Kuliner

5 Sajian Kuliner Khas Kota Pahlawan yang Ramah Kantong

5 Sajian Kuliner Khas Kota Pahlawan yang Ramah Kantong – Surabaya memiliki kultur masyarakat yang beragam. Terdiri dari bermacam-macam etnis seperti, Tionghoa, Madura, Jawa, dan Arab sehingga membuat kuliner di kota ini kaya menu.

Selain menjadi kota bisnis dan memiliki beberapa tempat wisata menarik, kekayaan kuliner di Surabaya menjadi alasan wisatawan berkunjung ke Kota Pahlawan. Terlebih lagi harga makanan yang dipatok cukup ramah di kantong.

Lalu apa saja sajian kuliner khas Kota Pahlawan yang membuat dompet tetap gemuk meskipun saat liburan? Berikut daftarnya..

Baca juga Spot menarik di Tugu Pahlawan Surabaya yang wajib difoto!

Wisata Kuliner Deles

Ketika berkunjung ke Kota Surabaya baik untuk masalah bisnis, pekerjaan atau sekedar berwisata, jangan lupa untuk mengunjungi tempat ‘Wisata Kuliner Deles’. Tempat makan yang populer ini berada di Jalan Arif Racman Hakim no. 14, Keputih, Surabaya.

Di sini teman-teman tidak hanya menyajikan makanan Khas Surabaya saja, tetapi juga berbagai kuliner khas Jawa Timur lainnya.

Beberapa menu yang ditawarkan adalah Rujak Cingur, Gado-gado, Lontong Balap, Sayur Lodeh, Sayur Asem, dan masih banyak lagi.

Perihal harga tidak perlu khawatir, semua menu yang ditawarkan di Wisata Kuliner Deles cukup terjangkau, mulai harga Rp10.000 hingga Rp25.000 per porsi.

Untuk teman-teman yang datang dari luar kota, di sekitaran Wisata Kuliner Deles terdapat banyak penginapan. Kalian bisa memilih untuk menginap di beberapa hotel murah di Surabaya yang ada di sepanjang Jalan Arief Rachman Hakim. Penginapan yang paling dekat dengan lokasi adalah penginapan di Jalan Menur Pumpungan No. 62, Surabaya.

Kepiting Cak Gundul 1992

Menikmati hidangan berbahan dasar kepiting sering kali membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Maklum lah ya, harga kepiting kan mahal. Namun di Surabaya teman-teman bisa mendapatkan kuliner kepiting dengan harga terjangkau.

Seperti menu di Resto Kepiting Cak Gundul 1992. Menikmati olahan kepiting di sini, teman-teman cukup mencabut uang antara Rp21.000-Rp.25.000 saja per 100gramnya.

Sesuai dengan nama restonya, tempat ini sudah berdiri sejak tahun 1992. Tidak hanya menghidangkan olahan kepiting segar dari Tarakan Kalimantan, tetapi juga ragam menu lain seperti penyetan tempe-tahu, gurame goreng, ikan dorang goreng, hingga sajian sambal yang siap menggugah selera makan.

Minumannya, teman-teman dapat memilih hidangan panas ataupun dingin seperti teh hangat, es jeruk, es cincau, minuman bersoda, minuman botol, air mineral, dan bermacam-macam jus.

Resto ini berada di Jalan Raya Kupang Indah no. 45 C-D, Sonokwijenan, Surabaya. Beberapa cabangnya sudah tersebar di Pulau Jawa dan selalu konsisten menyajikan kepiting yang masih fresh!

Sate Klopo Ondomohen

Sate Klopo Ondomohen merupakan salah satu makanan khas di Surabaya. Meskipun kuliner ini aslinya berasal dari Madura, namun sate klopo cukup fenomenal di Surabaya.

Namanya Sate Klopo Ondomohen ‘Ibu Asih’. Warung sate ini merupakan tempat kuliner yang cukup legendaris. Ketika makan disini, kita akan disuguhi beberapa pilihan, antara lain sate daging, sate otot, sumsum, dan juga usus.

Yang menjadikan kuliner ini unik dari sajian sate pada umumnya, tusukan sate disini terdapat taburan kelapa parut yang dibakar diatas arang.

Satu porsi sate klopo khas Surabaya dibanderol dengan harga Rp15.000/porsi. Jika ingin menambah nasi, harganya masih cukup terjangkau, sekitar Rp. 22.000/porsinya.

Ingin menikmati Sate Klopo Ondomohen, datang saja ke kawasan rimbun di Jalan Walikota Mustajab. Makanan ini akan menjadi penolong lapar ketika berlibur hemat di Surabaya.

Nasi Bebek Sayang Anak Cak Yudi

Nasi Bebek akhir-akhir ini jadi salah satu kuliner khas Surabaya yang paling populer. Hampir di sepanjang jalanan kota Surabaya terdapat penjual nasi bebek. Konsepnya mulai dari pedagang kaki lima, di dalam food court Mall, di dalam restoran, hingga di hotel berbintang.

Namun untuk menikmati sepiring nasi bebek Sayang Anak Cak Yudi, teman-teman wajib menyediakan waktu khusus! Sebabnya tempat makan ini hanya buka selama 3 jam saja yakni mulai dari pukul 15.00-18.00.

Meskipun hanya buka dalam waktu yang singkat, warung Cak Yudi hampir tidak pernah menyisakan stok pada waktu mendekati tutup. Hal tersebut dikarenakan rasa dari bebek goreng yang ada di warung ini memiliki cita rasa unik, begitu gurih, dan juga empuk. Ketika disandingkan dengan sambal pencit (sambal mangga muda) akan membuat rasa bebek goreng ini sangat nikmat sekaligus menyegarkan. Apalagi bila bersama satu mangkuk nasi hangat! Hmm..

Untuk menemukan warung Nasi Bebek Sayang Anak Cak Yudi, teman-teman bisa mengarah ke daerah Tanjung Perak, tepatnya di Jalan Tanjung Torowitan No. 39, Surabaya.

Rawon Pak Pangat Surabaya

Rawon juga termasuk ke dalam salah satu daftar makanan Khas Jawa Timur yang tidak boleh dilewatkan. Di Surabaya sendiri, ada sebuah tempat yang menyajikan kuliner rawon yang berkarakter dan memiliki ciri khas tersendiri, namanya Rawon Pak Pangat.

Rawon Pak Pangat terkenal enak dan lezat. Teman-teman hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp19.000 saja untuk menikmati satu porsi rawon milik Pak Pangat ini.

Ingin menikmati sensasi kuah hitam rawon Pak Pangat? datang saja ke Ruko Lotus Regency, Jalan Ketintang Baru Selatan I no. 15. Buka dari jam 6 pagi hingga jam 9 malam setiap harinya.

Demikianlah beberapa rekomendasi kuliner murah yang bisa teman-teman cicipi di Kota Surabaya. Setelah puas menikmati kuliner murah nan lezat, yakin deh liburan di Kota Pahlawan meninggalkan kesan yang menyenangkan.

3 thoughts on “5 Sajian Kuliner Khas Kota Pahlawan yang Ramah Kantong

  1. Huhuhu…..ngilerrrr.
    Kalo ke rumah adek di surabaya,selalu makan malam nasi bebek mbk. Terus sekarang udah ceklist kalo ke surabaya harus beli gado2 di depan rs haji ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *