sepertinya mantap nih asuransi Syariah. Memang betul kalo mau ikut asuransi harus paham dan pilih perusahaan asuransi yg kredibel. Jangan sampe macet di tengah jalan

  5. Yup mbak harus pinter2 dan teliti kalo mau ikut asuransi ya, pilih perusahaan asuransi yang kredibel biar aman. Btw ini kok murah ya setoran perbulan nya

    1. Pinter dan teliti memilih produk asuransi itu wajib, kalau perlu saat berhadapan dengan agen asuransi tanya-tanya sampai terkupas tuntas, hehe..
      Mending kritis di depan dari pada menyesal di belakang

  6. Memang ya risiko itu selalu ada dalam hidup kita, mau kayak gimanapun, tapi bisa juga kok di minimalisir dengan mempersiapkan diri sebelum risiko itu datang.

    Salah satunya dengan asuransi, bahkan asuransi merupakan bentuk rasa cinta kita terhadap orang-orang terkasih 🙂

  7. aku tuh masih males setiap ditawarin asuransi, tapi kalau itu buat aku. tapi kalau buat suami dan orangtua, udah ikut di prudential juga, cuma waktu itu belum ada yang syariah.

  8. Boleh juga nih Asuransi Syariah, soalnya udah banyak banget yang syariah2 , jadi lebih paham juga akutu.
    Soalnya masih pake yang konvesionalaja hahaa.
    Nah setuju banget kalo asuransi penting banget, terutama buat proteksi diri dan keluarga.

  9. Jadi pengen punya asuransi syariah setelah dijelaskan Mbak Yun jadi lebih ngerti ternyata perbedaan asuransi syariah dan asuransi konvensional itu beda dari akadnya. Makasih mba penjelasannya ya

  10. Kmrn jg sempat nulis soal asuransi, dan teman saya jg bbrp agen asuransi prudential. Punya asuransi gak bikin rugi kok.

    1. betul banget ya mak, kece deh kalo emak2 melek finansial, paham pentingnya asuransi dan investasi, keuangan keluarga aman terkendali ya

  11. Punya asuransi emang penting banget. Soalnya kita nggak pernah tau apa yang akan terjadi kedepannya. Aku dulu jarang banget sakit tiba-tiba beberapa waktu lalu sering opname dan harus operasi. Biayanya tentu puluhan juta, dong. Belum lagi kontrolnya. Nih kalau nggak ada asuransi pakai duit dari mana coba diriku wkwk.

    Oh iya, sekarang konsep syariah nggak cuma di bank aja, ya, Mbak. Asuransi pun udah banyak yang syariah. Itu seriusan iuran preminya cuma Rp5.000 per bulan? La kok kaya beli cilok sih. Murah banget.

    1. Sama seperti yang kualami mbak, dulu sebelum menyadari pentingnya risiko, saya berpikir kalau asuransi itu nggak penting. Setelah merasakan manfaatnya baru kerasa bahwa perlindungan itu wajib

    1. Dalam asuransi syariah istilahnya bukan premi Mbak, tapi iuran, hehe. Dan di Prudential besaran iurannya memang segitu. Untuk lebih jelasnya bisa hubungi agen Pru terdekat, hehe

  12. Saya dulu pernah begitu juga,mba. Seperti kurang percaya omongan para marketing asuransi tapi setelah bergabung baru memang sadar perlunya asuransi ini untuk ke depannya juga. Syariah tentu menjadi pilihan juga saat sekarang ini ya. Maunya seluruh anggota keluarga terlindungi pastinya.

  13. Kini solusi untuk investasi melalui asuransi sudah ada yang versi syariahnya begini yaa, kak Yun..
    Aku juga sebenernya masih termasuk kaum mendang-mending, makanya gak maju-maju melangkah. Setelah mendapat pencerahan dari kak Yun, aku diskusikan lagi sama suami ah..
    Semoga bisa menjadi solusi dan gak ada istilah “wes kadung”…

      1. Hihi…jadi insight yang sebenarnya gak baru yaa..
        Tapi banyaknya pertimbangan padahal kalau dipaksa, sebenarnya mampu ya..menyisihkan penghasilan untuk membayar premi asuransi dan gak kerasa, kalau dibutuhkan, manfaatnya akan terasa beberapa tahun ke depan.

        1. Kalau kuhitung perlindungan asuransi lebih besar dari premi yang dibayarkan. Pengalaman dengan asuransi kesehatan bayar preminya berapa, biaya RS kalau rawat inap dan kontrol tiap bulan, belum kalau operasi jatuhnya lebih besar

          Semoga kita diberikan kesehatan paripurna ya

  14. Buat umat muslim yang mau punya proteksi dari asuransi gak usah was-was lagi ya ada asuransi syariah yang sesuai dengan hukum Islam karena di dalamnya ada nulai tolong menolong

  15. Aku juga baru tau tentang Asuransi Syariah, Mbak. Selama ini pakainya yang konvensional. Berarti kita bisa ambil sewaktu2 kalau misal terjadi apa2 gitu, ya. Manfaat malah lebih terasa.

  16. Wah aku baru tau nih premi asuransi Pudential murah banget ya ga sampai 10 ribu kirain minimal tuh 300K sebulannya. Semoga ya dengan premi asuransi yang sangat terjangkau ini masyarakat jadi lebih aware sama proteksi mereka dengan memiliki asuransi.

  17. Hehehe..jujur aku juga kalo diajak ngomong asuransi tadinya suka males-malesan gitu, apalagi kalo yg ngajak ngomong tuh agentnya..ujung-ujungnya diprospek. Tapi sejak ikut tau informasi yang bener tentang asuransi jadi gak alergi lagi. Walau sekarang belum punya asuransi sebatas BPJS aja, tp berencana untuk punya nantinya.

    1. Hahaha, istilah prospek tuh ngeri banget ya. Sering jadi bahan candaan. Saya juga pernah tuh jadi jujugan prospek asuransi. Salesnya terlalu ‘keras’ jelasinnya jadi ya udah melipir duluan

  18. Wow…keren banget ya untuk asuransi PruSyariah dari Prudential. Tidak sampai 8000 sebulan cek…cek…cek…ini benar-benar membantu banget dan tidak memberatkan nasabah mbak

  19. Kemarin pas ikut blogger gathering ini mindsetku tentang asuransi berubah total. Iya, dulu mikirnya sama kaya orang2 awam kl asurnasi tuh manis di awal. Ternyataaaa, aku salah! Merasa dirugikan tuh karena akunya aja yg kurang tahu hak dan kewajibannya. Makanya penting banget buat cari info sebanyak2nya supaya nggak merasa dirugikan ketika memutuskan memilih asuransi ya mbak Yun

    1. Haha sepakat sama aku mbak. Kitanya belum ngerti tujuan daftar asuransi, sementara salesnya maksa supaya kita beli asuransi. Ketika terjadi miss dibelakang hari jadilah muncul salah paham yang berakibat merasa dirugikan disisi konsumen

  20. Yang pasti kalo mau mulai beli asuransi harus teliti nanya sama marketing nya, biar kedepan nya gak ada salah faham. Terutama kalo asuransinya ada investasinya juga.

  21. Kalau punya asuransi tuh rasanya tenang, kayak ada jas hujan atau payung dalam tas kita. Untungnya sekarang ada yg syariah-nya, jadi lebih tenang karena sesuai hukum agama Islam

    1. Nggak ada ruginya ikut webinar online tentang asuransi, jadi tau banyak dan lebih mengenal produk asuransi. Betul mbak kalau asuransi syariah asasnya gotong royong, sedangkan asuransi konvensional asasnya jual beli

  22. Kalau sudah punya asuransi tenang karena sudah ada jaminan bila terjadi sesuatu. Manfaat punya asuransi betul banget sih, Selama ini, aku asuransi konvensional. Ternyata asuransi syariah menarik juga karena sistemnya bagi hasil dan lebih halal tentunya.

  23. Sebelum memutuskan untuk pakai asuransi apa..emang penting banget ya mengenali profile asuransinya.. mengenali kebutuhan kita juga… Jadi ntar sama-sama enak setelah apply asuransinya

  24. Aku kak aku huhuuu .. akupun dulu sama suka menghindar saat d tawarin asuransi . Tp skg sudah mengerti dan memahami pentingnya memiliki asuransi . Dan asuransi syariah salah satu pilihan terbaik utk kita khusus ni ya yg muslim .

    1. Asuransi jiwa penting banget ya mbak. Seperti yang terjadi pada artis yang habis posting story lalu kecelakaan meninggal anaknya jadi yatim piatu. Tapi asuransii kesehatan juga penting sih

  25. belakangan ini saya sedang belajar tentang finansial kak, termasuk salahs atunya soal asuransi. dan masih bingung jugas oal asuransi syariah ini, baca ini pas banget deh dapat arahan dan masukan jadinya, soal asuransi untuk dipilih yang seperti apa

  26. Adanya pilihan asuransi syariah gini membuat kita makin mantap untuk punya asuransi yaa.. prinsip gotong royongnya bikin hati tenang karena tak perlu lagi ragu terkait perhitungan bunga dan keuntungan dari premi yang kita bayarkan.

    1. Asuransi setauku gak ada bunga mbak. Sistemnya kalau asuransi konvensional jual beli. Begitu memutuskan ambil asuransi kewajibannya ya bayar premi. Hal begini yang kerap memicu kontroversi hehe

  27. Seneng bgt aku dengernya Prudential ada Asuransi Syariahnya, aku jadi melek informasi mengenai asuransi syariah, soalnya aku biasanya paling anti dengar kata asuransi, sekarang aku udh paham dan udah tau apa yg harus aku pilih.

  28. Seneng bgt aku dengernya Prudential ada Asuransi Syariahnya, aku jadi melek informasi mengenai asuransi syariah, sekarang aku udh paham dan udah tau apa yg harus aku pilih.

  29. Dengan iuran premi asuransi syariah yang terjangkau 8000 maka bisa melindungi kita sehingga kita tidak kalang kabut cari utang sama tetangga kalau terkena musibah

  30. Iya bener, asuransi kalau dipilih yang sesuai kebutuhan, akan jadi investasi yang bisa cover kebutuhan kita di masa datang. Proteksi keuangan juga ya jadinya

  31. Saya salah satunya kak, suka menghindar kalau diajak ngomong asuransi. Sekarang jadi tahu deh penting nya asuransi. Pilihan asuransi syariah jadi bikin nyaman dan gak khawatir lagi yah kak 😊

  32. Kok bisa ya mbak preminya semurah itu? Selama ini masih ragu mau ambil asuransi konvensional, semoga dengan adanya asuransi syariah jadi lebih mantap

  33. akupun kalau diajak ngomong asuransi masih plintat plintut.. apalagi pernah ada trauma sama salah satu produk asuransi, tapi kalau transparant gini kayaknya enak ya mbak.. bisa dipertimbangkan nih

  34. Aku juga termasuk kaum ibu yang males berurusan masalah asuransi. Aku juga baru paham nih Mbak soal sistem asuransi syariah. Ternyata pakai sistem gotong royong pembiayaannya. Bukan cuma dua pihak aja. Matur suwun infonya Mbak.

  35. Makin tua makin ada aja penyakitnya. Untungnya nih kalau anak sudah melindungi orangtua dengan asuransi syariah. Jadi keuangan keluarga tidak terganggu kalau orangtua sakit

  36. Alhamdulillah berkesempatan ikut acara ini juga. Jadinya dapet wawasan banyak tentang asuransi syariah. Selama ini tahunya ya bebas riba aja. Ternyata banyak banget rpinsip syariahnya yang baru saya mengerti. Menarik ya, manfaat sosialnya tak dimiliki asuransi konvensional. Jadi kepengen beralih ke asuransi syariah deh.

  37. Punya asuransi harus teliti sama syarat dan ketentuan, supaya jelas. Dan sesuai atau gak dengan apa yang kita butuhkan. Kalau syarat dan aturannya jelas, insha Allah gampang di-klaim

  38. keuangan keluarga auto kocar-kacir sih kalo ada kejadian mendesak dan darurat. Memang perlu terencana dengan baik ya urusan finansial keluarga tuh

  39. Aku dulu termasuk yg nggak yakin sama asuransi. Tapi setelah merasakan sendiri gmn manfaatnya asuransi, pikiran jelek ttg asuransi kabur seketika. Btw Prudential ini keren bgd yak, ada ajaaaa inovasinya.

  40. Aku sekarang sedang tidak berasuransi sih, tapi kemarin-kemarin sempat dan merasakan manfaat asuransi syariah. Penting emang apalagi kalau pas saat bisa diklaimnya. Seperti payung di musim hujan ya Mba…

  41. Pilihan asuransi sudah tepat, tapi yang tertulis di polis itu benar-benar dipahami ya mba. Agar nggak terjadi salah pengertian nanti pas saat dibutuhkan si asuransinya.

  42. aku pun baru sadar asuransi penting pas suami alami kecelakaan beberapa waktu lalu mba..
    bener banget, uang yang udah dikumpulin serasa gak berharga di depan kasir rumah sakit ya.. aku pun merasakan itu.. huhu..
    sekarang mah, udah wajib banget punya asuransi tuh untuk perlindungan diri

  43. Selama ini karena mikirnya perempuan yang umumnya mengatur urusan keuangan rumah tangga, terus pula perempuan yang jago urusan hitung-hitung..kirain ya memang perempuan yang lebih paham. Rupanya yaa, dari data OJK sendiri bisa kita lihat bahwa rupanya tingkat literasi keuangan perempuan tuh masih kalah sama laki-laki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *