Ketika Reuni-an Bayar Dewe-Dewe

Apa yang terjadi kalau makan rame-rame di Resto tanpa lebih dulu melakukan reservasi?
Jawabannya dijutekin sama waitres! 😀

Nggak tau kenapa si waitres ini setengah-setengah kasih pelayanannya ke kita ketika saya dan teman-teman makan di sana. Saya menyadari, kekeliruan kami adalah tidak melakukan reservasi!

Ceritanya teman-teman SMK yang udah puluhan tahun gak ketemu tiba-tiba menghubungi saya ngajak reunian. Jelas dong saya senangnya amit-amit. Membayangkan muka-muka sableng mereka jaman sekolah dulu saya senyum-senyum sendiri.

Singkat kata kami janjian di Royal Plasa pintu masuk Mall. Kenapa coba harus janjian di pintu gerbang Mall? Tak taulah itu mereka ini kan lugu-lugu (kayak saya *uhuk*), alasannya takut nyasar *alasan yang gak beralasan* hehe..

Muka sih kalem, tapi kelakuan horor hehe
Muka sih kalem, tapi kelakuan horor hehe

Baiklaah, akhirnya saya datang dan menunggu di pintu gerbang..
5 menit 10 menit belum ada tampak muka-muka mereka. Sempat ragu jangan-jangan saya-nya yang gak ngenali mereka. Tiap orang lewat saya pantengin mukanya sampe detil. Ada Ibu-Ibu berempat jalan gandengan saya tatap mukanya satu persatu. Siapa tau diantara mereka ada yang saya kenal. Persis kayak polisi di kota Bebek nyari gerombolan si Berat huahaha..

15 menit berlalu tanpa kepastian saya masuk dong ke dalam Mall. Ngapain luntang-luntung kayak anak hilang di luar pintu. Begitu masuk ke dalam pintu, sekilas ada wajah yang saya kenal. Tetep ragu, takut salah orang. Lha wong puluhan tahun (lebai ini lebai.. 😀 ) gak ketemu pertumbuhan badan mereka amat pesat. Bukannya tumbuh ke atas, tapi badannya tumbuh kesampiiing semuaa. Semacam kue kering yang di oven matangnya ngembang sempurna hihi..

Selesai tebak-tebakan ala orang baru sembuh dari penyakit amnesia saya buru-buru ngajak mereka naik ke atas, ke Resto D. Kabar dari PIC reuni yang datang 20 orang. Dan ternyata sampai tiba hari H belum ada yang melakukan reservasi. Alasannya takut batal dan gak ada yang datang.

Begitu tiba di resto D ujug-ujug kami minta meja sama kursi untuk 20 orang. Mas Waitres sempat kaget sih karena kami gak reservasi, tau-tau nylenong minta kursi hihi.. persis preman pasar yang masuk berjamaah minta dikasih jatah haha..

Di awal Mas Waitres sempat bilang gak ada kursi.
Dan persis kelakukan masih sekolah dulu, ada yang ngotot minta kursi.
Merasa ada temannya, saya juga ikut-ikutan dong (sok-sok berani hihi) milih-milih kursi kosong bekas orang makan yang belum sempat dibereskan.

“Ini kan kosong, Mas. Tinggal nambah beberapa kursi aja” kata saya seraya nunjuk salah satu meja panjang yang kayaknya bekas reservasi.

Merasa di gruduk orang banyak, Mas Waitres ngalah dan meminta kami menunggu 10 menit buat bersihkan meja. *horee menaang* 😀

10 menit berlalu kami pun dipanggil. Pas semua udah duduk saya merasa kursinya kurang karena ada yang masih belum datang. Lalu saya tanyalah ke Mbak Waitres yang ada disitu.

“Mbak, kursinya kurang 3, mejanya kurang 1”
“Lho tadi katanya 20”
“Iya Mbak, soalnya ada anak-anak, dan masih ada yang belum datang juga”
Dengan sewotnya Mbak Waitres menyalahkan saya, “Mestinya tadi diitung sekalian anak kecilnya.. katanya 20 sekarang minta nambah”

Yaelah.. si Mbaknya lapar kali :D. Digitukan saya diem aja. Gak protes, juga gak ngomong sama teman-teman. Kalau ngomong takut si Mbaknya kena protes sama yang lain. Soalnya teman-teman saya ini sejak sekolah dulu kelakukannya horor. Suka bikin kisruh.. *sori yo Rek, pancen ngunu kan kelakuanmu* haha..

Sesuai perjanjian diawal bayar makan kita diitung BDD alias Bayar Dewe-Dewe. Waktu sesi bayar membayar lagi-lagi kelakuan kami heboh. Merasa BDD mereka lari sendiri-sendiri ke kasir. Berdiri nungguin kayak antri bayar tagihan listrik. Demi kemaslahatan umat, saya minta mereka semua keluar resto (biar gak bikin ruangan makin sumpek). Tinggal saya dan Eni di kasir. Dari total tagihan semua dibayar pakai duit Eni dulu.

Di luar resto acara selanjutnya adalah Totalan!
Ada yang nagihin siapa makan apa. Berapa totalnya, bayarnya berapa. Kebetulan Santi bagian ngitung, saya yang bagian nodong hihi.. pas nemu hitungan ‘penak’ yang jumlahnya pas, gak ribut ngitungnya. Giliran ada recehan uang 700, 200, keributan pun dimulai lagi. Bukan rumit cari recehannya, tapi ruwet ngitung totalnya! Apalagi gak ada yang siap bawa alat hitung alias mesin kalkulator canggih! Dan herannya kok gak ada yang ngingetin kalau di HP ada aplikasi hitung. Ingetnya pas selesai ribut baru pada ngitung lewat HP. Astaghfirullah.. yo ngene iki lo Rek kelakuanmu yang bikin ngangeni…

Sesi totalan
Sesi totalan

Begitulah akhirnya kekisruhan acara reuni saya dengan kawan-kawan SMK. Walaupun sikap mereka menyebalkan (dari sudut pegawai resto) tapi kami semua tetap kawan terbaik (menurut saya *gak ada kecap nomer 7 sih*). Suwon yo Rek, besok-besok kita bikin acara yang lebih heboh lagi 🙂

Sehari bersama Smartfren, uji jaringan 4G LTE-nya Smart, Friend!

Hadirnya layanan 4G LTE di Surabaya menambah daftar koneksi yang perlu diperhitungkan. Meski saat ini jaringan yang dipersiapkan dalam tahap menuju kesempurnaan namun pembangunan internet mobile ber-pita lebar (broadband) ini sudah mulai menampakkan sinyal menjanjikan.

 

 

Tanggal 28 Juli lalu, saya menjadi salah satu manusia beruntung yang dapat merasakan kecepatan jaringan Smartfren 4G LTE di kota Surabaya.  

 

 

Smartfren Network Test Drive ini merupakan upaya mempercepat implementasi layanan 4G LTE di kota besar. Sebelum di Surabaya Smartfren telah melakukan rangkaian Network Test Drive di Denpasar, Batam, serta Kepulauan Riau. Setelah Surabaya, uji coba jaringan ini berlanjut di kota Malang.

Apakah uji jaringan di Surabaya mampu menampakkan hasil secara maksimal?
Yuk marii kita lihat hasilnya..

 

 

Rangkaian Network Test Drive 4G LTE hari itu dibarengi dengan program Community Development dimana tim Smartfren menyelenggarakan workshop Pemanfataan Smartphone dan Teknologi 4G LTE di Bidang Pendidikan di beberapa sekolah pilihan di Surabaya.  

 

Sekolah yang kami kunjungi saat itu adalah SMAN 1 Surabaya yang diikuti oleh perwakilan guru-guru dari SMAN 2, SMAN 5, dan SMAN 9 Surabaya. Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan sebagai langkah mencerdaskan generasi penerus bangsa yang saat ini tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan internet, dan Smartfren dengan layanan 4G LTE nya menjadi bagian pelengkap penunjang layanan telekomunikasi sekaligus internet mobile broadband.

 

 

Selama mengikuti trip keliling Surabaya, saya tak henti-hentinya melakukan tes kecepatan jaringan 4G LTE Smartfren menggunakan aplikasi Ookla. Di beberapa wilayah yang saya lewati jaringan Smartfren terpantau naik turun. Kadang menunjukkan angka yang signifikan, kadang-kadang dibawah 10Mbps. Namun dari semua test jaringan, sama sekali tidak saya temukan dibawah 4 Mbps. Kecepatan yang menurut saya cukup lumayaan..  

 

 

Hasil penunjukkan angka pada aplikasi test kecepatan dijadikan PR yang harus dibenahi oleh tim Smartfren untuk ke depannya. Dan memang inilah yang diharapkan Smartfren sebagai ajang pembuktian terkait kesiapan peluncuran layanan 4G LTE-nya.

Disampaikan oleh Pak Munir S.P., Head of Network Special Project Smartfren, bahwa Smartfren berusaha memaksimalkan kesiapan jaringan 4G LTE di Surabaya dan Malang. Adanya kegiatan Network Test Drive ini diharapkan dapat menunjukkan performa maksimal terkait layanan 4G LTE sebelum diluncurkan secara komersil kepada masyarakat.  

 

Saya merasakan benar kecepatan sinyal 4G LTE. Beberapa kali mengupload foto, dan download aplikasi di playstore sama sekali tak menemukan buffer. Bahkan selama di jalan saya sempat nonton film Jodha Akbar via youtube dan rasanya aman-aman saja. Andai saat itu saya tidak diingatkan turun untuk makan malam, saya akan meneruskan yutuban sama Raja Jalal! Apalagi adegannya lagi seru-serunya! Hihi..

 

Kalau friends ingin tau banyak tentang perkembangan dunia Smartfren cari tau aja di www.smartfren.com, biar puasnya puaaaaaaass!!!

Kopdar Halal Bi Halal Netizen dan Komunitas Surabaya

KopdarSurabaya

Undangan Kopdar Halal Bi Halal Komunitas Sosial Media Surabaya saya terima beberapa hari lalu. Ini merupakan ajakan halal bi halal pertama saya dengan teman-teman netizen dan komunitas pegiat jagat maya di Surabaya. Pengundangnya adalah Kopdar Surabaya.

Berlokasi di cafe jalan Kaliwaron 60 Surabaya, kopdar halal bi halal komunitas media sosial Surabaya berlangsung gempita. Obrolan gayeng sesama anggota komunitas yang disertai canda tawa membuat suasana kopdar begitu hidup. Candaan yang beberapa kali terlontar disertai dengan bahasa prokem Surabaya sepakat menciptakan kemeriahan tersendiri.

Kopdar Surabaya
Hanya Mas Rinaldy seorang ^^

Acara sedianya dimulai jam 19.00. Di banner undangan pun tercantum jelas jam 7 malam. Tapi seperti biasa, acara dimulai setelah molor selama sejam. Kecewa? Nggak, karena ini acara silaturrahmi biasa. Toh, nggak ada bedanya, mau dimulai tepat waktu atau molor, pulangnya tetep diatas jam 22. Itulah kebiasaan kopdar a la Arek Suroboyo, ngumpulnya suka lupa waktu hehe..

Para ‘Pembesar’ (Maksude badannya yang besar-besar hehe)

Bertemu dengan rekan-rekan komunitas media sosial Surabaya bukan yang pertama kalinya. Beberapa wajah bahkan sudah sering saya temui. Namun untuk kopdari kali ini, konon formasinya lebih lengkap. Banyak paras-paras baru yang sama sekali tak saya kenal. Bersyukur pertemanan saya jadi makin bertambah..

Tiba di lokasi acara suasananya masih lengang. Kursi dan meja yang ditata rapi masih terlihat melompong. Iyalah, saya kan bukan pecinta jam karet. Jam yang saya pakai adalah jam tangan berkualitas, original datang dari komitmen. *Cieeeh*

Beruntung saya tiba duluan sehingga saya bisa bebas foto-foto suasana cafe yang secara sekilas desainnya ke Belanda-belanda-an. Di bagian pojok ruangan terdapat kincir angin buatan. Yang paling saya sukai di cafe ini adalah saat melintas di gang kecil menuju kafe bagian belakang. Gang-nya sih kecil aja, tapi di temboknya penuh dengan tanaman merambat yang menutupi seluruh dinding. Di sepanjang gang yang lebarnya kurang lebih satu meter itu juga terdapat pot tanaman yang cantik-cantik. Melihatnya saja rasanya adem bangeet. Sayang saat melintas di gang itu pencahayaannya temaram, jadi gak bisa fotoan-fotoan disitu.

Jam 8 malam, acara di awali dengan live musik. Lagu-lagunya sih lumayanlah ditelinga, sambil ngobrol sesekali kami mengikuti lantunan lagu. Malah ada juga yang sambil melambai-lambaikan tangan seolah-olah sedang berada di tengah-tengah konser musik hihi..

Acara menjadi semakin hidup saat MC membuka acara. Mas MCnya gokil dan keisengan. Dia ngajakin pengunjung 5 orang maju kedepan lalu dihadih-i pulsa senilai 25 ribu. Eits tapi mereka harus di ‘plonco’ duluu..

Kopdar Surabaya
Aksi ploncoan 😀

Tak hanya peserta kopdar, tapi Mas MC juga iseng nyuruh maju pengunjung lain yang malam itu pas berada disana. Yang dipilih cewek cakep lagi.. Pilihan yang cerdas, Mas! 😀

Kopdar Halal Bi Halal Komunitas Media Sosial Surabaya menyenangkan sekali. Mereka adalah teman-teman yang seru dan anti malu. Meski ada yang baru sekali ketemu, tapi mudah sekli mengakrabkan diri dengan mereka. Terima kasih teman-teman komunitas Kopdar Surabaya, TuguPahlawan.com, NontonSub, Maknyus, CeritaSby, Kaskus, Malam Puisi, dan DBlogger Surabaya. Suwon yo, Rek, kapan-kapan kumpul-kumpul maneh 😀

Mengungkap Rahasia Menang Undian Mobil Gebyar Tahapan BCA

Program Gerakan Non Tunai yang diselenggarakan Pemerintah saat ini menjadi salah satu pembuka jalan saya untuk mengungkap rahasia menang undian mobil. Kedengarannya muluk banget yah, tapi begitulah kenyataan di lapangan bahwa dengan melakukan transaksi mesin EDC melalui merchant saya bisa berpeluang mendapatkan hadiah Mercedes Benz S Class sekalipun!

Memiliki keluarga kecil bahagia sejahtera jelas idaman semua istri. Apalagi bisa mempunyai rumah sendiri. Itupula yang menjadi cita-cita saya sejak dulu. Saya ingin punya rumah. Syukur-syukur yang ada garasinya! *cita-cita super keren ini… :D*

Kalau garasi sudah ada, mudah-mudahan bisa cepat punya mobil. Amiin.
Syukur-syukur kalau di kemudian hari tiba-tiba dapat undian mobil. Amiiin lagiiii..

Aduuh Maas, kalau bener dapat mobil, jangankan selfie sambil gendong-gendongan, selfie sambil nungging pun akan kulakukan! :D
Aduuh Maas, kalau bener dapat mobil, jangankan selfie sambil gendong-gendongan, selfie sambil nungging pun akan kulakukan! 😀

Tapi masalahnya sampai detik ini saya belum punya rumah sendiri! Mau kredit rumah juga masih maju mundur cantik. Uang mukanya itu lho, bikin puyeng. Gak bisa dikurang barang satu angka gitu digitnya? Hehe..

Demi mewujudkan mimpi itu sejak dulu saya berjuang keras menyisihkan uang sedikit demi sedikit. Supaya dibilang gaul saya memberanikan membuka rekening tabungan di Bank BCA. Yaah walaupun sampai saat ini digit nominal di rekening belum mencapai 9 angka (boro-boro 9, punya 8 digit aja senangnya sampai ubun-ubun 😀 ), tapi saya bisa bergaya bak kaum borjuis!

Gimana nggak kekinian kalau tiap pergi belanja bayarnya modal nggesek kartu. Gesek sana, gesek sini. Begitu cek saldo di ATM, saldo yang tertinggal sisa 6 digit. Sedangkan tanggal muda masih 10 hari lagi! Ngenes! Huhuhu..

Selama ada ATM, jangan pernah memperhatikan saldo. Geseek aja teruuuss :D
Selama ada ATM, jangan pernah memperhatikan saldo. Geseek ajaaa 😀

Kalau masih ingat jaman pertama buka rekening BCA dulu, saya sampai harus pinjam uang ke Ibu Bos. Tahun 2005 setorang pertamanya kan masih Rp. 500.000. Dan saldo baru bisa ditarik seminggu kemudian setelah ATM selesai. Pada masa itu Bank yang paling familiar adalah BCA, mungkin karena efek nonton acara Gebyar Tahapan BCA di TV yang tayang setiap hari Sabtu. Jadi meskipun setoran awalnya besar saya merasa biasa aja. Toh mesin ATM BCA ada dimana-mana. Lagian saat itu memang saya lagi butuh banget punya ATM BCA sebab gajian saya dibayar melalui transfer hanya di Bank BCA saja.

Pokoknya sejak saya memiliki ATM BCA, transaksi apapun diusahakan bayar pakai debit. Lebih simpel dan bawaan dompet juga lebih ringan. Lagipula bila banyak bertransaksi menggunakan debit peluang mendapat hadiah semakin besar. Sudah ngiler pengen kecipratan Mercedes Benz S-Class dari Tahapan Gebyar BCA! huhuhu…

Mesti semangat gesek nih.. Masak iya hadiah segini banyak, gak ada satupun yang nyantol hihi
Mesti semangat gesek nih..
Masak iya hadiah segini banyak, gak ada satupun yang nyantol hihi

Seperti yang terlihat tadi pagi ketika saya ke Bank BCA cabang Darmo Surabaya. Sedianya saya ingin ke CS untuk urusan mengubah nama rekening. Sambil menunggu nomer antrianKarena antrian CS lama, saya jalan-jalan-lah ke sudut ruangan untuk baca-baca brosur. Siapa tau ada promo kredit rumah murah hehe..

Tak dinyana, di bagian sudut ruangan lain ada segerombol orang sedang antri sesuatu. Jiwa kepo saya melunjak. Ada apa ini.. BCA bagi-bagi souvenirkah? *dasar, pemburu gudibek* 😀

Di pojok dekat pintu masuk itu terdapat dua kursi dengan salah satunya dilengkapi kemudi. Saya tanya-tanya ke petugas, perangkat itu bernama mesin AR.

Cara kerja mesin AR adalah nasabah BCA diminta mencoba Augmented Reality untuk mendapat hasil foto bersama mobil Mercedes Benz.

Seperti ini lo AR BCA itu..
Seperti ini lo AR BCA itu..
Hasilnya seperti ini. Apakah ini tandanya saya bakal naik Mercy beneran? Amiin kan doongg! Dukungan Anda sangat berarti bagikuu
Hasilnya seperti ini.
Apakah ini tandanya saya bakal naik Mercy beneran?
Amiin kan doongg!
Dukungan Anda sangat berarti bagikuu

Menurut penjelasan Mbak CS, mesin AR merupakan promo spesial untuk nasabah BCA agar bisa merasakan sensasi hadiah utama Gebyar Tahapan BCA 2015 berupa mobil Mercedes Benz. Dengan mesin AR ini nasabah boleh bergaya alay dan narsis sekreatif dan se-ekspresif mungkin. Hasil foto itu itu nantinya dapat di share di Facebook dan Twitter dengan hastag #RayakanMomen dan #RayakanSurabaya (karena saya tinggal di Surabaya). Jangan lupa juga men-tag @GoodLifeBCA agar foto yang telah diunggah dapat dinilai oleh juri.

Iyaa..! program Augmented Reality ini berhadiah lhoo…

Siapa saja yang mengupload pengalaman bersama mesin AR di Twitter dan Facebook bakal berpeluang mendapat hadiah super trendy, yaitu Smartpone Xiaomi dan Samsung S6 yang baru di launching di Indonesia! *pasang muka pengen*

Kabar gembiranya, khusus untuk Smartpone Xiaomi akan dibagikan setiap minggu di setiap cabang. Naah kan.. ayoo buruan datang ke Kantor Cabang Utama BCA Surabaya di jalan Darmo.. siapa tau dapat salah satu hadiahnya.

AR BCA

Mesin AR ini mulai diaktifkan dari tanggal 15 Juni hingga 3 Juli 2015. Selain di Surabaya, mesin AR juga melakukan promonya di Bandung, Medan, Palembang, Semarang, Kediri, Makassar, dan Samarinda. Asiik, kaan, program AR ada dimana-mana hehe..

Sejak dulu Gebyar Tahapan BCA tak henti-henti membagikan hadiah kepada para nasabahnya. Seperti tahun ini juga. Semua nasabah yang memiliki rekening di BCA berpeluang mendapatkan hadiah. Mulai dari nasabah Tahapan BCA, Tahapan Gold, dan TahapanXpresi. Juga nasabah BCA Syariah yang memiliki Tahapan iB dan Tahapan Rencana iB.

BCA ini kalau ngasih hadiah gak tanggung-tanggung. Dari brosur yang saya dapat di Bank tadi pagi selain puluhan Mercedes Benz C-Class, ada ratusan motor Honda juga. Dan hadiah yang pualing top adalah Mercedes-Benz S-Class! Woww!

Nah, sekarang saya akan mengungkap rahasia menang undian mobil di Gebyar Tahapan BCA. Sstt, tapi jangan bilang-bilang yang lain, cukup kita aja yang tau.. hihi..

Mengungkap rahasia menang undian mobil Gebyar Tahapan BCA adalah dengan memperbanyak saldo tabungan BCA serta melakukan transaksi fitur BCA sebanyak-banyaknya!

Masih bingung?
Oke, saya jelaskan.

Jadi gini, untuk bisa mengikuti Gebyar Tahapan BCA, nasabah harus mempunyai kupon dulu. Cara mendapatkan kupon bisa dilakukan berbagai cara. Seperti ini:

1. Menambah saldo tabungan
2. Bayar-bayar tagihan melalui e-Banking BCA (KlikBCA, m-BCA, dan ATM). Seperti bayar tagihan kartu kredit, bayar tagihan listrik, air, telepon, dan lain-lain.
3. Membeli pulsa, tiket, dan jenis kegiatan pembayaran lainnya melalui e-Banking BCA (KlikBCA, m-BCA, KlikPaydan ATM)
4. Belanja di merchant dengan memanfaatkan Debit BCA.

Dari seluruh aktivitas diatas, nasabah dapat menambah jumlah kuponnya. Semakin banyak kupon yang dimiliki maka semakin besar kesempatan memenangkan hadiah yang ditawarkan.

Bagaimana trik mengungkap rahasia menang undian mobil yang saya jelaskan diatas? Sudah paham, kan? Nah, kalau sudah tau triknya kini saatnya rajin melakukan transaksi non tunai. Sambil nyelam minum air. Sambil mendukung gerakan pemerintah, sekaligus melebarkan peluang mendapatkan hadiah

Ketika Emak Blogger di Grebek Chef Ken dari Dapur SunCo

#GrebekDapurSunco merambah kota Surabaya. Tak dinyana, rumah yang digrebek adalah rekan seperjuangan di dunia maya, yaitu Bu Titi Alfa Khairia. Gara-gara kerempongan Bu Titi, saya dan Mbak Nining mendapat cipratan masuk ke dalam frame kamera tim Sunco! Dan status sosmed saya hari itu diupdate menjadi, “Hari ini sedang sibuk syuting” hehe..

Rencana silaturrahmi kami bertiga sudah disetting seminggu sebelumnya. Seperti biasa, kalau lagi senggang kami kerap membuat janji ketemu teman-teman. Hari Sabtu, 11 April 2015, pertemuan kami bertiga menjadi pertemuan yang spesial karena secara tak tiba-tiba, Chef Ken datang ke rumah Bu Titi bersama tim Grebek Dapur Sunco.

Sebelum berangkat ke rumah Bu Titi, saya scroll timeline dulu untuk lihat-lihat update kabar teraktual. Dari ribuan kicauan di timeline, salah satunya berasal dari @SunCo_ID yang sedang berada di kota Surabaya dengan program Grebek Dapurnya. Iseng-iseng saya RT dengan menambahkan kalimat “Dapur saya dong, Miin”, meskipun peluang untuk disetujui super mikro hehe..


Jam 9.15, saya tiba di rumah Bu Titi. Telat 15 menit dari waktu yang ditentukan. Biasaa jam karet hihi..

Suasana di rumah Bu Titi pagi itu sepi, diruang tamu ada seorang wanita yang duduk sambil asyik bergadget. Oh, lagi ada tamu, pikir saya. Usai melepas sandal, eeh ada Mbak Nining menyapa saya. Ya udahlah kami masuk barengan lalu ngobrol-ngobrol di ruang tamu bersama Bu Titi.

Ditengah obrolan, ada yang bertamu di rumah Bu Titi. Hayoo tebak siapa.. Dia adalah Chef Ken!
Iya, Chef Ken yang terkenal ituu..
Ken, sang juara Master Chef 2!!
Haish, orangnya tinggi, putih, bersih, kalem, dan ramaah banget..

FB_IMG_1428753304143
Bu Titi mengenalkan tamunya, yang ternyata Chef Ken, pada saya dan Mbak Nining

Di hadapan kami bertiga, Chef Ken mengatakan bahwa tujuannya datang adalah untuk Menggrebek Dapur Bu Titi sekaligus membuatkan hidangan makan siang untuk keluarga. Berhubung saat itu rumah Bu Titi sedang sepi, jadilah rejeki saya dan Mbak Nining yang kebagian menikmati santap siang olahan Chef Ken!
Huraayyy.. jarang-jarang bisa bergaya ala Chef Marinka. Mencicipi sambil mengkritik masakan buatan Chef Ken hehe..

2015-04-14_11-16-56
Chefnya sabar, diajak selfie mau aja gitu 😀

Chop Chop Chop… yuk lanjut lagi serunya di grebek Chef Ken!!

Puas ngobrol-ngobrol dengan Chef Ken, sebelum beranjak menggrebek dapur, kami minta welfie doong sama Chef Ken. Jarang-jarang lho bisa dekat dengan Chef Ken. Mumpung bertemu eksklusif, dipuas-puasin aja foto-fotoan sama Chef nya haha.. 2015-04-14_11-13-10

2015-04-14_11-16-05
Bu Titi dipakein apron sama Chef Ken ^^

Sebelum mulai memasak, Chef Ken menyiapkan dulu bahan-bahan beserta alat-alatnya. Chef Ken orangnya seru, apa-apa dikerjain sendiri. Saya, Mbak Nining, dan Bu Titi sama sekali gak direpoti. Saya mah apa atuh, cuma pinter masak air dowang 😀

2015-04-14_11-18-30
Bumbu dan bahan-bahan Steak Ikan Dori Saus Salsa

Hari itu Chef Ken akan memasak Steak Ikan Dori Saus Salsa untuk kami bertiga. Terus terang, selain garam, cabe, dan telur, saya nggak tau bumbu-bumbu apa yang disiapkan Chef Ken di meja. Ketika mengolahnya, pun, Chef ken kelihatannya asal aja nabur-nabur bumbu di atas potongan ikan. Jauuh.. jauhh sekali dengan yang selama ini saya lakukan di dapur. Harus susah payah nguleg brambang bawang sampai nangis-nangis. Herannya, hasil jadi masakan Chef Ken jauuh lebih enak dari masakan saya. Jangan-jangan tangannya Chef ini sudah di joba-jabu mantra sakti. Modal tobar-tabur rasanya bisa bintang kejora haha..

Dari sekian kegiatan, yang paling menyolok mata saya adalah adegan ketika Chef Ken melakukan uji Organoleptic, yaitu menyuapi Mbak Nining menggunakan sendok kecil berisi minyak goreng Sunco. Gimana Mbak Nining rasanya disuapi Chef Ken? Sedap, kaan? Kapan lagi bisa disuapi sama Chef terkenal.. anggap aja minum coklat anget hihi..

2015-04-14_11-15-00
Chef Ken sedang nggoreng Ikan Dori dengan minyak baik SunCo ^^

Kata Chef Ken uji Organoleptic bergungsi untuk menguji kandungan LDL pada minyak. Minyak yang bagus adalah yang berwarna bening dan memiliki karakter mengalir seperti air. Seperti yang dirasakan Mbak Nining, minyak Sunco tidak meninggalkan lengket di tenggorokan.

“Beningnya Sunco karena dibuat dari minyak kelapa sawit segar yang langsung di olah dalam 24 jam. Kemudian diolah melalui 3x penyaringan dan 2 x pemurnian sehingga hasil gorengan minyak Sunco mendapatkan gorengan yang renyah dan warnanya kuning merata serta tidak meninggalkan rasa gatal di tenggorokan” jelas Chef Ken di sela-sela memotong tomat untuk saus Salsa.

Selama mendampingi Chef meracik dan mengolah bahan-bahan, saya berusaha kepoin Chef Ken dengan pertanyaan-pertanyaan yang selama ini saya pendam. Seperti di bawah ini:
“Chef, belajar masak dari siapa?”
“Pernah kursus/sekolah memasak sebelumnya?”
“Bagaimana rasanya berada di dapur Master Chef?”
“Apakah di Master Chef dikasih bantuan resep masakan?”
“Selama di Master Chef apakah ada kelas khusus untuk belajar plating?”
Dan pertanyaan yang paling saya pendam selama ini adalah kepenasaran saya tentang Chef kesohor yang keberadannya selalu anti mainstream, “Chef, Chef Juna itu jahat, ya?” hihi..

Di berondong dengan pertanyaan-pertanyaan itu, Chef Ken seolah menganggap biasa. Setiap pertanyaan saya dijawab dengan santai dan apa adanya. Mau tau jawabannya?

Chef Ken belajar masak dari Ibunya, karena Ken anak terakhir dan dia sering membantu Ibunya didapur. Sejak dulu Chef Ken belajar memasak secara otodidak. Karena hobi, Chef Ken tidak menemui kesulitan ketika berada di dalam dapur Master Chef. Resep di Master Chef diberikan hanya ketika ada tantangan masakan duplikasi. Dan di Master Chef, pelajaran plating diberikan kelas khusus.

Pertanyaan terakhir, tentang Chef Juna. Dimata Chef Ken, Chef Juna orangnya pendiam. Boleh dibilang Chef Juna jarang sekali bicara. Namun menurut Chef Ken, Chef Juna sering ngobrol dengannya dan Chef Opik.

Terakhir tentang resep Steak Ikan Dori Saus Salsa yang disajikan hari itu merupakan resep asli karya Chef Ken sendiri. Untuk resepnya nanti saya buatkan dipostingan sendiri, yaa..

Sebelum Chef pamit undur diri, Chef Ken mengajak kami makan bersama-sama lalu memberikan bingkisan berupa minyak Sunco kepada kami semua. Hasiikkk dapat minyak SunCo haratiis 😀

Di akhir pertemuan, saat sesi syuting sudah selesai, kami semua ‘uplek’ didapur. Percaya nggak, Chef Ken membersihkan sendiri lho alat-alatnya, termasuk membantu kami menyimpankan bahan-bahan yang masih sisa. Saya dan Mbak Nining nyuci piring, Chef Ken yang membersihkan sisa bahan di mangkok. Ini adegan alami, bukan settingan.. Nih fotonya.. 😀

2015-04-14_11-13-30
Kompaaak :))

Akhirnya syuting Grebek Dapur Sunco Surabaya selesai sudah. Senang sekali bisa bertemu tim Sunco dan juga Chef Ken. Terima kasih Sunco, terima kasih Chef Ken.. jangan kapok ya ketemu kitaaa 🙂

Asyik Masyuk Blogger Meet Up dan seru-seruan City Tour Green Metro Car

….. melalui undangan ini saya ingin menginformasikan bahwa mbak Yuniari Nukti adalah salah satu bloggers terpilih yang dapat merasakan pengalaman menggunakan Green Metro Car melalui acara Gathering dan City Tour yang unik.

Sepenggal kata masuk di email saya yang dikirimkan oleh Mbak Dee. Sejuta perasaan membuncah manakala membaca pada bagian ‘Gathering dan City Tour yang unik’.

Woww!
Gathering dan City Tour unik?
Maksudnya gimana, niih?
Apakah.. apakah nantinya setelah acara gathering lalu saya diajak keliling kota?
Seruu itu, seru bangeet! Mauu..
Ah, kapan lagi bisa jalan-jalan seru bareng arek-arek blogger!

21 Maret, usai menunaikan sholat Dhuhur saya menuju G-Lounge Cafe di G-Suite Hotel, Jalan Gubeng 43 Surabaya. Biar cuaca Surabaya siang itu terasa membara, tetapi di dalam jiwa saya ademnya bukan main. Membayangkan asyiknya menghabiskan weekend menyusuri jalanan kota Surabaya, bareng teman-teman, selfie-selfiean, daan.. gila-gilaan, pasti jadi pengalaman tak terlupakan.

Setiba di G-Lounge Cafe saya disambut oleh wanita muda cantik yang memperkenalkan dirinya bernama Deshinta. Oh, ini toh yang namanya mbak Dee.. cakep juga.. *suit-suit* 😀

10410099_1075015329180731_5142815021327476011_n
Blogger Meet Up Green Metro Car Foto: Bu Umi Fadhlilah

Sambil menunggu kedatangan peserta lain yang belum hadir, saya dan teman-teman ngobrol ngalor ngidul. Seperti inilah serunya ketemu blogger. Walaupun ketemuan fisik bisa dihitung jari, tapi obrolan kami tak akan bisa dihitung jari. Tak ada dalam kamus kami, habis cerita. Yang ada hanyalah ber haha hihi huhu bareng!

Blogger Meet Up dan sharing aplikasi Green Metro Car

Gathering siang itu blogger diperkenalkan sebuah aplikasi berbasis android bernama Green Metro Car, yaitu sebuah start-up lokal yang diperuntukkan bagi para traveller, mommy, dan masyarakat umum yang sedang membutuhkan persewaan mobil dengan harga kompetitif.

2015-04-02_08-32-17
Pak Agus F. Ubaidillah dan Mas Ahyat

Sambil menikmati santap siang, Blogger Meet Up ditemani oleh CEO Green Metro Car, Bapak Agus F. Abdillah, dan Mas Ahyat, seorang pengusaha ticketing.

Dalam perannya sebagai pengusaha ticketing, Mas Ahyat seringkali mengalami kendala dalam hal pemasaran. Itulah kemudian Mas Ahyat memanfaatkan website sebagai lahan untuk promosi.

Tak bisa dipungkiri, di era social media seperti sekarang ini media online adalah satu-satunya tempat promosi yang handal. Modalnya murah meriah, cukup menggunakan koneksi dan menggali kreatifitas diri. Tak perlu mencetak banner, tak pusing beriklan di sana-sini, dan yang lebih penting lagi informasinya mudah menyebar dengan cepat. Karena website itu pula, kini usaha Mas Ahyat meningkat pesat.

Untuk memperluas jaringan pemasaran, saat ini, Mas Ahyat mulai memanfaatkan aplikasi mobile Green Metro Car. Bagi pengusaha rental seperti Mas Ahyat, Aplikasi Green Metro Car sangat bermanfaat bagi pengusaha persewaan mobil dalam menemukan customer yang saat ini sedang membutuhkan penyewaan mobil.

Lebih dalam lagi, ulasan mengenai Green Metro Car disampaikan oleh Pak Agus, dimana beliau lebih memahami kinerja aplikasi yang saat ini telah menyediakan dua aplikasi, yaitu aplikasi untuk driver dan aplikasi untuk passenger.

“Kita mengajak para pemilik bisnis rental mobil menjadikan Green Metro Car sebagai marketplace mereka. Para rental car owner diharapka dapat menambah pendapatan mereka dan mendapatkan promosi secara gratis”

GMC1edit

Problem yang sering dihadapi masyarakat ketika menyewa mobil adalah nego-negoan harga tanpa melihat kondisi mobil secara fisik. Selain itu terkadang masyarakat kesulitan dalam mencari lokasi persewaan. Kalaupun dapat, pasti lama karena harus tanya teman/sodara disana-sini yang ujungnya jadi repot sendiri.

Setelah mempelajari problem-problem diatas, Pak Agus F, Abdillah mendirikan project venture berupa aplikasi Green Metro Car. Keuntungan menggunakan aplikasi Green Metro Car adalah pemesan dapat mengetahui posisi mobil sewa dan lokasi penjemputan. Ketika melakukan pesan sewa mobil, penyewa dapat mengetahui harga sewa mobil langsung dari aplikasi mobile tersebut. Keunikan yang didapat saat menggunakan aplikasi ini adalah pilihan mobil banyak dengan harga sewa yang kompetitif. Selain itu pemesan dapat memilih waktu sesuai penggunaan. Ada sistem harian, jam-jam-an, dan antar jemput.

Bagi pengusaha rental mobil yang memanfaatkan aplikasi Green Metro Car, mereka akan mendapat keuntungan, yakni brand persewaan mobil akan lebih dikenal orang, meskipun tanpa melakukan promosi.

City Tour Games bersama Green Metro Car

Setelah dijelaskan panjang lebar oleh Pak Agus dan Mas Ahyat, para blogger yang saat itu masih asyik dengan makanannya, tiba-tiba ditantang melakukan City Tour selama 4 jam dengan memanfaatkan fasilitas yang ditawarkan oleh aplikasi Green Metro Car. Di City Tour Games ini, blogger harus berfoto di spot-spot menarik di Surabaya sebanyak 13 lokasi. Tak sampai disitu, di lokasi tujuan nanti, blogger harus berfoto dengan menampakkan landmark wisata kota dan menciptakan kalimat dengan huruf yang membentuk kata GREEN METRO CAR.

Sebelum berangkat kami di ‘sangoni’ uang 100 ribu. Kesepakatan pemenang games ini adalah tim yang datang lebih dulu dengan sisa uang saku paling banyak, juga kekompakan tim, dialah pemenangnya.

Apaa??? 4 jam, 13 lokasi?
Harus bisa!!!

2015-04-02_08-34-13
Tim Warung Blogger

Sebelum city tour dilepas, 10 blogger di bagi menjadi 5 tim. Tim-tim ini di pilih secara acak dengan sistem undian. Dan undian itu menyatakan saya se-tim dengan si Cewe Alpukat, alias Aya. Nama tim yang kami pakai adalah Tim Warung Blogger.

Hidup Tim Warung Blogger!!!

Sebelum berangkat, kami, Tim Warung Blogger buru-buru nyalakan GPS dan login ke aplikasi Green Metro Car yang telah diinstal di HP kami masing-masing.

Pertama-tama, ketik lokasi asal, kami pilih dari G-Suite Hotel. Lalu lokasi tujuan, kami pilih yang dekat-dekat dulu, di Monkasel. Selanjutnya memilih layanan yang 4 jam, dan terakhir baru klik pesan sekarang.

Percaya nggak percaya, mobil sewaan kami sudah langsung terdeteksi. Satu keunggulan Green Metro Car ini adalah penyewa dapat langsung melihat mobil yang tersedia dari jarak radius 20 km.

Begitu mendapatkan nama sopir, saya dan Aya segera berlari menuju mobil yang dimaksud. Kami mendapat nama driver Pak Abdul Karim.

Pak Abdul Karim, sopir kita, orangnya baik banget. Asyik diajak rundingan mengenai lokasi mana yang bagus, gaya seperti apa yang pas, dan gampang dimintai tolong buat memfoto kita-kita.

Spot 1: Huruf G di Monumen Kapal Selam

Kami memilih Monkasel sebagai spot pertama karena lebih dekat dari Gubeng. Alasan lainnya adalah karena kami belum pernah singgah di Monumen Kapal Selam ini hihi.. *nggilani banget, wong Suroboyo belum pernah masuk Monkasel* 😀

Monumen ini berlokasi di jalan Pemuda, bersebelahan dengan Plasa Surabaya. Konon kapal selam KRI Pasopati 410 buatan Rusia ini dulunya dipakai sebagai armada Pertempuran Laut Aru oleh Angkatan Laut RI saat pembebasan Irian Barat dari tangan Belanda.

Saat ini, Monkasel tak hanya dipajang sebagai ikon kota Surabaya saja, tetapi juga sebagai tempat edukasi perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan.

Spot 2: Huruf R di Taman Prestasi

Taman Prestasi adalah taman favorit saya sejak dulu. Lokasinya berada di jalan Ketabang Kali, tak jauh dari Jl. Yos Sudarso. Di Taman Prestasi ini kami dapat menikmati keindahan taman dan fasilitas umum dengan view Sungai kebanggan kota Surabaya, Sungai Kalimas, dari belakang Gedung Grahadi.

Spot 3: Huruf E di Balai Pemuda Surabaya

Sebenarnya, Gedung Balai Pemuda ini tidak ada dalam daftar Surabaya City Tourism Spot. Akan tetapi kami memiliki pendapat sendiri bahwa Gedung Balai Pemuda wajib di capture karena gedung ini adalah salah satu kawasan cagar budaya yang dilestarikan Pemerintah Kota Surabaya. Gedung yang dibangun pada tahun 1907 ini terletak di jalan Gubernur Suryo dan Jalan Yos Sudarso. Dulunya gedung ini merupakan pusat rekreasi orang Belanda, dan saat ini Gedung Balai Pemuda dijadikan sebagai Perpustakaan Kota dan pusat Informasi Departemen Pariwisata Kota Surabaya.

Spot 4: Huruf E di Gedung ‘Gubernuran’ Grahadi

Gedung Grahadi adalah gedung menawan peninggalan Belanda yang saat ini difungsikan sebagai kediaman Gubernur Jatim, Pak Karwo. Gedung ini dibangun sekitaran tahun 1700. Jadi wajar jika kemudian Pemerintah Kota memasukkan gedung ini dalam jajaran gedung cagar budaya. Bila ke Surabaya jangan lupa sempatkan mampir dan berfoto di Gedung Grahadi yang letaknya di Jalan Gubernur Suryo ini. Saya yakin gedung ini akan menyihir hati, karena keindahan bangunanya tak bisa hanya dinikmati sekali dua kali saja. Tetapi, berapa lapis? Ratusaan…

Spot 5: Huruf N di Balai Kota Surabaya

Gedung Balaikota ini terletak di Jalan Taman Surya no. 1 dan merupakan ikonnya Surabaya. Sebagai pusat perkantoran pemerintah kota, setiap hari halaman gedung ini ramai dikunjungi anak-anak dan orang tua, baik siang, sore atau malam. Itu karena gedung ini terlihat memukau dan merakyat. Halamannya saja setiap saat penuh dengan anak-anak yang bermain air. Begitupun dengan akses wifinya, asli, super duper manteb. Buanter, Rek!! Gak percaya, coba’en dewe.. 😀

Spot 6: Huruf M di Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya

Sebenarnya lagi, THR Surabaya tidak ada dalam daftar Surabaya City Tourism Spot. Akan tetapi lagi-lagi menurut pendapat saya pribadi, THR Surabaya perlu dimasukkan dalam Tour City ini. Dalam sejarahnya THR Surabaya merupakan pusatnya hiburan khas Jawa Timur di Surabaya. Banyak seniman ludruk Jawa Timur lahir dari gedung ini. Pagelaran demi pagelaran sering dimainkan di dalam area THR. Sayangnya, adanya kecanggihan teknologi, apalagi THR saat ini lebih dikenal sebagai Mall penjualan IT, sehingga kesenian ludruk pelan-pelan mulai dilupakan. Padahal di dalam area THR ini terdapat patung seniman Gombloh, yang asli dari Surabaya. THR Surabaya berlokasi di jalan Kusuma Surabaya.

Spot 7: Huruf E di Masjid Muhammad Cheng Hoo

Waktu sudah menunjukkan sholat Ashar. Saya, Aya, dan Pak Abdul Karim langsung tancap gas menuju jalan Gading dan masuk ke dalam Masjid Cheng Hoo. Masjid Cheng Hoo memiliki keunikan sebagai masjid muslim yang didirikan masyarakat Tionghoa di Surabaya. Alhamdulillah, untuk pertama kalinya, city tour Metro Green Car membawa saya masuk ke dalam Masjid ini dan menikmati damainya sholat ditengah dominannya warna merah, emas dan hijau.

Spot 8: Huruf T di Kawasan Wisata Religi Ampel Surabaya

Setelah sholat untuk menenangkan hati dan jiwa, kami menuju ke kawasan wisata religi, Ampel Surabaya. Sore itu jalanan di sekitar Ampel tumpah ruah dengan peziarah, sampai-sampai kami kesulitan mendapatkan tempat nyaman untuk berfoto. Beruntung Pak Abdul Karim orangnya cekatan sehingga tak butuh proses rumit kami sudah mendapat moment jepretan.

Spot 9: Huruf R di Kawasan Jalan Panggung Surabaya

Lagi-lagi, kami sengaja mengambil spot yang tak ada di daftar Surabaya City Tourism Spot. (sudah 3, ya, yang nggak ada di daftar hehe..). Jadi ceritanya, tim kami, Pak Abdul Karim sedang mencari jalan alternatife terdekat yang bisa kami lalui. Tak dinyana, jalanan yang dilewati Pak Abdul Karim melewati pekatnya pasar ikan Pabean. Jalanan yang sempit dan penuh oleh lapak pedagang, di terabas dengan mudahnya oleh Pak Karim. Saya dan Aya ngapain? Terpesona sodara!

Geliat pasar kulakan ikan tradisional seakan membawa kami ke suasana Surabaya tempo dulu. Jalan yang dikenal sebagai perkampungan arab dan dipenuhi bangunan-bangunan tua ini rata-rata di gunakan sebagai tempat jual kitab dan parfum.

Spot 10: Huruf O di Jembatan Merah

Siapa yang tak tau dengan jembatan Merah. Bagi orang Surabaya, Jembatan Merah merupakan daerah sejarah. Di sinilah dulunya Arek-arek Surabaya membakar semangatnya melawan penjajah. Jembatan Merah setiap hari ramai dilalui kendaraan. Begitu juga dengan masyarakat Surabaya yang lalu lalang berbelanja di Mall Jembatan Merah.

Spot 11: Huruf C di Kya-Kya Surabaya

Setiap kali melalui Jembatan Merah, kita tak bisa melupakan spot unik kampung Pecinan Kya-Kya. Jika melewati Kya-Kya kita akan disuguhi ornamen-ornamen khas Tionghoa lengkap dengan aroma hio yang khas. Dulu, Kya-Kya dikenal sebagai tempat kuliner malam hari yang menyediakan aneka masakan khas Tionghoa dan Surabaya. Saat ini Kya Kya lebih dikenal sebagai pusat perniagaan Surabaya.

Spot 12: Huruf A di Gedung Cerutu, Jalan Rajawali 5 Surabaya

Area Jembatan Merah terdapat banyak sekali bangunan cagar budaya. Salah satu yang saya capture adalah Gedung Cerutu di jalan Rajawali Surabaya. Gedung ini memiliki arsitektur Bangunan Kolonial sebagai landmark kawasan kota lama. Dibangun tahun 1916, gedung ini terkenal karena bentuk menara yang seperti cerutu.

Spot 13: Huruf R di Pasar Bunga Bratang

Di akhir lokasi kami mengambil spot Pasar Bunga Bratang. Lokasi Pasar Bunga Bratang bersebelahan dengan pasar burung Bratang. Keduanya tak begitu jauh dari Terminal Bratang. Kami mengambil spot ini lantaran ingin mengenalkan ke lebih banyak orang bahwa, selain Kayun, masih ada pasar bunga yang koleksi floranya lebih lengkap. Sayang, karena suasana gelap, kami tak bisa mengeksplor background pasar ini.

Puas keliling kota, kami segera tancap gas menuju Heerlijk Cafe di jalan Menur Pumpungan 32. Cafe ini satu lokasi denga Perpustakaan Propinsi Jawa Timur.

Suasana Heerlijk Cafe. Luas dan asyik buat 'ngupi-ngupi' cantik ;)
Suasana Heerlijk Cafe. Luas dan asyik buat ‘ngupi-ngupi’ cantik 😉

Setiba di Heerlijk Cafe, teman-teman telah berkumpul semua. Wah kalau melihat gelegatnya sih, kita bakal kalah, nih. Secara kami datang paling akhir. Sisa uang saku kami tinggal 80ribu, meskipun kekompakan kami tak bisa dibilang setengah-setengah. Nggak papa, yang penting dapat pengalaman seru, rekreasi muter-muter Surabaya 😀

Blog Contest Green Metro Car #CityTour Review

Buat teman-teman yang ingin seru-seruan bareng Green Metro Car, bisa juga lho mengikuti program #CityTour. Mumpung Green Metro Car saat ini sedang mengadakan promo gratis 2 jam sewa mobil melalui aplikasi Green Metro Car (dengan minimal pemesanan 2 jam). Promo lain yang ditawarkan adalah #FreeRide, yaitu Diskon Rp. 100.000 untuk perjalanan menggunakan Green Metro Car.

Di bulan April ini, Green Metro Car sedang mengadakan Blog Contest #CityTour Green Metro Car dengan hadiah menggiurkan. Yaitu tiket ke Singapura gratis buat 5 orang! Singapura, Jee.. siapa yang gak ngiler. Andaikan bisa ke Singapura, aku ingin melakukan #City Tour seperti yang pernah kulakukan bersama Green Metro Car. Menyinggahi tempat-tempat menarik, berfoto, sekaligus membuktikan kemiripan tipologi kota Surabaya yang konon katanya mirip dengan Singapura. Penataan kota yang bersih, indah, rapi, serta memiliki stock tempat wisata itupun tak jauh beda dengan kota Surabaya. Setidaknya dengan meilihat Singapura saya dapat melihat langsung sisi menonjol yang dimiliki Singapura sehingga menjadi salah satu negara jujugan favorit berwisata di Asia.

Untuk mengikuti Blog Contest Green Metro Car sangat mudah, teman-teman hanya wajib mendownload aplikasi Green Metro Car dari smartphone lalu membooking sewa mobil melalui aplikasi tersebut. Mulai bulan April ini #CityTour Green Metro Car sudah bisa dinikmati di kota Surabaya, Malang dan Solo!

Informasi tentang #CityTour Green Metro Car

Informasi tentang #CityTour Green Metro Car adalah promo yang memberikan potongan sewa mobilselama 2 jam bagi yang memesan mobil sewaan melalui Aplikasi Green Metro Car. #CityTour dilakukan secara sharing bersama 3 orang penumpang (maximal)/mobil. Penumpang menambahkan biaya sendiri apabila biaya sewa pengantaran melebihi nilai promo #City Tour

city tour-Optimized

Informasi tentang #FreeRide Green Metro Car

Informasi tentang #FreeRide adalah promo Green Metro Car yang melakukan perjalanan dari dan ke Surabaya dan Malang. Nikmati potongan Rp. 100.000 bagi penumpag yang menunjukkan tiket pesawat dari Juanda atau Kereta Api dari Stasiun Gubeng, Pasar Turi, dan Malang Kota. #FreeRide dilakukan secara sharing dengan maximal 4 orang penumpang/mobil.

free ride-Optimized

Untuk informasi lebih jelas seputar #CityTour dan #FreeRide silakan berkunjung ke Facebook Green Metro Car

Berikut ini syarat mengikuti Blog Contest Green Metro #CityTour:

1. Teman-teman lebih dulu menyewa mobil melalui aplikasi Green Metro Car. Supaya murah ajak 2 teman untuk menyewa 1 mobil patungan. Lumayan, bisa ngirit biaya sewanya hehe..

2. Follow twitter, like facebook @GreenMetroCar, dan follow instagram @GreenMetroCarID.

3. Share informasi Blog Review Contest ke 2 teman di Twitter dgn mention @GreenMetroCar serta hashtag #CityTour. Contoh : Yuk @budi @ani ikutan City Tour Green Metro Car di Surabaya/Malang/Solo #CityTour

4. Hasil tulisan dikumpulkan dgn cara mention twitter @GreenMetroCar dengan tagar #CityTour. Format tweet : Judul Tulisan<spasi>Link Tulisan<spasi>@GreenMetroCar<spasi>#CityTour

5. Sebarkan Format Tweet ke teman2 sebanyak mungkin & ajak mereka ikutan promo #CityTour dengan mendownload aplikasi Green Metro Car.

6. Kirim screencapture nomor 2, 3, 4, sekaligus link URL karya tulisan kamu & data diri (nama, alamat, akun FB & Twitter, no handphone) ke email clickmarcomm@gmail.com dengan subject GMC #CityTour Blog Contest.

7. Pemenang tiket gratis ke Singapura diumumkan 2 minggu setelah kontes berakhir.

8. Peserta mengijinkan panitia menggunakan / memperbanyak tulisan yg diikutsertakan dalam lomba.

Jadi, yuk rame-rame sewa mobil pakai aplikasi Green Metro Car. Siapa tau hasil review #CityTour membawa keberuntunganmu pergi ke luar negeri.. 🙂

Acara Blogger Meet Up dan #CityTour hari itu akhirnya ditutup dengan foto bersama-sama

Peserta Blogger Meet Up, Tim Green Metro Car, dan Kru Heerlijk Cafe dalam sesi foto bersama
Peserta Blogger Meet Up, Tim Green Metro Car, dan Kru Heerlijk Cafe dalam sesi foto bersama

Aksi 60+ Earth Hour 2015 Sheraton Surabaya

IMG-20150329-WA0000
Permisi, numpang narsis, yee 😀 Foto by Mbak Nining

Tanggal 28 Maret kemarin saya mengikuti perayaan Aksi 60+ Earth Hour 2015 Sheraton Surabaya. Selama tinggal dibumi ini, baru kemarin itu saya benar-benar menikmati perayaannya. Dan ternyata seperti yang dibilang Mas Gilang, Bukankah dengan merasakan gelap, maka kita baru bisa merasakan indahnya terang?, berhasil membuat saya percaya bahwa ketika gelap, terang api lilin yang kecil itu menjadi penerang sangat indah.

Gimana rasanya gelap-gelapan satu jam?

Rasanya hmm.. rasanya sedap, nikmat, gurih, asin, manis, ada dingin-dinginnya, dan ada lembut-lembutnya. Eeh ada rasa coklatnya juga!

Kok gitu?
Iyaah, ketika gelap-gelapan saya dan teman-teman blogger sedang menikmati makan malam di Cafe Bromo. Gelap jadi nggak seperti gelap, secara makanannya enak-enak hihi..

IMG_20150328_202251
Staf Sheraton Surabaya sedang menyalakan lilin 60+

Jadi begini, setelah mengikuti gathering Aksi 60+ Earth Hour 2015 Sheraton Surabaya beberapa waktu lalu, Sheraton Surabaya mengundang lagi saya dan teman-teman blogger buat diajak seru-seruan menikmati perayaan even Earth Hour. Sambil bergelap-gelap ria, kami disuguhi penampilan Sanggar Alang-Alang yang membawakan instrumen kontemporer. Nyala lilin yang membentuk angka 60+ terlihat semarak ditengah ruang lobby hotel sehingga momen ini begitu indah diabadikan dalam gambar.

Lebih istimewa lagi, Sheraton Surabaya juga mengumumkan juara blog competition tentang Perjalanan Hijau Sheraton Surabaya dalam peran sertanya menjaga kelestarian lingkungan.

IMG-20150329-WA0002
Dengan sertifikat Juara pertama, didampingi yang Mulia Raja Jalal *eh* Foto by Mbak Dila

Siapa juaranya?
Ehem-ehem.. jadi gak enak nulisnya..
Bukan maksud pamer, lho ya, tapi tapi, berhubung harus dijawab, ya sudahlah, dengan terpaksa saya harus menyebutkan bahwa juara pertamanya adalah saya.
Sekali lagi bukan mau pamer lho, kenyataannya memang saya juaranya. Beneran, nggak bohong, juara pertamanya memang saya. *kemudian dilempari akik rame-rame*

Seperti perayaan Earth Hour yang sudah-sudah, acara pemadaman selama 60 menit berlangsung tepat jam 20.30 sampai 21.30. Menjelang 14 menit sebelum dibunuh listriknya, kita semua berkumpul di lobby hotel sambil mengitari deretan lilin yang membentuk angka 60+. Sambil menunggu waktu menuju ke menit 00.00, manajemen Sheraton mengumumkan promo diskon 50% selama acara Earth Hour berlangsung.

IMG_20150328_203125
Bersama-sama memadamkan lampu

Begitu angka menuju 10 detik terakhir, kami teriak bersama-sama menghitung mundur 9,8,7,6,5,4,3,2,1, Jebreet!! Lampunya padam.

Meski semua tampak padam, tapi suasananya gak terlalu gelap banget, soalnya lampu punya tetangga sebelah terangnya maksimal. Kecuali ketika sedang hunting makanan di Cafe Bromo. Sambil nenteng piring, kami harus meraba isi panci sambil nengok-nengok isinya apaan. Takutnya mau ambil daging keliru laos hihi..
IMG_20150328_212949

IMG_20150328_213213

Seperti yang pernah saya tulis, sejak tahun 2009 Sheraton Surabaya rutin menyelenggarakan acara Earth Hour. Hotel berkelas bintang 5 di Surabaya ini dalam bisnisnya berupaya menjadikan Sheraton sebagai hotel yang peduli terhadap pelestarian alam.

IMG_20150328_214403
Yang Mulia, maukah kau menukarkan lilin-lilin ini dengan Mas Louis ituu?

Setelah perayaan Aksi 60+ Earth Hour 2015 Sheraton Surabaya, kini saatnya aku dan kamu bersama-sama beraksi menjaga bumi. Ini aksiku, mana Aksimu?!

Go Top