Konferensi Ayah Bunda Platinum 2017 Surabaya, Yuk, Siapkan Kecerdasan Multitalenta Si Kecil Sejak Dini!

“Mama saiki (sekarang) lapo?”
“Ma, Ayahku sekarang libur”
“Aku wes maem (makan), Ma. Maem ambek (sama) telur, Ma”
“Aku arep (mau) berangkat sekolah, Ma”
“Ma, aku gak oleh (boleh) baca sama Bu Ana di kelas. Jare Bu Ana aku wes (sudah) pinter baca. Bu Ana gak adil, yo, Ma”

Setiap hari laporan-laporan seperti ini yang saya kangen dari seorang anak berusia 5,2 tahun bernama Titha. Melalui aplikasi chatting, setiap hari ada saja sapaannya masuk ke HP saya. Bikin gemes bacanya!

Percakapan saya dengan Titha sudah berlangsung setahun. Artinya, diusia 4 tahun, Titha sudah bisa menulis dan membaca. Dan, yah.. ini semua atas bantuan gadget. Dibalik keburukan gadget, masih ada sisi positif yang dapat dimanfaatkan untuk stimulasi belajar Titha. Dia bisa menulis dan membaca seperti ini karena sering ngetik menggunakan aplikasi chatting. Diluar itu dia tetap bisa menulis, membaca dan berhitung.

Pernah ada rasa bangga melihat kecerdasan pada diri Titha, namun kebanggaan saya lenyap saat mendengar wejangan dari dokter tumbuh kembang anak dan remaja,

“Diawal pertumbuhan, anak perempuan lebih cerdas dari laki-laki. Tetapii, ditengah pertumbuhan, anak laki-laki bisa menyaingi kecerdasan anak perempuan” DR. Dr. Ahmad Suryawan, SpA(K)

Read More “Konferensi Ayah Bunda Platinum 2017 Surabaya, Yuk, Siapkan Kecerdasan Multitalenta Si Kecil Sejak Dini!”

Go Top