Review

Agus Mulyadi hafal Pancasila

Nama Agus Mulyadi sedang jadi perbincangan dilingkup para blogger. Lihat saja dimana-mana para blogger memposting tentang Agus Mulyadi.

Itu lho Agus Njaluk Rabi yang mengaku dirinya merasa di dzolimi *tego tenan Gus sing dzolimi awakmu* yang beralamat di www.agusmulyadi.web.id

Oalah Agus-agus..

Ceritanya Agus Mulyadi ini sedang berbahagia. Cowok humoris, cerewet, dan ceplas-ceplos (maaf lho Gus, agak mrongosnya gak saya tulis, lha mosok cah ganteng koyo tuntheng kok jarene mrongos) sedang mengadakan syukuran atas terbitnya buku perdana yang berjudul: Jomblo tapi Hafal Pancasila. (lagi-lagi jomblo juga gak tak masukkan biarlah itu menjadi rahasia kita berdua yo, Gus *rahasia kok digelar-gelar nang internet* 😀 )Buku ini merupakan kumpulan tulisan-tulisan Agus di blognya agusmulyadi.web.id yang taglinenya unik dan lucu: Agus Mulyadi Njaluk Rabi.

GusMul

Sejarah mengenal Gus Mul
Mengenal nama Agus Mulyadi secara tak sengaja. Di bulan November 2013 situs berita merdeka.com mengenalkan nama Agus Mulyadi kepada khalayak. Mulanya situs itu memberitakan seorang Agus yang gemar memanipulasi foto bersanding artis-artis kondang. Tak hanya foto dirinya saja, Agus bahkan sempat menerima order dari teman-temannya menjadi tukang edit foto. Seperti yang banyak ditampilkan di blognya, editan foto Agus sangat bagus dan halus. Sayangnya menjadi tukang edit tak dilanjutkan, konon Agus takut di bui karena melanggar Undang-Undang. *Mungkin itu menjadi salah satu alasan Agus mencetuskan kalimat: jomblo rapopo sing penting apal pancasila dan menjadikannya sebagai judul buku*. Ndak mesisan melu penataran P4 toh, Gus.. 😀

Kisah ini pernah ditulis Agus di blognya yang berjudul: Gara-gara jasa edit foto bareng Member JKT48 yang kemudian di ralat oleh Agus.

Gus Mul, begitu dia mengenalkan diri. Usai membaca satu postingan Gus Mul, esoknya saya kembali lagi baca postingan yang lain. Warna putih sebagai dasar halaman blog membuat mata saya nyaman baca-baca disana. Begitupun sosok seorang lelaki memakai blangkon lengkap dengan kostum Wak dalang dengan memamerkan jempol selalu membuat kangen untuk dilihat lagi dan lagi. Meski sebenarnya bukan karena itu saja, tetapi karena situs merdeka.com lagi-lagi menulis tentang guyonan Gus Mul mengenai penderitaan jomblowan sejati. Berturut-turut Gus Mul dipromosikan gratis. Ndak tanggung-tanggung, 3 hari beritanya Agus lagi-agus lagi. Bejo temen kowe, Gus.. Jan-jane ngono Ibukmu biyen nyidam opo seh..

Bukti situs ini mempopulerkan blog Gus Mul 3 hari berturut-turut
Bukti situs ini mempopulerkan blog Gus Mul 3 hari berturut-turut

Salah satu postingannya yang masih tersisa di kalbu *eaa* adalah postingan yang judulnya Nikah-nikah bathukmu sempal. Saya sampai terpingkal-pingkal bacanya. Judulnya itu ‘Agus’ banget. Dulu jaman saya masih sekolah, ledekan ‘bathukmu sempal’ kerap dijadikan guyonan. Eh lha dalah Agus malah memakai guyonan itu lagi haha.. Dan menurut saya cerita yang ditulis Agus itu begitu membumi dan khas jomblower sejati. Sangat pas dengan headernya yang berjudul “Agus Mulyadi Njaluk Rabi”

Dibawah ini adalah kriteria Agus dalam memlih calon idaman:

Dikiranya saya ini ndak pengin nikah apa? Saya ini sebenarnya juga sudah pengin nikah, Imron saya sudah bergejolak sejak lama. Tapi hanya belum ada saja calon yang bersedia cocok. Jadi mau gimana lagi, ya harus sabar. Sabar sampai Alloh mempertemukan jodoh saya kepada saya. Toh saya sudah berusaha, mulai dari stalking sampai ngegombal. Berdoa juga ndak ketinggalan. Padahal dalam hal kriteria wanita idaman, saya ndak menuntut kriteria yang tinggi-tinggi kok, Cantik ndak papa, yang penting kaya dan sholekhah

Menurut analisis saya… *pke gaya sentilan-sentilun* blognya Gus Mul bermasa depan cerah. Bener lho, Gus.. aku ra goroh. Sebelum ada kabar blog ini bakal dibukukan, saya sudah memprediksi blogmu bakalan sukses. Tulisanmu itu nyleneh, gaya bahasanya antik dan gak kalah sama blogger kondang yang duluan sukses menerbitkan banyak buku dan difilmkan itu. Baca blogmu seperti hiburan walau kadang-kadang suka ngenes sendiri.. ngenes mikirkan siapa calon yang pas buatmu.

Saking penasarannya sama sosok bernama Agus Mulyadi, diam-diam suamiku tak suruh mengcandid dirimu pas acara Blogger Nusantara di Yogja lalu. Sayangnya aku terlalu malu untuk mengajak kenalan denganmu. Yo weslah fotomu wae sing tak gae jujugan pas lagi kangen sliramu hihi..

Ini Gus, spesial untukmu :D
Ini Gus, spesial untukmu 😀
Dan satu lagi untukmu
Dan satu lagi untukmu

Lagi-lagi menurut analisis saya blogmu bakal rame lho Gus. Dibandingkan dengan postingan-postingan yang lama, komentarnya paling banyak 12. Itupun termasuk balasan darimu. Tapi, sekarang blogmu mulai ada peningkatan. Komentar yang masuk berapa lapis? Ratusaan..
Ckck, hebat, Gus..

Review blog agusmulyadi.web.id
Menjejakkan kursor di blog agusmulyadi.web.id saya seolah sedang membaca buku. Menu nya komplit. Tampilannya sederhana tapi menarik. Halaman utamanya terdapat pilihan: Tentang Saya, Bertegur Sapa, Buku Saya, serta Daftar Isi Blog.

Pada daftar Isi Blog jika diklik akan tampak judul postingan secara runtut sehingga pengunjung bisa membuka postingan satu persatu lengkap dengan bulan dan tanggal ketika diposting. Halaman ini juga dilengkapi pendaftaran FeedBurner dimana pengunjung dapat mendaftarkan alamat emailnya sehingga jika sang admin mengupdate postingan baru pengunjung dapat secara langsung menerima pemberitahuan.

daftar isi

Di halaman tentang saya, Agus mengungkapkan dengan detail sosok dirinya sendiri dengan sangat bubur kacang ijo (baca=jujur) dan apa adanya. Sampai-sampai ciri fisik tubuhnya pun disebutkan secara ‘vulgar’. Keterbukaan inilah yang akhirnya membuat Agus disenangi pembaca begitupula pembaca juga seolah sedang bertemu dan berbincang dengan Agus langsung.

Tak ingin jauh dari pembaca Agus Mulyadi juga melengkapi kontaknya. Dengan sangat terbuka Agus menerima siapa saja yang ingin berkenalan secara dekat dengannya. *Pinter, Gus, siapa tau ketemu jodoh disana*. Dan yang terakhir adalah halaman Buku Saya *cieehh langsung ngaku jadi penulis buku niyee*. Di halaman itu dipajang tumpukan buku berjudul Jomblo tapi Hafal Pancasila. Dan buku inilah yang sedang dikagumi dan dibangga-banggakan karena buku ini baru diedarkan penerbitnya. Kereenn, Guuuss…

Penampakan buku perdananya Agus Mulyadi
Penampakan buku perdananya Agus Mulyadi

Yang terakhir, Gus. Ben postingan ini gak terlalu panjang *klo kepanjangan anggap postingan ini sebagai tanda sayangku padamu eeaaa*  aku ucapkan selamat yo buat buku pertamamu. Sudah lama aku menunggu kapan Agus Mulyadi mengangkat blognya menjadi sebuah buku. Semoga buku perdana ini tak menjadikan dirimu besar kepala sehingga kamu tak perlu beli helm baru lagi dengan ukuran triple XL, tapi menjadi pemicu semangat untuk terus berkarya. Semangat Gus! Wes ojo mikir rabi wae.. rabi iku urusan mburi sing penting siapno calon’e dhisek. Yo pora? 😀

15 thoughts on “Agus Mulyadi hafal Pancasila

  1. Keren Yun … selamat eaaaa

    “Semangat Gus! Wes ojo mikir rabi wae.. rabi iku urusan mburi sing penting siapno calon’e dhisek. Yo pora?” <—– sukaaa 😆

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *