Aktifitas pagi untuk semangat hari
Keluarga

Aktifitas Pagi Untuk Membangkitkan Semangat Hari

“Hidup itu seperti cermin: Ia akan tersenyum kepadamu jika kamu tersenyum padanya”

Oke, mungkin sudah ribuan kali orangtua mengingatkan anak-anaknya supaya lekas bangun ketika ayam mulai berkokok. Minimal adzan Shubuh harus lekas memburu padasan untuk ambil wudhu sebagai aktifitas pagi untuk membangkitkan semangat hari.

Kenyataannya apa, ketika alarm smartphone berteriak, saya malah sibuk membenamkan selimut dengan dalih ‘ngenakno urip’. Belum lagi kalau samar-samar terdengar air menetes di atap galvalum, rasa-rasa meremnya baru semenit dan berharap agar pagi jangan buru-buru menggusur malam.

Setan memang selalu memiliki cara me-pukpuk manusia terlena dengan kefanaan. Sebelum lantai bumi terang benderang, saya segera beranjak ke kamar mandi untuk melaksanakan ibadah wajib. Sudah terlalu banyak dosa sholat shubuh yang saya tunaikan ketika matahari sudah tak bisa diajak kompromi.

Aktifitas Pagi Untuk Membangkitkan Semangat Hari

“Mulai hari dengan olahraga pagi”

Jenuh sudah mendengar anjuran ini, kuping saya sampai hapal susunan katanya hingga untuk menggerakkan tubuh saja tak menampakkan semangat berarti. Sejak pandemi kegiatan senam di kampung ditiadakan yang otomatis gairah untuk olah tubuh kian menurun.

Pernah sih ada niatan untuk lari kecil dari rumah sampai kelurahan, tapi hanya bertahan 3 hari, selanjutnya keok. Harusnya olahraga tidak boleh diniatkan dengan yang lain kecuali ingin sehat. Hindari tekad ingin kurus, ingin tinggi, ingin apalah apalah karena itu semua hanyalah semu. Bukan capek larinya, tapi lelah halunya!

Namun saya memiliki aktivitas pagi sendiri untuk membangkitkan hari, yakni siram-siram tanaman Shopee. Semalas apapun tubuh, saya begitu antusias merawat tanaman virtual. Yang penting olahraga kan, olahraga jari! Hehe..

Pagi virtual saya sibuk bener. Usai siram-siram, lanjut dengan absen koin pagi yang dilanjutkan dengan mecahin telur. Oya, baru-baru ini saya juga sukses menyekolahkan bayi binatang bernama BonBon hingga menjadikannya masuk universitas! Shopee Pet saya bahkan menelurkan bayi baru lagi yang Bernama JinJin yang sekarang sudah duduk di bangku sekolah level 21.

Selesai antar sekolah JinJin, jemari saya bergulir menuju Shopee Candy yang saya mainkan secara asal-asalan, juga Shopee Bubble yang levelnya sudah mentog sekaligus menantikan lanjutannya.

Sejujurnya semua ini hanyalah hiburan, toh poin yang saya kumpulkan hampir tak pernah ditukar dengan koin atau voucher belanja.

Buka Jendela Dunia Media Sosial

Aktifitas ini bisa jadi kategori penting, terutama email dan WA. Selanjutnya sudah bisa ditebak, ada Instagram dan Facebook yang duduk manis menunggu giliran. Lebih semangat lagi kalau ada notif episode drama on going sudah naik tayang. Penthouse 3 dong yang memasuki minggu ke 2. Ah baru ingat episode 2 belum nonton. Entahlah makin ke sini alurnya makin menyebalkan. Yang hidup baik-baik dimatikan. Sudah bagus mati dihidupkan kembali. Lama-lama manusia Penthouse isinya arwah penasaran semua!

Kapan ya Mas Ji Chang Wook main drama action lagi, rindu berantem gaya terbangnya dia saya tuuh..

Menikmati pagi yang sesungguhnya

Tidak ada pagi nikmat selain sarapan nasi pecel. Kala kerinduan sudah tak tertahankan, pagi buta saya jalan menuju warung langganan yang porsi nasi pecelnya melimpah hanya dengan merogoh kocek 8 ribu rupiah.

Itupun kalau Yuni hidupnya sedang taraf sebenar-sebenarnya karena kalau lagi nggak bener Ia akan merepet kearah gundukan bantal dan mencari posisi wenak untuk menikmati pagi yang sesungguhnya, alias melanjutkan tidur yang tadi keskip beberapa jam, hehe..

Saya anaknya memang gitu. Mending tidur walau nggak makan pagi. Sarapan mah urusan nanti asal ngantuknya ilang soalnya kalau dari pagi ngantuk maka sampai sore pun bawaannya malas ngapa-ngapain.

Jam 8 pagi mulai lah melanjutkan hari yang sebenarnya. Mandi, ngerawat muka (mumpung lagi rajin), buka handphone atau buka laptop.

Prinsip saya sih melakukan aktifitas pagi untuk membangkitkan semangat hari harus dilakukan dengan hati gembira dan jiwa yang senang supaya segala yang kita lakukan menuai banyak berkah dan kemudahan. Amiin…

2 Comments

  • Nining

    buahahaha samaan, apalagi kalau sarapannya nasi pecel terfavorit. Duh aku jadi kangen Ibu Pecel-ku… ibunya udah sepuh, langganan dari zamanku SMP hiks.. skrg wes gk jualan mbak, trakir maem pecel buatannya itu pas aku hamil huhuhu kan *jadi tjurhaat*

Leave a Reply

Your email address will not be published.