Sebutir Ellips, menutrisi masa depan keindahan rambutku

Andai tidak bermain-main dengan alat catok mungkin rambut saya tidak akan sesehat sekarang!

Lho kok, bukanya alat catok bisa bikin rambut rusak?

Nah itu masalahnya.. gara-gara ‘kecelakaan’, kini rambut saya jadi seperti terlahir kembali, lebih sehat, lebih segar, dan lebih menggemaskan.

Kasusnya sepele saja sih, bermula dari main bonding-bondingan dengan teman akhirnya rambut saya rusak berantakan. Yang awalnya halus dan lembut tiba-tiba jadi seperti Pirang-Pirang-pirang taun gak keramas (bertahun-tahun belum keramas) :D. Persis jajanan rambut nenek yang kalau dipegang krasak-krasak dan kaku. Meskipun sudah di keramasi dua hari sekali tetap saja rambut ini seperti mati gaya. Di elus-elus selembut apapun yang namanya kaku ya tetap kaku aja. Alhamdulillah sehari-hari saya memakai jilbab jadi tak ada yang tau kalau rambut saya sedang bermasalah.

Alkisah ada teman ngajak ngrebonding rambut secara bergantian. Maksudnya biar hemat biaya salon. Kalau rebonding di salon kan mahal, bisa habis ratusan ribu, sedangkan rebonding sendiri lebih murah, cuma modal urunan :D. Teman saya modal obat rebonding, saya modal alat catok murahan seharga dua puluh rebu. Alih-alih menghasilkan rambut lurus indah seperti Julie Estelle, yang terjadi bentuk rambut saya malah seperti tikungan zigzag njegrak seperti sedotannya es teh. Hihi..  Proses rebonding kami gagal dan tidak sesuai impian. Entah dimana kesalahannya..

Merasa terjebak diantara kegagalan saya pun mencoba berprasangka baik bahwa mungkin saatnya saya harus ganti merk pencuci rambut. Barangkali dengan ganti merk rambut saya bisa kembali semula. Berbagai merk pencuci rambut sudah saya coba semuanya, tetapi hasilnya tidak sesuai harapan. Rambut saya super duper hancur. Kulit kepala berketombe efek gonta-ganti merk sampo, ujung rambut pecah-pecah imbas panas alat catok, dan batang rambutnya terlihat kering, kalau ini mungkin efek obat pelurus yang kandungan kimianya terlalu keras dan tanpa diimbangi pemberian nutrisi rambut. Ditambah lagi kulit kepala gatal berkepanjangan akibat terlalu sering menutup rambut yang basah dengan jilbab.

Frustasi berat mikirin rambut, suami menyarankan saya pergi ke salon untuk melakukan perawatan.

Membayangkan biaya perawatan rambut yang mungkin habis ratusan ribu, belum-belum sudah membuat perut saya mules. Apalagi dengan kondisi rambut yang nggak jelas begini, duh!. Semoga ada salon yang baik, yang mau memberikan diskon besar-besaran hehe..

Selama di salon, kapster nyaris melakukan apa yang tak pernah saya lakukan selama ini. Keramas rutin memang saya lakukan, tapi nggak pernah sampai ngasih cream-cream gitu. Setelah di keramasi, rambut saya di kasih cream yang katanya buat perawatan rambut sehatsambil kepala saya dipijak-pijat. Enak sih, bikin merem saya jadi pulas hehe.. Percayalah, itu pengalaman saya pertama perawatan rambut di salon! *penting* 😀

“Mbak, supaya rambutnya sehat harus sering-sering dikasih vitamin rambut. Sayang kalau rambut bagus-bagus kurang dirawat” nasehat kapster sambil mijit-mijit kepala saya dibawah guyuran air kran. Maksudnya mbak kapster ngajak ngobrol saya supaya saya tidak tidur.

“Gitu ya, Mbak” jawab saya ngantuk. Dalam hati nasehat mbak kapster ada benarnya, tapi diam-diam merasa tertuduh juga, dianggap saya ini nggak becus merawat rambut. Padahal memang begitu adanya, ilmu perawatan rambut saya tergolong payah 😀

“Gimana sih mbak tips perawatan rambut sehat. Biar rambut saya gak begini-begini amat” tanya saya berusaha antusias, padahal aslinya mata ini benar-benar ngantuk. Setrumnya tinggal 5 Watt. Mumpung ada ahlinya, sekalian saja diajak konsultasi hehe..

Sambil merawat rambut saya yang seolah kegirangan bermain air, kapster memberikan tips supaya keindahan rambut tetap terjaga meskipun harus tertutup jilbab tiap hari. Menurutnya perempuan yang memakai jilbab harus memeberikan perawatan extra terhadap rambut. Jangan mentang-mentang tertutup lalu kemudian rambut nggak diperhatikan. Justru karena sering ditutup rambut memerlukan perhatian lebih supaya kesehatannya terjaga. Salah satunya menjaganya adalah dengan rajin-rajin memberikan nutrisi pada rambut.

Seperti yang disampaikan mbak kapster pada saya, berikut ini beberapa poin agar rambut selalu sehat untuk perempuan berhijab:

  1. Jangan menutup rambut dengan jilbab dalam keadaan basah. Sebaiknya keringkan terlebih dahulu agar keratin rambut bisa bernafas bebas dan rambut tidak berbau apek.
  2. Hindari mengeringkan rambut menggunakan alat pengering untuk mencegah rambut kering dan rusak. Kalau memang harus menggunakan alat pengering, usahakan tidak menempel pada rambut dan sebaiknya jangan terlalu sering.
  3. Hindari mengikat rambut dengan kencang supaya batang rambut tidak mudah rusak.
  4. Lakukan pencucian rambut secara rutin minimal 2 hari sekali agar kebersihan kulit kepala selalu terjaga.
  5. Saat mengeringkan dengan handuk, rambut cukup di elus dari atas ke bawah. Jangan mengacak-ngacak rambut agar rambut tidak kusut yang akhirnya menjadi rontok.
  6. Berikan nutrisi rambut secara teratur dengan cara mengolesi secara menyeluruh batang-batang rambut dengan vitamin perawatan rambut setiap selesai keramas. Dengan cara ini rambut akan senantiasa halus, mudah diatur dan terjaga kesehatannya.

Saat mbak kapster menyebut-nyebut vitamin rambut terus terang saya bingung. Setau saya vitamin hanya dibutuhkan oleh tubuh saja. Lha ini ngapain juga rambut dikasih vitamin segala. Toh ya vitamin yang didapat oleh tubuh nantinya akan berbagi zat juga ke rambut, kan? Masih gagal paham, nih.

“Mbak, yang dimaksud vitamin rambut yang bagaimana sih. Apa yang seperti tadi mbak lakukan di rambut saya dengan mengolesi cream-cream begitu, ya?” tanya saya saat si mbak kapster menyisir rambut saya.

“Vitamin rambut itu yang biasanya dipakai selesai keramas itu lho, mbak. Bentuknya cair dan kemasannya seperti kapsul. Namanya Ellips. Kalau mau pakai harus digunting dulu pucuknya baru cairannya dioleskan ke rambut”

Vitamin seperti kapsul? Hmm.. masih gagal paham, nih.. hiks.

“Mbak ada stock nggak, saya mau beli deh”. kelamaan gagal paham, mending sekalian aja dibeli haha..

“Ada, mbak. Saya ada stock Ellips Vitamin Rambut yang terbaru yang mengandung Pro Keratin Complex. Yang ini kandungannya lebih lengkap karena bisa membantu memperbaiki sel-sel lapisan keratin rambut yang rusak akibat sering bersentuhan dengan bahan kimia”. Mbak kapster menunjukkan beberapa pilihan Ellips dengan segala pilihan keluhan rambut.

 

HAIR REPAIRHair Repair
Untuk menutrisi rambut kering dan rusak menjadi lebih sehat, lembut, bercahaya, dan mudah diatur dengan kandungan Pro Keratin Complex dan Jojoba Oil

SILKY BLACK

Silky Black
Menjadikan rambut tampak lembut dan berkilau dengan kandungan Pro Keratin Complex, Kemiri dan Aloe Vera Oil

SMOOTH & SILKY

Smooth and Silky
Membuat rambut menjadi halus selembut sutera dengan kandungan Pro Keratin Complex dan Aloe Vera Oil

Note: Sumber gambar dari ellipshaircare(dot)com

“Mbak, saya percaya sama mbak, untuk jenis rambut saya ini, cocoknya pakai yang mana, ya?”

“Untuk mbak cocoknya pakai yang kemasan kuning, yang Smooth and Silky. Karena rambut mbak jenisnya normal cenderung kering jadi saran saya pakai yang ini. Kalau pakai ini secara teratur rambut mbak bisa halus seperti sutra. Mbak kan pakai jilbab, Vitamin Rambut Smooth and Silky akan menutrisi rambutnya Mbak. Kandungan Pro Keratin Complex dan Aloe Vera Oil serta Vitamin A,C,E, dan Pro Vit B5 nya menjadikan rambut lebih sehat, lembut dan terjaga kelembabannya”.
2015-01-31_02-20-12
“Ya udah saya beli satu, mbak. Lainnya apalagi supaya rambut saya sehatnya maksimal?”

“Ada lagi, mbak, namanya Ellips Hair Mask. Fungsinya sebagai masker rambut. Masker ini sama pentingnya sama Ellips Vitamin Rambut. Dipakainya seminggu sekali. Masker rambut ini akan membantu memberikan nutrisi dan merawat rambut. Untuk mbak cocoknya pakai yang Smooth and Shinny.  Formulasinya mengandung Moroccan Oil, Aloe Vera Oil, Vitamin A,C,E, dan Pro Vit B-5 supaya rambut mbak lebih lembut, bercahaya, dan mudah diatur”.

IMG_20150131_141429
“Mbak bisa dijelaskan nggak, bagaimana cara pemakaiannya?” tanya saya malu-malu. Terus terang saya memang belum tau soal vitamin rambut beginian.
2015-01-31_02-19-18
“Beneran mbak nggak tau apa-apa soal Ellips ini? Kemarin-kemarin kemana aja mbaaaak?” Mbak kapster terperangah setengah meledek. Saya hanya bisa nyengir. “Cara pakaianya gampang mbak. Untuk Ellips Vitamin Rambut pakainya setelah keramas. Dipakainya bisa tiap hari, bisa dua hari sekali, pokoknya setiap sehabis keramas. Saat rambut masih setengah kering gunting dulu kapsulnya lalu tuang ke tangan. Setelah itu oleskan ke rambut pelan-pelan dari atas ke bawah secara merata. Sudah gitu aja. biarkan sampai kering sendiri, dan gak usah dibilas”

10961935_10204052514893014_2014306284_n-Optimized

“Beneran gak dibilas? Nanti cairannya kena jilbab gimana?”

“Iya, gak usah dibilas. Nggak mungkin lah mbak kalau kena jilbab, Ellips tau diri kok, tanpa di kipasi bisa kering sendiri hehe..”

“Terus pakai maskernya gimana? Masak saya ke salon dulu minta tolong mbak maskerin?”

“Haha.. ngapain maskeran ke salon. Maskeran dirumah sendiri bisa. Setelah keramas, ketika rambut masih setengah kering oleskan Ellips Hair Mask sambil rambutnya di pijit dan di elus. Biarkan selama 1-2 menit, dan bilas. Ellips Hair Mask ini dipakainya 1-2 kali seminggu supaya lapisan batang rambut terawat. Sudah gitu aja”

10961927_10204052516173046_639844231_n-Optimized

Ternyata selain sebagai tempat merawat rambut, salon bisa jadi tempat konsultasi gratis juga yah hehe.. andai tadi saya tertidur pulas mungkin nggak akan dapat ilmu sebanyak ini.

10956156_10204052523813237_962708009_n-Optimized

Mbak kapster benar, setelah saya menggunakan Ellips Vitamin Rambut, rambut saya kini menjadi lebih sehat. Yang sebelumnya kusam, kering dan kaku sekarang menjadi lebih lembut, halus dan mudah diatur. Khasiat Ellips Vitamin Rambut ini cepat sekali terasa. Baru pertama pakai saja rambut saya sudah terasa bedanya. Yang membuat saya lebih tercengang, harga Ellips Vitamin Rambut begitu terjangkau. Murah, dan hasilnya nggak mengecewakan. Puas banget pakai produknya Ellips. Cukup sebutir Ellips nutris masa depan rambutku terlindungi!
IMG20150131_180250
Sejak menggunakan Ellips saya semakin rajin mencuci rambut. Nggak usah lagi pakai produk perawatan aneh-aneh, cukup rajin mengolesi vitamin rambut tiap selesai keramas dan melengkapinya dengan menggunakan masker rambut. Hasilnya rambut menjadi sehat dan indah maksimal.

Untuk mengetahui lebih lengkap apa saja produk-produknya Ellips, teman-teman dapat membacanya di web nya Ellips

Dadah rambut rusak… selamat datang rambut sehat.. 🙂

Nambah jaringan modal kartu nama

“Mbak, boleh minta no telpnya?” Tanya Mbak Maya suatu hari di acara Simposium Media Islam Online. Nada suaranya berbisik agar tak terdengar oleh peserta lain yang sedang serius mendengarkan nara sumber

“Kalau WA, ada?” tanya Mbak Maya lagi masih dengan suara pelan.

Mbak Maya ini seorang blogger yang berprofesi sebagai guru menulis anak-anak SD. Pertama kenal kami langsung akrab dan berbincang seputar dunia blog dan tulisan. Seperti tak mau putus hubungan mbak Maya langsung meminta nomor telp saya supaya sewaktu-waktu kami dapat berjumpa kembali. Sayangnya saya lupa menanyakan nomor telpnya balik sehingga sekarang ini bingung kalau mau ngajak chatting. Untung saya masih nyimpan kertas berisikan alamat blognya jadi masih ada kemungkinan janji ketemuan dengan berbalas komentar di blog.

Menyesal rasanya kalau ketemu orang tapi tidak minta nomor identitas. Setidaknya saling tukar kartu nama-lah. Etapi, ngomong-ngomong kartu nama saya juga nggak punya kartu nama hihi..

Sudah lama sekali saya tidak memiliki kartu nama. Beberapa teman sempat menyarankan saya membuat kartu nama agar berguna sewaktu-waktu ketika bertemu banyak orang, terutama saat ada undangan blogger. Tapi ya begitu tiap mau pesan kartu nama selalu saja lupa. Bingung bikin desainnya itu lho masalahnya secara saya mati gaya kalau sudah ngomong soal desain-desainan. Dengar-dengar bikin kartu nama di KartuNama(dot)net bisa konsultasi desain kartu nama gratis.

Ada cerita seru saat saya diajak teman blogger menghadiri dinner di salah satu hotel di Surabaya di kawasan jalan Pandegiling. Tamu-tamu yang diundang semuanya orang-orang media. Karena teman saya kerja di media ternama maka diajaklah saya datang ke hotel. Asiknya punya banyak kenalan kan begini, kemana-mana aksesnya terdongkrak haha..

Tiba di meja registrasi saya dan sang teman seperti biasa mengisi form registrasi. Sebelum meninggalkan meja salah satu panitia meminta kami memasukkan kartu nama didalam toples yang telah disediakan. Alasannya kartu nama itu nantinya buat undian doorprize. Karena saya merasa tidak berkepentingan saya cuek aja nggak ngumpulin kartu nama. Lagian kartu nama apa yang dikumpulin, wong ndak punya.

Setelah teman saya ngumpulin kami bersiap masuk ruangan. Tiba-tiba saja..

“Mbak-mbak.. tadi mbak belum ngumpulin kartu nama” seseorang menghampiri kami. Saya dan teman saling pandang-pandangan.

“Lho mbak.. hmm.. tadi teman saya sudah ngumpulin” kata saya ragu. “Saya nggak dapat undian gapapa mbak, soalnya saya nggak ada kartu nama” lanjut saya jujur.

“Maaf mbak kami diminta kantor untuk seluruh undangan agar ngumpulin kartu nama. Kalau nggak ada kartu nama nggak boleh masuk”

“Ohh… hmm…” jelas dong saya gelagapan. Sudah sampai sini masak gak boleh masuk.

“Atau begini saja, mbak nulis disini nama dan kontak mbak lalu dimasukkan kedalam toples” kata mbak panitia seraya memberi saya selembar kertas putih seukuran kartu nama.

“Begitu juga bagus. Akan saya tuliskan” kata saya lega.

Singkat kata sebelum penutupan acara, panitia ternyata benar-benar membagikan doorprize berupa voucher hotel kepada para undangan. Merasa saya bukan siapa-siapa, dan kapasitas saya hanya sebagai undangan pelengkap saya nggak merasa harap-harap cemas mendapatkan voucher hotel. Tiap kali ada nama dipanggil saya cukup tepuk tangan sekedar memberikan applause. Pokoknya muka saya kaleem banget ala orang yang tabah dan pasrah menghadapi orang lain yang menari-nari diatas penderitaan saya. Dan tanpa diduga…

“Berikutnya.. yang mendapat voucher menginap di hotel Sa*tika Bandung adalah yang memiliki nama Yuniari Nukti….”

Saya terperanjat. Hah, serius itu namaku. Saya lihat ke sebelah, teman saya geleng-geleng sambil tertawa ngakak.

“Itu namaku? Udah sampean yang maju aja, Mas.. ambil aja hadiahnya” saya menolak. (dalam hati tengsin-tengsin gimana ya, gak merasa punya acara lha kok malah dapat hadiah haha)

Wes talah, ndang majuo kono…” teman saya mendorong agar saya segera maju. Terlanjur berdiri dan dilihat banyak orang saya akhirnya maju keatas panggung. Saat itu malunya saya minta ampun. Gak terima seperti tomat, muka saya mungkin seperti tomat busuk saking malunya. Wkwk..

“Makanya ndang nggawe kartu nama. Mosok blogger gak punya kartu nama..” ledek teman saya.

Saya baru sadar ternyata dijaman digital seperti sekarang kartu nama masih dianggap  penting. Apalagi maraknya social media seperti ini, pastilah satu orang punya banyak akun. Setidaknya kalau ada kartu nama minimal bisa buat nambah-nambah jaringan. Tweeps bilang buat nambah-nambah follower gituuu hihi..

 

Note: Terima kasih buat Mas Gilang yang sudah ngajak saya datang ke acara, gak nyangka dapat voucher menginap haratis 😀

Proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya

Ketika akan menuju ke Kantor Samsat Manyar untuk proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya, saya hampir saja kecele masuk ke gedung Dispenda. Bahkan stang motor pun sudah belok kedalam parkiran gedung. Sebelum semua terlambat saya lalu balik kucing lagi ke jalanan raya Manyar hihi..

Kalau dipikir saat itu saya tidak sedang melamun tetapi memang benar-benar kecele. Gara-garanya saya tertipu oleh segerombolan orang yang berdiri di bahu jalan persis didepan pagar gedung sambil melambaikan tangan ke arah pengendara yang lewat sambil menawarkan jasa bayar pajak motor. Apalagi di dekat mereka banyak motor yang parkir berjajar secara sembarangan. Jelaslah saya tertipu dan menganggap gedung tersebut adalah gedung Samsat. Ditambah lagi dipojokan gedung itu ada baliho besar yang gambarnya Pak Karwo lagi promosi pembebasan biaya balik nama dan pemutihan. Siapa sangka kalau gedung itu punya Dispenda yang letaknya tetanggaan sama kantor Samsat. Ih, bertahun-tahun tinggal di Surabaya masih nggak apal juga kantor Samsat hihi..

Setelah keluar dari area kantor Dispenda saya sampai tertawa-tawa sendiri membayangkan kecerobohan yang barusan saya lakukan. Bahkan lho ada satu calo yang mendekati saya dengan sok taunya menebak kalau saya mau ke kantor Samsat. Dia bilang gini “Mau ganti plat motor, yaa”. Ya elaahh kok tau sih kalau saya mau ke Samsat. Dan kok tau juga kalau saya mau ganti plat nomor. Memangnya sampean siapanya saya… untung dia gak bisa nebak dalamnya hati saya ketika melihat betapa kasihannya raja Jalal saat diomeli ratu Jodha haha…

Di dalam kantor Samsat saya langsung masuk nemui bagian Informasi. Seperti yang dijelaskan oleh petugas cantik yang ada disana, syarat untuk proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya bisa dilihat di postingan Cara Ngurus Balik Nama Kendaraan Sendiri Tanpa Calo

IMG_20150105_113219
Suasana didalam Samsat

Pertama-tama saya diminta ke loket no. 12, tempat pengambilan formulir cek fisik kendaraan. Selanjutnya formulir itu digesek ke nomor rangka kendaraan dulu. Waktu itu saya dibantuin sama petugas cek fisik dan seperti yang selama ini beroperasi ujung-ujungnya petugas minta bayar seikhlasnya. *Pungli gak sih kayak gini?* Karena saya perempuan dan gak tau letak nomor rangka kendaraan itu disebelah mana, ya sudahlah saya kasih uang sepuluh ribu. Lagian dia bersedia membantu merapikan sekaligus menjaga dokumen-dokumen saya ketika saya harus mengembalikan kendaraan kembali ke tempat parkir.

Setelah semuanya beres saya kembali lagi ke bagian Informasi. Nahasnya dokumen-dokumen yang tadi sudah ditata rapi oleh petugas cek fisik semuanya dibongkar habis-habisan karena format tatanannya salah semuaaa. Jiahhh tau begitu tadi gak usah repot-repot ngerapihin, Paakkk! 😀

IMG_20150105_114444
Buat arek Suroboyo yang pajak motornya telat ingat batas bayarnya biar dendanya gratis!

Dokumen yang sudah benar formatnya selanjutnya di bawa ke loket no. 8 untuk dibuka blokirnya. Setelah itu dokumen dibawa ke loket no. 11 tempat ngurus Mutasi Keluar. Pokoknya jangan heran deh kalau ngurus kendaraan seperti orang ngider dokumen dari loket ke loket wkwk

Yang terakhir adalah menuju ke loket 12 untuk meminta Surat Keterangan Fiskal. Surat ini sebagai pengantar karena pindah Samsat. Maksudnya seluruh dokumen motor yang selama ini tersimpan di Samsat Surabaya Timur akan dipindahkan ke Samsat Surabaya Selatan, disesuai dengan alamat KTP saya.

Paham sampai disini? Oke lanjut! 😀

Berbekal Surat Keterangan Fiskal, sambil membawa dokumen saya diminta menuju ke Gudang Arsip di lantai 3. Awas, jangan sampai keliru masuk ruangan soalnya di gudang arsip ini ada 2 tempat, gudang untuk R2 dan R4. Jangan seperti saya, sempat keliru kamar haha…

Gudang arsip ini menyimpan seluruh dokumen kendaraan bermotor dari mulai beli sampai dokumen pembayaran pajak bertahun-tahun lalu. Jadi jangan kaget kalau keluar dari gudang arsip kemudian bawa segambreng dokumen. *troli mana, troli…*

IMG_20150129_164823
Harus ada bukti kwitansinya, yah!

Dengan membawa segambreng dokumen saya harus balik lagi ke loket nomer 12 untuk kemudian digantikan Surat Tanda Terima pengganti STNK dan membayar Biaya Mutasi Keluar sebanyak Rp. 75.000,-

Untuk sementara proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya  sudah selesai. Selanjutnya saya harus menunggu selama kurang lebih satu minggu. Dan selama itu saya bisa bebas, sebebas raja jalanan hahaha… *tertawa sombong*. Gimana nggak bebas lha wong kemana-mana gak usah ubek-ubek cari STNK dulu. Bekal yang dikasih buat saya hanya satu, yaitu Tanda Terima sajoo. Asik, kan.. 😀

Event Blogger dan ajang reuni raksasa

Selama ada event mustahil blogger dirugikan, karena blogger ada untuk diuntungkan

Yang membuat blogger memiliki kasta setingkat lebih tinggi dari penulis biasa adalah keterikatan hubungan emosional yang sudah terjalin erat antara satu sama lain. Uniknya kedekatan hubungan yang terbangun bukan hasil telah saling mengenal sebelumnya tapi murni benar-benar bertemu dari dunia maya yang bertransformasi ke dunia nyata. Kedengarannya aneh tapi begitulah faktanya.

Oktober 2010 silam saya berada di tengah hiruk pikuk sebuah pesta dimana tetamu yang hadir belum pernah saya temui secara personal. Saya hanya bisa meraba wajah-wajah yang sering beredar di kolom-kolom komentar blog. Sesekali sambil mengingat nama, dikepala saya berloncatan image yang sedikit banyak saya ingat. “itu, mbak Julie si gerhana coklat”, “itu si Asmari dot S”, “wah ada mbak Ani si fight never ending”, “Wow, ada mbak Dee rumah kayu juga” aneka tebakan-tebakan yang saya lontarkan untuk mengingat jelas wajah-wajah yang sudah tidak asing lagi. Bukan sebuah kebetulan kalau saya berada di tengah-tengah mereka. Embel-embel Pesta Blogger-lah yang membawa saya terbang lalu mendarat di sana. Dan sangat bersyukur sekali saya berada disana yang akhirnya dapat mengenal secara personal blogger se-Indonesia.

Even Pesta Blogger 2010
Event Pesta Blogger 2010

Pesta Blogger yang saya hadiri bukan sekedar pesta semata. Ini pesta nasional! Tamu yang hadir datang dari segala penjuru Indonesia. Bayangkan betapa hebatnya pesta ini!

Sebagai orang yang pertama kali mengikuti event blogger menurut saya ini adalah event fenomenal. Mendekatkan yang jauh menjadi dekat, menjelmakan maya menjadi nyata, dan mengharmoniskan hubungan kekerabatan yang selama ini hanya terjalin dari serangkaian tulisan. Bukan itu saja event ini juga merupakan pesta reuni raksasa yang dipertemukan oleh Allah kepada mereka yang selama ini menghidupkan dunia penulisan. Boleh dibilang pertemuan ini disebabkan karena andai, Andai tidak ngeblog, kami juga tidak bertemu.

Tahun berlalu beruntutan event blogger berskala internasional dan nasional terselenggara. Katakanlah Asean Blogger. Menjadi lebih prestisius karena event ini berskala internasional. Yang ditemui bukan lagi teman blogger Indonesia tetapi blogger se-ASEAN. Di event ini kepercayaan diri saya semakin kuat karena teman-teman yang ditemui banyak yang telah bertemu sebelumnya sehingga aura persahabatan menjadi lebih kental dari sebelumnya.

Di tengah-tengah peserta ASEAN Blogger 2013, Solo
Di tengah-tengah peserta ASEAN Blogger 2013, Solo

Dan satu lagi event nasional yang saya ikuti yaitu Blogger Nasional. Antusiasme blogger di Indonesia yang setiap tahun semakin bertambah membuat hadirnya wajah-wajah baru dalam dunia perbloggeran. Apapun itu event blogger selalu memiliki kenangan tersendiri.

 Blogger Nusantara 2013, Jogyakarta
Blogger Nusantara 2013, Jogyakarta

Dari semua event meriah diatas, jika kemudian ditanya apa pentingnya event blogger diselenggarakan, saya akan menjawab pasti bahwa event blogger adalah ajang dimana para blogger dapat bersatu, berkumpul dan menyelaraskan hubungan silaturrahmi yang sudah terjalin sebelumnya. Jika tidak ada event menurut saya dunia blogger seperti buta. Hanya sekedar meraba-raba sesuatu yang tidak pasti. Sekedar mengenal dari foto dan tulisan jelas belum tentu cukup. Bukankah foto dan tulisan bisa direkayasa? Namun yang lebih penting dari itu semua adalah momen saat menimba ilmu bermanfaat dari nara sumber yang hadir yang memberikan bekal ilmu untuk kemaslahatan dunia blogger. Baik itu dunia penulisan maupun etika bermasyarakat. Selama ada event mustahil blogger dirugikan, karena blogger ada untuk diuntungkan. Cieehhhh…. 😀

Balai Pemuda dan Pusat Informasi Wisata Surabaya

Siapa yang nggak tau Gedung Balai Pemuda. Orang Surabaya pasti taulah dimana lokasinya. Selurusan dengan Plasa Surabaya tapi gak bisa langsung lurus, harus muter dulu lewat monumen Bambu Runcing. Tau sendirilah kalau jalan-jalan di Surabaya gak pakai muter dulu rasanya kurang afdhol hehe..
2015-01-22_02-46-26

Kemarin siang saya datang ke Balai Pemuda. Niatnya cuma satu, ambil brosur agenda wisata di kantor Surabaya Tourism Information Centre. Kedengarannya seperti gak ada kerjaan ya, ngoyo datang kesana tapi hanya buat minta brosur. Yah apalah saya ini gara-gara temanya Liga Blogger pekan ini yang harus menunjukkan agenda wisata tahunan daerah sehingga mau nggak mau saya harus minta data ke sana. *salahkan admin LBI!* hehe… Ampun, Min.
2015-01-22_02-45-50

Lokasi Balai Pemuda ini bersebelahan dengan kantor DPRD Surabaya. Letaknya persis di pojok pertigaan antara jalan Gubernur Suryo dan jalan Yos Sudarso, dua jalan yang tiap hari selalu dipadati kendaraan. Apalagi kalau sudah musim demo, wah harus jalan ngesot. Tapi inilah kecintaan saya dengan Surabaya, semacet-macetnya jalanan tetap bisa diterobos hanya dengan hitungan menit. Gak sampai jam-jaman. *tiba-tiba pengin peluk Bu Walkot* lah apa hubungannya ya hehe..

Gedung Balai Pemuda ini merupakan gedung cagar budaya yang sekarang sering digunakan untuk even-even yang bersifat pelayanan. Setiap hari gedung ini selalu didatangi masyarakat. Selain sebagai pusat informasi wisata, di dalam kompleks gedung ini juga terdapat Perpustakaan Kota Surabaya. Kalau hari Minggu halaman gedung ini kerap dijadikan sebagai tempat pertunjukan macam jaranan, dan reog.

Salah satu ruang pelayanan yang saya masuki adalah Tourism Information Centre. Di dalam ruangan itu terdapat seperangkat meja kursi gaya kuno. Di sekitar meja kursi itu terdapat dua rak dan etalase besar. Salah satu rak berisi brosur informasi hotel, resto, museum, tempat wisata, dan lain-lain. Sedangkan rak lainnya berisi katalog dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Madura. Di dalam etalase terdapat souvenir dan pernik-pernik khas Surabaya.
IMG_20150122_104447

2015-01-22_02-44-23
Program yang saat ini sedang digalakkan Tourism Information Centre adalah Surabaya Shopping and Culinary Track 2015. Adapun rute tracknya adalah:

Hari Selasa:
Balai Pemuda – Balai Kota/Taman Surya – Taman Bungkul – Masjid Al Akbar – Royal Plaza – Patung Suroboyo (depan KBS) – Balai Pemuda

Hari Sabtu dan Minggu:
Balai Pemuda – Balai Kota/Taman Surya – Taman Hiburan Pantai Kenjeran Lama – East Cost Center – Sentra UKM Meer – Taman Flora/Kebun Bibit Bratang – Balai Pemuda

Lalu bagaimana dengan perpustakaan Kota?
Secara keseluruhan tampilan perpustakaan kota tampak hebat. Sayang saya gak bisa mengambil gambar suasana di dalam, kata petugasnya kalau mau foto harus minta surat ke Dinas dulu. Whaladalahh leren ngurus surat dhisek 😀

Saya gambarkan, didalam perpustakaan terlihat banyak buku. *yo jelas namanya saja perpustakaan*. Buku-buku itu tersusun rapi di rak-rak yang tersusun sesuai ketagori. Selain rak buku terdapat meja-meja dan beberapa unit sofa empuk. Di meja itu saya lihat pengunjungnya tak sekedar membaca buku tapi juga membuka leppie. Sayang disana gak ada barista dan pelayan yang nyuguhi kopi hehe..

Oya di dalam perpustakaan itu juga terdapat unit-unit komputer yang disediakan buat pengunjung bila ingin internetan atau bermain game. Semuanya gratis!
Khusus anak-anak juga disediakan area sendiri lengkap dengan mainan dan komputer anak-anak. Asik, kan?

Nah bagaimana dengan di kotamu kawan, adakah paket wisata atau Perpustakaan Kota/ Kabupatennya?

Kalender Even Wisata Surabaya 2015

Awal tahun Dinas Pariwisata Surabaya sedang gencar-gencarnya membuat Kalender Even Wisata Surabaya 2015 yang dirangkum untuk setahun kedepan. Isi kalendernya berupa event rutin tahunan atau event baru yang diselenggarakan untuk menarik wisatawan yang berkunjung ke Surabaya. Itu pula yang saat ini sedang digalakkan oleh Pemerintah Kota Surabaya melalui Surabaya Tourism Information Center di jalan Gubernur Suryo 15 Surabaya.

Saat membutuhkan informasi kalender even wisata saya kerap datang ke kantor Surabaya Tourism Information Center. Tidak hanya mendapatkan katalog, disana saya juga mendapat macam-macam brosur, seperti brosur hotel, brosur restoran, brosur salon, dan lain sebagainya yang ada di kota Surabaya dan wilayah sekitar Jawa Timur – Madura. Dan satu lagi sebuah majalah Surabaya City Guide yang diterbitkan oleh Suara Surabaya Media dan didukung oleh Pemerintah Kota Surabaya.

2015-01-22_02-50-56
Oleh-oleh brosur 😀

Namun ada yang berbeda ketika kemarin saya datang ke kantor Informasi pariwisata yang ada di dalam kompleks Balai Pemuda ini. Setelah mengisi buku tamu saya tak mendapati katalog kalender event kota Surabaya yang biasanya tertumpuk rapi di dekat meja pelayanan. Di salah satu rak di dalam ruangan itu saya hanya mendapati brosur-brosur saja. Menurut petugas yang ada disana, saat saya tanyakan dimana saya bisa mendapatkan katalog kalender event tahunan, jawaban yang diberikan adalah untuk tahun ini kalender wisata Surabaya tidak di cetak seperti biasanya akan tetapi di buatkan brosur yang diupdate secara dwi bulanan. Alasan tidak dibuatkan buku katalog karena jadwalnya sering berubah sehingga kasihan pengunjung yang sudah kecele. Untuk mengetahui informasi kalender even wisata di Surabaya pengunjung dapat membaca melalui brosur yang terpampang di pintu masuk Surabaya Tourism Information Center atau di papan pengumuman di sekitar kompleks Balai Pemuda. Selain itu pengunjung juga dapat mengakses melalui website www.sparklingsurabaya.info atau menghubungi langsung ke nomor 031-5340444.

IMG_20150122_111148
Brosur-brosur seputar even Surabaya terpasang di papan kompleks Balai Pemuda

Hampir sama dengan kalender wisata tahun sebelumnya, sesuai informasi yang saya dapat, untuk tahun ini Kalender Even Wisata Surabaya 2015 masih didominasi dengan menampilkan kesenian-kesenian Jawa Timur seperti ludruk, ketoprak, jaranan, campursari, wayang, dan keroncong. Yang membuat berbeda adalah banyaknya even pameran Dwi Tunggal Muesum dan Pameran Bersama Sepuluh Museum se-Jatim yang diadakan di Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh November selama tahun 2015 ini. Berita baiknya masyarakat Surabaya bisa mengikuti Surabaya Shopping and Culinary Track dengan menggunakan bis kota yang disediakan khusus untuk pengunjung. Dengan hanya membayar Rp. 7.500,- masyarakat sudah bisa menikmati jalan-jalan dengan rute perjalanan yang sudah disusun oleh Surabaya Tourism Information Center dengan tempat kumpul di balai Pemuda Surabaya.

IMG_20150122_111126
Brosur Kalender Even Wisata Surabaya 2015 yang dipasang di pintu masuk Surabaya Tourism Information Centre

Berikut ini adalah kalender even Surabaya bulan Januari – Februari 2015:

Kelendar Even bulan Januari:
23 Januari 2015 – Surabaya Property Expo – Grand City Convex
24 Januari 2015 – Ketoprak – Balai Pemuda Surabaya
22-25 Januari 2015 – Galaxy Wedding 2015 – Galaxy Mall Surabaya
25 Januari 2015 – Pameran Dwi Tunggal Museum – Tugu Pahlawan

Kelendar Even bulan Februari:
Februari – International Art Festival – Ciputra World Surabaya
Februari – Surabaya Heritage Track ‘Lunar Tracks’ – House of Sampoerna
1 Februari 2015 – Campursari – Taman Jayengrono
1-7 Februari 2015 – Perak Project – Galaxy Mall
7 Februari – Wayang Orang – Balai Budaya Surabaya
8 Februari – Band – Taman Flora
4-8 Februari – Trend Moslem Beauty Expo – Grand City Surabaya
15 Februari – keroncong – Taman Prestasi
21 Februari – Wayang Potehi – Balai Budaya Surabaya
27 Februari – Premier Wedding Fair – Grand City Surabaya
7-15 Februari – Galaxy Interior – Galaxy Mall
22 Februari – Pameran Dw Tunggal Museum – Tugu Pahlawan
22 Februaru – Jaranan – Taman Bungkul
28 Februari-1 Maret – Galaxy Early Bird Sale – Galaxy Mall

Nah buat teman-teman yang ada rencana datang ke Surabaya 1-2 bulan mendatang silakan manfaatkan Kalender Even Wisata Surabaya 2015 ini, sayang lho kalau semua dilewatkan begitu saja.. 😉

Wisata Green Industry dan wujud pilar Tripple Bottom Line

Yang tercetus di kepala saya saat mendengar kata industri adalah kompleks bangunan pabrik besar dengan cerobong-cerobong asapnya mengeluarkan udara kotor dan disekitarnya dipadati lalu lalang kendaraan seperti truk dan container. Tiap kali melintas kendaraan-kendaraan itu akan menerbangkan debu tebal dengan udara yang dapat mengganggu pernapasan.

Namun pandangan saya seketika menjadi rancu manakala mendengar istilah Wisata Green Industry.

Wisata Green Industry?

Maksudnya rekreasi di dalam pabrik?

Lalu mengapa pula ada kata green, bukankah pabrik biasanya panas dan minim pepohonan?

Kerancuan di pikiran saya menjadi keyakinan setelah menyaksikan sendiri di dalam area pabrik Semen Indonesia di Tuban terdapat lokasi semacam tempat rekreasi dengan suasana asri dan rindang. Di kanan kiri akses jalan masuknya berjajar pepohonan Trembesi dengan hawa udara yang sejuk lagi nyaman. Saat berada disana saya bahkan seolah tidak sedang berada di dalam area perindustrian sebab suasana yang saya dapatkan benar-benar alami, benar-benar Green. Selain pepohonan disana juga terdapat areal persawahan dan embung yang airnya melimpah. Ketakjuban saya makin menjadi tatkala ada segerombolan Ibu-ibu naik sepeda angin melintas di bawah keindahan pepohonan sambil bersenda gurau bersama teman-temannya. Persis suasana pedesaan yang andai digoreskan dengan kuas akan menghasilkan lukisan maha karya yang indah.

Hmm.. inikah yang dimaksud Wisata Green Industry tersebut. Berwisata  menjernihkan pikiran sekaligus berpetualang ke pabrik semen sembari mengenal lebih dekat kekayaan potensi yang dimiliki perusahaan PT. Semen Indonesia.

Wisata Green Industry

Tanggal 13 Desember 2014 lalu saya mengikuti Wisata Green Industry yang diselenggarakan oleh PT. Semen Indonesia Tbk. Konsep yang diangkat Wisata Green Industry ini menurut saya anti mainstream. Sebagai masyarakat umum dapat berkesempatan melihat secara langsung apa dan bagaimana korporasi PT. Semen Indonesia beroperasi hingga sukses menjadi pioner semen di Indonesia dengan kapasitas produksi setiap tahunnya mengalami peningkatan serta telah berhasil melakukan ekspansi hingga ke manca negara adalah sebuah kebanggan tersendiri.

Semen Indonesia dalam sejarah

Sabtu, Jam 7.30 bis yang membawa rombongan peserta Wisata Green Industry berangkat dari terminal Bungurasih. Saya dan kawan-kawan sekitar Surabaya dan Sidoarjo berada di dalamnya. Dengan semangat, pagi itu kami berangkat berpetualang industry menuju Desa Mandang,  Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, lokasi pabrik Semen Indonesia.

Narsis dulu dengan bis Semen Indonesia :D
Narsis dulu dengan bis Semen Indonesia 😀

Di bis itu kami didampingi oleh Pradipta Maulana dan Bian Putri. Mereka adalah Duta Wisata Lamongan dan Gresik.

Pradipta dan Bian
Pradipta dan Bian

Selama di perjalanan Pradipta dan Bian saling mengenalkan potensi daerahnya masing-masing. Tak ketinggalan, secara bergantian mereka memperkenalkan sejarah berdirinya pabrik Semen Indonesia.

Seperti yang disampaikan oleh Pradipta dan Bian, Pabrik Semen Indonesia sebelum tahun 2001 dikenal dengan sebutan Semen Gresik. Semen Gresik berdiri pada tanggal 7 Agustus 1957 dan diresmikan oleh Presiden pertama RI, Bapak Soekarno. Di awal pendirian kapasitas produksi Semen Gresik mencapai 250 ton/tahun dan tahun 2013 kapasitas produksinya meningkat menjadi 30 juta ton/tahun.

Seiring meningkatnya kapasitas produksi, Semen Indonesia berupaya menjadi perusahaan yang mengedepankan semangat kebersamaan dan inovasi. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Ir. Wahyudi Heru, General Manager CSR PT. Semen Indonesia, bahwa CSR Semen Indonesia berinisiatif membangun dan mengembangkan lingkungan sosial dan bisnis yang berkelanjutan bagi masa depan

Wisata Belanja mengunjungi UKM Binaan

Setelah berjalan selama hampir 2 jam, rombongan berhenti di sebuah showroom di jalan Sunan Kalijaga, Kabupaten Lamongan. Nama showroomnya R & D Handicraft.

R & D Handicraft merupakan salah satu UKM Binaan Semen Indonesia yang memproduksi kerajinan seperti tas, sepatu, sandal, dan accesories rumahan. Yang membuat showroom ini tampak menarik adalah bahan baku produksinya, yakni menggunakan bahan-bahan dasar dari alam seperti enceng gondok, tempurung kelapa dan goni.

Sepatu dari Goni produksi R&D Handicraft
Sepatu dari Goni produksi R&D Handicraft
Tas-tas etnik yang cantik
Tas-tas etnik yang cantik

Selama disana kami sempat berbincang dengan Pak Dody, owner R & D Handicraft. Seperti yang dituturkan oleh Pak Dody, usaha R & D Handicraft mengutamakan produk yang barbahan dasar alam. Kealamian inilah yang membuat bisnis ini memiliki prospek bagus dan disukai para pecinta barang etnik.

Tak main-main omset yang dihasilkan R & D Handicraft saat ini telah mencapai kurang lebih 200 juta/bulan. Yang membanggakan beberapa produk dari bisnis rumahan ini sebagian telah menembus pasar Internasional terutama negara Arab.

Sebagai UKM Binaan, CSR Semen Indonesia juga tak sekedar memberikan modal saja namun turut membantu mempromosikan dan memberikan pelatihan agar usaha yang dibangun dapat berkembang dan berhasil mengangkat produk lokal menjadi dikenal luas. Selain dalam bentuk pemberian bantuan modal, CSR Semen Indonesia juga memberikan program bantuan sosial terhadap korban bencana alam, bantuan pendidikan dengan memberikan bea siswa kepada siswa yang kurang mampu, dan kegiatan di bidang lain yang tentu saja bermanfaat untuk masyarakat.

10933338_10202904535448133_895508856_n

Dari sekian produk yang di pajang di showroom R & D Handicraft sensasi belanja saya mencuat manakala melihat sepatu dari bahan goni beraneka warna dengan hiasan bordir di bagian atasnya. Harga yang tertera di sepatu itu benar-benar murah. Yaitu Rp. 30.000,- saja. Tanpa banyak kata saya pun membawa pulang sepatu goni warna coklat ukuran 38. Yuhuu.. belanja memang nikmat.. 😀

Green Wisata Pabrik Semen Tuban

10893453_10202904538448208_1269488355_n

Puas menikmati dahaga belanja, rombongan melesat menuju pabrik Semen Indonesia di kota Tuban. Sebelum diajak blusukan ke dalam pabrik terlebih dahulu kami dibagikan perlengkapan pengamanan seperti helm dan penutup hidung. Hal ini sesuai dengan peraturan yang telah di standartkan oleh PT. Semen Indonesia kepada siapa saja yang memasuki area pabrik.

Diawal rute, saat masuk ke dalam area industri kami langsung disuguhi pemandangan yang menurut saya bukan seperti pabrik, tetapi tempat rekreasi. Sepanjang mata memandang jalan yang kami lintasi seperti jalanan pedesaan seperti yang saya baca di novel luar negeri. Pohon trembesi dan Sengon berdiri rapi berjajar kanan kiri dengan ranting-ranting yang saling bergandengan satu sama lain. Di balik pohon-pohon tersebut terdapat area pertanian yang nampak terawat rapi dengan embung-embung penampungan air yang seakan tak ada surutnya.  Melihat indahnya nuansa hijau yang belum pernah saya lihat sebelumnya membuat hati ini ingin mengabadikan gambar disana. Woww sangat mengesankan!

Woww betapa indah suasananya. Hijau, riang dan penuh keakraban
Woww betapa indah suasananya. Hijau, riang dan penuh keakraban

Sambil foto-fotoan kami dijelaskan oleh pemandu dari Semen Indonesia bahwa sawah, embung dan segala pemanfaatan alam ini sebenarnya adalah area bekas tambang batu kapur dan tanah liat yang merupakan bahan baku semen. Sadar bahwa proses bahan baku yang digunakan dapat berdampak buruk pada lingkungan maka korporasi Semen Indonesia berusaha mengembalikan kondisi alam menjadi lebih baik. Caranya adalah dengan memanfaatkan bekas area tambang menjadi sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, seperti difungsikan untuk sarana wisata, penghijauan, juga saluran air. Setidaknya keberadaan pabrik semen tidak serta merta merugikan, namun justru menciptakan kesejahteraan rakyat dengan cara pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar pabrik. Itu dibuktikan dengan hasil panen masyarakat dari sebelumnya setahun panen sekali, menjadi setahun panen 3 kali.

Tujuan lain diciptakan area penghijauan adalah sebagai komitmen perusahaan Semen Indonesia dalam rangka mengelola lingkungan bersih yang jauh dari polusi sehingga tercipta perusahaan yang ramah lingkungan.

Dibawah ini saya sematkan video animasi pembangunan pabrik Semen Indonesia di Rembang yang dibangun dengan Teknologi Green. Teknologi ini konon mampu mengurangi emisi sebesar 80 ribu ton/tahun dan menghemat listrik sebesar 30%

Keterangan: Sumber Video Animasi dari youtub semenindonesia

YUNI7285-Optimized

Setelah menikmati nuansa alami, selanjutnya kami diajak untuk melihat secara langsung mesin-mesin proses produksi semen.  Karena mesin-mesin yang digunakan ukurannya sangat besar dan tidak memungkinkan untuk melihat secara dekat maka kami tetap berada di dalam bis. Sementara bis mengelilingi mesin industri, pandangan saya tak bisa lepas mengamati betapa kokohnya mesin-mesin ini.

YUNI7322-Optimized

YUNI7328-Optimized

Bincang sehat Green Industry

Petualangan Green Industry berakhir saat tiba waktu Ishoma. Petualangan ini benar-benar hebat dan sungguh menjadi pengalaman saya yang tak mudah begitu saja dilupakan. Kilas-kilas perjalanan mulai dari keberangkatan di terminal Bungurasih, melihat produk kerajinan bahan alam di Lamongan, menikmati indahnya nuansa pepohonan yang rindang, hingga terdampar di tengah-tengah area pabrik yang spontan saya katakan seperti berada di negeri antah berantah. Semuanya serba indah, semua serba keren, dan semua serba hebat!

Sebelum acara presentasi dimulai saya dan teman-teman dipersilakan sholat dan menikmati hidangan yang disediakan.

YUNI7346-Optimized

Nara sumber pertama sebagai pembuka seminar adalah Bapak Prasetyo Utomo. Dalam perkenalannya Bapak yang menjabat sebagai Direksi Senior PT Semen Indonesia ini menjelaskan bahwa Semen Indonesia saat ini telah membawahi beberapa pabrik, antara lain Pabrik Semen Tuban, Pabrik Semen Padang, dan Pabrik Semen Tonasa. Selain di dalam negeri, Semen Indonesia juga telah melakukan ekspansi ke luar negeri yaitu Pabrik Thang Long Cement di Hanoi, Vietnam.

Saat ini Semen Indonesia menguasai pangsa pasar semen sebanyak 45% di Indonesia dan masih dipercaya menjadi leader. Untuk produksi semen dalam negeri setiap tahunnya Semen Indonesia berhasil memproduksi 29 juta ton. Sedangkan di Hanoi, Vietnam, kapasitas produksi tiap tahunnya mencapai 2,3 juta ton.

Nara sumber berikutnya disampaikan oleh Bapak Heru Indra selaku Kepala Departemen Engineering dan Konstruksi PT. Semen Indonesia.

Dalam presentasinya, Pak Heru memberikan gambaran kepada peserta Wisata Green Industry bahwa pabrik Semen Indonesia memiliki konsep Swa Kelola dengan memprioritaskan desain ramah lingkungan, meminimalisasi konsumsi energi dan air, serta memperbanyak ruang terbuka hijau.

Dalam proses produksi, PT. Semen Indonesia berusaha menekan emisi debu serendah-rendahnya. Hal ini untuk mengurangi pencemaran udara dari debu-debu semen yang beterbangan sehingga ditakutkan merusak kesehatan masyarakat. Oleh karena itu untuk meminimalkan debu, perusahaan terus menerus menggalakkan ruang terbuka hijau.

Sedangkan untuk menciptakan desain pabrik yang ramah lingkungan PT Semen Indonesia berinovasi menggunakan bahan bakar alternatif dengan cara memanfaatkan sekam padi dan sampah perkotaan yang didaur ulang menjadi biomass lalu digunakan sebagai bahan bakar produksi semen.

Wisata Green Industry dan prinsip Tripple Bottom Line

YUNI7367-Optimized

Dari sekian petualangan dan pengetahuan yang saya dapatkan selama mengikuti  Wisata Green Industry bersama PT. Semen Indonesia, ada satu hal yang jadi perhatian saya. Perhatian itu saya tujukan pada prinsip Tripple Bottom Line yang menjadi kebijakan perusahaan Semen Indonesia dalam mencapai tingkat keberlanjutan. Pilar Tripple Bottom Line adalah Profit (Ekonomi), People (Sosial), dan Planet (Lingkungan).

Setiap perusahaan tentu saja membutuhkan Profit sebagai penunjang ekonomi. Termasuk Semen Indonesia. Jika profit yang dihasilkan perusahaan bagus yang terjadi adalah kinerja perusahaan akan terus tumbuh sehingga dapat melakukan perencanaan jangka panjang. Dengan profit yang didapat, perusahaan dapat mencetak People yang berprestasi sehingga dengan mudah mengembangkan dampak positif sosial di masyarakat. Walau 2 hal tersebut sudah terpenuhi, namun Semen Indonesia tak serta merta puas. Ada satu lagi yang membutuhkan perhatian, yaitu Planet. Jika kondisi lingkungan sehat yang terjadi adalah tercapainya mata rantai yang saling berkaitan satu sama lain. Ekonomi dapat, Sosial mendukung,  dan lingkungan terkendali.

Meski hanya sehari mengenal PT. Semen Indonesia akan tetapi saya bisa merasakan langsung wujud pilar Tripple Bottom Line tersebut. Sesuai orientasi Semen Indonesia selain mengutamakan pertumbuhan profit tetapi juga pengembangan lingkungan sosial yang bersih dan sehat. Salah satu perwujudannya dengan mengadakan program Wisata Green Industry.

10943626_10202904467726440_1029456194_n

Begitulah cerita pengalaman saya selama mengikuti Wisata Green Industry. Dari tulisan diatas saya mengambil kesimpulan bahwa apapun kegiatannya alam harus selalu dilindungi dan dilestarikan agar sampai kapanpun bumi tetap kokoh tak tertandingi, seperti Semen Indonesia hehe..