Jalan-jalan · Parenting · Wajah Surabaya

Main Air di Taman Balai Kota Surabaya

2017-03-15_12-14-13

Main air di Taman Balai Kota Surabaya menjadi aktifitas menyenangkan bagi warga kota untuk memanjakan anak-anak kala libur sekolah. Gak usah mengeluarkan biaya mahal, cukup bayar parkir seribu rupiah saja untuk motor, dan tiga ribu rupiah untuk mobil.

Saat ini Orang tua di Surabaya tak lagi dipusingin destinasi wisata untuk menyenangkan anak-anak, karena sekarang ada tempat asik di jantung kota Surabaya. Adalah spot air mancur yang terdapat di jalur pedestrian gedung Balai Kota. Spot ini terletak di luar area Taman Surya, sehingga pengendara yang melalui jalan Walikota Mustajab pasti akan melihatnya.

Saya beberapa kali lewat kawasan ini selalu terpesona melihat air mancur yang muncrat dari sela-sela lantai. Pesona muncratan airnya biasa saja, tapi tingkah laku anak-anak ini yang menggemaskan. Tiap kali muncratan air tumpah keatas, mereka sudah siap menangkapnya dengan gembira. Sambil berlarian, kadang sambil gegulingan di lantai.
Continue reading “Main Air di Taman Balai Kota Surabaya” »

Blogging · Jalan-jalan

Ingin beli Sepeda? Ketahui dulu harga Jual Sepeda setiap Jenisnya!

Harga Jual Sepeda

Siapa yang ‘masih’ suka bersepeda? Yah, sengaja saya kasih kata ‘masih’ karena aktifitas sepeda masyarakat kita menurut saya udah gak seperti dulu. Sejak sepeda motor ‘turun tahta’ dari barang tersier menjadi menjadi barang premier, sepeda angin mulai dilupakan orang.

Saya salah satunya. Ngaku aja deh, saya termasuk orang yang kalau gak kepengen banget sepedaan baru ngeluarin sepeda. Pakai sepeda pun sekarang niatnya sengaja buat menggerakkan badan. Beda dengan dulu yang jarak jauh sekalipun membutuhkan sepeda untuk menjangkau lokasi. Jalan kaki lama dan capek, sedangkan angkutan umum gak setiap saat lewat. Pilihan satu-satunya ya pakai sepeda.

Pernyatannya sekarang, Saya naik sepeda supaya kurus! Hehe.. Konon bersepeda mampu membakar banyak kalori, katanya begitu. Oya, harga jual sepeda beragam lho, tergantung jenis dan spesifikasinya.

Apabila teman-teman ada rencana membeli sepeda, maka dipostingan ini saya akan membahas tentang jenis sepeda serta kisaran harga jual sepeda, simak, ya..

Sepeda Gunung (MTB)

Namanya aja sepeda gunung, cocoknya ya dipakai buat nggunung. Nggunung maksudnya buat dipakai ngontel di area yang medannya ekstrim. Nama lain Sepeda gunung adalah Mountain Bike yang disingkat menjadi MTB.

Jika ditilik dari sejarahnya, sepeda gunung pertama kali diperkenalkan ke khalayak umum pada tahun 1970 di area perbukitan di San Fransisco. Ciri-ciri sepeda gunung memang lebih cenderung mencolok dibanding dengan jenis sepeda lainnya dimana rangkanya terbuat dari pipa besar dan kuat dengan ukuran roda memiliki tapak cukup lebar. Sebab sepeda ini dikhususkan untuk menembus medan yang terjal dan berat. Selain itu sepeda MTB juga memiliki 3 gear di bagian depan dan 10 gear di bagian belakang. Di pasaran, sepeda ini dibanderol dengan harga mulai dari 3 jutaan.

Sepeda Balap

Image: Google

Sepeda balap, sesuai namanya fungsinya untuk balapan. Sebagai sepeda ‘lomba’ tentu sepeda ini memiliki kecepatan tinggi. Ciri-cirinya, terdapat pipa rangka lebih kecil dan diameter bannya cukup besar dengan peleg kecil. Tapak ban juga cukup halus karena memang didesain untuk melewati jalan raya. Ciri khas ban ukuran lebar itulah yang menonjolkan sepeda ini dapat berlari cepat. Sepeda balap di pasaran dibanderol mulai dari 3 jutaan hingga puluhan juta rupiah.

Sepeda Hybrid

Istilah Sepeda Hybrid memang tak setenar sepeda yang lain, tapi percayalah di jalan raya banyak orang menggunakan sepeda jenis ini karena fungsi sepeda ini memang dibuat untuk aktifitas sehari-hari. Model sepeda hybrid memiliki bentuk rangka yang mirip dengan sepeda gunung, namun jika dilihat tapak bannya lebih memilki tekstur jika dibandingkan dengan sepeda gunung. Singkatnya, sepeda hybrid adalah perpaduan sepeda balap dan sepeda gunung, namun cocok dipakai di jalan aspal. Sepeda hybrid dipatok dengan harga sekitar 3 jutaan.

Sepeda BMX

Boleh dikata sepeda ini adalah sepeda legendaris yang gak mati digiles perkembangan jaman. Dari saya kecil hingga sekarang, Sepeda BMX tetap jadi pujaan. Ciri khas utama sepeda ini terletak pada bentuk stang yang melengkung, yang cocok dipakai untuk atraksi ekstrim. Sepeda ini difavoritkan oleh para kaum lelaki dan jangan heran kalau banyak beterbaran komunitas sepeda BMX di seluruh Indonesia. Untuk mendapatkan sepeda BMX, teman-teman kudu menyiapkan dana paling tidak 2 jutaan.

Sepeda Lipat

Image: Google

Meski bisa dibilang sebagai sepeda versi baru, namun sepeda lipat tak butuh waktu lama memikat hati para pecinta sepeda. Saya sendiri awalnya juga heran melihat sepeda bisa ditekuk-tekuk, kirain menggunakan trik sulap apaan, ternyata sepeda ini memang bisa dilipat.

Sepeda ini memiliki roda yang cenderung agak kecil dan berbadan ramping. Keunggulannya jelas bisa dilipat, namanya juga sepeda lipat. Dengan melipatnya, maka sepeda ini praktis bisa disimpan di area yang sempit. Sepeda ini dihargai mulai dari 2 jutaan dan ada juga yang mencapai puluhan juta.

Sepeda Fixie

Beberapa waktu lalu sepeda ini pernah populer di kalangan anak muda karena memiliki tampilan warna yang cerah dan bentuk yang minimalis. Sederhana tapi kelihatan mewah, lho.. Yang unik dari sepeda ini adalah tidak adanya kabel rem sehingga pengendara harus menggoes kebelakang jika ingin mengurangi kecepatan. Kayak terpedo gitulah.. Sepeda ini cukup murah karena banyak tersedia dengan harga mulai dari ratusan ribu rupiah.

Sepeda Onthel

Hohoho, anak kampung pasti tau deh sama sepeda ini. Saya suka pakai sepeda model gini karena tergolong tinggi dan gak gampang capek ngonthelnya. Bannya tergolong lebar, meskipun jalan dengan kecepatan santai tapi cepet nyampainya. Sepeda ini termasuk sepeda sejarah dimana untuk mendapatkan sepeda ini harganya agak mahal. Sesuailah karena sepeda onthel terbuat dari besi kokoh, modelnya unik, dan sadelnya dari bahan kulit asli. Mahalnya harga jual sepeda ini karena terbilang barang antik.

Sekarang, saatnya memilih! Dari sekian jenis sepeda, mana yang teman-teman sukai? Apapun musimnya, saya tetap cinta sama sepeda onthel! 😉

Blogging · Jalan-jalan · Kuliner · Review

Hadir dengan konsep baru, WTC eMall Surabaya dilengkapi Food and Community Corner

“Kopdar gak makan, yo kecut!” kata senior Blogger suatu ketika..

Kalau dengar ungkapan itu saya selalu tertawa. Ungkapan guyon, namun tak lebih sebagai kata-kata satir. Apa enaknya kumpul-kumpul sambil nahan lapar? Ya, kan?

Selama menjadi blogger, banyak sekali ajakan kopdar alias kumpul-kumpul dari kawan satu komunitas. Tak jarang mereka datang dari luar kota demi bisa bertatap muka.

Segala ajakan kopdar tentu selalu saya terima dengan senang hati, namun seringkali masalah muncul saat ada pertanyaan, DIMANA? Hahaha… bikin mumet deh sama urusan satu ini. Apalagi bila ngajak ketemuan di tengah kota Surabaya. Wuih, seakan saya ini Arek Suroboyo yang dolannya kurang adoh! Ditanya dimana, jawabnya sejam! Padahal bukan saya –nya yang gak hapal daerah Surabaya, tapi memang saya belum menemukan tempat asik dan nyaman yang cocok buat tempat ngumpul. Terutama di kawasan tengah kota Surabaya.

Cir khas Blogger kalau lagi ngumpul biasanya seperti ini:
– Butuh berpiring-piring dan bergelas-gelas es teh ukuran jumbo
– Suka tertawa lepas, maklum kebiasaan ngobrol di online, sekalinya ketemu muka langsung akrab kayak saudara 😀
– Ketemuan jam 12 siang, baru bubar jam 8 malam, keasyikan ngobrol.
– Butuh space luas untuk tempat foto-foto.
– Musholla yang memadai karena blogger kalau ngumpul sholatnya dari waktu Dhuhur hingga Isya’
– Trus apalagi, ya? Oya, koneksi internet sama colokan listrik! Dua fasilitas ini biasanya paling laris manis.
Biasalah, blogger paling senang kalau disuruh narsis. Sekali sesi foto, bisa selusin kamera yang ngantri. Trus saat itu juga upload di social media. Gak ada alasan upload nanti apalagi besok, keburu basi momennya!

Nah, dimana coba tempat ngumpul yang seenaknya sendiri seperti ini kawasan tengah kota Surabaya? Jangan bilang bingung di depan saya, karena saya sendiri juga muter kepala! Hehe..

WTC Surabaya kini hadir dengan area Baru, WTC eMall!


Baru bulan kemarin saya dapat info bahwa WTC Surabaya telah menjadi WTC eMall yang kehadirannya peduli pada komunitas.

Arek Suroboyo pasti nggak asing dengan WTC. Mall di jalan Pemuda, Surabaya, yang terkenal dengan pusat penjualan gadget terbesar. Butuh HP baru? Larinya pasti ke WTC.

Hayo, arek Suroboyo mana yang belum tau WTC? Berarti blusukanmu kurang kendel, haha.. (kurang nekat blusukannya)

WTC sekarang sudah hadir dengan area baru, lho. Udah kesana belum? Area WTC sekarang jadi makin luas, toko nya makin banyak, tempatnya makin lebar, fasilitasnya juga makin lengkap.

Kalau sebelumnya yang beroperasi hanya sampai lantai 3 dan 4, sekarang hingga lantai 6. Coba perhatikan dari luar bentuk bangunan WTC sekarang, disainnya keren, lho!

WTC eMall Surabaya kini dilengkapi Food Anda Community Corner . . . #wtcemall #wtc #wtcsurabaya #wtc_emall

Video kiriman Yuniari Nukti (@yuniarinukti) pada

Selain tambahan Food Galeria di lantai 6, juga lahan parkir yang luas hingga lima lantai yang siap menampung 500 mobil, total dengan lahan parkir lama bisa muat 1000 mobil. Tak hanya itu saja, beberapa kantor kas perbankan juga sudah buka disana. Saat saya kesana, saya sempat melihat kantor BNI. Kata Mas-Mas yang ada di lantai 4, BRI dan Mandiri juga segera membuka kantor disana.

Jangan tanya kalau toko handphone, area baru ini sudah dipenuhi toko-toko yang selalu menawarkan harga yang selalu kompetitif. Lah, kan, sejak dulu WTC memang terkenal pusat Handphone murah.. 😀

WTC eMall tempat nongkrong asyik buat komunitas

Tatanan meja dan kursi di Area indoor

Ngomong-ngomong komunitas, kota Surabaya adalah gudangnya community. Tak hanya komunitas Blogger saja, kebetulan saat ini saya mendapat amanah menjadi Makmin (panggilan untuk admin) Komunitas Emak-Emak Blogger, tapi saya juga sering mengikuti acara dari komunitas lain seperti Komunitas Buku, Komunitas Tangan di Atas, Save Street Child Surabaya, Kaskus, dan lain-lain.

Jika boleh jujur, sebagai admin sekaligus member beberapa komunitas, berkumpul untuk saling menelorkan ide sekaligus silaturrahmi adalah hal yang sangat menyenangkan. Sudah pasti kami membutuhkan lokasi yang nyaman dan strategis. Apalagi kategori Emak-emak seperti saya ini, yang maunya ngumpul di tempat yang gak jauh dari pusat kota supaya mudah jangkauannya.

Bersyukur sekarang ada WTC eMall tempat nongkrong asyik buat komunitas. Jadi saya gak bingung lagi cari tempat asyik buat kumpul bersama teman komunitas. Lokasinya available banget dengan fasilitas yang memadai. Maklumlah, urusan emak-emak emang susah ditolerir. Apalagi yang bawa anak, kasihan kalau lokasinya jauh. WTC eMall akses transportnya gampang, parkir motornya luas, banyak angkutan umum, banyak petugas keamanan yang rajin mantau sehingga pengunjung merasa aman.

Food Galeria, food court berkonsep Bhinneka Tungga Ika hadir di lantai 6

Bagi saya dan teman-teman, foodcourt adalah tempat makan paling enak di dunia. Lebay, ah, belum pernah keliling dunia ngaku-ngaku paling enak di dunia, haha.. maksud saya, makanan food court harganya terjangkau dan banyak macamnya. Alasan itulah yang membuat saya dan emak blogger Surabaya lebih memilih food court sebagai tempat berkumpul yang praktis.

Hanya saja, akhir-akhir ini konsep food court ragamnya makin membingungkan. Misalnya satu counter jualan jamur crispy yang rame pembeli, semua ikut-ikutan jual makanan berlabel serba ‘crispy’. Adalagi yang jualan Nasi Goreng jumbo, semua ikut-ikutan jual nasi goreng. Helloo.. apa kabar menu yang lain, kasihan mereka dicuekin..

Dan tadi siang saya dibuat terpana sama Food Galeria WTC e-Mall. Disana counternya sangat rapi. Menu yang dijual Indonesia banget. Kayak sudah di atur sedemikian rupa sehingga Bakso dan Soto dijadikan satu karena mengandung kuah, ada lagi Nasi Campur, Nasi Padang, Nasi Uduk, Nasi Bebek, Mie dan Bubur, Pempek dan Rujak. Perhatikan, menunya Bhinneka Tunggal Ika banget!

Betapa bahagianya teman-teman blogger seluruh nusantara yang datang ke Surabaya dan menemukan makanan khas daerahnya ada di Surabaya.

Selain makanan, dibagian sudut terdapat Drink Corner. Pengunjung bisa memilih aneka jenis minuman dengan harga terjangkau.

Di Food Galeria ini, pengunjung dimanjakan dengan set-set meja kursi berkonsep industrial. Ada yang dari besi, ada juga dari kayu. Ingin suasana privat, sendiri atau berdua dengan teman / pasangan, pilihannya banyak. Dan satu lagi, suasananya Instagram-able..!

Oya, konsep food court di sini, pengunjung diajak untuk hidup bersih dimana setelah menikmati makanan, pengunjung diharapkan membersihkan mejanya sendiri dan meletakkan piring bekas makan ke Tray Station yang telah disediakan. Self Service lah ya.. kalau lupa melakukan ini, di meja sudah tertempel stiker sebagai pengingat. Malas? Jangan dong, ah, katanya Surabaya dikenal sebagai kota bersih dan hijau, masak tinggal naruh piring kotor aja malas! 🙂

Untuk menuju ke Food Galeria, pengunjung tinggal naik eskalator langsung menuju ke lantai 6. Gampang, kok!

WTC eMall Ramah komunitas dengan area Community Corner

Nah, nah, nah.. ini yang saya suka, Community Corner! Duh, betapa bahagianya saya ada tempat ini. Jujur aja, bulan Januari lalu saya mengalami kebingungan yang teramat berat saat ingin mengadakan Arisan Ilmu. Arisan Ilmu adalah salah satu program Komunitas Emak-Emak Blogger yang ditujukan sebagai ajang silaturrahmi sekaligus berbagi ilmu sambil nongkrong-nongkrong cantik.

Sengaja pakai nama arisan soalnya kata ini teramat akrab di telinga wanita. Namun jangan pikir arisan kami adalah arisan duit, apalagi barang, sama sekali tidak. Arisan kami membahas tentang ilmu. Benar-benar belajar.

Sepertinya Arisan Ilmu bulan mendatang kami ingin adakan di Community Corner WTC eMall aja, deh. Alasannya, tempatnya tenang, areanya luas, meja kursinya Insya Allah available untuk 50-an orang, ramah anak-anak, jam buka nya lama, sampai malam. Semua kriteria acara community sudah diusung oleh WTC eMall.

Kesimpulan: WTC eMall berikan warna baru kepada komunitas

Siapa sangka jika kehadiran komunitas diterima secara baik oleh pengelola WTC eMall Surabaya sehingga mereka menyediakan sebagian space –nya untuk kepentingan komunitas. Sebagai anggota komunitas, saya tentu harus memanfaatkan peluang ini untuk menambah kazanah networking kepada banyak komunitas.

Menurut saya ada beberapa nilai tambah WTC eMall sebagai tempat nongkrong asyik buat komunitas, yaitu:

1. Lokasinya strategis

WTC eMall beralamat di jalan Pemuda no. 27-31, Surabaya. Jalan ini dikenal oleh masyarakat Surabaya sebagai kawasan yang mudah diakses. Terjangkau untuk seluruh angkutan umum, mulai kereta (dekat dengan Stasiun Gubeng), Bis Kota ( tak jauh dari perempatan jalan yang dilalui Bis kota menuju Terminal Purabaya), Lyn, dan Taksi. Ojek Online banyak di sini.

2. Tempatnya nyaman

Sebagai tempat nongkrong, WTC eMall memberikan kenyamanan kepada pengunjung, terutama tempat nongkrong yang luas. Tersedia banyak space, indoor, maupun outdoor.

3. Fasilitas memadai

Fasilitas yang dicari oleh member community biasanya kalau nggak colokan listrik, ya, Wifi. Jangan takut, karena WTC eMall telah menyediakan fasilitas itu. Fasilitas lain yang menunjang kenyamanan pengunjung adalah disediakan Musholla dan tempat wudhu pria dan wanita terpisah, Nursery Room, Toilet, dan Wastafel.

4. Bersih

Sepanjang penglihatan saya, area lantai 6 terlihat sangat bersih. Jangankan selembar tissue di lantai, sampah-sampah kecil aja lepas dari pengamatan. Di area tertentu terdapat tong sampah, begitu juga petugas kebersihan tampak cekatan.

5. Buka hingga jam 9 malam

Hohoho.. ternyata ya, WTC eMall benar-benar mendukung gaya hidup masyarakat Surabaya. Sesuailah dengan konsep yang diusung, yaitu bisnis, lifestyle, dan komunitas. Sekarang WTC eMall buka hingga malam, jam 9! Pulang kantor sambil nunggu macet bisa banget melipir kesini sambil menikmati sepiring Soto hangat!

Jadi Arek-arek, kapan kita kumpul-kumpul lagi sambil ng-rujak cingur bareng? 😀

Jalan-jalan · Review

Pesona Jogja Homestay, penginapan murah ala kampung di Jogjakarta

Jogja lagi, Jogja lagi.. Lha iya, saya juga bingung, kenapa selalu semangat pergi ke Jogja. Kalau dipikir-pikir, bukan bakpia nya yang bikin kangen. Tapi ada sesuatu yang unik di kota Gudeg ini. Semacam lengket aura kampung-kampungnya, gitu, yang susah ditemukan di tempat lain. Makluum, sejak lahir saya sudah jadi anak kota, cuma lebaran aja ikut orang tua mudik ke kampung. Dan ngomong-ngomong, saya terkesan banget dengan tempat nginep saya kemarin di Pesona Jogja Homestay, penginapan murah ala kampung di Jogjakarta.

Jogja tak hanya lokasi wisata aja yang beterbaran, tapi juga tempat penginapan. Kalau kurang kerjaan, coba aja hitung ada berapa ratus penginapan di sana, dari yang bintang lima hingga bintang tujuh. Atau dari yang kelas mewah hingga kelas biasa. Selama datang ke Jogja, saya udah pernah mencicipi kamar hotel di kawasan Jl. Dagen, saya juga pernah nginep di hostel yang sekamar berisi 8 orang. Dari sekian pengalaman nginep, baru kemarin saya nginep di Pesona Jogja Homestay.

Pesona Jogja Homestay dari lantai dua

Tak seperti hotel, hostel, dan losmen, nginep di Homestay lebih menyenangkan. Pesona Jogja Homestay berada di kawasan perkampungan yang jauh dari hingar bingar lalu lintas.

Konsep Pesona Jogja Homestay yang saya lihat kemarin tempatnya nyaman dan mengasikkan. Terdiri dari 6 rumah saling berhadapan dengan lahan parkir yang luas. Dalam satu rumah terdiri 2 lantai dengan jumlah kamar 3-4.

Ruangan di lantai 2

Saya kemarin kebagian rumah berlabel Borobudur. Posisinya paling dekat dengan gerbang utama yang bersisian dengan jalan kampung. Saya menempati kamar atas, dan bertetanggan dengan 2 kamar lain. Di lantai bawah terdapat 1 kamar sehingga total di rumah Borobudur ada 4 kamar.

Dalam kamar yang saya tempati terdapat AC, TV LED, double bed, lemari dilengkapi gantungan baju, password WiFi dan sepaket meja kursi. Untuk kamar mandi letaknya di luar kamar, jaraknya sekitar 3 langkah lebar maksimal dari pintu kamar. Kamar mandinya dilengkapi dengan water heather dan shower.

Kelebihan tinggal di kamar atas, saya bisa leluasa bergerak karena dilengkapi dengan teras dan seperangkat meja kursi. Saya bayangkan, enak banget seandainya rujakan disini siang-siang sama teman-teman, hehe..

Bergaya di teras atas 😀

Di lantai bawah selain kamar deluxe, terdapat dapur dimana penghuni bebas menggunakannya. Ada kulkas dan galon berisi air. Mau makan ramai-ramai terdapat meja makan dengan 4 kursi. Atau, kalau mau ngobrol santai, disediakan sofa empuk plus bantalnya.

Sesuai konsepnya, Pesona Jogja Homestay sangat pas jadi tempat istirahat yang mengaku kangen suasana kampung. Saling menempel dan ada tempat buat ‘nonggo’ atau sekedar cangkruk-cangkruk cakep, hehe.. Penghuni satu sama lain bisa saling mengenal, minimal sama-sama melempar senyum, hehe.. kayak Mbak Widhi itulo, pengelola Pesona Jogja yang selalu murah senyum. Orangnya grapyak dan ramah kepada tamu.

Bercengkerama asik bersama tetangga 😀

Nginep di homestay ini jangan takut kelaparan saat malam, karena di sini gampang sekali mendapatkan penjual makanan lewat. Tunggu aja, gak lama pasti mendengar suara gebugan rombong penjual bakmi goreng dan nasi goreng.

Ke Pesona Jogja Homestay bisa datang sendiri atau rame-rame sama keluarga. Bisa nyewa untuk satu kamar saja, atau satu rumah untuk seluruh keluarga.

Fasilitas lain yang bisa didapatkan tamu adalah sarapan pagi. Hmm, menunya enak-enak, ala kampung pokoknya. Waktu saya nginap menu yang disajikan nasi gudeg lengkap dengan tahu bacem. Ada juga camilan jajanan pasar seperti lopis, bentoel kukus, dan ketan. Lihat menunya aja saya sampai bingung karena semua mua pengen dilahap. Nasi gudeg, enak. Lopis, saya suka. Bentoel kukus apalagi, di Surabaya susah nemu makanan ini..

Di Hari selanjutnya (kemarin saya nginep 3 hari 2 malam) menu sarapannya ada nasi goreng, mie goreng, dan sop ayam. Camilannya ada gethuk lindri, roti gulung, dan buah aneka macam. Humm, saya paling suka makan getuk lindri. Sampai-sampai saya mbontot sebiji buat makan di perjalanan, hehe..

Yang sering pergi ke Jogja atau sedang berencana travelling ke Jogja reservasi penginapannya di Pesona Jogja Homestay aja. Lokasinya mudah dicari dan kemana-mana aksesnya mudah. Kena macet-macet dikit biasalah ya, soalnya Jogja gak seksi kalau gak macet, huehue..

Biar teman-teman gak rumit nyari lokasi Pesona Jogja Homestay, penginapan murah ala kampung di Jogjakarta, nih saya kasih info lengkapnya. Catat, ya!

Pesona Jogja Homestay

Alamat: Gang Pandu No. 484, Tahunan, Umbulharjo, Tahunan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55167
Telepon: (0274) 2872723 – 085776983377 – 081226948552

Info Social media Pesona Jogja Homestay:

Website: pesonajogja-homestay.com
Instagram : @pesonajogja_homestay
Twitter : @pesonajogja484
Facebook: Pesona Jogja

Jalan-jalan

The Lombok Logde, Hotel di Lombok yang Cocok untuk Destinasi Bulan Madu Impian

Lombok tidak hanya menjadi destinasi para backpacker yang ingin bertualang. Pulau eksotis yang sudah setara dengan Bali ini juga menjadi incaran para pasangan muda. Ya, Lombok adalah tempat yang pas untuk bulan madu bagi pasangan yang ingin memadu kasih

Baca juga Staycation Menyenangkan di Surabaya .

Salah satu daya tarik dari Lombok yang membuat honeymooner ingin ke sana adalah banyaknya pilihan objek wisata. Selain itu, hotel di Lombok juga menawarkan kualitas penginapan yang tidak hanya mewah tapi juga unik dan menarik.
Oh ya, salah satu hotel terbaik di Lombok yang siap menyambut para pengantin baru adalah The Lombok Lodge. Mengapa hotel ini dijuluki yang terbaik? Simak penjelasannya di bawah ini.

Pelopor Hotel Mewah di Lombok

Source: traveloka.com

Sebutan sebagai pelopor hotel mewah di Lombok sepertinya bukan isapan jempol belaka bagi The Lombok Lodge. Hotel yang terletak di tepian pantai ini menyediakan pondokan yang berkelas tidak hanya pada desain ruangannya saja. Bagian luar hotel juga didesain sangat apik sehingga pengunjung lebih betah dan enggan pulang.

Bagian luar dari hotel yang menghadap laut dibangun infinity pool yang molek. Saat malam tiba, lampu-lampu berwarna kuning keemasan akan berpendar, sehingga suasana damai langsung bisa dirasakan. Pasangan yang berbulan madu bisa duduk-duduk di pinggiran kolam atau di pinggir pantai sambil menikmati suasana romantis nan syahdu.

Baca juga Novotel Nusa Dua penginapan sejuk untuk Liburan Keluarga

Kamar Hotel yang Menjelma Surga Dunia

Source: traveloka.com

The Lombok Lodge menyebut kamar hotel yang mereka sediakan sebagai heavens of serenity. Hampir semua kamar hotel didesain dengan sangat nyaman, romantis, dan membuat pasangan yang sedang bulan madu enggan keluar kamar, hehe..

Kasur, kursi, kamar mandi, hingga hal-hal kecil seperti perlengkapan di meja disiapkan dengan matang. The Lodge Lombok benar-benar memanjakan siapa saja yang ke sana dengan sepenuh hati. Mereka ingin pengunjung, terutama yang sedang berbulan madu, merasakan pengalaman berharga yang tidak akan terlupakan.

The Lombok Lodge yang bisa Anda pesan di Traveloka Hotel ini menyediakan tiga pilihan kamar atau suite sesuai dengan kebutuhan.

Pertama adalah jenis The Lodge Suites yang memiliki ruangan kamar lebar berfasilitas kamar mandi Hermes. Kedua ada The Poolside Lodge yang memiliki pemandangan pantai langsung dari kamar. Dan terakhir ada The Family Lodge Suites yang juga memiliki pemandangan pantai, dengan ukuran kamar yang lebih luas dan cocok untuk keluarga.

Ketiga tipe kamar hotel di atas dibanderol dengan harga mulai $395 hingga $1090. Sebuah harga yang pantas untuk fasilitas yang super mewah.

Source: traveloka.com

Kemewahan lain yang ditawarkan oleh hotel di Lombok ini adalah pada restorannya. The Lombok Lodge memiliki koki kelas atas bernama Wayan Jiwa Raga yang siap melayani siapa saja dengan hidangan yang wah.

Restoran akan menyediakan makanan terbaik sesuai dengan permintaan dari tamu. Mau makan malam romantis dengan pasangan di pinggiran pantai saat sunset? Bisa diatur. Semua menu yang disajikan akan didiskusikan terlebih dahulu dengan tamu sehingga apa yang diinginkan bisa diwujudkan dengan sempurna.

Kalau Anda ingin menikmati suasana pantai yang tidak terlalu private, tapi tetap bisa menikmati suasana pantai. Bistro & Beach Lounge yang ada di hotel ini siap memuaskan hasrat Anda.

Dengan pemandangan pantai Medina, Anda bisa menikmati hidangan spesial sembari minum cocktail bersama pasangan. Kurang romantis apa coba?

Source: traveloka.com

Kemewahan terakhir yang ditawarkan oleh hotel di Lombok ini adalah mudahnya akses ke tempat wisata. Anda bisa dengan mudah mengakses gili-gili di Lombok untuk melakukan island hopping atau snorkeling di kedalaman laut yang sangat indah.

Dari hotel, jarak menuju dermaga hanyalah 1,5 kilometer. Sedangkan jarak ke gili Air yang merupakan pulau terdekat, adalah sekitar 3,5 kilometer.

Selain dekat dengan gili, The Lombok Lodge juga dekat dengan beberapa bar dan kafe. Kalau teman-teman ingin mendapatkan suasana baru, silakan menyewa kendaraan dari hotel dan menjelajahi bar terdekat seperti Mowie’s Bar. Teman-teman juga bisa menikmati suasana malam syahdu di Pachamama Organic Cafe.

Demikianlah penjelasan singkat tentang The Lombok Lodge. Dari apa yang tertulis di atas, Teman-teman bisa bisa menyimpulkan sendiri seperti apa nyaman dan syahdunya hotel ini. Jadi, kalau ingin berbulan madu ke Lombok, jangan bingung cari hotel lagi ya..

Jalan-jalan

Bersih-bersih Pantai Grand Watu Dodol bersama 500 relawan

Aktifitas yang aneh ya kayaknya. Jauh-jauh datang dari Surabaya ke Banyuwangi cuma mau bersih-bersih pantai Grand Watu Dodol. Buat saya gak aneh karena bersih-bersih pantai nya dilakukan rame-rame. Ada ratusan orang yang rela bentangkan tangan, sisingkan lengan baju. Pyuh, kalau sendirian sih ya ogaahh, hihi..

Acara bersih-bersih pantai dilakukan tanggal 10 Desember 2016 lalu. Iyah, seminggu lalu, dan saya baru sempat nulis sekarang, ew! Dih, akhir tahun buanyak banget urusan, pusing lama-lama ngurusi diskonan akhir tahun! *apa hubungannya, coba?! Wakaka*

Dapat kabar acara ini dadakan banget. Dapat telpon siang, besok pagi saya harus sudah ada di Banyuwangi. Karena bingung cari transportasi, saya dan kawan akhirnya mengambil inisiatif menggunakan jasa Sewa Mobil Surabaya. Alhamdulillah dapat, plus sopirnya pula. Hayyah, siapa lagi coba yang bisa diandalkan dalam posisi kepepet begini kalau ndak sekaligus sopir.

Menandai Hari Jadi PT Pertamina (Persero) ke 59, perusahaan energi dalam negeri ini merayakan di pantai sekaligus melakukan kegiatan bermanfaat untuk lingkungan sekitar. Salah satunya dengan bersih-bersih pantai dan menyumbangkan alat kebersihan.

Bertajuk Pemberdayaan pesisir dan Pembersihan Pantai, acara dimulai jam 6 pagi, tet! Sebelum jam 6 saya udah nongkrong di pantai, dong! Demi apa berangkat malam berpadat ria di jalan dan tiba di Banyuwangi pas adzan Shubuh? Demi lihat Sunrise of Java, dong! Kalau ke Banyuwangi, pemandangan yang wajib ditonton adalah matahari terbit karena kota ini jadi kota pertama yang dihampiri matahari pagi sebelum menerobos ke seluruh pulau Jawa. Saya aja sampai heran, jam setengah lima pagi matahari udah terang banget di Banyuwangi.

Tiba di Grand Watu Dodol suasana masih sepi. Sayang, mataharinya tertutup oleh mendung. Tapi lumayan, dapat siluetnya..

Sebelum acara bersih-bersih pantai, acara diawali dengan pelepasan anak Penyu (Tukik) di pantai Watu Dodol. Sebanyak 59 ekor tukik dilepas oleh Wakil Direktur Utama Pertamina, Bapak Ahmad Bambang, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Alam & Buatan Kementerian Pariwisata, Bapak Azwir Malaon, serta Bupati Banyuwangi, Bapak Abdullah Azwar Anas didampingi staf Pertamina yang disaksikan oleh media dan masyarakat.

Bagi Bupati Banyuwangi pelepasan Tukik menjadi sesuatu yang berharga karena Penyu menjadi salah satu potensi wisata yang harus dijaga kelestariannya. Usai melepas Tukik di pantai, Bapak Azwar Anas menyampaikan sambutan, “Kami mengharapkan aksi ini dapat memberikan kontribusi positif untuk mendukung pengembangan ekowisata dan upaya pelestarian penyu di wilayah pesisir Banyuwangi”.

Bagi Pertamina sendiri, pelepasan tukik merupakan bentuk peduli Pertamina terhadap kawasan pesisir. Tak hanya itu saja, CSR (Corporate Sosial Responbility) sekaligus Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) PT Pertamina (Persero) juga menyusun berbagai kegiatan yang bertujuan untuk pengembangan dan kelestarian lingkungan, yaitu:

• Konservasi Penyu dengan melepaskan 59 ekor Tukik di pantai Grand Watu Dodol
• Bantuan alat Kebersihan kepada warga dan Pengelola Pantai Wisata Watu Dodol dan Pantai Cemara
• Pengecatan Bantaran Sungai (Banyuwangi Berwarna)
• Taman Baca Pertamina di 3 lokasi yang bekerja sama dengan Balai Pustaka
• Layanan Kesehatan dan Pengobatan Gratis kepada 500 warga
• Program bersih-bersih pantai
• Santunan kepada 59 anak yatim

Kegiatan bersih-bersih pantai di Grand Watu Dodol disambut positif oleh masyarakat sekitar, sebanyak 500 orang turut ambil bagian menjadi relawan. Mereka terdiri dari Pertamina, SKPD, warga, pelajar, kelompok nelayan, dan aparat.

Melihat program yang digagas oleh Pertamina pada perayaan Hari Jadi ke 59 dan melihat sendiri antusiasme peserta, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Alam & Buatan Kementerian Pariwisata, Azwir Malaon, pun memberikan apresiasi “Apresiasi untuk Pertamina yang merayakan ulang tahun dengan kegiatan bermanfaat seperti ini”

Selain di pantai Grand Watu Dodol, Banyuwangi, acara serupa juga dilakukan secara serentak oleh PT Pertamina (Persero) di 4 kota lainnya, antara lain:

1. Pantai Kampung Bugis, Tanjung Uban, Kepulauan Riau
2. Pantai Mutiara Hijau, Karangsong, Balongan, Jawa Barat
3. Pantai Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah
4. Pantai Kampung Atas Air, Balikpapan, Kalimantan Timur

Disampaikan oleh Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Ahmad Bambang, bahwa Program Pemberdayaan pesisir dan Pembersihan Pantai yang tengah dilakukan Pertamina ini bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk lebih peduli akan kelestarian lingkungan pesisir pantai, khususnya dengan menjaga kebersihannya.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor energi dengan sebagian wilayah operasinya bersentuhan dengan pantai, Pertamina merasa ikut bertanggung jawab terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan yang berada di sekitar wilayah operasi perusahaan. Untuk itu, tidak hanya bersih-bersih pantai tetapi kami juga melakukan beberapa program kegiatan CSR dan PKBL di Banyuwangi,”

Bersih-bersih Grand Watu Dodol hari itu sangat menyenangkan, bangga melihat peserta yang semangat dan guyub, senang karena cuaca di sekitar Pantai sangat cerah dan segar. Matahari tak terlalu menyengat karena tertutup mendung tipis. Ah, semoga kegiatan ini tak berhenti sampai disini saja, tahun depan masih ada lagi program bersih-bersih pantai lainnya.

Jalan-jalan · Review · Wajah Surabaya

Staycation menyenangkan di Surabaya

Staycation jadi kegiatan menyenangkan di Surabaya sekaligus melonggarkan pikiran sambil cengkerama santai bareng keluarga. Sementara waktu abaikan pekerjaan rumah yang mencolok mata, lupakan sejenak dateline yang numpuk. Saatnya leyeh-leyeh melepas rindu bersama buku, coklat panas, wifi dan kasur 😀

Siapa yang nolak diajak Staycation. Mumpung kesempatan ada, dan mumpung saya lagi lelah setelah ‘plesir’ 4 hari keliling Madura, langsung saja saya sambar ajakan itu! Lumayan, ada lokasi strategis untuk mengistirahatkan badan. Beneran, lho, selama staycation, saya hanya terus-terusan berada dibalik selimut. Bangun sebentar beloknya kalau nggak ke kamar mandi, ya, melongok ke jendela lihat pemandangan Surabaya dari ketinggian.

Staycation menyenangkan di Surabaya hari itu saya habiskan di ZEN Rooms Manyar Kertoarjo no. 44. Meskipun hotel yang ditinggali dalam kota, namun tak mengurangi nikmatnya staycation. Toh, selama staycation saya dan Mas Rinaldy tak sedang merencanakan acara di luar. Praktis, semalaman kami berdua di kamar. Dia nonton TV, saya kasak kusuk sendiri. Baca buku sambil menghabiskan bergelas coklat panas. Kadang-kadang ngintip sosmed, lihatin foto-foto cakep di Instagram.

Zen Rooms kami berada di Hotel Everbright. Hotel yang nyaman karena lokasinya jauh dari tengah kota. Kebetulan saya mendapat kamar 606 yang letaknya di lantai 6, makin sunyi aja suasananya. Artinya, saya makin bebas di kamar tanpa diganggu oleh suara dering klakson kendaraan.

Tiba di hotel jam 4 sore, saya langsung checkin. Saya gak nyangka bahwa kamar yang saya tempati, -kamar saya jenis Superior Room-, ruangannya bersih dan luas. Selain tempat tidur double bed, disana tampak TV LCD 42’ yang menyediakan puluhan channel, dan lemari. Ada juga mini bar yang tersimpan rapi lengkap dengan kettle –nya di atas rak meja panjang.

zen-rooms3

Begitu melihat kasur yang terhampar ‘indah’, jiwa saya melonjak ingin terbang keatasnya. Untung masih ingat ‘TOS’ -nya travel blogger, yaitu foto dulu sebelum semua jadi berantakan wahaha..

Agak terkejut saat saya masuk ke dalam kamar mandi. Tak seperti biasanya, disana terdapat Bath Amenities yang super lengkap. Selain bawaan wajib dari hotel, ada pula tambahan handuk mini berwarna merah serta hand sanitizer.

zen-rooms2

Keduanya berlabel ZEN Rooms. Cakep banget! Selain itu dilengkapi hardryer, shower dan Hot Water Bath. Fyuh, luluh hati saya, kaki pegal saya langsung sembuh setelah dipakai mandi pakai air panas.

Begitupula ketika saya membuka lemari untuk menyimpan baju, di dalamnya ada pouch merah yang ketika saya buka isinya bolpoin dan notes ZEN Rooms. Gimana gak senang kalau nginep di hotel trus dapat souvenir bermacam-macam kayak gini..

“Sebenarnya, kamu nginep di Zen Rooms apa di Hotel Everbright, sih?”

Hahaha, kemarin ada yang tanya begitu ke saya. Baiklah, saya jelaskan disini ya. Jawaban yang benar adalah saya nginep di Zen Rooms, lokasinya di Hotel Everbright. Gituuu….

Jadi gini, Zen Rooms bukanlah nama hotel. Zen Rooms merupakan layanan yang memberikan akses kepada siapa saja yang ingin menginap di hotel. Semacam Virtual Hotel Operator –lah! Zen Rooms ini berpartner dengan hotel budget berkualitas, salah satunya yang di Hotel Everbright yang saya tempati ini. Jaringan Zen Rooms tersebar di beberapa negara, seperti Singapore, Thailand, Filipina, Sri Lanka dan Brazil. Di Indonesia sendiri, Zen Rooms tersedia di kota-kota besar diantaranya Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Bali, Batam, dan Surabaya. Kabarnya Malang juga sudah ada.

zen-rooms5

Keuntungan menginap di Zen Rooms kita akan mendapatkan harga yang lebih murah daripada rate hotel yang asli. Kamar yang diberikan selalu bagus dan bersih. Info terbaru, Zen Rooms memiliki program Zen Rewards yaitu ZENROOMS loyalty program. Aturannya, jika kita melakukan pemesanan kamar sebanyak 6 kali/6 malam, akan mendapatkan free menginap selama 1 malam. Nah, bisa dipakai staycation lagi, tuh! Ahaayy..

zen-rooms1

Lalu gimana cara memesan Zen Rooms? Gampaang, langsung aja ke website nya, www.zenrooms.com!

Pengalaman staycation di Zen Rooms Manyar seru. Apalagi akses wifi nya kencang. Sayangnya penggunaan wifi nya terbatas. Dalam satu kamar, saya hanya mendapat 2 akses saja dimana tiap 1 akses berlaku untuk 1 gadget. Kalau gadgetnya 3? Satunya ya ngalah dulu gak dapat akses hehe..

Nah, kapan kalian mau Staycation di Surabaya? Kopdar, yuk! Eaa… 😀