Bisnis · Woman Property

Cuaca tidak stabil, saatnya perhatikan kesehatan pendingin ruangan

Akhir-akhir ini cuaca di Surabaya sedang tidak stabil. Kadang mendung gelap, nggak lama kemudian berubah jadi cerah dan panasnya nyengat. Sebaliknya, kadang cuaca tampak cerah, setengah jam kemudian hujan deras. Berkali-kali saya kecele, jas hujan masih nempel di badan, eh, aspal jalan kering kerontang. Berasa jadi pasukan Gorgom turun ke jalan! wuakaka…

Begitupun kehidupan di dalam ruangan, susah ditebak maunya. Kipas angin nyala terus seharian, di nyalakan dingin, dimatiin keringetan. Malah seringnya di luar hujan, di dalam kipas anginan.

Saat masih ngantor dulu, saya yang paling cerewet urusan AC. Saya yang suka utak-atik naikin / nurunin suhu ruangan. Habisnya, ruangan disetel dibawah suhu 20 derajat, kok ya gerahnya seperti setelan 30 derajat. Masa iya, tinggal di ruangan AC, tangan masih kipas-kipas?

Image: sejasa(dot)com

Masalah timbul saat suhu AC tidak dingin lagi. Biasalah, namanya juga kantor, banyak orang keluar masuk ruangan. Entah lupa atau disengaja, keluar pintu gak ditutup lagi. Akibatnya suhu AC gak bisa nyebar, kondisi AC memprihatinkan. Pak Bos sudah berulang kali kasih peringatan, bahkan beliau sampai membuat kertas print-prinan yang ditempel di tembok. Kurang lebih seperti ini tulisannya:

• Jangan lupa tutup pintu yang rapat
• Nyalakan AC maksimal 5 jam, lebih dari itu matikan sementara waktu
• Setel suhu standar, antara 22-25 derajat
• Jangan lupa hubungi tukang AC
• AC Rusak, jangan nodong BOS!

Hihihi, Bos saya emang gitu orangnya, maklumlah masih muda. Kami aja manggil beliau dengan sebutan Mas. Jiwanya penuh petualangan, tiap hari di kantor main game mulu sambil teriak-teriak manggil-manggil Pakde Janc*k, haha..

Suatu hari AC di kantor ngadat. Semua merasa kegerahan, termasuk Mas Bos. Bisa ditebak, beliau misuh-misuh, dong, karena gak nyaman duduk lama di kantor. Ketika diminta manggil Service AC, suasana hening. Satu sama lain gak ada yang angkat telepon. Angkat aja sih bisa, nomor tukang service –nya yang gak tau.

Jadi, apa kabar poin no. 4?

Itulah masalahnya. Tiap mau nelpon tukang AC, semua pada amnesia. Teman yang janji mau nyarikan, hingga AC ngadat seperti ini gak ada wujudnya. Andai mencari informasi semudah sekarang, nyari tukang jasa apa aja tinggal googling internet. Apalagi udah ada Service Marketplace No. 1 di Indonesia, Sejasa.com

Sejasa dan Layanan informasi aneka Jasa

Sejasa.com merupakan website yang menyediakan layanan aneka jenis jasa. Disana terdapat penyedia jasa dari seluruh Indonesia. Mulai Jasa Service, Jasa Tukang, Interior Design, Jasa merawat taman, fotografer, dan lain sebagainya.
Untuk mendapatkan penyedia jasa yang sesuai dengan kriteria, pencari jasa tinggal klik jasa apa yang dicari. Supaya informasi yang didapatkan lebih spesifik, pencari jasa tinggal mengisi form kebutuhan jasa secara lengkap dan detail. Kalau perlu upload foto kondisi barang yang mau di service. Misalnya mau service AC, foto aja ACnya, lalu upload.

Pencari jasa juga harus mengisi data lengkap seperti nama, alamat, email, dan nomor telepon agar mudah dihubungi oleh penyedia jasa.

Data yang telah dikirim, akan ditindak lanjuti oleh seluruh penyedia Jasa. Jangan kaget jika kemudian datang email bertubi-tubi berisi penawaran harga.

Pilih Penyedia Jasa Rekomendasimu!

Ada saat kita ingin membandingkan harga dari jasa yang satu dengan jasa yang lain. Nah, inilah saatnya beraksi. Cari harga termurah dengan layanan yang memuaskan. Kalau masih gak yakin, pencari jasa bisa mencari ulasan review melalui sejasa. Biasanya dari review yang ditulis akan mendapatkan sedikit gambaran kinerja penyedia jasa yang mau dipilih.

***

Akhirnya tatapan tajam Mas Bos yang udah gak bisa dinegosiasi lagi, saya dan beberapa teman sikut-sikutan mencari info service AC. Memang harus diginiin dulu deh biar kami mau jalan. Kalau AC nggak ngadat gini, gak bakalan saya dan teman-teman peduli akan kesehatan AC, haha..

Oya, malam ini saya pakai jaket rangkap soalnya udara lagi dingin banget. Disamping saya, Mas Rinaldi asik nonton TV sambil kipas angin nyala kenceng. Jadi, sebenarnya badan siapa sih yang gak normal. Saya kedinginan, orang samping saya kepanasan! 🙁