Diundang on air Gebyar BCA Kebanggaan Indonesia

Ini undangannya yang dikirim ke email lengkap dengan round down acara
Ini undangannya yang dikirim ke email lengkap dengan round down acara

Sejak jadi blogger, sudah beberapa kali saya diajak ke acara On air. Di Stasiun radio malah pernah jadi narasumber. Dari pengalaman itu saya jadi tau bagaimana proses siaran hingga penyiar bisa ngomong lancar dengan suaranya yang merdu.

Sabtu, 29 Nove, pengalaman melihat langsung proses On Air saya bertambah. Dari On Air di radio menjadi On air di Televisi. Yah, meskipun on air kali ini saya tidak didaulat jadi narasumber *siapa kamu tiba-tiba muncul jadi narasumber hehe*. Dapat undangan exclusive secara personal aja udah sesuatu..

Ceritanya, beberapa waktu lalu ada email masuk dari GoodLife BCA. Isi emailnya GoodLife BCA ngundang saya untuk mengikuti acara off air dan on air Gebyar BCA di Surabaya yang ditayangkan di Net. TV. Jelas senang dong, jarang-jarang Gebyar BCA live di Surabaya. Biasanya kan di Jakarta, tuh. Sstt tau gak sih, undangan itu sebenarnya khusus ditujukan untuk nasabah prioritas BCA. Tau sendirilah berapa saldo nasabah prioritas. Mm.. memang sih saya juga nasabah BCA, syukur Alhamdulillah saldo saya hingga saat ini sudah mencapai 100 M! Embeerrr…. 😀

YUNI6947Dua hari sebelum hari H, BCA menghubungi saya untuk mencarikan 2 blogger Surabaya (1 undangan berlaku 2 orang). Setelah beberapa kali dapat tolakan karena alasan waktu, akhirnya dapat juga. Maklum karena rata-rata mereka pekerja dan ada pula yang rumah tangga. Gak bisa maksa juga.

Beberapa jam menjelang acara saya kirim pesan ke teman-teman untuk janji ketemuan. Masalahnya lokasi acara Gebyar BCA ini berada di Pangkalan Tentara area Monumen Jalasveva Jayamahe di kompleks Armada Timur TNI. Tidak semua orang bisa masuk ke sini dan undanganlah satu-satunya free pass masuk. Supaya tidak saling tunggu-tungguan saya minta mereka kumpul jam 5 sore, buat jaga-jaga telatnya nanti. Di undangan sebetulnya tertulis 18.30.

Setengah 5 saya mulai OTW. Baru juga jalan ratusan meter tiba-tiba matic saya mati plethes. Distater no respon. Wes pokok’e ngadat maksimal! Mana sudah dandan cantik, eh keringat sak jagung-jagung. Lihat langit udah gelap aja. Nyari bengkel pada tutup. Setelah melalui proses serba sulapan akhirnya matic berhasil dikandangin dan kami berangkat dengan motor lainnya.*rental motor, Buk?* hehe

Sampai didaerah Perak saya dan Mas Rinaldi pakai acara nyasar. Kesasarnya jauh pula. Selama ini yang kami tau jalanan Perak itu hanya arah pelabuhan. Untung ada Polisi baik yang membantu menunjukkan arah.

Didekat pintu check undangan, sudah 1 teman yang hadir. Yang lainnya malah ada yang masih dirumah. Huh! Bikin sebel! Masa iya kami harus nunggu dia. Kalau sudah dijalan sih gapapa, lha ini masih dirumah. Andai lokasinya gak jauh seperti ini saya pun tau diri gak nyuruh mereka datang lebih awal. Lha ini kan kami harus ngikuti peraturan Armatim. Bingung juga mau ditinggal atau ditunggu. Andai dia datang saya gak mungkin juga balik lagi ke pintu check undangan. Masuk ke monumennya aja segitu jauhnya. Belum nanti ke masjid sholat Maghrib dulu.

Setelah diskusi kami memutuskan masuk. Yang telat terserah aja soalnya sudah maghrib dan gerimis. Acaranya sudah mau mulai.

Masuk kedalam Armatim pemandangannya bagus banget, angin lautnya segar. Sayang kami tak bisa menikmati karena hujan deras. Menunggu reda kami sholat dulu di Masjid Armatim.

Di kompleks Armatim itu seperti kita sedang berada di Museum Kapal. Ada banyak Kapal perang milik TNI AL yang bersandar, salah satunya Kapal Phinisi Dewa Ruci.

Gebyar BCA live Surabaya

Masuk kedalam venue suasana sudah ramai. Kursi di round table sudah penuh. Yap, akhirnya memang kami telat. Sampai venue sudah jam 19.00.

Secara keseluruhan tata letak sekitar panggung begitu mewah. Di dalam tenda yang serba hitam itu banyak ditemukan accesories berbau kelautan nusantara, seperti mutiara, kerang, pasir pantai, dan kain batik yang disalur-salurkan disepanjang jalan masuk. Di beberapa sudut tampak meja berisi banyak menu makanan khas hidangan Indonesia. Konser ini mengangkat tema Kebanggaan Indonesia, jadi segalanya juga bersentuhan dengan sesuatu yang berhubungan dengan Indonesia.

IMG_20141202_164135
Ciehhh 😀

Untuk memuaskan tamu undangan BCA dan Net. juga menyediakan area foto dengan background Kapal Dewa Ruci, lho.. semua tamu undangan boleh foto disana dan langsung mendapat hasil cetakannya. Super keren, sih!

Beberapa menit sebelum mulai On Air, diruangan yang penuh sesak dan gelap itu samar-samar saya melihat Andre Taulani, Gista Putri dan 2 pembawa acara The Comment. Lupa namanya siapa. Dari jauh saya lihat Andre tampak dekat dengan penonton. Bahkan ketika ada beberapa anak kecil minta foto, Andre dengan sotoynya pasang muka lucu.

YUNI6901

Konser dibuka oleh suara Armand Maulana, grup band GIGI. Lalu ada Duo Maia menyanyikan lagu Ratu Sejagat. Bertubi-tubi ada Ruth Sahanaya muncul membawakan lagu Andai Kan Ku Kembali. Di tengah konser Andre sempat duet dengan Citra Scholastika menyanyikan Bulan Lautan tapi Kolam Susu.

Ada yang menarik dengan penampilan GIGI di lagu ke dua. Ketika memulai beberapa bait lagu Janjimu, Armand sedang beraksi di atas kendaraan tempur di seberang panggung. Saya dan seluruh undangan merasa heran ketika mendengar suara Armand, tapi yang tampak dipanggung hanya Dewa Bujana dan kawan-kawan. Ternyata oh ternyata..

Secara keseluruhan saya puas menghadiri acara Gebyar BCA dan Net. TV. Panitia sudah bekerja begitu maksimal termasuk ekstra keras ketika hujan tiba-tiba mengguyur Surabaya. Terima kasih GoodLife BCA semoga tidak kapok ya mengundang saya ke acara BCA selanjutnya 🙂
IMG_20141202_163406

 

Gebyar BCA Pesta Kuliner 2014, Menang Lebih Kenyang Maksimal

Info social media itu dahsyatnya gak ketulungan.. Sekali share foto di wall aja, jika infonya menarik perhatian langsung membius siapa saja yang membaca. Salah satunya adalah informasi Gebyar Tahapan BCA Pesta Kuliner 2014. Terlebih dalam gambar itu terdapat tulisan ‘BLOGGER INVITATION’. Undangan spesial, Je! Khusus hanya buat blogger,lho! siapa yang mau menolak.. Gratisan ini.. haha..

10477043_10202822068167459_1431482645222891615_n

Nggak akan!

Nggak akan saya tolak sedikit pun! Hihi..

Begitu membaca informasi yang disebarkan Mas Gajah Pesing, saya langsung membuka email dan segera mendaftar dengan memberikan nama, nomor telepon serta alamat blog.

Esoknya, saya mendapat email balasan dari admin BCA yang memberitahukan bahwa saya diminta datang tanggal 22 Juni 2014 di jalan Tunjungan Surabaya sekaligus mengambil Golden Ticket All You Can Eat.

Hah?

Serius All You Can Eat?

Ah yang beneeerr? *pingsan sebentar bangun lagi*

Seketika saya melamun. Diam terpekur sambil merenung. Lama. Merenungi nasib yang tiba-tiba seperti keruntuhan durian sekaligus memikirkan makanan apa saja yang akan saya makan nanti. Muat nggak ya kira-kira perut inii.. bisa nggak ya makan semua makanan yang dihidangkan.. sambil berharap semoga saja saat acara nanti perut ini tidak bermasalah sehingga saya bisa mengambil tekad bulat plus dilonjongin dikit biar bisa muat banyak hihi.. *kemaruk banget sih*

Tiba hari H, sengaja saya tidak makan siang dulu. Maksudnya ingin menumpuk jadwal makan siang dan makan sore biar kenyangnya maksimal. Kenyang maksimal tapi menikmati.

Jadwal yang seharusnya jam 1, kemudian molor jadi jam 4. Sedangkan saya malah datang jam setengah 5 lebih. Nah lo gak ada yang tepat. Tapi untungnya Mas Rendy, yang jadi kasir setia saya selama acara berlangsung tetap ramah memberi dukungan agar selama 2 jam kedepan saya bisa mengelola hasrat makan agar tidak sia-sia.

Saya dan Mbak Eda menerima Golden Ticket dan tongkat Recommended Food

Saya dan Mbak Eda menerima Golden Ticket dan tongkat Recommended Food di depan Hotel Majapahit

“Mbak, saya kasih waktu 2 jam untuk menikmati makanan. Selama 2 jam itu Mbak bebas memilih makanan apa saja dan saya yang akan membayarnya” jelas Mas Rendy saat meeting point. Saya yang waktu itu jalan sama Mbak Eda seketika berbinar!

“2 Jam Mas?” teriak kami barengan.

Tanpa menunggu lama saya dan Mbak Eda langsung beringas mencari menu yang mau disantap. Ternyata gak mudah juga ya milih makanan diantara jajaran tenda yang berhadapan itu. Kayaknya semua makanan yang dijual itu menariiik semua. Belum lagi rayuan maut pemilik stand yang datang silih berganti mengajak kami agar mencoba mencicipi. Lama-lama tambah bikin galau.

Suasana Pesta Kuliner Gebyar BCA di Jalan Tunjungan Surabaya

Memiliki waktu 2 jam saya sama mbak Eda melakukannya dengan santai. Ibarat nyonya besar, Mas Rendy dengan sabarnya mengawal kemana kaki kami melangkah. Kalau sudah dapat makanan, Mas Rendy sigap maju didepan kasir. Duuh.. berasa gimanaaa gitu..

Sebagai orang Surabaya, sudah beberapa kali saya berkunjung di jalan tunjungan dengan agenda pesta rakyat seperti ini. Apalagi jalan Tunjungan terkenal dengan jalan bersejarah di Surabaya. Hanya saja saya tak bisa bebas menikmati kuliner yang ada disana. Kalaupun beli ya beli seperlunya dan nggak mungkin membeli semuanya *gosok-gosok ATM*

Tapii begitu menjadi salah satu blogger yang dipilih memegang tongkat Recommended Food dari BCA saya langsung mencari makanan yang sekiranya gak berat dan jarang dimakan. Untuk sementara malam itu saya nyamar dulu jadi bule. Makan burger, makan kebab, makan sushi, makan dimsum. Nasi gimana? Sementara saya menhindar dulu, sudah biasa makan soalnya haha.. *katrok*

 

Salah satu kuliner yang dijajakan di Gebyar BCA Pesta Kuliner
Salah satu kuliner yang dijajakan di Gebyar BCA Pesta Kuliner. Sosis Gede.

Beda antara pesta rakyat yang pernah saya kunjungi dengan pesta kuliner Gebyar BCA ini adalah cara transaksinya. Biasanya kan beli bayarnya pakai uang cash, tapi di pesta kuliner ini bayarnya pakai debit BCA dan Flazz Card BCA. Bagi yang gak punya ATM maupun Flazz Card BCA, di sana pengunjung tetap bisa menikmati dengan membeli Flazz Card BCA yang bisa diisi ulang. Satu perdana flazz card BCA harganya Rp. 20.000 dengan nominal yang sudah terisi 20 ribu juga. Mau isi ulang juga bisa langsung. Jadi nanti pengunjung bisa bebas bayar menggunakan kartu tanpa ribet itung-itung duit. Lebih mudah dan praktis!

Alat transaksi di Gebyar BCA Pesta Kuliner
Alat transaksi di Gebyar BCA Pesta Kuliner

Bagi pengunjung yang berbelanja minimal Rp. 50.000 akan mendapatkan kupon undian dengan hadiah grand prize sepeda motor 2 unit. Keren sekali..

Singkat cerita perut saya sudah kenyang maksimal. Lirik jam masih pukul setengah 7 lebih dikit. Masih ada waktu 25 menitan lagi. Merasa perut gak ada tempat longgar lagi, saya pun menyerahkan kembali Golden Ticket ke Mas Rendy.

“Mas, nyerah deh. Saya kembalikan lagi ya tiketnya”

“Kenapa Mbak, masih ada waktu, lho..”

Mas Rendy yang saya serahi tiket menerima sambil ketawa-ketiwi nakal. Duh, Mas, andai perut ini masih ada tempat pengen sih menghabiskan semuanya..

Dan kemudian saya benar-benar menyerahkan tiket itu kepada Mas Rendy tanpa ada sesal sedikit pun hihi..

Beberapa kuliner yang saya nikmati sempat saya catat, ada Sushi-Tei, Thai Tea, Dimsum 99, Pancake Durian, Ote-ote Porong, Pisa Cafe, My Kopi-O, Kebab Masbro, Pasco&Sosis Bakar Surabaya, Crazy Chocolate dan total semuanya adalah lebih dari dua ratus ribu! Hihi..

Recommended Food
Recommended Food

Terakhir saya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada BCA yang telah memberi kesempatan kepada saya untuk menjajah kuliner di acara Gebyar BCA Pesta Kuliner 2014. Terima kasih juga buat Mas Rendy yang telah setia menjadi kasir selama acara berlangsung. Semoga BCA semakin sukses dan menjadi Perusahaan Perbankan yang dipercaya masyarakat, Amin.

Acara ditutup dengan penampilan Marcel Siahaan. Wih, jadi lupa pulang deh :D
Acara ditutup dengan penampilan Marcel Siahaan. Wih, jadi lupa pulang deh 😀