Proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya

Ketika akan menuju ke Kantor Samsat Manyar untuk proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya, saya hampir saja kecele masuk ke gedung Dispenda. Bahkan stang motor pun sudah belok kedalam parkiran gedung. Sebelum semua terlambat saya lalu balik kucing lagi ke jalanan raya Manyar hihi..

Kalau dipikir saat itu saya tidak sedang melamun tetapi memang benar-benar kecele. Gara-garanya saya tertipu oleh segerombolan orang yang berdiri di bahu jalan persis didepan pagar gedung sambil melambaikan tangan ke arah pengendara yang lewat sambil menawarkan jasa bayar pajak motor. Apalagi di dekat mereka banyak motor yang parkir berjajar secara sembarangan. Jelaslah saya tertipu dan menganggap gedung tersebut adalah gedung Samsat. Ditambah lagi dipojokan gedung itu ada baliho besar yang gambarnya Pak Karwo lagi promosi pembebasan biaya balik nama dan pemutihan. Siapa sangka kalau gedung itu punya Dispenda yang letaknya tetanggaan sama kantor Samsat. Ih, bertahun-tahun tinggal di Surabaya masih nggak apal juga kantor Samsat hihi..

Setelah keluar dari area kantor Dispenda saya sampai tertawa-tawa sendiri membayangkan kecerobohan yang barusan saya lakukan. Bahkan lho ada satu calo yang mendekati saya dengan sok taunya menebak kalau saya mau ke kantor Samsat. Dia bilang gini “Mau ganti plat motor, yaa”. Ya elaahh kok tau sih kalau saya mau ke Samsat. Dan kok tau juga kalau saya mau ganti plat nomor. Memangnya sampean siapanya saya… untung dia gak bisa nebak dalamnya hati saya ketika melihat betapa kasihannya raja Jalal saat diomeli ratu Jodha haha…

Di dalam kantor Samsat saya langsung masuk nemui bagian Informasi. Seperti yang dijelaskan oleh petugas cantik yang ada disana, syarat untuk proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya bisa dilihat di postingan Cara Ngurus Balik Nama Kendaraan Sendiri Tanpa Calo

IMG_20150105_113219
Suasana didalam Samsat

Pertama-tama saya diminta ke loket no. 12, tempat pengambilan formulir cek fisik kendaraan. Selanjutnya formulir itu digesek ke nomor rangka kendaraan dulu. Waktu itu saya dibantuin sama petugas cek fisik dan seperti yang selama ini beroperasi ujung-ujungnya petugas minta bayar seikhlasnya. *Pungli gak sih kayak gini?* Karena saya perempuan dan gak tau letak nomor rangka kendaraan itu disebelah mana, ya sudahlah saya kasih uang sepuluh ribu. Lagian dia bersedia membantu merapikan sekaligus menjaga dokumen-dokumen saya ketika saya harus mengembalikan kendaraan kembali ke tempat parkir.

Setelah semuanya beres saya kembali lagi ke bagian Informasi. Nahasnya dokumen-dokumen yang tadi sudah ditata rapi oleh petugas cek fisik semuanya dibongkar habis-habisan karena format tatanannya salah semuaaa. Jiahhh tau begitu tadi gak usah repot-repot ngerapihin, Paakkk! 😀

IMG_20150105_114444
Buat arek Suroboyo yang pajak motornya telat ingat batas bayarnya biar dendanya gratis!

Dokumen yang sudah benar formatnya selanjutnya di bawa ke loket no. 8 untuk dibuka blokirnya. Setelah itu dokumen dibawa ke loket no. 11 tempat ngurus Mutasi Keluar. Pokoknya jangan heran deh kalau ngurus kendaraan seperti orang ngider dokumen dari loket ke loket wkwk

Yang terakhir adalah menuju ke loket 12 untuk meminta Surat Keterangan Fiskal. Surat ini sebagai pengantar karena pindah Samsat. Maksudnya seluruh dokumen motor yang selama ini tersimpan di Samsat Surabaya Timur akan dipindahkan ke Samsat Surabaya Selatan, disesuai dengan alamat KTP saya.

Paham sampai disini? Oke lanjut! 😀

Berbekal Surat Keterangan Fiskal, sambil membawa dokumen saya diminta menuju ke Gudang Arsip di lantai 3. Awas, jangan sampai keliru masuk ruangan soalnya di gudang arsip ini ada 2 tempat, gudang untuk R2 dan R4. Jangan seperti saya, sempat keliru kamar haha…

Gudang arsip ini menyimpan seluruh dokumen kendaraan bermotor dari mulai beli sampai dokumen pembayaran pajak bertahun-tahun lalu. Jadi jangan kaget kalau keluar dari gudang arsip kemudian bawa segambreng dokumen. *troli mana, troli…*

IMG_20150129_164823
Harus ada bukti kwitansinya, yah!

Dengan membawa segambreng dokumen saya harus balik lagi ke loket nomer 12 untuk kemudian digantikan Surat Tanda Terima pengganti STNK dan membayar Biaya Mutasi Keluar sebanyak Rp. 75.000,-

Untuk sementara proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya  sudah selesai. Selanjutnya saya harus menunggu selama kurang lebih satu minggu. Dan selama itu saya bisa bebas, sebebas raja jalanan hahaha… *tertawa sombong*. Gimana nggak bebas lha wong kemana-mana gak usah ubek-ubek cari STNK dulu. Bekal yang dikasih buat saya hanya satu, yaitu Tanda Terima sajoo. Asik, kan.. 😀

Balai Pemuda dan Pusat Informasi Wisata Surabaya

Siapa yang nggak tau Gedung Balai Pemuda. Orang Surabaya pasti taulah dimana lokasinya. Selurusan dengan Plasa Surabaya tapi gak bisa langsung lurus, harus muter dulu lewat monumen Bambu Runcing. Tau sendirilah kalau jalan-jalan di Surabaya gak pakai muter dulu rasanya kurang afdhol hehe..
2015-01-22_02-46-26

Kemarin siang saya datang ke Balai Pemuda. Niatnya cuma satu, ambil brosur agenda wisata di kantor Surabaya Tourism Information Centre. Kedengarannya seperti gak ada kerjaan ya, ngoyo datang kesana tapi hanya buat minta brosur. Yah apalah saya ini gara-gara temanya Liga Blogger pekan ini yang harus menunjukkan agenda wisata tahunan daerah sehingga mau nggak mau saya harus minta data ke sana. *salahkan admin LBI!* hehe… Ampun, Min.
2015-01-22_02-45-50

Lokasi Balai Pemuda ini bersebelahan dengan kantor DPRD Surabaya. Letaknya persis di pojok pertigaan antara jalan Gubernur Suryo dan jalan Yos Sudarso, dua jalan yang tiap hari selalu dipadati kendaraan. Apalagi kalau sudah musim demo, wah harus jalan ngesot. Tapi inilah kecintaan saya dengan Surabaya, semacet-macetnya jalanan tetap bisa diterobos hanya dengan hitungan menit. Gak sampai jam-jaman. *tiba-tiba pengin peluk Bu Walkot* lah apa hubungannya ya hehe..

Gedung Balai Pemuda ini merupakan gedung cagar budaya yang sekarang sering digunakan untuk even-even yang bersifat pelayanan. Setiap hari gedung ini selalu didatangi masyarakat. Selain sebagai pusat informasi wisata, di dalam kompleks gedung ini juga terdapat Perpustakaan Kota Surabaya. Kalau hari Minggu halaman gedung ini kerap dijadikan sebagai tempat pertunjukan macam jaranan, dan reog.

Salah satu ruang pelayanan yang saya masuki adalah Tourism Information Centre. Di dalam ruangan itu terdapat seperangkat meja kursi gaya kuno. Di sekitar meja kursi itu terdapat dua rak dan etalase besar. Salah satu rak berisi brosur informasi hotel, resto, museum, tempat wisata, dan lain-lain. Sedangkan rak lainnya berisi katalog dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Madura. Di dalam etalase terdapat souvenir dan pernik-pernik khas Surabaya.
IMG_20150122_104447

2015-01-22_02-44-23
Program yang saat ini sedang digalakkan Tourism Information Centre adalah Surabaya Shopping and Culinary Track 2015. Adapun rute tracknya adalah:

Hari Selasa:
Balai Pemuda – Balai Kota/Taman Surya – Taman Bungkul – Masjid Al Akbar – Royal Plaza – Patung Suroboyo (depan KBS) – Balai Pemuda

Hari Sabtu dan Minggu:
Balai Pemuda – Balai Kota/Taman Surya – Taman Hiburan Pantai Kenjeran Lama – East Cost Center – Sentra UKM Meer – Taman Flora/Kebun Bibit Bratang – Balai Pemuda

Lalu bagaimana dengan perpustakaan Kota?
Secara keseluruhan tampilan perpustakaan kota tampak hebat. Sayang saya gak bisa mengambil gambar suasana di dalam, kata petugasnya kalau mau foto harus minta surat ke Dinas dulu. Whaladalahh leren ngurus surat dhisek 😀

Saya gambarkan, didalam perpustakaan terlihat banyak buku. *yo jelas namanya saja perpustakaan*. Buku-buku itu tersusun rapi di rak-rak yang tersusun sesuai ketagori. Selain rak buku terdapat meja-meja dan beberapa unit sofa empuk. Di meja itu saya lihat pengunjungnya tak sekedar membaca buku tapi juga membuka leppie. Sayang disana gak ada barista dan pelayan yang nyuguhi kopi hehe..

Oya di dalam perpustakaan itu juga terdapat unit-unit komputer yang disediakan buat pengunjung bila ingin internetan atau bermain game. Semuanya gratis!
Khusus anak-anak juga disediakan area sendiri lengkap dengan mainan dan komputer anak-anak. Asik, kan?

Nah bagaimana dengan di kotamu kawan, adakah paket wisata atau Perpustakaan Kota/ Kabupatennya?

Kalender Even Wisata Surabaya 2015

Awal tahun Dinas Pariwisata Surabaya sedang gencar-gencarnya membuat Kalender Even Wisata Surabaya 2015 yang dirangkum untuk setahun kedepan. Isi kalendernya berupa event rutin tahunan atau event baru yang diselenggarakan untuk menarik wisatawan yang berkunjung ke Surabaya. Itu pula yang saat ini sedang digalakkan oleh Pemerintah Kota Surabaya melalui Surabaya Tourism Information Center di jalan Gubernur Suryo 15 Surabaya.

Saat membutuhkan informasi kalender even wisata saya kerap datang ke kantor Surabaya Tourism Information Center. Tidak hanya mendapatkan katalog, disana saya juga mendapat macam-macam brosur, seperti brosur hotel, brosur restoran, brosur salon, dan lain sebagainya yang ada di kota Surabaya dan wilayah sekitar Jawa Timur – Madura. Dan satu lagi sebuah majalah Surabaya City Guide yang diterbitkan oleh Suara Surabaya Media dan didukung oleh Pemerintah Kota Surabaya.

2015-01-22_02-50-56
Oleh-oleh brosur 😀

Namun ada yang berbeda ketika kemarin saya datang ke kantor Informasi pariwisata yang ada di dalam kompleks Balai Pemuda ini. Setelah mengisi buku tamu saya tak mendapati katalog kalender event kota Surabaya yang biasanya tertumpuk rapi di dekat meja pelayanan. Di salah satu rak di dalam ruangan itu saya hanya mendapati brosur-brosur saja. Menurut petugas yang ada disana, saat saya tanyakan dimana saya bisa mendapatkan katalog kalender event tahunan, jawaban yang diberikan adalah untuk tahun ini kalender wisata Surabaya tidak di cetak seperti biasanya akan tetapi di buatkan brosur yang diupdate secara dwi bulanan. Alasan tidak dibuatkan buku katalog karena jadwalnya sering berubah sehingga kasihan pengunjung yang sudah kecele. Untuk mengetahui informasi kalender even wisata di Surabaya pengunjung dapat membaca melalui brosur yang terpampang di pintu masuk Surabaya Tourism Information Center atau di papan pengumuman di sekitar kompleks Balai Pemuda. Selain itu pengunjung juga dapat mengakses melalui website www.sparklingsurabaya.info atau menghubungi langsung ke nomor 031-5340444.

IMG_20150122_111148
Brosur-brosur seputar even Surabaya terpasang di papan kompleks Balai Pemuda

Hampir sama dengan kalender wisata tahun sebelumnya, sesuai informasi yang saya dapat, untuk tahun ini Kalender Even Wisata Surabaya 2015 masih didominasi dengan menampilkan kesenian-kesenian Jawa Timur seperti ludruk, ketoprak, jaranan, campursari, wayang, dan keroncong. Yang membuat berbeda adalah banyaknya even pameran Dwi Tunggal Muesum dan Pameran Bersama Sepuluh Museum se-Jatim yang diadakan di Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh November selama tahun 2015 ini. Berita baiknya masyarakat Surabaya bisa mengikuti Surabaya Shopping and Culinary Track dengan menggunakan bis kota yang disediakan khusus untuk pengunjung. Dengan hanya membayar Rp. 7.500,- masyarakat sudah bisa menikmati jalan-jalan dengan rute perjalanan yang sudah disusun oleh Surabaya Tourism Information Center dengan tempat kumpul di balai Pemuda Surabaya.

IMG_20150122_111126
Brosur Kalender Even Wisata Surabaya 2015 yang dipasang di pintu masuk Surabaya Tourism Information Centre

Berikut ini adalah kalender even Surabaya bulan Januari – Februari 2015:

Kelendar Even bulan Januari:
23 Januari 2015 – Surabaya Property Expo – Grand City Convex
24 Januari 2015 – Ketoprak – Balai Pemuda Surabaya
22-25 Januari 2015 – Galaxy Wedding 2015 – Galaxy Mall Surabaya
25 Januari 2015 – Pameran Dwi Tunggal Museum – Tugu Pahlawan

Kelendar Even bulan Februari:
Februari – International Art Festival – Ciputra World Surabaya
Februari – Surabaya Heritage Track ‘Lunar Tracks’ – House of Sampoerna
1 Februari 2015 – Campursari – Taman Jayengrono
1-7 Februari 2015 – Perak Project – Galaxy Mall
7 Februari – Wayang Orang – Balai Budaya Surabaya
8 Februari – Band – Taman Flora
4-8 Februari – Trend Moslem Beauty Expo – Grand City Surabaya
15 Februari – keroncong – Taman Prestasi
21 Februari – Wayang Potehi – Balai Budaya Surabaya
27 Februari – Premier Wedding Fair – Grand City Surabaya
7-15 Februari – Galaxy Interior – Galaxy Mall
22 Februari – Pameran Dw Tunggal Museum – Tugu Pahlawan
22 Februaru – Jaranan – Taman Bungkul
28 Februari-1 Maret – Galaxy Early Bird Sale – Galaxy Mall

Nah buat teman-teman yang ada rencana datang ke Surabaya 1-2 bulan mendatang silakan manfaatkan Kalender Even Wisata Surabaya 2015 ini, sayang lho kalau semua dilewatkan begitu saja.. 😉

Cara ngurus balik nama kendaraan sendiri tanpa calo

Desember kemarin masa berlaku plat nomor motor saya habis dan saya berencana melakukan balik nama kendaraan. Momennya pas. Plat minta ganti, STNKnya juga mati. Kok ya ndilalahnya pas Pakde Karwo (Gubernur Jatim) sedang memberlakukan penggratisan biaya balik nama hingga bulan Februari 2015 nanti. Padahal konon ngurus balik nama butuh biaya mahal! Nah, mumpung sekarang motor saya sedang menanti proses pengurusan saya akan menceritakan bagaimana cara Balik Nama Kendaraan di Surabaya.

Di STNK motor tercatat bahwa pajak motor saya berlaku hingga 30 Desember 2014. Mulanya bingung bagaimana cara balik nama kendaraan. Apakah saya perlu meminjam KTP pemilik lama atau tidak. Saya sudah menghubungi pemilik lama, dan katanya untuk balik nama nggak usah pakai KTPnya dia, cukup pakai KTP saya aja. Karena tidak yakin saya datangi kantor SAMSAT sekalian minta penjelasan.

Tanggal 17 Desember 2014 saya datang ke Kantor Samsat Surabaya Selatan di daerah Ketintang. Samsat Ketintang ini memang menaungi Kecamatan saya tinggal (Di sesuaikan dengan alamat KTP). Dan begitu masuk parkiran SAMSAT, wuihhh buanyakk banget calo-calo berkeliaran. Setiap ada motor yang masuk ke parkiran mereka antusias menyambut.

“Mau perpanjangan motor?”
“Perlu dibantu bayarkan pajak?”
“Sini saya proseskan, gak pakai lama…”

Satu sama lain saling berebut. Tapi sambil bisik-bisik.

Dan begitu saya masuk, ada calo yang langsung tau keperluan saya apa. “Mau ganti plat, ya?”

Huhuhu… mau bohong bilang nggak jelas tidak mungkin, wong jelas-jelas plat saya bulan 12.14. Tapi kalau bilang iya, nanti dikira mau pakai jasanya dia. Dari pada dikejar-kejar saya ngaku setengah bohong, “nggaaakkk, mau mampir aja kesini” hahaha..
Maaf Pak Calo saya bohongi Anda 😀

Saran saya buat teman-teman agar tetap hati-hati bila berhadapan dengan calo. Dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, begitu masuk Samsat segera cari meja informasi didalam kantor. Pesan saya jangan sekali-sekali tanya orang di luar kantor Samsat, baik bertanya mengenai syarat membayar pajak atau ongkos biaya pembayaran pajak sebab bukan tidak mungkin yang kita hadapi adalah calo. Tapiii jangan juga pasang wajah takut atau bingung, biar gak ngetarani kalau kita orang awam. Santai aja, seolah-olah sudah sering masuk kantor Samsat. 😛

Informasi penting, Proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya

Begitu di meja informasi, petugas akan memberi penjelasan apa-apa saja syarat untuk pengurusan balik nama kendaraan. Seperti yang saya alami, petugas meminta BPKB dan KTP saya asli untuk dilihat di wilayah mana BPKB saya terdaftar. Ternyata setelah dijelaskan petugas BPKB saya terdaftar di Samsat Surabaya Timur karena alamat tinggal pemilik lama berada di wilayah Surabaya Timur. Sehingga sebelum diproses lebih lanjut saya harus melakukan mutasi dulu dari Samsat Surabaya Timur ke Samsat Surabaya Selatan.

Dari sinilah perjuangan dimulai…

Sebelum datang ke Samsat saya lebih dulu menyiapkan fotocopy data-data pendukung beserta map dan materai 6000 1 lembar. Sengaja saya fotocopy diluar agar tidak wira-wiri dan antri foto copy di Samsat. Irit waktu dan biaya juga soalnya foto copy di Samsat mahal hihi..

Yang perlu disiapkan untuk proses Balik Nama Kendaraan adalah: BPKP asli, KTP asli (KTP pemilik baru), STNK asli dan Kwitansi asli bermaterai 6000. Ketiga data tersebut di fotocopy sebanyak 3 kali. Saran saya fotocopynya dilebihkan buat jaga-jaga kalau ada keperluan tambahan.

Untuk kwitansinya diisi saja harga beli sepeda motor berapa. Kalau lupa harga boleh diisi sembarang yang penting harganya masuk akal hehe. Ngisi tanggal di kwitansinya disesuaikan juga dengan waktu pengurusan ya biar semua sama, walaupun belinya sudah 3 tahun kepungkur.

Segini dulu ya langkah bagaimana cara Balik Nama Kendaraan sendiri tanpa calo di Surabaya. Untuk mengetahui proses selanjutnya silakan baca postingan Proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya dan Biaya balik nama kendaraan di Surabaya tahun 2015. Biar stepnya runut dan tulisannya gak terlalu panjang. Soalnya ngurus balik nama motor butuh waktu lama, sampai sekarang aja masih belum kelar. Dan jangan heran bila ketemu saya dijalan lalu melihat plat motor saya mati. Tetap nyapa aja dan jangan sekali-kali melakukan tilang sebab saya sudah dibekali surat sakti! Huahahahaha….. *tertawa songong*

 

Diundang on air Gebyar BCA Kebanggaan Indonesia

Ini undangannya yang dikirim ke email lengkap dengan round down acara
Ini undangannya yang dikirim ke email lengkap dengan round down acara

Sejak jadi blogger, sudah beberapa kali saya diajak ke acara On air. Di Stasiun radio malah pernah jadi narasumber. Dari pengalaman itu saya jadi tau bagaimana proses siaran hingga penyiar bisa ngomong lancar dengan suaranya yang merdu.

Sabtu, 29 Nove, pengalaman melihat langsung proses On Air saya bertambah. Dari On Air di radio menjadi On air di Televisi. Yah, meskipun on air kali ini saya tidak didaulat jadi narasumber *siapa kamu tiba-tiba muncul jadi narasumber hehe*. Dapat undangan exclusive secara personal aja udah sesuatu..

Ceritanya, beberapa waktu lalu ada email masuk dari GoodLife BCA. Isi emailnya GoodLife BCA ngundang saya untuk mengikuti acara off air dan on air Gebyar BCA di Surabaya yang ditayangkan di Net. TV. Jelas senang dong, jarang-jarang Gebyar BCA live di Surabaya. Biasanya kan di Jakarta, tuh. Sstt tau gak sih, undangan itu sebenarnya khusus ditujukan untuk nasabah prioritas BCA. Tau sendirilah berapa saldo nasabah prioritas. Mm.. memang sih saya juga nasabah BCA, syukur Alhamdulillah saldo saya hingga saat ini sudah mencapai 100 M! Embeerrr…. 😀

YUNI6947Dua hari sebelum hari H, BCA menghubungi saya untuk mencarikan 2 blogger Surabaya (1 undangan berlaku 2 orang). Setelah beberapa kali dapat tolakan karena alasan waktu, akhirnya dapat juga. Maklum karena rata-rata mereka pekerja dan ada pula yang rumah tangga. Gak bisa maksa juga.

Beberapa jam menjelang acara saya kirim pesan ke teman-teman untuk janji ketemuan. Masalahnya lokasi acara Gebyar BCA ini berada di Pangkalan Tentara area Monumen Jalasveva Jayamahe di kompleks Armada Timur TNI. Tidak semua orang bisa masuk ke sini dan undanganlah satu-satunya free pass masuk. Supaya tidak saling tunggu-tungguan saya minta mereka kumpul jam 5 sore, buat jaga-jaga telatnya nanti. Di undangan sebetulnya tertulis 18.30.

Setengah 5 saya mulai OTW. Baru juga jalan ratusan meter tiba-tiba matic saya mati plethes. Distater no respon. Wes pokok’e ngadat maksimal! Mana sudah dandan cantik, eh keringat sak jagung-jagung. Lihat langit udah gelap aja. Nyari bengkel pada tutup. Setelah melalui proses serba sulapan akhirnya matic berhasil dikandangin dan kami berangkat dengan motor lainnya.*rental motor, Buk?* hehe

Sampai didaerah Perak saya dan Mas Rinaldi pakai acara nyasar. Kesasarnya jauh pula. Selama ini yang kami tau jalanan Perak itu hanya arah pelabuhan. Untung ada Polisi baik yang membantu menunjukkan arah.

Didekat pintu check undangan, sudah 1 teman yang hadir. Yang lainnya malah ada yang masih dirumah. Huh! Bikin sebel! Masa iya kami harus nunggu dia. Kalau sudah dijalan sih gapapa, lha ini masih dirumah. Andai lokasinya gak jauh seperti ini saya pun tau diri gak nyuruh mereka datang lebih awal. Lha ini kan kami harus ngikuti peraturan Armatim. Bingung juga mau ditinggal atau ditunggu. Andai dia datang saya gak mungkin juga balik lagi ke pintu check undangan. Masuk ke monumennya aja segitu jauhnya. Belum nanti ke masjid sholat Maghrib dulu.

Setelah diskusi kami memutuskan masuk. Yang telat terserah aja soalnya sudah maghrib dan gerimis. Acaranya sudah mau mulai.

Masuk kedalam Armatim pemandangannya bagus banget, angin lautnya segar. Sayang kami tak bisa menikmati karena hujan deras. Menunggu reda kami sholat dulu di Masjid Armatim.

Di kompleks Armatim itu seperti kita sedang berada di Museum Kapal. Ada banyak Kapal perang milik TNI AL yang bersandar, salah satunya Kapal Phinisi Dewa Ruci.

Gebyar BCA live Surabaya

Masuk kedalam venue suasana sudah ramai. Kursi di round table sudah penuh. Yap, akhirnya memang kami telat. Sampai venue sudah jam 19.00.

Secara keseluruhan tata letak sekitar panggung begitu mewah. Di dalam tenda yang serba hitam itu banyak ditemukan accesories berbau kelautan nusantara, seperti mutiara, kerang, pasir pantai, dan kain batik yang disalur-salurkan disepanjang jalan masuk. Di beberapa sudut tampak meja berisi banyak menu makanan khas hidangan Indonesia. Konser ini mengangkat tema Kebanggaan Indonesia, jadi segalanya juga bersentuhan dengan sesuatu yang berhubungan dengan Indonesia.

IMG_20141202_164135
Ciehhh 😀

Untuk memuaskan tamu undangan BCA dan Net. juga menyediakan area foto dengan background Kapal Dewa Ruci, lho.. semua tamu undangan boleh foto disana dan langsung mendapat hasil cetakannya. Super keren, sih!

Beberapa menit sebelum mulai On Air, diruangan yang penuh sesak dan gelap itu samar-samar saya melihat Andre Taulani, Gista Putri dan 2 pembawa acara The Comment. Lupa namanya siapa. Dari jauh saya lihat Andre tampak dekat dengan penonton. Bahkan ketika ada beberapa anak kecil minta foto, Andre dengan sotoynya pasang muka lucu.

YUNI6901

Konser dibuka oleh suara Armand Maulana, grup band GIGI. Lalu ada Duo Maia menyanyikan lagu Ratu Sejagat. Bertubi-tubi ada Ruth Sahanaya muncul membawakan lagu Andai Kan Ku Kembali. Di tengah konser Andre sempat duet dengan Citra Scholastika menyanyikan Bulan Lautan tapi Kolam Susu.

Ada yang menarik dengan penampilan GIGI di lagu ke dua. Ketika memulai beberapa bait lagu Janjimu, Armand sedang beraksi di atas kendaraan tempur di seberang panggung. Saya dan seluruh undangan merasa heran ketika mendengar suara Armand, tapi yang tampak dipanggung hanya Dewa Bujana dan kawan-kawan. Ternyata oh ternyata..

Secara keseluruhan saya puas menghadiri acara Gebyar BCA dan Net. TV. Panitia sudah bekerja begitu maksimal termasuk ekstra keras ketika hujan tiba-tiba mengguyur Surabaya. Terima kasih GoodLife BCA semoga tidak kapok ya mengundang saya ke acara BCA selanjutnya 🙂
IMG_20141202_163406

 

Kavling sajadah

Musholla Darussalam Bratang, Surabaya
Musholla Darussalam Bratang, Surabaya

Ini adalah pemandangan Musholla Darussalam yang letaknya 20 meter dari rumah saya. Setiap Ramadhan tiba Musholla ini selalu memanfaatkan jalanan kampung (gang) untuk pelaksanaan sholat tarawih. Foto ini saya ambil pada 22 Ramadhan 1435H lalu sekitar pukul 4 sore, tak lama usai karpet digelar.

Perhatikan sajadah merah dan biru yang sudah terhampar lalu ditinggal pemiliknya itu..

Kebiasaan warga disini adalah dulu-duluan mendapatkan tempat sholat yang menurutnya nyaman dan strategis. Tempat yang sudah dikavlingi sajadah tidak boleh ada yang memindah. Kalau masih nekat memindahkan siap-siap saja ditegur dan mencari tempat lain lagi 🙂

“Foto ini diikutsertakan dalam Lomba Foto Blog The Ordinary Trainer”

logo

Festival Rujak Uleg Surabaya 2014: Rukun menikmati sepiring rujak

“719.. 720.. 721.. Mulai!” Aba-aba Djadi Galajapo kepada seluruh peserta Festival Rujak Uleg Surabaya 2014 kemarin siang di jalan Kembang Jepun Surabaya.

Ribuan warga Surabaya 'tumplek blek' menonton Festival Rujak Uleg Surabaya 2014
Ribuan warga Surabaya ‘tumplek blek’ menonton Festival Rujak Uleg Surabaya 2014

Festival Rujak Uleg Surabaya 2014 merupakan bagian perayaan Hari Jadi Kota Surabaya yang ke 721. Acara rutin yang setiap tahun dilaksanakan di bulan Mei ini selalu diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan. Beragam instansi dan profesi turut menyemarakkan. Bahkan demi menarik perhatian juri dan pengunjung mereka sampai harus berdandan lucu dan unik. Alhasil dandanan mereka kerap menjadi jujugan moncong kamera. Sebaliknya, semakin banyak moncong kamera mendekat maka semakin uniklah gaya meraka hingga tak jarang membuat orang lain tertawa. Mereka berjoget sambil meneriakkan yel-yel.

Seperti salah satu peserta yang saya temui kemarin. Peserta ini menggunakan kostum badut dan tampak akrab dengan petugas Dishub yang sedang berdinas. Sambil melayani pengunjung yang ingin berfoto bersama, saya iseng bertanya:

“Bapak dari mana?”

“Dari mana yaa?” si Bapak menjawab sambil tertawa malu-malu…

“Anu mbak..” sambil tetap malu-malu. “Dari Dinas..” lama diam. “Perhubungan” kemudian cekikikan.

Melihat gaya malu-malu si badut saya pun tertawa terpingkal. Sambil berseloroh saya menggoda si badut “Oh, pantesan akrab sama petugas Dishub..” yang kemudian diikuti tertawa teman-temannya.

Peserta Festival Rujak Uleg Surabaya 2014 dari Dinas Perhubungan
Peserta Festival Rujak Uleg Surabaya 2014 dari Dinas Perhubungan
(Bukan) Bocah SD
(Bukan) Bocah SD

Lain Dishub lain pula tampilan Ibu-ibu dari Disperinda Perak ini. Saat turun dari bis yang membawa mereka saya ijin memotret karena kostumnya unik. Begitu saya mengarahkan kamera, seseorang dari mereka teriak: “Eh difoto lho reek…”

Usai saya potret, tanpa malu-malu mereka memberi pesan khusus: “Mbak-mbak jangan lupa ya, dari Disperindo Perak. Trus nanti tambahkan yel-yel “Geni.. geni-geni.. Bulll!” (api.. pai-api.. bull)

Festival Rujak Uleg Surabaya 2014 kemarin berlangsung meriah. Jalanan Kembang Jepun yang merupakan kawasan niaga bersejarah di kota Surabaya dan sehari-harinya padat oleh lalu lalang mobil box kini lengang berganti meja-meja yang diatasnya terdapat cobek dan ulegan.

NGULEG ROSO
NGULEG ROSO

Sebelum acara dimulai mereka asyik berjoget mengiringi alunan musik dangdut yang dibawakan oleh Orkes Melayu lokal. Lagu pokok’e joget yang liriknya diubah menjadi pokok’e nguleg semakin menambah keseruan. Tanpa malu-malu semua peserta dan pengunjung bergoyang.

“Pokok’e nguleg.. pokok’e nguleg.. pokok’e nguleg..”

Joget Pokok'e nguleg.. pokok'e nguleg
Joget Pokok’e nguleg.. pokok’e nguleg

Suasana semakin seru manakala Bu Risma hadir dan menyapa peserta satu persatu dari ujung ke ujung. Seolah jumpa fans, mereka saling berebut salaman dan sesekali meminta foto bersama. Sambil tak henti tersenyum, Mak’e arek-arek ini melambaikan tangan kepada pengunjung yang berdiri di belakang garis pembatas.

20140518-YUNI2315

Usai memberikan pidato pembukaan, acara nguleg bersama pun resmi dibuka.

20140518-YUNI2415

Menikmati sepiring rujak rame-rame
Menikmati sepiring rujak rame-rame

Tak hanya peserta saja, Panitia dari Pemerintah Kota juga turut nguleg dengan cobek berukuran raksasa yang telah disediakan di tengah-tengah panggung. Walikota, Wakil Walikota, Kepala Dinas, semuanya nguleg rujak bersama-sama.

Cobek besar yang sebelumnya digunakan 'nguleg' oleh Walikota beserta pejabat Pemkot sebagai simbolis
Cobek besar yang sebelumnya digunakan ‘nguleg’ oleh Walikota beserta pejabat Pemkot sebagai simbolis

Di akhir acara, rujak yang telah diuleg dibagikan kepada pengunjung yang sejak tadi menunggu. Meski ribuan warga Surabaya ‘tumplek blek’ dijalanan namun tak ada adegan saling rebut.

Festival Rujak Uleg Surabaya 2014 ini menjadi contoh bahwa sesama warga harus saling hidup rukun. Hal itu dibuktikan dengan rukunnya warga yang tak mendapat jatah piring rujak namun mereka tetap bisa menikmati secara bersama-sama bersama pengunjung yang lain.

Go Top