Jalan-jalan

Isi Akhir Pekan dengan Berburu Batik Priangan Khas Tasikmalaya

Image: sumber:andrihaka.wordpress.com

Hai, teman-teman, sudah punya agenda apa untuk weekend besok? Hunting foto dekat-dekat rumah, refreshing sambil ngeMall manja, atau sudah punya rencana ke luar kota? Kalau saya, sih, mau putar-putar kota Surabaya aja. Sudah lama nggak main ke Tugu Pahlawan, nih. Apapun aktifitasnya semoga harimu menyenangkan, ya, kawan.

Oya, bagi yang belum punya rencana menghabiskan weekend kali ini, coba, deh, mencari kegiatan seru. Hmm, nggak ada salahnya lho main ke tetangga kota sambil naik kereta api.

Beberapa waktu lalu ada kawan saya yang bercerita tentang keistimewaan Batik Priangan. Batik Priangan ini merupakan kerajinan batik khas kota Tasikmalaya.

Bagi yang tinggal di Jakarta dan merasa jenuh melakukan trip ke Bogor atau Bandung, tidak ada salahnya berburu batik Priangan ke Tasikmalaya. Caranya dengan naik KA Serayu dari Stasiun Senen. Selain belanja batik, di Tasikmalaya teman-teman juga bisa menikmati berbagai destinasi wisata menarik seperti taman Wisata Karang Resik atau Tonjong Canyon Cipajutah.

Tapi jika tidak punya banyak waktu untuk berlibur di Tasikmalaya, ya sudah senang-senangkan diri saja berkunjung ke sentra Batik Priangan.

Kualitas Batik Priangan tak Kalah dengan Batik khas Jawa Tengah

Selama ini batik sering diidentikkan dengan kota Solo, Yogyakarta, atau Pekalongan. Padahal di Tasikmalaya juga ada sentra kerajinan batik. Tepatnya di Kampung Ciroyom dan Cigereung, Kelurahan Nagasari.

Di kampung batik ini, pengunjung akan mendapati beberapa home industry pengrajin batik lokal yang menghasilkan kain batik berkualitas. Batiknya tak kalah, deh, dengan batik produksi Jawa Tengah. Sama-sama baguslah, ya..

Baca juga : Kereta ekonomi AC

Karakter Batik Priangan

Image: faktualjabar.com

Tak berbeda dengan kerajinan batik di Jawa Tengah. Batik Priangan Tasikmalaya teknik pengerjaannya juga menggunakan dua cara, yaitu teknik cetak dan tulis. Untuk batik tulis, harganya memang lebih mahal dibanding dengan batik cetak karena pengerjaannya membutuhkan keahlian tertentu. Waktu penggarapannya juga cukup lama.

Secara umum, Batik Priangan punya karakter yang unik. Dibanding batik dari daerah lainnya, batik Tasikmalaya ini cenderung menggunakan permainan warna yang cerah seperti merah, hijau, dan biru.

Dikenal sebagai Batik bercorak Flora dan Fauna

Tiap daerah pasti memiliki ciri khas masing-masing. Termasuk untuk urusan kerajinan batik. Jika diamati, batik khas Tasikmalaya sebagian besar memiliki corak yang mengangkat nuansa alam.

Batik Priangan terkenal sekali dengan corak flora dan fauna. Banyak yang mengaitkan batik khas Tasikmalaya ini memiliki filosofi agar selalu menjaga kelestarian alam. Itulah mengapa bila diperhatikan secara detail, batik Priangan memiliki motif seperti anggrek dan buruk, merak ngibing atau tari, kulit kayu, motif rereng, buah kopi, hingga burung bangau.

Semakin menarik lagi, warna-warna batik Priangan cerah-cerah.

Tiga Motif Batik Priangan harus kita tau

Image: bagustrinuscahyo.wordpress.com

Diatas sudah saya ulas mengenai keunikan batik Priangan. Namun perlu juga kita tau bahwa ada tiga motif Batik Priangan yang cukup terkenal, yaitu:

1. Batik Sukapura, Batik ini memiliki ukuran motif dan warna yang kontras.
2. Batik Sawoan, Batik yang didominasi warna cokelat mirip kulit sawo serta dihiasi warna indigo dan ornamen warna putih.
3. Batik Tasik yang kental dengan nuansa Parahyangan, seperti buah anggrek berwarna cerah, khas batik pesisiran.

Sepertinya masih ada lagi motif-motif batik Priangan lain yang memiliki keunikan tersendiri. Lebih pastinya, sih, mending berkunjung langsung, ya, ke kota Tasikmalaya.

Teman-teman pecinta batik pasti bisa meluangkan waktu naik Kereta Api Serayu untuk berburu batik di Tasikmalaya. Biar puas milih batiknya.

Wisata Murah ke Tasikmalaya

Dari Jakarta ke Tasikmalaya gak terlalu banyak merogoh budget, menurut saya. Naik kereta api aja harga tiket KA Serayu Rp. 67 ribu. Sisanya digunakan untuk berburu Batik Priangan yang harganya sekitar Rp50 ribu untuk jenis batik cap.

Kalau mau punya yang lebih bagus lagi, sih, beli batik semi tulis, harganya sekitar Rp250 ribu. Atau batik tulis yang kisaran harganya antara Rp800 ribu hingga Rp4,5 juta.

Bagaimana, sudah dapat gambaran untuk menghabiskan waktu akhir pekan besok? Kalau ke Tasikmalaya dijamin, deh, menyenangkan. Selain dihibur oleh alam yang indah selama menaiki KA Serayu, pengunjung akan disambut berbagai destinasi wisata menarik serta Batik Priangan yang cantik untuk dijadikan sebagai oleh-oleh. Siap berangkat?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *