Main Air di Taman Balai Kota Surabaya

2017-03-15_12-14-13

Main air di Taman Balai Kota Surabaya menjadi aktifitas menyenangkan bagi warga kota untuk memanjakan anak-anak kala libur sekolah. Gak usah mengeluarkan biaya mahal, cukup bayar parkir seribu rupiah saja untuk motor, dan tiga ribu rupiah untuk mobil.

Saat ini Orang tua di Surabaya tak lagi dipusingin destinasi wisata untuk menyenangkan anak-anak, karena sekarang ada tempat asik di jantung kota Surabaya. Adalah spot air mancur yang terdapat di jalur pedestrian gedung Balai Kota. Spot ini terletak di luar area Taman Surya, sehingga pengendara yang melalui jalan Walikota Mustajab pasti akan melihatnya.

Saya beberapa kali lewat kawasan ini selalu terpesona melihat air mancur yang muncrat dari sela-sela lantai. Pesona muncratan airnya biasa saja, tapi tingkah laku anak-anak ini yang menggemaskan. Tiap kali muncratan air tumpah keatas, mereka sudah siap menangkapnya dengan gembira. Sambil berlarian, kadang sambil gegulingan di lantai.

Minggu siang kemarin saya piknik ke Taman Balai Kota Surabaya. Awalnya iseng aja lewat, trus tiba-tiba ingin berhenti dan duduk-duduk di bangku taman. Saat siang jalur pedestrian di sana lumayan menyenangkan, terutama yang pas di bawah rindangan pohon. Anginnya silir-silir sambil merhatiin kendaraan yang lalu lalang.

DSC00279

Air mancur ini sudah lama ada. Namun akhir-akhir ini air itu jadi tempat seru orang tua untuk membiarkan anaknya bermain air. Nggak hanya siang hari yang panas saja, bahkan malam hari pun banyak orang tua yang membebaskan anak-anaknya mainan air. Awalnya saya heran, kok orangtuanya diam aja, malah sengaja melepas anaknya main air. Apa gak dingin, apa gak takut mereka masuk angin lalu sakit, kan airnya kotor..

Saya pernah baca info, bahwa penyebab anak masuk angin salah satunya terlalu lama bermain di luaran saat cuaca hujan. Nah, yang terjadi kepada mereka adalah bermain air di luaran dalam waktu yang lama namun tidak dalam kondisi hujan. Kalau pagi atau siang hari gak terlalu beresiko, paling-paling kulit mereka berubah jadi hitam aja. Yang riskan terkena flu dan masuk angin saat main air pada malam hari. Asik, memang asik, tapi lama-lama kan dingin juga.

DSC00265

Gimana-gimana saya senang melihat keriangan mereka bermain air. Saya juga senang melihat perhatian orang tua yang menghabiskan waktu bersenang-senang dengan anak. Semoga saja mereka tidak apa-apa. Seandainya apa-apa tinggal konsultasikan saja ke dokter via aplikasi kesehatan tanya dokter online Halodoc yang dapat melayani konsultasi dokter melalui chatt dan video/voice call juga apotik antar.

Untuk air mancur, karena banyak digunakan anak-anak, Pemerintah Kota Surabaya tak sembarangan menggunakan air. Air yang mancur adalah air PDAM sehingga aman dipakai main anak-anak. Saya dapat info itu dari petugas Kebersihan dan Pertamanan kota Surabaya.

Ketika hari libur, spot air mancur Taman Balai Kota Surabaya ini banyak didatangi keluarga. Untuk antisipasi pengunjung ada petugas Satpol PP yang menjaganya. Betapa petugas ini juga memperhatikan kebahagiaan anak-anak..

Kenapa Pemerintah Kota sampai segitunya membuat spot mainan air untuk warga?

DSC00271

Di suatu acara saya pernah mendengar Bu Walikota Surabaya menyampaikan sambutan yang intinya anak-anak adalah aset bangsa. Mereka membutuhkan wadah untuk menuangkan ekspresi dan kebebasannya. Biarkan mereka asik dengan dunianya, biarkan mereka belajar mencari kesenangannya. Salah satu cara Ibu Wali untuk mendengarkan aspirasi mereka adalah dengan menyediakan tempat khusus bermain anak di taman.

Saya perhatikan, air mancur untuk mainan anak-anak tak hanya disediakan di Taman Balai kota saja, di Taman Bungkul juga ada.

DSC00274

Untuk warga kota Surabaya yang ingin menyenangkan anak-anak, silakan coba destinasi ini. Murah meriah.. supaya pikniknya lengkap, jangan lupa bawa handuk dan baju ganti agar anak-anak tidak kedinginan. Siapkan juga makanan kecil juga minuman untuk menjaga mereka dari kelaparan karena di kawasan ini tidak ada penjual makanan.

2 thoughts on “Main Air di Taman Balai Kota Surabaya

Leave a Reply