Yang wajib dibawa saat musim hujan

Hujan lagi.. banjir lagi..

Musim hujan begini, banjir dimana-mana. Alhamdulillah Surabaya yang tiap hari di guyur hujan deras dan angin kencang masih bertahan dengan status ‘tergenang’. Walaupun kenyataannya genangan air sudah setinggi atas lutut orang dewasa, tapi masih saja dibilang TERGENANG. Semoga saja banjir-banjir begini Bang Haji nggak lewat Surabaya, supaya beliau tidak protes lalu bilang Tehr.. lha.. lhu!! 😀

Ngomong-ngomong, banjir akhir-akhir ini kota Surabaya dan sekitarnya tengah jadi sorotan. Apalagi kalau bukan karena berita daerah Benowo dan sekitarnya yang tiba-tiba kedatangan tamu tak diundang, alias air sungai Lamong yang tiba-tiba merangsek ke dalam perumahan warga. Akibatnya, olala pasti lah genangan air dimana-mana. Masih disebut genangan? Oh, tidak kalau ini benar-benar banjir, soalnya genangan air setinggi lutut orang dewasa itu telah bertahan hingga 3 hari lamanya. Padahal menurut aturan UU ke-RT-an, tamu wajib lapor selama batas waktu 1 x 24 jam, melebihi 24 jam silakan minggat. Dan rupanya tamu tak diundang ini ngeyel, sudah 3 x 24 jam, lha kok ya nggak mau pergi juga.

Segala usaha pengusiran banjir telah dilakukan, bahkan saya lihat diberita, Bu Risma sampai turun tangan membantu mengusir air. Sayangnya, air yang sudah keenakan di dalam perumahan masih saja ogah beranjak. Bahkan sudah dilakukan trik pengusiran memakai ritual ala Syahrini, air-air itu tetap saja mokong. “Saannah… sannaah.. pehrgi.. pehrgi sannah…” “huss.. hush…” pakai suara merintih-rintih. Ya sudahlah, mungkin ada hikmah dibalik bencana genangan ini. Eh ralat, bencana banjir ini hehe..

Beberapa waktu lalu saya menyambangi Benowo. Semua pada tau kan bagaimana kondisi lalu lintas menuju arah ke sana. Jauh, itu sudah pasti. Banyak proyek, sangat jelas. Macet, itu sih lagu lama keles.. dan sekarang eeh, ketambahan banjir lagi. Mau bagaimana lagi memang lagi musimnya hujan. Yah, intinya sih kalau mau ke Benowo harus siap bawa Jas Hujan. Bukan ke Benowo aja, di musim banjir ini kalau ingin pergi kemana-mana tanpa takut kejebak hujan, syaratnya wajib bawa Jas Hujan.

blanja.com

Terlepas jas hujan itu nanti mau dipakai apa nggak, setidaknya di jok motor sudah siap alat pengamannya sehingga bila ditengah jalan tiba-tiba hujan datang mak bress, tinggal minggir dan buruan pakai mantelnya.

Ada beberapa pilihan jas hujan yang selama ini kita kenal. Ada yang bentuk lowo (kelelawar), ada pula yang bentuk potongan. Karena saya suka pergi sendirian saya suka pakai jas hujan yang bentuknya potongan, celana dan atasan. Jas hujan begini dirasa lebih praktis, lebih aman, dan lebih nyaman. Apalagi kalau di tengah jalan ada genangan air, praktis cipratan air tak akan mengotori baju.

Untuk pemilihan jas hujan sendiri saya lebih suka mengenakan jas hujan yang warnanya gelap namun dilengkapi aksen garis terang di bagian punggung. Aksen garis terang ini utamanya dapat membantu keberadaan kita saat berada di tengah-tengah lebatnya hujan. Yang lebih penting lagi bahan yang digunakan harus yang berkualitas, kuat dan tahan lama. Seperti pilihan Jas Hujan Rosida di blanjadotcom yang bahannya di disain khusus melindungi tubuh dari serangan air hujan dan hembusan angin kencang. Tak hanya itu saja bentuk modelnya sangat menarik dan sangat cocok dipakai oleh anak-anak dan remaja.

Biaya balik nama Kendaraan di Surabaya tahun 2015

Setelah posting Proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya ada salah satu komentator yang bertanya, sebenarnya berapa total biaya balik nama kendaraan di Surabaya tahun 2015?

Hmmm.. baiklah rupanya ada yang penasaran segera pengen tau biaya balik nama kendaraan di Surabaya. Nggak masalah karena dipostingan ini saya memang akan menjelentrehkan biaya-biaya yang saya bayar selama ngider di kantor Samsat 😀

Kalau di hitung-hitung total biaya yang saya bayar habisnya kurang lebih 400 ribu sekian, karena saat balik nama kendaraan saya juga sekaligus mengurus perpanjangan pajak dan ganti plat nomer.

Berikut ini biaya balik nama kendaraan di Surabaya tahun 2015 yang sudah saya keluarkan:

  1. Bayar pungli ke petugas cek fisik Rp. 10.000,-
  2. Bayar pungli di gudang arsip Rp. 10.000,-
  3. Bayar Biaya Mutasi Keluar Rp. 75.000,-
  4. Bayar buku BPKB di Polda Rp. 80.000,-
  5. Bayar Pajak Kendaraan Rp. 186.500,-
  6. Bayar Plat Nomor Rp. 80.000,-
  7. Biaya fotocopy dokumen, beli map, meli materai, beli kwitansi kurang lebih Rp. 20.000

Nah, silakan ditotal sendiri berapa habisnya ya..

Barangkali ada yang bertanya kenapa saya nulis pungli di nomor 1 dan 2. Kenyataannya begitu sih soalnya saya nggak dapat bukti pembayaran. Dan lagi waktu minta bayaran, petugasnya bilang ‘seikhlasnya’. Yang lebih lucu lagi ketika saya berada di gudang arsip, petugasnya minta uang ke saya 2 kali. Nah lo, harus diprotes ini… 😀

Baca ini Cara Ngurus Balik Nama Kendaraan Sendiri Tanpa Calo

Ceritanya waktu ke gudang arsip lantai 3 saya salah masuk kamar. Saat di ujung tangga lantai 3 di depan saya ada sebuah ruangan. Nggak pakai tanya-tanya saya lantas menuju ke ruangan itu apalagi disana sudah ada beberapa orang yang antri. Herannya saya kok ya main masuk aja nggak baca-baca tulisan yang menempel di pintu. Tanpa membaca tempelan saya main masuk aja dan langsung menyerahkan dokumen disana.

Tak lama kemudian nama saya dipanggil oleh petugasnya dan diminta bayar Rp. 10.000,-. Setelah bayar saya disuruh ke ruangan lain di lantai itu juga. Saya ngikut aja arahan petugas. Sambil berjalan menuju ruangan yang letaknya berseberangan dari ruangan sebelumnya saya buka-buka arsip yang tadi saya serahkan. Dari situ saya merasa ada yang aneh. Perasaan saya mengatakan dokumen saya nggak diapa-apain. Tumpukannya masih sama seperti sebelumnya. Tapi kok disuruh bayar? Hayoo.. eng.. ing.. eng..

Ya sudahlah.. males kalau engkel-engkelan sama petugas meskipun dalam hati pengen sekali tanya uang tadi itu buat bayar apa.

Di gudang arsip yang saya tuju ini dokumen itu saya serahkan ke petugas. Seperti sebelumnya, saya diminta menunggu. Kali ini nunggunya agak lama. Di saat menunggu ini tanpa sengaja mata saya membaca tulisan di dinding. Dan baru saya sadari kalau sebelumnya saya salah masuk gudang. Mestinya ke gudang R2 saya masuknya ke gudang R! Huwwaaaa… pantesan kok disuruh pindah gudang. Etapi kenapa pula tadi saya disuruh bayar Rp. 10 ribuuuu?

Bukan masalah angkanya sih tapi ping-nya itu lho.. sehari berapa banyak orang ke gudang arsip, dan kalau di kali Rp. 10.000, totalnya berapa Kakaaakk..

Sambil menunggu, saya tanya-tanya ke orang sebelah yang juga keliru seperti saya. Waktu saya tanya, orang sebelah saya ini juga tadi disuruh bayar 10 ribu. Wah perlu di protes doong..

Begitu nama saya dipanggil, seperti yang saya duga saya diminta bayar Rp. 10.000,-. Kali ini saya jelas-jelas menolak. Saya bilang:

“Pak ruangan sini sama ruangan sana (sambil nunjuk ke depan) sama apa beda?”

“Beda. Ini gudang arsip R2, disana R4” jawab petugas.

“Lho tapi saya tadi ke sana disuruh bayar lho, Pak?”

“Oh kalau begitu sekarang nggak usah bayar”

Jreng jreng jreng… hellooo….

Ketika sudah di lantai bawah saya dekati orang yang tadi ada disebelah saya. Pak tadi bayar lagi, nggak? Dia bilang bayar lagi! waaahhhh untung saya protes, coba kalau nggak pasti kena pungli double…

“Mbak bayar lagi?”

“Nggak, Pak, soalnya tadi saya protes ke petugasnya”

“Oalah Mbak, saya nggak tau. Tau gitu tadi saya juga protes..” katanya. Kasihan banget, kan. Ini masih satu orang yang kelihatan, dan saya yakin banyak orang yang salah masuk kamar karena memang ruangan gudang arsip R2 letaknya agak nyelempit.

Udah ah curhatnya. Semoga pengalaman saya ini bisa menjadi pelajaran buat teman-teman yang sedang pusing memikirkan Biaya balik nama Kendaraan di Surabaya tahun 2015 ini

Pesona Pemandian Air Panas Ciater Bandung

Lagi duduk didepan rumah sambil melihat orang pulang Jumatan kok tiba-tiba terlintas akan suasana pemandian Air Panas Ciater. Gara-garanya para kaum Adam ini jalan sambil payungan sajadah dengan wajah bersinar sehingga mengingatkan saya akan bagaimana nikmatnya berendam siang-siang dengan air rasa suam-suam kuku.  Seandaianya saja yang lewat si raja Jalal sambil membawa segelas jeruk dingin dengan kerlingan senyum nakalnya hehe..

Ciater merupakan tempat wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam serta merasakan nikmatnya mandi air panas sembari melihat pemandangan alam di tempat terbuka. Tempat ini tidak hanya menjadi favorit warga Jawa Barat, khususnya Bandung, namun beberapa wisatawan yang datang dari luar daerah maupun luar negeri ternyata juga menjadikan tempat ini sebagai salah satu tujuan favorit mereka. Itulah sebabnya mengapa Pemandian Air Panas Ciater selalu ramai dikunjungi setiap hari terutama akhir pekan. Mumpung sudah menjelang akhir pekan saya akan mengajak teman-teman menjelajahi Pemandian Air Panas Ciater sekaligus mengenalkan apa saja yang ada disana.

pemandian-air-panas-ciater-Optimized

Objek Wisata

Air Panas Ciater sebenarnya tidak terletak di Bandung, melainkan di daerah Subang, Jawa Barat. Tempat ini berada di dataran tinggi dengan suhu yang sangat rendah. Walau demikian air panas yang mengalir di tempat ini sudah cukup untuk melawan rasa dingin.

Pemandian Air Panas Ciater berada di ketinggian 800 meter di atas permukaan laut dan memiliki pemandangan alam yang masih asri, hijau dan menakjubkan. Tidak hanya itu, pengunjung juga akan disambut oleh indahnya panorama kebun teh yang indah, sejuk dan segar.

Berbagai kegiatan lain yang bisa di lakukan di sekitar Pemandian Air Panas Ciater diantaranya adalah berenang, memancing, arung jeram, bersepeda, berkuda, berkemah dan outbond, berjalan-jalan di sekitar perkebunan teh serta menikmati indahnya pemandangan sambil bermain golf di mini golf court yang telah disediakan.

Selain itu pengunjung juga dapat menikmati sensasi air panas yang memiliki banyak manfaat, mulai dari kesehatan kulit, dapat menyembuhkan rematik, gangguan saraf serta tulang, bahkan beberapa orang percaya bahwa air panas yang terdapat di tempat ini biss menyembuhkan seseorang dari tekanan darah tinggi, stroke maupun lumpuh.

Lalu, apa sebenarnya yang terkandung di dalam air panas tersebut hingga mampu mengobati berbagai jenis penyakit?

Ternyata air panas Ciater mengandung magnesium kalsiumsulfat, klorida, serta aluminium. Tidak hanya itu, air panas di pemandian Ciater memiliki ph sekitar 2,45 dengan suhu air sekitar 43 hingga 46 celcius

Keeksotisan wisata air panas Ciater ini membuat banyak hotel di Bandung menawarkan perjalanan wisata menuju ke tempat ini. Jadi, jika teman-teman ingin menikmati air panas yang berasal dari aliran Gunung Tangkuban Perahu ini, maka pemandian air panas Ciater merupakan tempat yang harus ada dalam daftar tujuan wisata.

Akses ke Pemandian Air Panas Ciater

Untuk menuju tempat ini, terutama bagi tamu yang menyewa hotel Bandung, dapat menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum. Jarak antara Bandung menuju pemandian Ciater ini kurang lebih 51 km, sedangkan dari kawah Gunung Tangkuban Perahu jaraknya hanya sekitar 11 km saja.

Bila teman-teman ingin menggunakan angkutan umum dari Kota Bandung, langkah yang ditempuh adalah kalian harus menuju ke Terminal Ledeng lebih dulu. Selanjutnya naik angkot yang menuju Lembang. Jarak pintu masuk Ciater dari terminal Lembang ini sudah dekat, bila ditempuh kira-kira tinggal 30 menit lagi.

Fasilitas

Fasilitas di tempat ini juga sudah sangat lengkap mulai dari kolam renang, kolam-kolam pemandian, air terjun, curug yang mengalirkan air panas, musholla, tempat parkir yang luas, bahkan bagi yang datang bersama keluarga atau pasangan, bisa sambil menikmati berbagai wahana dan permainan di tempat ini.

Akomodasi

Jika kalian ingin menginap dan menghabiskan malam di wisata Ciater, pengelola juga menyediakan berbagai penginapan, bungalow dan hotel di sekitar tempat ini. Namun jika Anda enggan untuk menginap di tempat ini dan lebih memilih di Bandung, hal tersebut juga tidak mengapa karena ada terdapat banyak hotel yang menawarkan paket tour menuju tempat ini.

Adapun beberapa hotel yang dekat dengan wisata pemandian air panas Ciater, berikut ini daftar nama-nama hotel di Bandung GoIndonesia yang bisa dipertimbangkan.

  • Stevie 6 Hotel, alamatnya: Jalan SersanB ajuri 72 Bandung
  • Hotel Pesona Bamboe, alamatnya: Jalan Raya Lembang no 227 Lembang, Bandung
  • The Green Forest Resort, alamatnya: JalanSersan Bajuri no 102 Cihideung, Bandung
  • Grand Paradise Hotel Lembang, alamatnya: Jalan Raya TangkubanPerahu nomor 50 Lembang, Bandung
  • Hotel Imah Seniman, alamatnya: Jalan Kolonel Masturi no 8 Lembang, Bandung

Nah, sekarang hari Jumat, besok sudah Sabtu, saatnya menikmati malam libur. Yang di Bandung atau teman-teman di luar Bandung, apa rencana liburan akhir pekanmu? Btw Selamat berlibur temaan 😉

Proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya

Ketika akan menuju ke Kantor Samsat Manyar untuk proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya, saya hampir saja kecele masuk ke gedung Dispenda. Bahkan stang motor pun sudah belok kedalam parkiran gedung. Sebelum semua terlambat saya lalu balik kucing lagi ke jalanan raya Manyar hihi..

Kalau dipikir saat itu saya tidak sedang melamun tetapi memang benar-benar kecele. Gara-garanya saya tertipu oleh segerombolan orang yang berdiri di bahu jalan persis didepan pagar gedung sambil melambaikan tangan ke arah pengendara yang lewat sambil menawarkan jasa bayar pajak motor. Apalagi di dekat mereka banyak motor yang parkir berjajar secara sembarangan. Jelaslah saya tertipu dan menganggap gedung tersebut adalah gedung Samsat. Ditambah lagi dipojokan gedung itu ada baliho besar yang gambarnya Pak Karwo lagi promosi pembebasan biaya balik nama dan pemutihan. Siapa sangka kalau gedung itu punya Dispenda yang letaknya tetanggaan sama kantor Samsat. Ih, bertahun-tahun tinggal di Surabaya masih nggak apal juga kantor Samsat hihi..

Setelah keluar dari area kantor Dispenda saya sampai tertawa-tawa sendiri membayangkan kecerobohan yang barusan saya lakukan. Bahkan lho ada satu calo yang mendekati saya dengan sok taunya menebak kalau saya mau ke kantor Samsat. Dia bilang gini “Mau ganti plat motor, yaa”. Ya elaahh kok tau sih kalau saya mau ke Samsat. Dan kok tau juga kalau saya mau ganti plat nomor. Memangnya sampean siapanya saya… untung dia gak bisa nebak dalamnya hati saya ketika melihat betapa kasihannya raja Jalal saat diomeli ratu Jodha haha…

Di dalam kantor Samsat saya langsung masuk nemui bagian Informasi. Seperti yang dijelaskan oleh petugas cantik yang ada disana, syarat untuk proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya bisa dilihat di postingan Cara Ngurus Balik Nama Kendaraan Sendiri Tanpa Calo

IMG_20150105_113219
Suasana didalam Samsat

Pertama-tama saya diminta ke loket no. 12, tempat pengambilan formulir cek fisik kendaraan. Selanjutnya formulir itu digesek ke nomor rangka kendaraan dulu. Waktu itu saya dibantuin sama petugas cek fisik dan seperti yang selama ini beroperasi ujung-ujungnya petugas minta bayar seikhlasnya. *Pungli gak sih kayak gini?* Karena saya perempuan dan gak tau letak nomor rangka kendaraan itu disebelah mana, ya sudahlah saya kasih uang sepuluh ribu. Lagian dia bersedia membantu merapikan sekaligus menjaga dokumen-dokumen saya ketika saya harus mengembalikan kendaraan kembali ke tempat parkir.

Setelah semuanya beres saya kembali lagi ke bagian Informasi. Nahasnya dokumen-dokumen yang tadi sudah ditata rapi oleh petugas cek fisik semuanya dibongkar habis-habisan karena format tatanannya salah semuaaa. Jiahhh tau begitu tadi gak usah repot-repot ngerapihin, Paakkk! 😀

IMG_20150105_114444
Buat arek Suroboyo yang pajak motornya telat ingat batas bayarnya biar dendanya gratis!

Dokumen yang sudah benar formatnya selanjutnya di bawa ke loket no. 8 untuk dibuka blokirnya. Setelah itu dokumen dibawa ke loket no. 11 tempat ngurus Mutasi Keluar. Pokoknya jangan heran deh kalau ngurus kendaraan seperti orang ngider dokumen dari loket ke loket wkwk

Yang terakhir adalah menuju ke loket 12 untuk meminta Surat Keterangan Fiskal. Surat ini sebagai pengantar karena pindah Samsat. Maksudnya seluruh dokumen motor yang selama ini tersimpan di Samsat Surabaya Timur akan dipindahkan ke Samsat Surabaya Selatan, disesuai dengan alamat KTP saya.

Paham sampai disini? Oke lanjut! 😀

Berbekal Surat Keterangan Fiskal, sambil membawa dokumen saya diminta menuju ke Gudang Arsip di lantai 3. Awas, jangan sampai keliru masuk ruangan soalnya di gudang arsip ini ada 2 tempat, gudang untuk R2 dan R4. Jangan seperti saya, sempat keliru kamar haha…

Gudang arsip ini menyimpan seluruh dokumen kendaraan bermotor dari mulai beli sampai dokumen pembayaran pajak bertahun-tahun lalu. Jadi jangan kaget kalau keluar dari gudang arsip kemudian bawa segambreng dokumen. *troli mana, troli…*

IMG_20150129_164823
Harus ada bukti kwitansinya, yah!

Dengan membawa segambreng dokumen saya harus balik lagi ke loket nomer 12 untuk kemudian digantikan Surat Tanda Terima pengganti STNK dan membayar Biaya Mutasi Keluar sebanyak Rp. 75.000,-

Untuk sementara proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya  sudah selesai. Selanjutnya saya harus menunggu selama kurang lebih satu minggu. Dan selama itu saya bisa bebas, sebebas raja jalanan hahaha… *tertawa sombong*. Gimana nggak bebas lha wong kemana-mana gak usah ubek-ubek cari STNK dulu. Bekal yang dikasih buat saya hanya satu, yaitu Tanda Terima sajoo. Asik, kan.. 😀

Balai Pemuda dan Pusat Informasi Wisata Surabaya

Siapa yang nggak tau Gedung Balai Pemuda. Orang Surabaya pasti taulah dimana lokasinya. Selurusan dengan Plasa Surabaya tapi gak bisa langsung lurus, harus muter dulu lewat monumen Bambu Runcing. Tau sendirilah kalau jalan-jalan di Surabaya gak pakai muter dulu rasanya kurang afdhol hehe..
2015-01-22_02-46-26

Kemarin siang saya datang ke Balai Pemuda. Niatnya cuma satu, ambil brosur agenda wisata di kantor Surabaya Tourism Information Centre. Kedengarannya seperti gak ada kerjaan ya, ngoyo datang kesana tapi hanya buat minta brosur. Yah apalah saya ini gara-gara temanya Liga Blogger pekan ini yang harus menunjukkan agenda wisata tahunan daerah sehingga mau nggak mau saya harus minta data ke sana. *salahkan admin LBI!* hehe… Ampun, Min.
2015-01-22_02-45-50

Lokasi Balai Pemuda ini bersebelahan dengan kantor DPRD Surabaya. Letaknya persis di pojok pertigaan antara jalan Gubernur Suryo dan jalan Yos Sudarso, dua jalan yang tiap hari selalu dipadati kendaraan. Apalagi kalau sudah musim demo, wah harus jalan ngesot. Tapi inilah kecintaan saya dengan Surabaya, semacet-macetnya jalanan tetap bisa diterobos hanya dengan hitungan menit. Gak sampai jam-jaman. *tiba-tiba pengin peluk Bu Walkot* lah apa hubungannya ya hehe..

Gedung Balai Pemuda ini merupakan gedung cagar budaya yang sekarang sering digunakan untuk even-even yang bersifat pelayanan. Setiap hari gedung ini selalu didatangi masyarakat. Selain sebagai pusat informasi wisata, di dalam kompleks gedung ini juga terdapat Perpustakaan Kota Surabaya. Kalau hari Minggu halaman gedung ini kerap dijadikan sebagai tempat pertunjukan macam jaranan, dan reog.

Salah satu ruang pelayanan yang saya masuki adalah Tourism Information Centre. Di dalam ruangan itu terdapat seperangkat meja kursi gaya kuno. Di sekitar meja kursi itu terdapat dua rak dan etalase besar. Salah satu rak berisi brosur informasi hotel, resto, museum, tempat wisata, dan lain-lain. Sedangkan rak lainnya berisi katalog dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Madura. Di dalam etalase terdapat souvenir dan pernik-pernik khas Surabaya.
IMG_20150122_104447

2015-01-22_02-44-23
Program yang saat ini sedang digalakkan Tourism Information Centre adalah Surabaya Shopping and Culinary Track 2015. Adapun rute tracknya adalah:

Hari Selasa:
Balai Pemuda – Balai Kota/Taman Surya – Taman Bungkul – Masjid Al Akbar – Royal Plaza – Patung Suroboyo (depan KBS) – Balai Pemuda

Hari Sabtu dan Minggu:
Balai Pemuda – Balai Kota/Taman Surya – Taman Hiburan Pantai Kenjeran Lama – East Cost Center – Sentra UKM Meer – Taman Flora/Kebun Bibit Bratang – Balai Pemuda

Lalu bagaimana dengan perpustakaan Kota?
Secara keseluruhan tampilan perpustakaan kota tampak hebat. Sayang saya gak bisa mengambil gambar suasana di dalam, kata petugasnya kalau mau foto harus minta surat ke Dinas dulu. Whaladalahh leren ngurus surat dhisek 😀

Saya gambarkan, didalam perpustakaan terlihat banyak buku. *yo jelas namanya saja perpustakaan*. Buku-buku itu tersusun rapi di rak-rak yang tersusun sesuai ketagori. Selain rak buku terdapat meja-meja dan beberapa unit sofa empuk. Di meja itu saya lihat pengunjungnya tak sekedar membaca buku tapi juga membuka leppie. Sayang disana gak ada barista dan pelayan yang nyuguhi kopi hehe..

Oya di dalam perpustakaan itu juga terdapat unit-unit komputer yang disediakan buat pengunjung bila ingin internetan atau bermain game. Semuanya gratis!
Khusus anak-anak juga disediakan area sendiri lengkap dengan mainan dan komputer anak-anak. Asik, kan?

Nah bagaimana dengan di kotamu kawan, adakah paket wisata atau Perpustakaan Kota/ Kabupatennya?

Kalender Even Wisata Surabaya 2015

Awal tahun Dinas Pariwisata Surabaya sedang gencar-gencarnya membuat Kalender Even Wisata Surabaya 2015 yang dirangkum untuk setahun kedepan. Isi kalendernya berupa event rutin tahunan atau event baru yang diselenggarakan untuk menarik wisatawan yang berkunjung ke Surabaya. Itu pula yang saat ini sedang digalakkan oleh Pemerintah Kota Surabaya melalui Surabaya Tourism Information Center di jalan Gubernur Suryo 15 Surabaya.

Saat membutuhkan informasi kalender even wisata saya kerap datang ke kantor Surabaya Tourism Information Center. Tidak hanya mendapatkan katalog, disana saya juga mendapat macam-macam brosur, seperti brosur hotel, brosur restoran, brosur salon, dan lain sebagainya yang ada di kota Surabaya dan wilayah sekitar Jawa Timur – Madura. Dan satu lagi sebuah majalah Surabaya City Guide yang diterbitkan oleh Suara Surabaya Media dan didukung oleh Pemerintah Kota Surabaya.

2015-01-22_02-50-56
Oleh-oleh brosur 😀

Namun ada yang berbeda ketika kemarin saya datang ke kantor Informasi pariwisata yang ada di dalam kompleks Balai Pemuda ini. Setelah mengisi buku tamu saya tak mendapati katalog kalender event kota Surabaya yang biasanya tertumpuk rapi di dekat meja pelayanan. Di salah satu rak di dalam ruangan itu saya hanya mendapati brosur-brosur saja. Menurut petugas yang ada disana, saat saya tanyakan dimana saya bisa mendapatkan katalog kalender event tahunan, jawaban yang diberikan adalah untuk tahun ini kalender wisata Surabaya tidak di cetak seperti biasanya akan tetapi di buatkan brosur yang diupdate secara dwi bulanan. Alasan tidak dibuatkan buku katalog karena jadwalnya sering berubah sehingga kasihan pengunjung yang sudah kecele. Untuk mengetahui informasi kalender even wisata di Surabaya pengunjung dapat membaca melalui brosur yang terpampang di pintu masuk Surabaya Tourism Information Center atau di papan pengumuman di sekitar kompleks Balai Pemuda. Selain itu pengunjung juga dapat mengakses melalui website www.sparklingsurabaya.info atau menghubungi langsung ke nomor 031-5340444.

IMG_20150122_111148
Brosur-brosur seputar even Surabaya terpasang di papan kompleks Balai Pemuda

Hampir sama dengan kalender wisata tahun sebelumnya, sesuai informasi yang saya dapat, untuk tahun ini Kalender Even Wisata Surabaya 2015 masih didominasi dengan menampilkan kesenian-kesenian Jawa Timur seperti ludruk, ketoprak, jaranan, campursari, wayang, dan keroncong. Yang membuat berbeda adalah banyaknya even pameran Dwi Tunggal Muesum dan Pameran Bersama Sepuluh Museum se-Jatim yang diadakan di Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh November selama tahun 2015 ini. Berita baiknya masyarakat Surabaya bisa mengikuti Surabaya Shopping and Culinary Track dengan menggunakan bis kota yang disediakan khusus untuk pengunjung. Dengan hanya membayar Rp. 7.500,- masyarakat sudah bisa menikmati jalan-jalan dengan rute perjalanan yang sudah disusun oleh Surabaya Tourism Information Center dengan tempat kumpul di balai Pemuda Surabaya.

IMG_20150122_111126
Brosur Kalender Even Wisata Surabaya 2015 yang dipasang di pintu masuk Surabaya Tourism Information Centre

Berikut ini adalah kalender even Surabaya bulan Januari – Februari 2015:

Kelendar Even bulan Januari:
23 Januari 2015 – Surabaya Property Expo – Grand City Convex
24 Januari 2015 – Ketoprak – Balai Pemuda Surabaya
22-25 Januari 2015 – Galaxy Wedding 2015 – Galaxy Mall Surabaya
25 Januari 2015 – Pameran Dwi Tunggal Museum – Tugu Pahlawan

Kelendar Even bulan Februari:
Februari – International Art Festival – Ciputra World Surabaya
Februari – Surabaya Heritage Track ‘Lunar Tracks’ – House of Sampoerna
1 Februari 2015 – Campursari – Taman Jayengrono
1-7 Februari 2015 – Perak Project – Galaxy Mall
7 Februari – Wayang Orang – Balai Budaya Surabaya
8 Februari – Band – Taman Flora
4-8 Februari – Trend Moslem Beauty Expo – Grand City Surabaya
15 Februari – keroncong – Taman Prestasi
21 Februari – Wayang Potehi – Balai Budaya Surabaya
27 Februari – Premier Wedding Fair – Grand City Surabaya
7-15 Februari – Galaxy Interior – Galaxy Mall
22 Februari – Pameran Dw Tunggal Museum – Tugu Pahlawan
22 Februaru – Jaranan – Taman Bungkul
28 Februari-1 Maret – Galaxy Early Bird Sale – Galaxy Mall

Nah buat teman-teman yang ada rencana datang ke Surabaya 1-2 bulan mendatang silakan manfaatkan Kalender Even Wisata Surabaya 2015 ini, sayang lho kalau semua dilewatkan begitu saja.. 😉

Cara ngurus balik nama kendaraan sendiri tanpa calo

Desember kemarin masa berlaku plat nomor motor saya habis dan saya berencana melakukan balik nama kendaraan. Momennya pas. Plat minta ganti, STNKnya juga mati. Kok ya ndilalahnya pas Pakde Karwo (Gubernur Jatim) sedang memberlakukan penggratisan biaya balik nama hingga bulan Februari 2015 nanti. Padahal konon ngurus balik nama butuh biaya mahal! Nah, mumpung sekarang motor saya sedang menanti proses pengurusan saya akan menceritakan bagaimana cara Balik Nama Kendaraan di Surabaya.

Di STNK motor tercatat bahwa pajak motor saya berlaku hingga 30 Desember 2014. Mulanya bingung bagaimana cara balik nama kendaraan. Apakah saya perlu meminjam KTP pemilik lama atau tidak. Saya sudah menghubungi pemilik lama, dan katanya untuk balik nama nggak usah pakai KTPnya dia, cukup pakai KTP saya aja. Karena tidak yakin saya datangi kantor SAMSAT sekalian minta penjelasan.

Tanggal 17 Desember 2014 saya datang ke Kantor Samsat Surabaya Selatan di daerah Ketintang. Samsat Ketintang ini memang menaungi Kecamatan saya tinggal (Di sesuaikan dengan alamat KTP). Dan begitu masuk parkiran SAMSAT, wuihhh buanyakk banget calo-calo berkeliaran. Setiap ada motor yang masuk ke parkiran mereka antusias menyambut.

“Mau perpanjangan motor?”
“Perlu dibantu bayarkan pajak?”
“Sini saya proseskan, gak pakai lama…”

Satu sama lain saling berebut. Tapi sambil bisik-bisik.

Dan begitu saya masuk, ada calo yang langsung tau keperluan saya apa. “Mau ganti plat, ya?”

Huhuhu… mau bohong bilang nggak jelas tidak mungkin, wong jelas-jelas plat saya bulan 12.14. Tapi kalau bilang iya, nanti dikira mau pakai jasanya dia. Dari pada dikejar-kejar saya ngaku setengah bohong, “nggaaakkk, mau mampir aja kesini” hahaha..
Maaf Pak Calo saya bohongi Anda 😀

Saran saya buat teman-teman agar tetap hati-hati bila berhadapan dengan calo. Dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, begitu masuk Samsat segera cari meja informasi didalam kantor. Pesan saya jangan sekali-sekali tanya orang di luar kantor Samsat, baik bertanya mengenai syarat membayar pajak atau ongkos biaya pembayaran pajak sebab bukan tidak mungkin yang kita hadapi adalah calo. Tapiii jangan juga pasang wajah takut atau bingung, biar gak ngetarani kalau kita orang awam. Santai aja, seolah-olah sudah sering masuk kantor Samsat. 😛

Informasi penting, Proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya

Begitu di meja informasi, petugas akan memberi penjelasan apa-apa saja syarat untuk pengurusan balik nama kendaraan. Seperti yang saya alami, petugas meminta BPKB dan KTP saya asli untuk dilihat di wilayah mana BPKB saya terdaftar. Ternyata setelah dijelaskan petugas BPKB saya terdaftar di Samsat Surabaya Timur karena alamat tinggal pemilik lama berada di wilayah Surabaya Timur. Sehingga sebelum diproses lebih lanjut saya harus melakukan mutasi dulu dari Samsat Surabaya Timur ke Samsat Surabaya Selatan.

Dari sinilah perjuangan dimulai…

Sebelum datang ke Samsat saya lebih dulu menyiapkan fotocopy data-data pendukung beserta map dan materai 6000 1 lembar. Sengaja saya fotocopy diluar agar tidak wira-wiri dan antri foto copy di Samsat. Irit waktu dan biaya juga soalnya foto copy di Samsat mahal hihi..

Yang perlu disiapkan untuk proses Balik Nama Kendaraan adalah: BPKP asli, KTP asli (KTP pemilik baru), STNK asli dan Kwitansi asli bermaterai 6000. Ketiga data tersebut di fotocopy sebanyak 3 kali. Saran saya fotocopynya dilebihkan buat jaga-jaga kalau ada keperluan tambahan.

Untuk kwitansinya diisi saja harga beli sepeda motor berapa. Kalau lupa harga boleh diisi sembarang yang penting harganya masuk akal hehe. Ngisi tanggal di kwitansinya disesuaikan juga dengan waktu pengurusan ya biar semua sama, walaupun belinya sudah 3 tahun kepungkur.

Segini dulu ya langkah bagaimana cara Balik Nama Kendaraan sendiri tanpa calo di Surabaya. Untuk mengetahui proses selanjutnya silakan baca postingan Proses Balik Nama Kendaraan di Surabaya dan Biaya balik nama kendaraan di Surabaya tahun 2015. Biar stepnya runut dan tulisannya gak terlalu panjang. Soalnya ngurus balik nama motor butuh waktu lama, sampai sekarang aja masih belum kelar. Dan jangan heran bila ketemu saya dijalan lalu melihat plat motor saya mati. Tetap nyapa aja dan jangan sekali-kali melakukan tilang sebab saya sudah dibekali surat sakti! Huahahahaha….. *tertawa songong*

 

Go Top