Investasi Nabung Saham, Bagaimana Cara Mulainya?

Investasi nabung saham dianggap menguntungkan bagi sebagian orang. Namun tak sedikit yang mengatakan cara ini memiliki resiko tinggi.

Termasuk saya. Melihat grafik naik turun yang rumit, agak riskan bagi saya untuk mulai nabung saham. Ditambah angka-angka dan prosentasi yang rumit menambah beban optimasi keuangan pribadi. Karena kemampuan saya di dunia pasar modal masih sangat minim.

“Tapi hasilnya lumayan!”

Iming-iming seperti itulah yang selalu membuat orang pengen segera nyemplung dibidang pasar modal agar harta yang dimilikinya bisa segera berkembang.

Tinggal pilih, Ingin Investasi, Nabung di Bank atau Reksa Dana?

Meski profil resiko saham sangat tinggi, banyak orang tertarik menginvestasikan hartanya di sini. Mau hasil tinggi, resiko juga harus tinggi. Bukankah begitu?

Orang Indonesia telah memiliki Bursa Efek Indonesia (BEI). Di sanalah pusatnya transaksi pasar modal. Yaitu bertemunya pemilik modal dan perusahaan yang butuh modal.

Gampangnya gini pemilik modal adalah orang yang ingin menginvestasikan uangnya. Dalam dunia bisnis disebut sebagai investor. Dalam hal ini investor berlaku sebagai pembeli.

Penjualnya siapa? Mereka adalah perusahaan-perusahaan yang menjual sahamnya kepada investor.

Artinya sekecil apapun investor membeli saham perusahaan tersebut, maka Ia telah memiliki andil di dalam perusahaan.

Dalam transaksi jual beli saham, investor biasanya didampingi oleh Perusahaan Sekuritas yang memiliki persetujuan kegiatan dari Pengawas Pasar Modal. Perusahaan inilah yang membantu mempertemukan investor dengan perusahaan melalui manajer investasi.

Adanya manajer investasi, investor akan lebih mudah menemukan perusahaan penjual saham.

Untuk mulai menabung saham, caranya sama seperti kita membuka rekening tabungan di Bank. Datang ke perusahaan sekuritas, lalu daftarkan diri dengan syarat diantaranya KTP, NPWP, Halaman Depan Buku Tabungan, materai.

Sekilas gambaran menabung saham sangat mudah. Akan tetapi dibalik kemudahan saham, menyimpan untung rugi yang harus kita ketahui, antara lain:

Keuntungan Menabung Saham

  • Biaya investasi terjangkau. Saat ini banyak perusahaan sekuritas yang menawarkan investasi mulai Rp. 10.000,-
  • Pengelolaan dibantu oleh manajer investasi
  • Mudah dicairkan karena sistem investasi ini fleksibel
  • Hasil pengembalian tinggi

Kerugian Menabung Saham

  • Jangka waktu lama. Untuk hasil optimal tabungan saham harus dilakukan secara rutin dengan masa penyimpanan lama
  • Penurunan Nilai Saham. Dalam keadaan tertentu, nilai saham bisa turun sewaktu-waktu dengan faktor resiko yang tidak bisa ditebak
  • Terimbas likuidasi. Perusahaan manapun tidak bisa menghindari likuidasi, salah satunya kebangkrutan. Faktor ini akhirnya berimbas juga pada tabungan saham kita.

Apapun kendalanya, untuk kenyamaan hidup, sudah sewajarnya kita mempersiapkan diri dengan memiliki tabungan. Salah satu tabungan itu berupa tabungan saham.

Untuk lebih banyak mempelajari seluk beluk menabung saham teman-teman bisa mengikuti edukasi saham terbaik. Cara ini dapat dilakukan secara offline dengan jadwal seminar setiap minggunya sebagai berikut:

Jumat jam 14.00

Sabtu jam 10.00

Lokasi di MNC FINANCIAL Center Lt 13, Gedung MNC Finacial Center Lt. 14 Jl. Kebon Sirih kav 21-27 Jakarta Pusat. Telp. 021-29803176 | 021-29803276

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Go Top