Error!

Kesalahan terbesar seorang blogger adalah kurang konsisten memposting tulisan. Itu memang benar. Dan saat inilah yang sedang saya alami. Terlalu lama tidak menulis membuat isi kepala saya buntu. Susah sekali mendapatkan ide tulisan. Rasanya mengawali kata itu terasa amat rumit.Β  Tiap memulai menulis selalu saja error. Arah tulisan pun makin lama juga makin gak jelas.

Karena masih error maka postingan inipun mengesankan keterpaksaan. Yah, apa boleh buat daripada saya gak menulis sama sekali dan blog ini melompong berlama-lama maka lebih baik saya isi saja dengan sesuatu yang juga terpaksa yang sekaligus memaksa otak saya untuk mau mendobrak pintu kebuntuan ini. Satu pelajaran yang saya petik adalah kesalahan terbesar menggampangkan menulis merupakan karma yang sulit dihentikan, kecuali dipaksa.

Menulis dan buku adalah satu kesatuan. Meskipun seorang penulis belum tentu memiliki buku. Tetapi buku adalah inspirasi terbesar saya tiap akan menuangkan sesuatu. Saya ingin menjadikan tulisan itu sebagai passion saya walaupun itu sangat tidak gampang. Jujur saja setiap masuk ke toko buku selalu timbul rasa iri. Tak usah membandingkan diri dengan penulis sekaliber Pramoedya, Dee Lestari atau Ayu Utami, ada banyak penulis-penulis yang tak saya kenal dan isi tulisannya hampir-hampir seperti membaca tulisan-tulisan diblog tetapi mereka sukses menciptakan buku bahkan sampai berbuku-buku. Tapi kenapa saya tidak bisa? Dimana letak kesalahan itu? atau mungkin saya yang harus lebih giat lagi belajar menulis serta merangkai kata.

Apalagi beberapa hari lalu saya mendapat kiriman buku dari Mbak Orin yang berjudul Obituari Oma. Bukunya tidak tebal, isinya pun tak sampai 70 halaman. Seharusnya aku juga bisa membuatnya, terlepas buku itu ditulis rame-rame. Seharusnya aku bisa!

Mungkin saya terlalu mudah terlena dengan semua itu. Atau juga karena saya belum memiliki teknik yang tepat untuk mewujudkannya.

Nyatanya saya hanya bisa menulis pendek-pendek saja. Niat pendek kadang juga jadi panjang. Sebaliknya inginnya nulis panjang, supaya jadi panjang lalu dipanjang-panjangin yang akhirnya tetep saja pendek hanya karena ide yang cekak! Catat! πŸ˜€

Oya, mumpung momennya masih lebaran saya ingin mengucapkan:

Minal Aidzin Wal Faidzin

Selamat Hari Idhul Fitri 1434HΒ 

Mohon Maaf Lahir dan Batin Β 

18 thoughts on “Error!

  1. Kalau Mba Yun sama Sophie Kinsella sepaket juga gak eaaa. . :mrgreen:

    Saya juga belum posting. Masih aras2en jempole kalau nekan spasi. . :mrgreen:

    Saling memaafkan ya, MBaaaaaaa. . .

  2. Tulisan bagus begini dibilang error…

    Kami sekeluarga mengucapkan
    β€œSelamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H”.
    Mohon maaf lahir dan bathin
    Taqabbalallahu minna waminkum

  3. Sebenarnya sih tergantung niat dan semangat mbak.
    Masalah tulisan bisa dibuat, tapi untuk dua hal itu sulit.. πŸ™‚

    Salam kenal dan salam lebaran.
    Mohon maaf lahir dan batin.

      1. makanya sekali-kali Ayang baca dari awal hingga akhir.. jangan langsung loncat akhir dong.. mosok sih rek promo obat trus, tapi enggak mau menghargai tulisan orang

  4. samalah Yun.. makin lama melalaikan, malah bikin panik karena jadinya bingung mo nulis apa..

    jadi mari kita belajar konsisten.. #yuni duluan, ntar bundo ngikutin. πŸ˜›

  5. Hilangkan kata-kata bernuansa negatif di fikiran kita …

    dan Error adalah kata negatif …
    so hapuskanlah …

    πŸ™‚

    Mohon Maaf Lahir Batin Yun

    Salam saya

  6. Saya juga sering buntu :). Kalau kelamaan gak menulis semacam sedang duduk di depan diary terbuka tapi hanya bisa corat coret tidak jelas. Tapi harus dipaksa sih, biasanya setelah blogwalking jadi dapat ide lagi.

Leave a Reply