Jalan-jalan · Wajah Surabaya

Asyik Masyuk Blogger Meet Up dan seru-seruan City Tour Green Metro Car

….. melalui undangan ini saya ingin menginformasikan bahwa mbak Yuniari Nukti adalah salah satu bloggers terpilih yang dapat merasakan pengalaman menggunakan Green Metro Car melalui acara Gathering dan City Tour yang unik.

Sepenggal kata masuk di email saya yang dikirimkan oleh Mbak Dee. Sejuta perasaan membuncah manakala membaca pada bagian ‘Gathering dan City Tour yang unik’.

Woww!
Gathering dan City Tour unik?
Maksudnya gimana, niih?
Apakah.. apakah nantinya setelah acara gathering lalu saya diajak keliling kota?
Seruu itu, seru bangeet! Mauu..
Ah, kapan lagi bisa jalan-jalan seru bareng arek-arek blogger!

21 Maret, usai menunaikan sholat Dhuhur saya menuju G-Lounge Cafe di G-Suite Hotel, Jalan Gubeng 43 Surabaya. Biar cuaca Surabaya siang itu terasa membara, tetapi di dalam jiwa saya ademnya bukan main. Membayangkan asyiknya menghabiskan weekend menyusuri jalanan kota Surabaya, bareng teman-teman, selfie-selfiean, daan.. gila-gilaan, pasti jadi pengalaman tak terlupakan.

Setiba di G-Lounge Cafe saya disambut oleh wanita muda cantik yang memperkenalkan dirinya bernama Deshinta. Oh, ini toh yang namanya mbak Dee.. cakep juga.. *suit-suit* 😀

10410099_1075015329180731_5142815021327476011_n
Blogger Meet Up Green Metro Car Foto: Bu Umi Fadhlilah

Sambil menunggu kedatangan peserta lain yang belum hadir, saya dan teman-teman ngobrol ngalor ngidul. Seperti inilah serunya ketemu blogger. Walaupun ketemuan fisik bisa dihitung jari, tapi obrolan kami tak akan bisa dihitung jari. Tak ada dalam kamus kami, habis cerita. Yang ada hanyalah ber haha hihi huhu bareng!

Blogger Meet Up dan sharing aplikasi Green Metro Car

Gathering siang itu blogger diperkenalkan sebuah aplikasi berbasis android bernama Green Metro Car, yaitu sebuah start-up lokal yang diperuntukkan bagi para traveller, mommy, dan masyarakat umum yang sedang membutuhkan persewaan mobil dengan harga kompetitif.

2015-04-02_08-32-17
Pak Agus F. Ubaidillah dan Mas Ahyat

Sambil menikmati santap siang, Blogger Meet Up ditemani oleh CEO Green Metro Car, Bapak Agus F. Abdillah, dan Mas Ahyat, seorang pengusaha ticketing.

Dalam perannya sebagai pengusaha ticketing, Mas Ahyat seringkali mengalami kendala dalam hal pemasaran. Itulah kemudian Mas Ahyat memanfaatkan website sebagai lahan untuk promosi.

Tak bisa dipungkiri, di era social media seperti sekarang ini media online adalah satu-satunya tempat promosi yang handal. Modalnya murah meriah, cukup menggunakan koneksi dan menggali kreatifitas diri. Tak perlu mencetak banner, tak pusing beriklan di sana-sini, dan yang lebih penting lagi informasinya mudah menyebar dengan cepat. Karena website itu pula, kini usaha Mas Ahyat meningkat pesat.

Untuk memperluas jaringan pemasaran, saat ini, Mas Ahyat mulai memanfaatkan aplikasi mobile Green Metro Car. Bagi pengusaha rental seperti Mas Ahyat, Aplikasi Green Metro Car sangat bermanfaat bagi pengusaha persewaan mobil dalam menemukan customer yang saat ini sedang membutuhkan penyewaan mobil.

Lebih dalam lagi, ulasan mengenai Green Metro Car disampaikan oleh Pak Agus, dimana beliau lebih memahami kinerja aplikasi yang saat ini telah menyediakan dua aplikasi, yaitu aplikasi untuk driver dan aplikasi untuk passenger.

“Kita mengajak para pemilik bisnis rental mobil menjadikan Green Metro Car sebagai marketplace mereka. Para rental car owner diharapka dapat menambah pendapatan mereka dan mendapatkan promosi secara gratis”

GMC1edit

Problem yang sering dihadapi masyarakat ketika menyewa mobil adalah nego-negoan harga tanpa melihat kondisi mobil secara fisik. Selain itu terkadang masyarakat kesulitan dalam mencari lokasi persewaan. Kalaupun dapat, pasti lama karena harus tanya teman/sodara disana-sini yang ujungnya jadi repot sendiri.

Setelah mempelajari problem-problem diatas, Pak Agus F, Abdillah mendirikan project venture berupa aplikasi Green Metro Car. Keuntungan menggunakan aplikasi Green Metro Car adalah pemesan dapat mengetahui posisi mobil sewa dan lokasi penjemputan. Ketika melakukan pesan sewa mobil, penyewa dapat mengetahui harga sewa mobil langsung dari aplikasi mobile tersebut. Keunikan yang didapat saat menggunakan aplikasi ini adalah pilihan mobil banyak dengan harga sewa yang kompetitif. Selain itu pemesan dapat memilih waktu sesuai penggunaan. Ada sistem harian, jam-jam-an, dan antar jemput.

Bagi pengusaha rental mobil yang memanfaatkan aplikasi Green Metro Car, mereka akan mendapat keuntungan, yakni brand persewaan mobil akan lebih dikenal orang, meskipun tanpa melakukan promosi.

City Tour Games bersama Green Metro Car

Setelah dijelaskan panjang lebar oleh Pak Agus dan Mas Ahyat, para blogger yang saat itu masih asyik dengan makanannya, tiba-tiba ditantang melakukan City Tour selama 4 jam dengan memanfaatkan fasilitas yang ditawarkan oleh aplikasi Green Metro Car. Di City Tour Games ini, blogger harus berfoto di spot-spot menarik di Surabaya sebanyak 13 lokasi. Tak sampai disitu, di lokasi tujuan nanti, blogger harus berfoto dengan menampakkan landmark wisata kota dan menciptakan kalimat dengan huruf yang membentuk kata GREEN METRO CAR.

Sebelum berangkat kami di ‘sangoni’ uang 100 ribu. Kesepakatan pemenang games ini adalah tim yang datang lebih dulu dengan sisa uang saku paling banyak, juga kekompakan tim, dialah pemenangnya.

Apaa??? 4 jam, 13 lokasi?
Harus bisa!!!

2015-04-02_08-34-13
Tim Warung Blogger

Sebelum city tour dilepas, 10 blogger di bagi menjadi 5 tim. Tim-tim ini di pilih secara acak dengan sistem undian. Dan undian itu menyatakan saya se-tim dengan si Cewe Alpukat, alias Aya. Nama tim yang kami pakai adalah Tim Warung Blogger.

Hidup Tim Warung Blogger!!!

Sebelum berangkat, kami, Tim Warung Blogger buru-buru nyalakan GPS dan login ke aplikasi Green Metro Car yang telah diinstal di HP kami masing-masing.

Pertama-tama, ketik lokasi asal, kami pilih dari G-Suite Hotel. Lalu lokasi tujuan, kami pilih yang dekat-dekat dulu, di Monkasel. Selanjutnya memilih layanan yang 4 jam, dan terakhir baru klik pesan sekarang.

Percaya nggak percaya, mobil sewaan kami sudah langsung terdeteksi. Satu keunggulan Green Metro Car ini adalah penyewa dapat langsung melihat mobil yang tersedia dari jarak radius 20 km.

Begitu mendapatkan nama sopir, saya dan Aya segera berlari menuju mobil yang dimaksud. Kami mendapat nama driver Pak Abdul Karim.

Pak Abdul Karim, sopir kita, orangnya baik banget. Asyik diajak rundingan mengenai lokasi mana yang bagus, gaya seperti apa yang pas, dan gampang dimintai tolong buat memfoto kita-kita.

Spot 1: Huruf G di Monumen Kapal Selam

Kami memilih Monkasel sebagai spot pertama karena lebih dekat dari Gubeng. Alasan lainnya adalah karena kami belum pernah singgah di Monumen Kapal Selam ini hihi.. *nggilani banget, wong Suroboyo belum pernah masuk Monkasel* 😀

Monumen ini berlokasi di jalan Pemuda, bersebelahan dengan Plasa Surabaya. Konon kapal selam KRI Pasopati 410 buatan Rusia ini dulunya dipakai sebagai armada Pertempuran Laut Aru oleh Angkatan Laut RI saat pembebasan Irian Barat dari tangan Belanda.

Saat ini, Monkasel tak hanya dipajang sebagai ikon kota Surabaya saja, tetapi juga sebagai tempat edukasi perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan.

Spot 2: Huruf R di Taman Prestasi

Taman Prestasi adalah taman favorit saya sejak dulu. Lokasinya berada di jalan Ketabang Kali, tak jauh dari Jl. Yos Sudarso. Di Taman Prestasi ini kami dapat menikmati keindahan taman dan fasilitas umum dengan view Sungai kebanggan kota Surabaya, Sungai Kalimas, dari belakang Gedung Grahadi.

Spot 3: Huruf E di Balai Pemuda Surabaya

Sebenarnya, Gedung Balai Pemuda ini tidak ada dalam daftar Surabaya City Tourism Spot. Akan tetapi kami memiliki pendapat sendiri bahwa Gedung Balai Pemuda wajib di capture karena gedung ini adalah salah satu kawasan cagar budaya yang dilestarikan Pemerintah Kota Surabaya. Gedung yang dibangun pada tahun 1907 ini terletak di jalan Gubernur Suryo dan Jalan Yos Sudarso. Dulunya gedung ini merupakan pusat rekreasi orang Belanda, dan saat ini Gedung Balai Pemuda dijadikan sebagai Perpustakaan Kota dan pusat Informasi Departemen Pariwisata Kota Surabaya.

Spot 4: Huruf E di Gedung ‘Gubernuran’ Grahadi

Gedung Grahadi adalah gedung menawan peninggalan Belanda yang saat ini difungsikan sebagai kediaman Gubernur Jatim, Pak Karwo. Gedung ini dibangun sekitaran tahun 1700. Jadi wajar jika kemudian Pemerintah Kota memasukkan gedung ini dalam jajaran gedung cagar budaya. Bila ke Surabaya jangan lupa sempatkan mampir dan berfoto di Gedung Grahadi yang letaknya di Jalan Gubernur Suryo ini. Saya yakin gedung ini akan menyihir hati, karena keindahan bangunanya tak bisa hanya dinikmati sekali dua kali saja. Tetapi, berapa lapis? Ratusaan…

Spot 5: Huruf N di Balai Kota Surabaya

Gedung Balaikota ini terletak di Jalan Taman Surya no. 1 dan merupakan ikonnya Surabaya. Sebagai pusat perkantoran pemerintah kota, setiap hari halaman gedung ini ramai dikunjungi anak-anak dan orang tua, baik siang, sore atau malam. Itu karena gedung ini terlihat memukau dan merakyat. Halamannya saja setiap saat penuh dengan anak-anak yang bermain air. Begitupun dengan akses wifinya, asli, super duper manteb. Buanter, Rek!! Gak percaya, coba’en dewe.. 😀

Spot 6: Huruf M di Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya

Sebenarnya lagi, THR Surabaya tidak ada dalam daftar Surabaya City Tourism Spot. Akan tetapi lagi-lagi menurut pendapat saya pribadi, THR Surabaya perlu dimasukkan dalam Tour City ini. Dalam sejarahnya THR Surabaya merupakan pusatnya hiburan khas Jawa Timur di Surabaya. Banyak seniman ludruk Jawa Timur lahir dari gedung ini. Pagelaran demi pagelaran sering dimainkan di dalam area THR. Sayangnya, adanya kecanggihan teknologi, apalagi THR saat ini lebih dikenal sebagai Mall penjualan IT, sehingga kesenian ludruk pelan-pelan mulai dilupakan. Padahal di dalam area THR ini terdapat patung seniman Gombloh, yang asli dari Surabaya. THR Surabaya berlokasi di jalan Kusuma Surabaya.

Spot 7: Huruf E di Masjid Muhammad Cheng Hoo

Waktu sudah menunjukkan sholat Ashar. Saya, Aya, dan Pak Abdul Karim langsung tancap gas menuju jalan Gading dan masuk ke dalam Masjid Cheng Hoo. Masjid Cheng Hoo memiliki keunikan sebagai masjid muslim yang didirikan masyarakat Tionghoa di Surabaya. Alhamdulillah, untuk pertama kalinya, city tour Metro Green Car membawa saya masuk ke dalam Masjid ini dan menikmati damainya sholat ditengah dominannya warna merah, emas dan hijau.

Spot 8: Huruf T di Kawasan Wisata Religi Ampel Surabaya

Setelah sholat untuk menenangkan hati dan jiwa, kami menuju ke kawasan wisata religi, Ampel Surabaya. Sore itu jalanan di sekitar Ampel tumpah ruah dengan peziarah, sampai-sampai kami kesulitan mendapatkan tempat nyaman untuk berfoto. Beruntung Pak Abdul Karim orangnya cekatan sehingga tak butuh proses rumit kami sudah mendapat moment jepretan.

Spot 9: Huruf R di Kawasan Jalan Panggung Surabaya

Lagi-lagi, kami sengaja mengambil spot yang tak ada di daftar Surabaya City Tourism Spot. (sudah 3, ya, yang nggak ada di daftar hehe..). Jadi ceritanya, tim kami, Pak Abdul Karim sedang mencari jalan alternatife terdekat yang bisa kami lalui. Tak dinyana, jalanan yang dilewati Pak Abdul Karim melewati pekatnya pasar ikan Pabean. Jalanan yang sempit dan penuh oleh lapak pedagang, di terabas dengan mudahnya oleh Pak Karim. Saya dan Aya ngapain? Terpesona sodara!

Geliat pasar kulakan ikan tradisional seakan membawa kami ke suasana Surabaya tempo dulu. Jalan yang dikenal sebagai perkampungan arab dan dipenuhi bangunan-bangunan tua ini rata-rata di gunakan sebagai tempat jual kitab dan parfum.

Spot 10: Huruf O di Jembatan Merah

Siapa yang tak tau dengan jembatan Merah. Bagi orang Surabaya, Jembatan Merah merupakan daerah sejarah. Di sinilah dulunya Arek-arek Surabaya membakar semangatnya melawan penjajah. Jembatan Merah setiap hari ramai dilalui kendaraan. Begitu juga dengan masyarakat Surabaya yang lalu lalang berbelanja di Mall Jembatan Merah.

Spot 11: Huruf C di Kya-Kya Surabaya

Setiap kali melalui Jembatan Merah, kita tak bisa melupakan spot unik kampung Pecinan Kya-Kya. Jika melewati Kya-Kya kita akan disuguhi ornamen-ornamen khas Tionghoa lengkap dengan aroma hio yang khas. Dulu, Kya-Kya dikenal sebagai tempat kuliner malam hari yang menyediakan aneka masakan khas Tionghoa dan Surabaya. Saat ini Kya Kya lebih dikenal sebagai pusat perniagaan Surabaya.

Spot 12: Huruf A di Gedung Cerutu, Jalan Rajawali 5 Surabaya

Area Jembatan Merah terdapat banyak sekali bangunan cagar budaya. Salah satu yang saya capture adalah Gedung Cerutu di jalan Rajawali Surabaya. Gedung ini memiliki arsitektur Bangunan Kolonial sebagai landmark kawasan kota lama. Dibangun tahun 1916, gedung ini terkenal karena bentuk menara yang seperti cerutu.

Spot 13: Huruf R di Pasar Bunga Bratang

Di akhir lokasi kami mengambil spot Pasar Bunga Bratang. Lokasi Pasar Bunga Bratang bersebelahan dengan pasar burung Bratang. Keduanya tak begitu jauh dari Terminal Bratang. Kami mengambil spot ini lantaran ingin mengenalkan ke lebih banyak orang bahwa, selain Kayun, masih ada pasar bunga yang koleksi floranya lebih lengkap. Sayang, karena suasana gelap, kami tak bisa mengeksplor background pasar ini.

Puas keliling kota, kami segera tancap gas menuju Heerlijk Cafe di jalan Menur Pumpungan 32. Cafe ini satu lokasi denga Perpustakaan Propinsi Jawa Timur.

Suasana Heerlijk Cafe. Luas dan asyik buat 'ngupi-ngupi' cantik ;)
Suasana Heerlijk Cafe. Luas dan asyik buat ‘ngupi-ngupi’ cantik 😉

Setiba di Heerlijk Cafe, teman-teman telah berkumpul semua. Wah kalau melihat gelegatnya sih, kita bakal kalah, nih. Secara kami datang paling akhir. Sisa uang saku kami tinggal 80ribu, meskipun kekompakan kami tak bisa dibilang setengah-setengah. Nggak papa, yang penting dapat pengalaman seru, rekreasi muter-muter Surabaya 😀

Blog Contest Green Metro Car #CityTour Review

Buat teman-teman yang ingin seru-seruan bareng Green Metro Car, bisa juga lho mengikuti program #CityTour. Mumpung Green Metro Car saat ini sedang mengadakan promo gratis 2 jam sewa mobil melalui aplikasi Green Metro Car (dengan minimal pemesanan 2 jam). Promo lain yang ditawarkan adalah #FreeRide, yaitu Diskon Rp. 100.000 untuk perjalanan menggunakan Green Metro Car.

Di bulan April ini, Green Metro Car sedang mengadakan Blog Contest #CityTour Green Metro Car dengan hadiah menggiurkan. Yaitu tiket ke Singapura gratis buat 5 orang! Singapura, Jee.. siapa yang gak ngiler. Andaikan bisa ke Singapura, aku ingin melakukan #City Tour seperti yang pernah kulakukan bersama Green Metro Car. Menyinggahi tempat-tempat menarik, berfoto, sekaligus membuktikan kemiripan tipologi kota Surabaya yang konon katanya mirip dengan Singapura. Penataan kota yang bersih, indah, rapi, serta memiliki stock tempat wisata itupun tak jauh beda dengan kota Surabaya. Setidaknya dengan meilihat Singapura saya dapat melihat langsung sisi menonjol yang dimiliki Singapura sehingga menjadi salah satu negara jujugan favorit berwisata di Asia.

Untuk mengikuti Blog Contest Green Metro Car sangat mudah, teman-teman hanya wajib mendownload aplikasi Green Metro Car dari smartphone lalu membooking sewa mobil melalui aplikasi tersebut. Mulai bulan April ini #CityTour Green Metro Car sudah bisa dinikmati di kota Surabaya, Malang dan Solo!

Informasi tentang #CityTour Green Metro Car

Informasi tentang #CityTour Green Metro Car adalah promo yang memberikan potongan sewa mobilselama 2 jam bagi yang memesan mobil sewaan melalui Aplikasi Green Metro Car. #CityTour dilakukan secara sharing bersama 3 orang penumpang (maximal)/mobil. Penumpang menambahkan biaya sendiri apabila biaya sewa pengantaran melebihi nilai promo #City Tour

city tour-Optimized

Informasi tentang #FreeRide Green Metro Car

Informasi tentang #FreeRide adalah promo Green Metro Car yang melakukan perjalanan dari dan ke Surabaya dan Malang. Nikmati potongan Rp. 100.000 bagi penumpag yang menunjukkan tiket pesawat dari Juanda atau Kereta Api dari Stasiun Gubeng, Pasar Turi, dan Malang Kota. #FreeRide dilakukan secara sharing dengan maximal 4 orang penumpang/mobil.

free ride-Optimized

Untuk informasi lebih jelas seputar #CityTour dan #FreeRide silakan berkunjung ke Facebook Green Metro Car

Berikut ini syarat mengikuti Blog Contest Green Metro #CityTour:

1. Teman-teman lebih dulu menyewa mobil melalui aplikasi Green Metro Car. Supaya murah ajak 2 teman untuk menyewa 1 mobil patungan. Lumayan, bisa ngirit biaya sewanya hehe..

2. Follow twitter, like facebook @GreenMetroCar, dan follow instagram @GreenMetroCarID.

3. Share informasi Blog Review Contest ke 2 teman di Twitter dgn mention @GreenMetroCar serta hashtag #CityTour. Contoh : Yuk @budi @ani ikutan City Tour Green Metro Car di Surabaya/Malang/Solo #CityTour

4. Hasil tulisan dikumpulkan dgn cara mention twitter @GreenMetroCar dengan tagar #CityTour. Format tweet : Judul Tulisan<spasi>Link Tulisan<spasi>@GreenMetroCar<spasi>#CityTour

5. Sebarkan Format Tweet ke teman2 sebanyak mungkin & ajak mereka ikutan promo #CityTour dengan mendownload aplikasi Green Metro Car.

6. Kirim screencapture nomor 2, 3, 4, sekaligus link URL karya tulisan kamu & data diri (nama, alamat, akun FB & Twitter, no handphone) ke email clickmarcomm@gmail.com dengan subject GMC #CityTour Blog Contest.

7. Pemenang tiket gratis ke Singapura diumumkan 2 minggu setelah kontes berakhir.

8. Peserta mengijinkan panitia menggunakan / memperbanyak tulisan yg diikutsertakan dalam lomba.

Jadi, yuk rame-rame sewa mobil pakai aplikasi Green Metro Car. Siapa tau hasil review #CityTour membawa keberuntunganmu pergi ke luar negeri.. 🙂

Acara Blogger Meet Up dan #CityTour hari itu akhirnya ditutup dengan foto bersama-sama

Peserta Blogger Meet Up, Tim Green Metro Car, dan Kru Heerlijk Cafe dalam sesi foto bersama
Peserta Blogger Meet Up, Tim Green Metro Car, dan Kru Heerlijk Cafe dalam sesi foto bersama

16 thoughts on “Asyik Masyuk Blogger Meet Up dan seru-seruan City Tour Green Metro Car

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *