PRUCritical Benefit 88 Perlindungan untuk Masyarakat Indonesia dari Beban Finansial akibat penyakit Kritis

Menurut data dari WHO, 9 dari 10 orang meninggal dunia karena Kondisi Kritis. Sementara itu 70 persen Kasus Kanker ditemukan pada Tingkat Akhir. Keadaan ini pun diperparah oleh fakta bahwa penyakit tidak menular menyumbang turunnya angka produktivitas sebuah negara. Duh!

Atas dasar fenomena ini, Prudential Indonesia memperkenalkan produk baru, PRUCritical Benefit 88 yang bermanfaat untuk melindungi masyarakat Indonesia dari beban finansal akibat penyakit kritis.

Omong-omong penyakit Kanker, saya jadi teringat dengan teman saya yang kondisinya tiba-tiba drop. Tanpa diketahui sebab pastinya, Ia harus dirawat di Rumah Sakit selama berminggu-minggu. Tak disangka, dokter menjatuhkan vonis, teman saya mengidap Kanker Getah Bening.

Itulah penyakit kritis, tak diketahui kapan dia datang. Padahal 2 hari sebelumnya, teman saya masih sehat dan tak terlihat sedang sakit parah.

PRUCritical Benefit 88 Perlindungan untuk Masyarakat Indonesia dari Beban Finansial akibat penyakit Kritis

Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti kanker, stroke, penyakit ginjal kronis, dan hipertensi mengalami peningkatan.

Penyakit Tidak Menular menurut penelitian yang dilakukan ASEAN Cost in Oncology (ACTION) rentang tahun 2014 – 2015, mengungkapkan, dari 9.513 pasien pengidap kanker yang diteliti lebih lanjut, hampir 50% mengalami kebangkrutan, dan 29% meninggal dunia.

Stroke, Penyakit kritis yang memicu keluarga penderita BANGKRUT

Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Mungkin seperti itu ungkapan yang cocok bagi penderita penyakit kritis. Mambayangkan sakit saja ngerinya minta ampun, apalagi sampai bangkrut.

Tidak hanya Kanker, menurut dr. Nur Setiawan Suroto, Sp.BS dari RS Mitra Keluarga Surabaya, stroke juga dikatakan sebagai penyakit kritis yang dapat membunuh manusia secara diam-diam.

Stroke dipicu oleh penyumbatan dan perdarahan. Stroke adalah penyakit pada pembuluh darah otak yang bisa berupa pembunuhan atau pecahnya cabang pembuluh darah.

Faktor pemicu stroke antara lain Hiperkolesterol, Hipertensi, Diabetes, Gaya Hidup seperti merokok atau kurang olah raga. Stroke dapat dialami semua manusia, tidak memandang usia dan jenis kelamin.

Gejala stroke bisa berupa nyeri kepala, asimetris sisi tubuh, penurunan kesadaran – koma, hingga kemunculannya yang mendadak.

Untuk mencegah Stroke, dr. Iwan memberikan 5 langkah gaya hidup sehat:

  1. Banyak konsumsi buah dan sayur
  2. Banyak minum air putih
  3. Hindari duduk berlama-lama
  4. Kurangi ngemil, makan makanan sehat secara teratur
  5. Olah raga teratur

PRUCritical Benefit 88 produk baru Prudential Indonesia

Setelah sukses meluncurkan produk PRULink Generasi Baru, awal tahun ini, Prudential Indonesia meluncurkan produk terbarunya, yaitu PRUCritical Benefit 88.

Acara peluncuran di Surabaya berlangsung di Dyandra Convention Hall, 16 Januari 2019, yang dihadiri oleh media dan blogger.

PRUCritical Benefit 88 memberikan perlindungan kepada pasien dan keluarganya dari dampak keuangan akibat penyakit kritis.

Disampaikan oleh President Director Prudential Indonesia, Bapak Jens Reisch, bahwa berjuang melawan penyakit kritis sangat menguras emosi serta fisik pasien dan keluarga. Selain juga dapat menganggu perencanaan keuangan.

Melalui PRUCritical Benefit 88, Prudential berharap dapat memberikan ketenangan pikiran pada nasabah dan keluarganya. Nasabah dapat memanfaatkan uang perlindungannya untuk membantu biaya pengobatan rumah sakit dan juga biaya hidup.

Produk ini melengkapi portofolio solusi kesehatan dan proteksi Prudential sesuai kebutuhan nasabah yang terus berubah. PRUCritical Benefit 88 dapat menjadi solusi bagi masyarakat Indonesia dalam mengantisipasi dan mengelola dampak keuangan yang ditimbulkan oleh penyakit kritis.

Manfaat PRUCritical Benefit 88 Prudential Indonesia

Tuntutan pekerjaan kadang membuat orang sibuk dan jauh dari pikiran penerapan pola hidup sehat. Bahkan usia muda saja tidak menjamin seseorang bebas dari ancaman penyakit kritis.

Dampak penyakit kritis tidak hanya kematian dan kecacatan, tetapi juga memberikan efek beban keuangan seperti biaya rumah sakit dan biaya hidup.

Dengan slogan Proteksi Terjamin, Uang Pasti Kembali, PRUCritical Benefit 88 menawarkan ragam manfaat, yaitu:

Proteksi Terjamin

  • Perlindungan komprehensif untuk meninggal atau 60 kondisi kritis tahap akhir, tanpa periode masa bertahan hidup (survival period)
  • 10% Uang Pertanggungan (UP) untuk angioplasty tanpa mengurangi UP PRUCritical Benefit 88 dengan maksimal Rp. 200.000.000,-
  • 200% tambahan UP akan dibayarkan jika Tertanggung meninggal karena kecelakaan sebelum usia 70 tahun
  • Perlindungan sampai dengan usia 88 tahun dengan jangka waktu pembayaran premi yang dapat dipilih mulai 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun atau premi tunggal

Uang Pasti Kembali

  • 100% Uang Pertanggungan akan dibayarkan bila Tertanggung Utama masih hidup dan polis masih aktif sampai usia 88 tahun; atau
  • Jaminan manfaat 100% pengembalian premi pada tahun Polis ke-20. Jika nasabah memilih pengembalian premi, maka polis berakhir.

Jens menambahkan, Kehadiran PRUCritical Benefit 88 sejalan dengan komitmen brand baru Prudential yaitu Listening, Understanding, Delivering. Serta fokus We Do Health. Melalui komitmen baru ini, kami mempertegas tujuan perusahaan untuk selalu mendampingi nasabah dalam setiap tahap kehidupan.

PRULink Generasi Baru (Syariah) vs PRUCritical Benefit 88

Mungkin ada yang bertanya-tanya, apa perbedaan PRUCritical Benefit 88 dengan PRUlink Generasi Baru?

Seperti kita tau, Prudential Indonesia cukup rajin meluncurkan produk baru. Begitupun dengan penawaran yang diberikan selalu terdengar menarik. Semua ini karena pengalaman Prudential plc (berkantor pusat di London) yang lebih 170 tahun telah melayani 26 juta nasabah di seluruh dunia.

Prudential Corporation Asia (PCA) telah beroperasi selama 95 tahun dan telah membantu 15 juta nasabah di 12 pasar seluruh wilayah Asia yang menjaga hal penting mulai dari melindungi keluarga, menjaga keluarga tetap sehat, membangun tabungan dan kekayaan, hingga membantu perencanaan keuangan untuk masa pensiun.

Di Indonesia, Prudential telah beroperasi selama 23 tahun dan melayani lebih dari 2,3 juta nasabah melalui berbagai inovasi dan solusi agar mendapatkan perlindungan yang terbaik.

Disampaikan oleh Bapak Himawan Purnama, Head of Product Development Prudential Indonesia, target segmen PRULink Generasi Baru (Syariah) dengan PRUCritical Benefit 88 adalah sebagai berikut:

PRULink Generasi Baru (Syariah)

  • Perlindungan komprehensif dan flexibel
  • Profil Risiko Nasabah agresif – moderat
  • Potensi Hasil Investasi yang lebih tinggi

PRUCritical Benefit 88

  • Perlindungan kondisi kritis
  • Profil Risiko Nasabah Konservatif
  • Proteksi terjamin dan jaminan Pengembalian Premi

PRUCritical Benefit 88 Perlindungan untuk Masyarakat Indonesia dari Beban Finansial akibat penyakit Kritis membuka pikiran siapa saja terutama kaum milenial agar sadar terhadap perlindungan diri sejak dini untuk masa depan keluarga lebih baik. Saatnya Jalanin Bareng proteksi dan investasi!

2 thoughts on “PRUCritical Benefit 88 Perlindungan untuk Masyarakat Indonesia dari Beban Finansial akibat penyakit Kritis

  1. Penyakit sekarang makin elit ya. Dulu kayaknya embah-embah meninggal ya karena sudah tua. Skrg usia muda sudah kena kanker atau stroke. Makanya rugi kalo gak ada proteksi. Kasihan anak-anaknya juga. Proteksi itu wajib.

  2. Penyakit sekarang makin elit ya. Dulu kayaknya embah-embah meninggal ya karena sudah tua. Skrg usia muda sudah kena kanker atau stroke. Makanya rugi kalo gak ada proteksi. Kasihan anak-anaknya juga. Proteksi itu wajib!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Go Top