Spesifikasi Lenovo A6000 siap saingi Xiaomi Redmi2

Spesifikasi Lenovo A6000 memang tak bisa dipandang sebelah mata. Keunggulan yang dimiliki Lenovo A6000 sudah sangat mumpuni. Teknologi yang dibenamkan dalam smartphone itu sudah tergolong canggih, yakni konektivitasnya telah menggunakan 4G LTE.

Agar lebih meyakinkan, saya akan mengajak teman-teman mengintip spesifikasi lengkap Lenovo A6000.

Tampilan Lenovo A6000 yang siap merebut pasaran  (Foto: gogi.in)
Tampilan Lenovo A6000 yang siap merebut pasaran
(Foto: gogi.in)

Spesifikasi Lenovo A6000 menggunakan processor Quad-core 1.2 GHz Cortex-A53 berchipset Qualcomm MSM8916 Snapdragon 410. Untuk OSnya sendiri, Lenovo A6000 telah menggunakan Android versi 4.4.4 atau lebih dikenal dengan sebutan Android Kitkat. Semakin longgar, memori internal yang dimasukkan ke dalam Lenovo A 6000 sebanyak 8 GB, dengan kapasitas RAM sebesar 1 GB! Nahloo kurang apalagiii…

Untuk kenyamanan pengguna, Lenovo A6000 didisain dengan layar 5’ IPS capacitive touchscreen dengan kamera belakang 8MP, dan kamera depan 2MP. Lumayaan hasilnya buat nyelfie.. dan lagi daya tahan batere Li-Po 2300 mAh membuat smartphone dapat hidup lebih lama, bertahan hingga 264 jam dalam status 3G!

Ini kenapa tiba-tiba saya membahas spesifikasi Lenovo A6000!

Gara-garanya si Mawar Bukan Nama Sebenarnya, nih, curhat sama saya. Dia tanya begini, “Yun, bagusan mana, Lenovo A6000 atau Xiaomi Redmi 2?”

Mawar ini kalau lagi galau milih HP selalu gitu, suka mbingungi wong ayu! *idih wong ayu haha*

“Lenovo aja bagus. Spesifikasinya mumpuni, harga juga lebih murah” jawab saya.

“Xiaomi Redmi 2 juga baguuus. Spesifikasinya lumayan” kata si Mawar

Emboh karepmu!”

“Halah, Yuunn.. aku bingung 🙁

Coba deh, kira-kira teman seperti ini mau diapain? Dia tanya, dan saya jawab baik-baik, eeh ujung-ujungnya diajak eyel-eyelan. Debat spesifikasi HP sama Mawar juga selalu nggak ada solusi. Meskipun sudah punya gacoan masing-masing, Mawar selalu buka obrolan yang didalamnya mengajak debat. Saya tau, Mawar ini sedang kebimbang. Mau beli HP tapi bingung HP apa yang mau dibeli. Kayaknya lebih gampang cari suami deh ketimbang cari HP hihi..

Saya akui, sejak pertama kali dirilis, Xiaomi Redmi 2 memang langsung menguasai pasar. Dengan harga yang dianggap terjangkau dan juga spesfikasi yang tak beda jauh dengan Lenovo A6000, Xiaomi Redmi 2 digadang-gadang bakal laris dipasaran.

Teetaappi, apakahh Xiaomi Redmi 2 bakal benar-benar mencapai puncak pasaraan??? Eh jangan GR dulu.. jangan lupa pesaing terkuatnya, Lenovo A6000, juga berpeluang besar merebut pasaran, lho..

Sertifikat Postel Lenovo A6000 yang terdaftar pada 11/25/2014
Sertifikat Postel Lenovo A6000 yang terdaftar pada 11/25/2014 (Foto: Rancah Post)

Selain Spesifikasi Lenovo A6000 yang ajib bingiitt, satu kelebihan yang dimiliki Lenovo A6000 adalah telah mengantongi sertifikasi postel. Itu artinya, Lenovo A6000 lebih diakui sebagai smartphone ramah nasional. Selain itu tak lama lagi, tepatnya tanggal 19 Maret 2015 nanti, Lenovo A6000 akan dijual secara Flash Sale di toko online Lazada Indonesia. Jadi, jangan sampai ketinggalan buat dapatin smartphone canggih dengan harga yang ramah kantong ini, ya….

Processor Qualcomm Snapdragon, si canggih yang powerfull

Beberapa hari lalu ada teman mengajak saya membeli HP di Plasa Marina. Sebut saja namanya Mawar. Nama panjangnya Mawar Bukan Nama Sebenarnya 😀

Ajakan Mawar ini bukan yang pertama kalinya, saya masih ingat betul 5 bulan yang lalu Mawar mengajak saya membeli HP baru. Ketika saya tanya HP yang lama kemana, dia bilang ‘jebol’. Ih, geje banget si Mawar, masa HP bagus bisa jebol.

Saya heran dengan teman satu ini, tiap kali mau beli HP baru selalu minta bimbingan konseling dulu. Sudah begitu pakai acara nyulik saya diajak ke toko HP segala. Kirain saya mau dibeliin juga ternyata cuma disuruh milihin buat dia. Kalau begini sih, hubungan kita cukup koncoan ae, Je.. 😛

Sebenarnya saya nggak keberatan di ajak nge-Mall, karena saya sendiri juga hobi keluar masuk toko. Apalagi blusukannya ke toko Mall IT dan handphone. Dengan begitu secara diam-diam saya bisa tetap tetap informasi seputar teknologi, fitur, spesifikasi juga harga ponsel terbaru serta produk apa yang sedang booming. Kadang-kadang kalau lagi pengen lihat HP saya kerap nongkrongin stand HP walaupun nggak beli. Sampai-sampai pegawainya hapal sama saya. Untungnya mereka baik, dan menganggap saya seperti teman, jadi kalau saya tanya-tanya type dan harga, mereka dengan senang hati memberikan info. Malahan kalau lagi baik mereka akan menunjukkan pricelist pada saya. Makasih Mbak Isaac Cell hehe…

Sepengamatan saya, fitur smartphone masih dianggap sebagai patokan orang ketika akan membeli smartphone. Persis jawaban si Mawar ketika saya tanya ingin beli HP yang seperti apa. Padahal menurut saya, menurut saya lho ya, fitur smartphone hanya sebagai penunjang saja. Memang fitur sangatlah penting, tapi yang lebih penting lagi adalah kemampuan teknologi yang dibenamkan dalam smartphone tersebut. Sayangnya kecanggihan fitur masih menjadi daya tarik utama pembeli saat memilih smartphone.

Struktur Processor SnapdragonSah-sah saja aja kalau mereka memilih fitur, namun jangan juga melupakan detail teknologi yang dibangun dalam smartphone tersebut, seperti Processor, misalnya. Processor adalah ‘Ibu’ yang menjalankan semua tugas fitur. Processor ini juga yang berfungsi sebagai menyeimbang spesifikasi. Kalau kinerja Processornya jongkok, bisa-bisa smartphone kita jadi ikut ndlosor karena tak bisa mengimbangi banyaknya fitur, akibatnya smartphone jadi lelet, kinerja grafis nggak maksimal, baterai jadi boros, dan yang lebih fatal lagi, smartphone kita jebol lalu mati total. Sama seperti yang dialami Mawar Bukan Nama Sebenarnya, teman saya ini.

snapdragon-system-on-a-chip

Dari hasil investigasi saya selama nongkrong di Isaac Cell, saya mendapat pengetahuan baru seputar Processor untuk mobile phone. Saat ini teknologi otak ponsel yang sedang ngetrend digunakan adalah chipset Snapdragon. Chipset Snapdragon dikeluarkan oleh Qualcomm, yakni sebuah industri teknologi mobile dan nirkabel yang berpengalaman selama 29 tahun melakukan pengembangan dan riset untuk peningkatan kemampuan sebuah smartphone dan tablet. Quallcomm berinovasi secara lintas vector dan berupaya menjadi perusahaan mobile secara menyeluruh.

Picture1

Dipercaya sebagai processor yang tahan banting, kinerja Snapdragon juga sangat mumpuni untuk kelas mobile phone. Saat ini mayoritas produsen gadget di dunia telah membenamkan produknya dengan Processor Qualcomm Snapdragon.

Selain unggul dalam bidang komunikasi nirkabel, penentuan lokasi, pemrosesan suara dan multimedia, saat ini Quallcomm telah berinovasi mengembangkan teknologi mobile yang terintegrasi di bidang otomotif, kesehatan, ritel, pendidikan, dan energy.

Dalam bidang teknologi mobile, Qualcomm Snapdragon telah menjadi pioner kecanggihan smartphone. Yang sudah dilakukan selama ini Snapdragon menjadi inovator Processor 1GHz yang pertama kalinya, lalu berturut-turut menciptakan lahirnya 3G dan 4G, modem dengan kecepatan 150Mbps LTE-Advanced, dan yang terbaru hadirnya Snapdragon 805 yang mendukung system-wide pertama Ultra HD.

Picture2

“Menurutmu, aku harus beli HP apa ya?” bisik Mawar pada saya saat saya ngobrol di Isaac Cell.
“Sebaiknya kita tanya spesifikasinya dulu. Cari-cari spek yang mumpuni dan fiturnya yang bagus. Tadi kan kita dikasih tau kalau smartphone Qualcomm berchipset Snapdragon diyakini bakal tahan banting, itu juga bisa dijadikan pilihan. Beli sih gampang, yang penting berai bayar..” jawab saya ketap-ketip.

Setelah diskusi panjang kali lebar, Mawar memutuskan membeli Oppo N3. Ponsel Oppo N3 telah dibekali kecanggihan fitur dan kemapanan spesifikasi. Sekilas tadi saya lihat kameranya sangat menawan, bisa diputar dan dipakai buat selfie. Hasilnya, Woww setajam silet, boook!! Jelas aja lha wong kandungan resolusi kameranya 16 Mega Pixel!

Performa Oppo N3 tak diragukan lagi, menggunakan Processor Quad Core 2,3 Ghz Krait 400 berchipset Qualcomm Snapdragon 801 dan diimbangi pula dengan memory 2 GB serta grafis Adreno 330.

Yang membuat Oppo N3 sangat spesial adalah kapasitas ruang penyimpanan internal sebesar 32 GB, daya baterainya 3000mAH dan sudah menggunakan OS Android ver. 4.4 Kitkat. Untuk fitur konektivitasnya pun juga nggak setengah-setengah, Oppo N3 sudah di dukung jaringan 3G serta 4G LTE. Ponsel ini juga dilengkapi dengan GPS, Wifi, dan Bluetooh.

Dengan kapasitas yang serba longgar ini telah diyakini bahwa kombinasi Oppo N3 dan Qualcomm Snapdragon 801 dapat menampung video sebanyak 4K, auto focus kamera lebih cepat, dan beragam aksi multimedia; video dan musik dapat menghasilkan suara sejernih bioskop. Ckckck!..

snapdragon-12

Woow-woww.. tak menyangka kalau kecanggihan teknologi sudah semaju ini. Meski tadi hanya bisa memegang punya teman, saya berharap semoga suatu saat nanti bisa memiliki smartphone Oppo N3 sendiri. Untuk saat ini saya berharap semoga Yang Mulia Raja Jalal tidak jadi menikah bersama Atifah. Kalau jadi menikah, duh bahayaaa, jatah bulanan para ratu bakalan berkuraaang.. Pliis Yang Mulia, batalkan pernikahanmu itu, batalkaann…. aku mohooon.. agar aku bisa membeli smartphone baru…

Mengatasi provider 3 yang bermasalah

Tiga hari ini saya mengalami kendala internet. Ada beberapa halaman web yang tidak bisa dibuka, salah satunya login blog. Setiap kali login selalu saja muncul halaman Timeout Occurred While Processing the Operation. Saya pikir wordpress sedang ada masalah, ternyata kendalanya ada pada koneksi. WordPress maafkan saya karena telah menuduhmu yang tidak-tidak.

Taunya koneksi bermasalah setelah saya browsing. Rupanya bukan saya aja yang mengalami, hampir rata-rata pengguna provider 3 juga mengalami hal yang sama. Bahkan ada beberapa teman blogger yang membagikan settingan internet agar permasalahan teratasi.

Seperti informasi yang saya dapat di blognya Mas Ari Bicara agar kendala koneksi teratasi caranya adalah dengan settingan seperti dibawah ini:
Nama: 3data
APN: 3data
APN type: Kosongkan
Proxy: Kosongkan
Port: Kosongkan
Username: 3data
Password: 3data
Server: Kosongkan
MMSC: Kosongkan
MMS proxy: Kosongkan
MMS port: Kosongkan
MCC: 510
MNC: 89
Authentic type: Kosongkan

Berbekal format settingan diatas, saya coba cocokkanlah dengan settingan di hape saya. Dan meskipun sama tapi entah kenapa masih bermasalah. Jadi bingung dimana masalahnya…

Tidak mau berlarut-larut tadi pagi saya datangi gerai 3. Seperti pengalaman yang sudah-sudah, bila koneksi bermasalah saya harus menemui CS provider dulu. Insya Allah dijamin, sepulang dari gerai provider internet akan lancar seperti semula.

Di depan CS saya serahkan 2 SIM Card. Yang satu SIM Card modem, satunya lagi SIM Card hape. Dua-duanya sama bermasalahnya. Oleh CS SIM Card itu dicek, entah dicek apanya. Yang pasti CS hanya memberitahu sisa kuota internet. Karena saat itu saya hanya membawa hape dan modem (tanpa membawa laptop) maka untuk hape disettingkan sama CS. Sedangkan untuk SIM Card modem, CS memberikan catatan settingan APN seperti dibawah ini:
Profil Name: 3data
User Name: 3data
Password: 3data
Authentication type: PAP
Dial Up: *99#
APN: Static lalu isi 3data

Sepulang dari CS saya langsung online di hape, dan taraaa… berhasil. Lalu bagaimaa di modem? Sama saja, langsung lancar jaya. Padahal saya nggak pakai nyetting-nyetting seperti data diatas lho..

Dan seperti yang teman-teman lihat, sekarang blog ini sudah diupdate. Karena saya sedang mengikuti Liga Blogger 2015, dimana syaratnya seminggu harus posting 3 tulisan, maka untuk mengejar jumlah tersebut dalam sehari ini saya sudah posting 2. Seperti minum Yakult, ya hehe..

Antara SMS gratis dan chatting

Beberapa tahun lalu saat alat komunikasi tak hanya mengandalkan telepon rumah, orang mulai beralih ke telepon seluler. Maraknya telepon seluler yang dirasa penggunaannya lebih fleksibel, bisa telepon dan SMS, membuat barang ini menjadi barang idaman. Berapapun harga sebuah ponsel pasti akan dibeli.

Tren ini kemudian diikuti oleh tarif promo provider dengan menawarkan beragam promosi untuk menggaet pelanggan. Misalnya SMS gratis. Kenyataannya memang begitu, semahal apapun harga ponsel tak akan bisa berfungsi jika tak ada provider.

Saya masih ingat ketika pertama kali beli handphone saya harus membeli kartu perdana seharga seratus ribu. Harga ini hanya untuk membeli staterkit dan nomor saja. Belum termasuk pulsa! Kalau mau nambah pulsa ya harus beli sendiri. Pulsa harga seratus ribu punya masa aktif dua bulan. Sedangkan pulsa harga lima puluh ribu masa aktifnya sebulan. Betapa dulu orang Indonesia itu ‘kayah-kayah’ 😀

Perbandingan harga ponsel dan harga kartu perdana selisihnya sedikit saja. Waktu beli ponsel second type 3315 saya pernah ingat harganya 575 ribu. Barunya kalau nggak salah 750ribu. Sedangkan harga perdana+pulsa seharga 150 ribu. Hitung saja berapa perbandingannya. Tarif telepon masih seribu sekian rupiah, tergantung lawan provider apa dulu. Dan untuk tarif SMS harganya 350 rupiah per sekali kirim. Pantes kalau zaman dulu banyak yang mengeluh kehabisan pulsa dan ujung-ujungnya minta pulsa teman buat kirim SMS 😀

“Minta pulsanya dong buat ngirim SMS ke si ini. Pulsaku habis, nih”

Apalah arti uang 350 rupiah untuk membantu teman mengirim pulsa. Nyatanya kita sering menyerahkan ponsel sambil bilang: “Nih, buat SMS aja lho ya, jangan dipakai nelpon. Nanti pulsanya habis”
Dan kadang-kadang pertanyaannya masih dilanjutkan pakai nanya provider yang akan dikirimi SMS pakai apa. Kalau providernya sesama bolehlah, kandungan ikhlasnya ¾. Tapi kalau sudah lain provider kandungan ikhlasnya sudah beda. Tinggal ½.. itupu sambil membatin: Nggak dikasih pinjam dibilang pelit, kalau dikasih pinjam pulsanya habis

Hayo bener gaak.. haha..

Kini, pergeseran fungsi ponsel yang mulanya sebagai alat komunikasi, secara pelan dan pasti menjadi naik pamor menjadi barang multifungsi. Melakukan komunikasi tak melulu telepon dan SMS aja. Sekarang jamannya internet! Chatting atau video call. Coba deh kalau lagi telepon seseorang:

“Halo, mau kasih job review nih, alamat emailnya apa?”
“Tak whatsapp ya emailnya, susah kalau dikte!”

Telepon penting begini masih juga di PHP. Kesannya sepelee banget. Padahal kalau penting begini sesulit apapun bacanya biasanya juga didikte. y (yunior) u (ultra) n (nano) i (india) blabla…

Kecuali kalau dikasih nomor rekening suruh transfer barulah minta SMSin. Padahal maksudnya niat ngulur waktu hihi

Atau lagi SMS begini:

“Mbak berkas yang sudah diprint kemarin ditaruh mana?”

Karena lagi males ngetik, langsung main telepon untuk bilang: “di lemari, rak bagian atas. Didalam map warna merah”

Cuma jawab gitu aja pakai nelpon. Dulu aja kalau di SMSin teman buat tanya rute atau alamat, seribet apapun balasnya diusahakan lewat SMS.. sambil galau-galau manis menunggu balasan, nyasar gak ya-nyasar gak ya.. wkwk
Kayak-kayak sibuk mencet-mencet HP itu berasa keren aja hihi..

Hingga akhirnya kebiasaan itu terbawa sampai sekarang, kemana-mana orang nenteng hape. Lagi duduk pencat-pencet hape. Meski sedang gak ada koneksi pun yang dilihat juga layar hape! Lha gimana wong sekarang provider-provider baik hati semua.. suka kasih gratisan telepon sama SMS gratis!

Nah, yang hari gini masih sibuk SMSan siapa? yang sibuk chatting, mana suaranyaaaa…? haha..

Tentang BBM dan 7 aplikasi android terbaik

Melihat perkembangan smartphone belakangan ini entah kenapa saya merasa bersyukur. Bersyukur karena saya sudah bisa BBM-an meski tidak menggunakan perangkat Blackberry. Tetapi mengandalkan aplikasi android semata.

3-4 tahun yang lalu saat Blacberry berada diatas angin, banyak teman mati-matian meminta saya memakai blackberry. Semakin galau lagi manakala ada customer meminta pin BB saya. Lah pin darimana, wong saya nggak make BB!

Banyaknya godaan yang sempat membuat goyah itu untungnya berhasil saya kendalikan. Dengan halus saya sampaikan bahwa saya tidak menggunakan BB. Meski kecewa sedikit untungnya customer saya mau mengerti. Dan mereka cukup puas walau hanya menyimpan nomor HP saya.
Masih mending mereka dapat nomor saya yang tiap hari nyala sehingga kalau ada keperluan penting bisa langsung komunikasi. Daripada dikasih pin BB tapi balasnya lama. Bawaannya malah pengen banting HP. Iya, nggak?

Ada beberapa alasan mengapa saya tidak mau menggunakan perangkat BB. Harga perangkatnya yang mahal disertai paketan BB yang tarifnya nggak umum membuat saya mundur teratur. Beli perangkatnya saja sih Insya Allah bisa, tapi ngingoni (merawat) pulsanya tiap bulan ini yang mikir-mikir. Rasanya ‘eman-eman’ (sayang) duit 100ribu buat beli pulsa. Daripada dipakai beli pulsa mending buat beli-beli bakso.

Gara-gara ngingoni paket blackberry banyak teman yang mengeluh karena budget pulsanya bengkak. Kalau sudah begini dengan semena-mena saya bisa tertawa ngakak. Nah lo siapa suruh pakai Blackberry 😀

Dan kini setelah android merajalela keputusan saya dulu yang tidak membeli BB seperti ada benarnya.
“Untung yo aku biyen gak tuku BB” (Beruntungnya dulu tidak beli perangkat BB)

Semenjak Playstore menyediakan aplikasi BBM dimana pengguna android bebas mengunduh secara gratis perasaan saya seperti ketiban bulan. Duh akhirnya punya pin BB jugaaa…

Ngomong-ngomong, aplikasi android sekarang makin keren aja ya! Banyak aplikasi-aplikasi aneh yang membuat orang semakin kreatif. Mulai aplikasi chatting, aplikasi edit foto, aplikasi mempercantik wajah, game-game menarik hingga aplikasi remeh temen antara penting gak penting.
Berikut ini aplikasi-aplikasi yang ada di smartphone android saya:

1. BBM
Sebenarnya ketika mengunduh aplikasi ini saya hanya ikut-ikutan trend aja. Sekaligus penasaran bagaimana rasanya punya BB. Kayaknya keren kalau ada yang tanya “pin BBmu berapa?”
Ternyata punya pin BB biasa-biasa aja. Sama seperti pakai YM. Saking biasanya saya sampai jarang buka aplikasi BBM. Lucunya lagi saya sering dapat SMS dari teman yang isinya: “Yun, BBMku masuk?”
Kalau sudah begini tandanya saya harus buka aplikasi BBM haha..

2. Whatsapp
Justru aplikasi ini yang menurut saya penting. Gara-gara keasyikan menjadi oposisi akhirnya biasa WA-an. Pakai WA gampang sih cuma modal nomor telepon doang. Apalagi kalau sudah tersimpan dikontak, tinggal nyari namanya aja

3. Facebook
Kalau ini lumayan penting lah. Buat hiburan kala senggang dan sesekali baca-baca status teman.

4. Messenger
Harusnya gak perlu download aplikasi ini kalau bukan karena facebook rewel minta aplikasi ini berdiri sendiri.

5. Echofon
Mulanya saya pakai tweetcaster. Berhubung tweetcaster pernah reseh ngasih password ke orang lain sehingga akun twitter saya sempat dibajak akhirnya beralihlah pakai echofon. Echofon lumayan menarik hanya saja saya gak suka warna dasarnya yang hitam. Bikin mata sepet.

6. Notes
Ini penting, nih! Kalau lagi senggang lalu tiba-tiba muncul ide tulisan, notes inilah yang membantu saya menangkap ide itu. pokoknya lumayan efektif lah

7. Pou
Entah kenapa saya suka sama aplikasi ini. Aplikasi ini menurut saya ringkes. Gamenya banyak. Kalau jenuh main pou popper saya tinggal ganti ke star popper atau food drop. Pilihannya banyak ada find pou, memory, dsb. Total ada 32 permainan! Ngomong-ngomong pou saya sudah gak teriak-teriak lagi lho..

Ya segitu aja yang bisa saya tunjukkann. Masih ada banyak yang lain tapi aplikasinya antara penting gak penting, macam aplikasi catatan belanja, carrefour, resep masakan, pokoknya gitu-gitulah. Itu kerjaan Mas Rinaldi, tuh.. bukan saya 😀

Alpha 5100, Mirrorless baru dari Sony

Tren fotografi belakangan ini begitu marak. Apapun jenis momen segalanya dapat dengan mudah diabadikan. Kecenderungan menyimpan momen ini membuat orang berlomba-lomba menghasilkan gambar yang bagus disertai efek yang unik sehingga foto yang disajikan menjadi lebih bercerita

Geliat fotografi yang seolah tak ada matinya ini membuat produsen kamera semakin kreatif menciptakan produk dengan tingkat kecanggihan dan fitur yang menarik agar para pencinta seni fotografi dapat lebih memaksimalkan hasil jepretannya. Salah satu vendor yang terus berinovasi melakukan terobosan fitur baru adalah Sony.

Siapa yang tak kenal Sony. Sebagai merk produk teknologi terkemuka, baru-baru ini Sony telah melaunching Mirrorless type baru, yaitu Sony Alpha 5100 atau disebut dengan Mirrorless Sony A5100

Sony Mirrorless A5100
Sony Mirrorless A5100

Launching Sony A5100 yang saya ikuti bertempat di Surabaya Town Square, 13 September 2014 jam 16.00. Selain melaunching produknya, Sony juga membuka workshop tentang fotografi sekaligus mengadakan lomba foto menggunakan mirrorless A5100. Pembicara yang dihadirkan oleh Sony sore itu adalah Enche Tjin.

Siapa Enche Tjin?
Yang hobi fotografi pasti taulah..
Enche Tjin itu seorang fotografer sekaligus pengelola web di infofotografi.com

Enche Tjin
Enche Tjin

Dalam kesempatan itu tema yang diulas Enche Tjin adalah Kamera DSLR VS Mirrorless.

Dewasa ini kamera DSLR memang sangat digemari. Alasan utama pengguna DSLR memiliki kamera jenis ini adalah ukuran sensor yang digunakan lebih besar. Selain itu autofocus pada DSLR lebih cepat ketimbang kamera digital biasa. Sangat wajar jika hasil jepretan kamera DSLR begitu tajam dan mempesona.

Namun ada kekurangan yang dimiliki DSLR sehingga banyak fotografer yang ‘ogah-ogahan’ membawa DSLR ketika hunting foto. Kendala utamanya adalah berat, besar dan berkesan kurang ringkes. Belum lagi tambahan accesoriesnya seperti lensa, tripod, dan sebagainya.

Sony yang sebelumnya memakai awalan NEX untuk pasaran mirrorlessnya kini telah berganti nama.

Untuk menjawab kekurangan itu, Sony hadir dengan produk Mirrorlessnya. Produk yang baru dilaunching adalah Sony A5100. Mengusung tagline Trensetter. Sharp shooter. Sony A5100 memiliki keunggulan spesifikasi, antara lain:
– Sensor 24,3 Mega Pixel CMOS
– Fast Hybrid Auto Focus
– Mesin processornya menggunakan Bionz-X
– Touch screen with touch Shutter
– Terdapat Wifi dengan NFC

Keunggulan menggunakan kamera mirrorless Sony jika dibanding menggunakan jenis DSLR adalah:
Casual: point and shoot dan ringkes
Enthusiast: lebih banyak tombol, kinerja lebih tinggi dan jendela bidik
Profesional: Weather seal, full frame sensor, spesalisasi.

Tampilan layar LCD pada A5100 ini dapat dimiringkan, lho, hingga 180 derajat. Jadi ketika pengguna ingin berselfie ria tak perlu lagi memutar-mutar kameranya. Cukup menarik layarnya saja keatas.

Tampilan Mirrorless Sony A5100
Tampilan Mirrorless Sony A5100

Lebih dari itu Sony A5100 juga dibekali aplikasi sehingga pengguna lebih leluasa mengedit fotonya tanpa harus menggunakan program photoshop.

Untuk lebih detailnya, berikut tampilan Mirrorless Sony A5100:

Sony Mirrorless A5100
Sony Mirrorless A5100 layarnya bisa diputar
Sony Mirrorless A5100
Sony Mirrorless A5100 dalam posisi nyala
Sony Mirrorless A5100 dari samping
Sony Mirrorless A5100 dari samping

Mirrorless Sony A5100 tersedia 3 pilihan warna: White, Black, dan Bronze

Mirrorless Sony A5100 ini belum ready Surabaya, tapi jika teman-teman ingin memilikinya bisa melakukan preorder mulai 27 Agustus – 21 September 2014. Harganya sekitar Rp. 8.075ribu.. dengar-dengar, sih kalau preorder hingga tanggal diatas akan dikasih diskon 500ribu. Berminat? 😀

Menyikapi informasi yang tak berimbang

Lama gak nulis, duh jadi kangen.. kangen semuanya.. hmm gimana ya akhir-akhir ini banyak sekali acara dan undangan offline jadi sampai lupa update blog. Banyak ide beterbaran sebenarnya tapi kalau badan sudah pegal, bawaannya ingin nyelam di kolam kapuk teruuss… 😀

Ngomong-ngomong kesibukan salah satu acara yang sedang saya ikuti adalah Madrasah Kreativitas Muslim. Acara ini diselenggarakan oleh Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) bekerjasama dengan Bina Qolam Indonesia. Jadi, mulai tanggal 22 Juni kemarin hingga 11 Juli mendatang Madrasah Kreativitas Muslim akan terus berlangsung setiap hari. Pada hari kerja kegiatan dimulai jam 15.00-17.00, sedang hari Sabtu dan Minggu jadwalnya dimulai jam 09.00-11.00 yang bertempat di Jl. Bengawan No. 2A Surabaya. Alhamdulillah sambil menunggu bedug Maghgrib bulan Ramadhan mendatang saya tetap bisa belajar dan mengumpulkan ilmu seputar tulis menulis setiap hari.

Nah supaya teman-teman juga bisa mendapatkan manfaat kali ini saya akan berbagi hasil ‘pelajaran’ yang saya dapat pada agenda hari ke dua di Madrasah Kreativitas Muslim.

Kok, main skip aja lari ke hari kedua, hari pertamanya mana?

Hehe maaf hari pertama saya absen karena hari Minggu itu jadwal booking saya full.. #eaa.. macam orang sibuk aja sekarang hehe..

Tema yang diangkat hari kedua kemarin adalah Pengenalan Dasar-dasar Jurnalistik yang dibawakan oleh Wartawan Hidayatullah, Bapak Cholish Akbar.

Bicara Media menurut hasil riset yang dihasilkan Perusahaan Asing, Di Indonesia ini raksasa media Indonesia dikuasai oleh 12 gelintir orang. Iya, hanya 12 orang saja! dan nama-namanya pun sudah tak asing di pendengaran kita. Sebelum saya sebutkan siapa saja mereka, teman-teman boleh mendahului menyebutkan satu persatu. Sambil merem pun bisa.. dan yakin deh jawabannya bener..

Sudah?

Okee.. sekarang mari kita cocokkan hasilnya..

Yang pertama adalah Bakrie Grup. Hohoho.. siapa sih yang tak kenal dengan nama ini.. Stasiunnya aja tiap hari jadi bahan perbincangan orang-orang se-socmed hehe..

Yang Kedua Dahlan Iskan. Kalau ini sih percaya.. lha wong korannya aja ada dimana-mana. Dari kota besar sampai pelosok, dari Kotamadya hingga Kabupaten semua dimasuki oleh koran ini, tak heran kalau jumlah koran Radar bisa mencapai angka 200, itupun belum termasuk Jawa Pos!

Yang Ketiga Hari Tanoe Sudibyo. Kini semua orang tau, meski media cetaknya yang dikenal hanya satu, yaitu Koran Sindo, tapi media pertelivisian bak gurita yang main comot sana-comot sini. Meski tak disebutkan secara tersurat, namun secara tersirat orang Indonesia tau TV-TV mana yang punya Pak HT. Kalau mau cermat, kita bisa menebaknya, soalnya ciri khas acaranya ya begitu itu.. hihi

Yang keempat Perusahaan Kompas Gramedia. Wuahh jangan ditanya kalau media ini mah.. semua orang tauuu.. Buku-buku terbitannya bejibun, nama tabloidnya berjajar, belum termasuk majalahnya..

Namun dari sekian media yang ada di Indonesia ada yang perlu kita sayangkan, yaitu banyaknya informasi yang tidak netral dan tak berimbang. Semakin ditelisik ada kepentingan-kepentingan yang tidak diketahui publik tetapi malah disiarkan kepada publik dikarenakan permintaan dari pihak-pihak tertentu demi mengejar popularitas. Tak salah jika kemudian publik menelan bulat-bulat berita yang dipublikasikan tanpa menelusuri latar belakang maksud dan tujuan sehingga apa yang ada didepan mata dianggap sebagai mindset.

 “Kebohongan yang disiarkan berulang-ulang akan diyakini sebagai Kebenaran” Hittler

Pernyataan Hitler diatas sudah merupakan bukti nyata bahwa sejak dulu lika-liku media memang seperti itu. Dan kita sebagai penikmat harus cerdas menyikapinya.

Dalam kesempatan itu nara sumber juga menjelaskan mengenai kekuatan media dalam upaya mempublikasikan informasi, antara lain:

  1. Menciptakan Opini Publik
  2. Melahirkan Efek Dramatis
  3. Melahirkan Efek Kognitif (tahu), Afektif (sadar), dan Konatif (berbuat)
  4. Melahirkan Ideologi dan Nilai
  5. Melahirkan Politik Imagery & Framing
  6. Melahirkan Wordview

Melihat daftar kekuatan media diatas jelas bahwa informasi yang disampaikan media bisa berdampak baik dan buruk terhadap penikmatnya. Dan kita sebagai masyarakat awam harus pandai-pandai dan jeli dalam setiap menerima informasi. Salah tafsir sedikit kita bisa terjebak arus yang akhirnya menciptakan pemikiran sendiri. Padahal Syeikh Muhammad Qutb pernah berkata: “Perang Pemikiran lebih berbahaya daripada perang fisik”.

Lalu bagaimana cara kita menghadapi media yang makin kesini semakin ‘kurang beradab”? Terus terang sulit memahami media. Di satu sisi masyarakat butuh informasi, dan disisi lain media butuh berita yang menggebrak. Katanya, Bad News is Good News. Berita buruk adalah berita yang baik. Dan disinilah kita berada, berdiri diantara dua sisi mata uang yang sulit dibedakan.

Apa yang bisa kita lakukan untuk menahan gempuran arus media seperti sekarang?

Tugas kita adalah menebarkan berita yang baik kepada masyarakat. Meski kita bukan golongan jurnalis akan tetapi kita bisa melakukan sendiri setidaknya agar bermanfaat untuk diri kita sendiri. Menjadi jurnalis pribadi lebih baik ketimbang tidak melakukan apa-apa.

Cara lain untuk menyebarkan informasi positif adalah dengan menjadi bagian dari Citizen Journalis, yaitu menuliskan sesuatu yang baik kemudian dikirim ke media cetak atau dipublish dalam suatu blogpost, sebab kata Ulama Salaf, Tetesan Tinta Wartawan, ibarat tetesan darah Syuhada’. Nah melihat peluang ini yuk sekarang ramai-ramai menyebarkan berita positif supaya tampilan media di negara ini menjadi lebih bermanfaat bagi semua demi terciptanya bangsa yang cerdas dan beradab.

Oya buat teman-teman yang ingin mengikuti kegiatan Madrasah Kreativitas Muslim bisa juga lho datang langsung ke Jl. Bengawan No. 2A Surabaya. Untuk info lengkap dan jadwal materi bisa dilihat di ww.ydsf.org

Go Top