Wajah Surabaya

Peringati Hari Pahlawan, ribuan anak muda hadiri Spirit of Millennials di Monkasel Surabaya

Tidak mudah menumbuhkan semangat kepahlawanan pada diri anak muda sekarang. Semangatnya saja yang menggebu, namun tidak diiringi jiwa bela negara. Anggapan itu akhirnya patah setelah saya melihat sendiri ribuan anak muda memadati Monumen Kapal Selam Surabaya pada tanggal 10 November 2018 lalu.

cocofest-surabaya

Bertepatan dengan Hari Pahlawan dan sebagai puncak program Festival Kreatif atau yang kita kenal dengan sebutan CocoFest 2018, Kementerian BUMN melalui Bank Mandiri yang bekerja sama dengan PT. Telkom Indonesia, menggelar kegiatan yang memicu anak muda Indonesia berpikir kritis dan kreatif. Mereka diajak untuk bersama-sama memikirkan kemajuan negara dari sisi yang berbeda, sesuai dengan kemampuan dan minat yang mereka miliki.

Acara CocoFest di Surabaya merupakan rangkaian dari kegiatan sebelumnya seperti Flashmob di Stasiun Kereta Api Bandung dan Museum Fatahilah, serta aktifitas lainnya yang dilakukan di berbagai lokasi. Dari kegiatan itu mereka diminta untuk membuat konten berupa foto atau video yang menarik yang diupload melalui akun social media masing-masing.

cocofest-surabaya
Workshop Serikat Mural Surabaya

Supaya lebih paham, teman-teman dapat membaca postingan saya sebelumnya Coco Festival Indonesia 2018 ajak millenial ciptakan konten asik dan kreatif

Selama CocoFest 2018 berlangsung, panitia telah menerima lebih dari 5.200 konten kreatif yang dikirim oleh generasi milenial, baik foto mapun video.

CocoFest 2018: Spirit of Millennials; Tribute to Heroes

Menurut Rohan Hafas, selaku Corporate Secretary Bank Mandiri, puncak kegiatan Coco Festival Indonesia 2018 diselenggarakan tanggal 10 November 2018 yang bertepatan dengan Hari Pahlawan. Lokasinya di Monumen Kapal Selam, Surabaya, dengan kemasan acara festival bertajuk Spirit of Millennials; Tribute to Heroes.

cocofest-surabaya

Jam 3 sore, saya sudah berada ditengah para anak muda milenial. Mereka tampak antusias, datang beramai-ramai dengan mengenakan kostum yang bertema pahlawan. Melihatnya saja semangat perjuangan saya ikut tersengat. Betapa tidak, ada saja pernak-pernik yang menempel di tubuh mereka. Beberapa momen sempat saya rekam. Seperti misalnya pemuda yang lagaknya seperti Presiden Pertama Indonesia, Ir. Soekarno.

cocofest-surabaya

Ragam acara CocoFest Surabaya

Begitu masuk ke dalam area Monumen Kapal Selam, pertama kali yang tampak adalah showcase produk UKM yang rata-rata saya perhatikan unik dan menarik. Seperti yang saya lihat dari salah satu stand, mereka menawarkan cat khusus kain untuk baju.

cocofest-surabaya
Menariknya, ada sesi workshop mengenai industry kreatif yang unik dan menarik.

Di area ini terdapat monitor yang menampilkan kumpulan foto dan video kiriman peserta kompetisi CocoFest.

cocofest-surabaya

Pembukaan acara dilakukan menyanyi bersama-sama lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian sesi IdeaTalks bersama Inijie dan Aris Lukman yang membahas tentang membuat konten kreatif.

Saya sempat menyimak paparan narasumber, bahwa saat ini trend media social lebih banyak mengarah ke video. Seperti kita tau banyak YouTuber sukses yang berhasil dari konsistensi mengupload video kreator.

Aris Lukman pun setuju, saat ini kegiatan Instagram lebih banyak orang mengupload Instastory ketimbang IG Feed. Instastory dianggap lebih praktis dan videonya lebih meyakinkan.

cocofest-surabaya
Duet Konten Aris Lukman dan Inijie

Selama kurang lebih 30 menit talkshow ini berlangsung yang kemudian diakhiri dengan tanya jawab.

Disampaikan Rohan melalui catatan tertulis, “Melalui cocofest, kami mengajak generasi milenial untuk menjadi pahlawan masa kini dengan membuat berbagai konten positif dan kreatif melalui media sosial. Kami juga ingin membawa generasi milenial BUMN yang memiliki kepercayaan diri, super kreatif, dan pekerja keras, menjadi para pejuang zaman now dalam merawat marwah keindonesiaan dan menciptakan BUMN dan Indonesia masa depan yang maju”

cocofest-surabaya

Usai jeda waktu sholat Maghrib, suasana Festival CocoFest makin meriah dengan kehadiran Menteri BUMN, Ibu Rini Sumarno dan Direktur utama perusahaan-perusahaan milik Negara. Sedikit riuh karena Bu Rini malam itu mengenakan kostum pejuang berwarna cokelat.

Menurut Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo yang juga menjadi Ketua Spirit of Millennials, melalui siaran video langsung mengatakan, gerakan ini bertujuan untuk mendorong generasi muda Indonesia lebih berperan aktif dalam membangun Tanah Air.

“Kami mengajak generasi milenial untuk menjadi pahlawan masa kini dengan berkontribusi positif di semua bidang sesuai dengan passion-nya. Kami juga ingin membawa generasi milenial yang memiliki kepercayaan diri, super kreatif, dan pekerja keras, menjadi para pejuang zaman now untuk menciptakan Indonesia masa depan yang maju,” kata Kartika.

cocofest-surabaya

Di atas panggung Bu Rini tak henti-hentinya mengajak anak muda untuk terus berkarya karena Indonesia membutuhkan anak muda yang kreatif untuk memajukan negeri.

Dalam kesempatan itu, Bu Rini juga mengungkapkan dirinya telah mengeluarkan Surat Keputusan yang ditujuan kepada BUMN agar memberikan kesempatan kepada para milenial untuk menjadi bagian dari BUMN.

Ketika sedang asik-asiknya mendengar suara Bu Rini, tiba-tiba suasana menjadi gelap. Rupanya ada hantu jadi-jadian yang berwujud HOAKS. Oleh karena itu, Bu Rini mengajak seluruh milenial yang hadir untuk membaca Deklarasi Sinergi Muda untuk Indonesia secara bersama-sama.

Isi Deklarasi Sinergi Muda untuk Indonesia adalah:

Kami generasi muda Indonesia
Bertekad untuk bangkit dan bekerjasama untuk berdaya

Mengisi Kemerdekaan Indonesia, menentang hoax dan bersinergi untuk Negeri
Tekad kami, menjaga persatuan bangsa dari usaha untuk memecah belah bangsa

Bergandengan tangan bersama menghargai perbedaan dan mencintai keberagaman agar selalu tercipta persatuan untuk Bersama-sama membangun Indonesia

Awarding Night Content Creation Festival (Cocofest) 2018

cocofest-surabaya

Puncak acara, Bu Rini membacakan nama-nama pemenang CocoFest 2018.

Untuk diketahui, pagelaran Festival Content Creator ini, terdapat empat kategori festival yang dilombakan, yakni: Cocofest Nature, Cocofest Transportasi, Cocofest Infrastruktur, dan Cocofest Lifestyle.

Saya sempat mencatat Pemenang Lomba Kisah Inspiratif MEKAR. Ada 20 orang yang mendapatkan hadiah dengan total uang tunai 150uta Rupiah yang terbagi dalam: 10 orang mendapatkan Rp. 10 juta, 10 orang mendapatkan Rp. 5 juta.

Dan berikut adalah pemenang CocoFest 2018:

Pemenang Cocofest Nature kategori Santri @dinaslam
Pemenang Cocofest Nature kategori Mahasiswa @farismuhammad
Pemenang Cocofest Nature kategori Non Mahasiswa @readandisense

Pemenang Cocofest Infrastruktur kategori Santri @mudikir
Pemenang Cocofest Infrastruktur kategori Mahasiswa @miqradito
Pemenang Cocofest Infrastruktur kategori Non Mahasiswa @alfisyay

Pemenang Cocofest Lifestyle kategori Santri @humamnadif
Pemenang Cocofest Lifestyle kategori Mahasiswa @dehatra
Pemenang Cocofest Lifestyle kategori Non Mahasiswa @irwanschizo

Pemenang Cocofest Transportasi kategori Santri @muhajirdan150lainnya
Pemenang Cocofest Transportasi kategori Mahasiswa @den.astri
Pemenang Cocofest Transportasi kategori Non Mahasiswa @jorgipratamas

Suasana malam penganugerahan tampak riuh dan ramai. Apalagi penghujung acara ada penampilan dari Bottle Smooker, Rini Wulandari, dan Boy William.

cocofest-surabaya

Menyenangkan sekali bertemu dengan anak muda yang kreatif. Bersama mereka, saya seperti lupa umur. Walaupun sudah melewati usia milenial, tapi saya perlu mencontoh dan memahami jiwa kreatif para milenial Indonesia, seperti cara berpikir, cara menyelesaikan masalah, juga cara mengembangkan ide agar hidup ini terasa hidup dan dinamis. Untuk kamu para generasi muda, ayo angkat tanganmu! Mari gandengkan tangan maju bersama negeri!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *