Parenting

Mengajarkan Bahasa Inggris pada Anak Sejak Dini, Pentingkah?

Saya suka terpana melihat anak balita bisa ngomong bahasa inggris layaknya tiap hari Ia hidup di Amerika. Saya perhatikan, Bapak Ibuknya orang Jawa tulen, bukan keturunan indo, tapi anaknya bisa cas cis cus inggris. Di lain kesempatan Ibuknya ngomong bahasa Jawa, Ia pun bisa mengerti ucapan Ibunya. Kok bisa ya dia memahami beberapa bahasa? tiap hari makanannya apa begitu itu..

Saya sendiri berantakan kalau diajak ngomong bahasa inggris, bahkan cenderung sulit mengungkapkannya. Jadi hanya bisa bengong aja mendengar anak-anak nyanyi lagu berbahasa inggris sampai selesai. Waktu saya tanya kok bisa hapal lagu barat, ngakunya sering mendengarkan musik lewat hape!

Faktor kebiasaan!

Menurut saya, bahasa apapun yang diucapkan anak adalah wujud aplikasi komunikasi antara orangtua dengan mereka.

Seorang Psikolog, Roslina Verauli, S. Psi., M.Psi., pada saat menjadi narasumber talkshow bertema How to Help Your Kids Learn English di Food Society Pakuwon Mall Surabaya, 15 Juli 2017 mengatakan bahwa Bahasa merupakan perilaku sosial. Dibutuhkan interaksi yang aktif antara anak dan orangtua atau pendamping di sekitarnya.

Bahasa Inggris memang bukan ‘bahasa Ibu’ di negara kita, karena itulah tidak banyak orangtua mengajari anaknya bahasa inggris kecuali saat pelajaran di sekolah.

Dalam beberapa kali obrolan bersama orangtua, rata-rata mereka tidak menganjurkan anak belajar bahasa inggris sejak dini karena dapat mengakibatkan anak bingung melakukan komunikasi.

Belajar Bahasa Inggris sejak dini membuat anak bingung, apa benar?

Jika seorang anak bisa memahami bahasa Indonesia dan bahasa daerah sejak balita secara bersamaan, mengapa bingung memahami bahasa inggris?

Para orangtua pernah nggak menyadari, mengapa anak-anak di rumah bisa memahami ungkapan bahasa daerah dan bahasa Indonesia diusianya yang tergolong balita sekalipun?
Sebab sehari-hari yang mereka dengar adalah dua bahasa tersebut!

Para orangtua pernah nggak menyadari, tanpa menghapal, mereka hapal lafadz adzan?
Sebab 5 kali dalam sehari mereka mendengar suara adzan dari Masjid!

Roslina Verauli mengungkapkan, Kebingungan bahasa atau Code switching atau language mixing merupakan bagian dari proses menguasai beberapa bahasa dengan baik. Akan tetapi seiring perjalanan usia, kondisi ini akan hilang dengan sendirinya.

Teori Naom Chomsky mengenai Perkembangan Berbahasa menjelaskan, dalam otak manusia sudah lebih dulu ada program ‘Language Acquisition Device’ (LAD) yang memungkinkan bayi melakukan ‘analisis’ dan ‘memahami aturan dasar’ bahasa yang mereka dengar. Bayi juga memiliki kapasitas bawaan dalam menguasai bahasa.

Stimulasi Anak usia dini agar Cakap Berbahasa Inggris

Mengajarkan bahasa inggris pada anak sejak dini memang tidak mudah, dibutuhkan stimulasi untuk merangsang kecakapan berbahasanya. Ada campur tangan komitmen, konsistensi, dan system support dari orangtua untuk mendukung pola pikir anak dalam berbahasa.

Pasangan Donna Agnesia dan Darius Sinathrya yang hadir diacara tersebut memberikan contoh kepada orang tua yang hadir cara menstimulasi anak agar mahir berbahasa Inggris yaitu dengan mengajak mereka komunikasi dengan bahasa Inggris di rumah. Bermain juga dengan bahasa Inggris sehingga lama-lama menjadi terbiasa.

Beberapa stimulasi dibawah ini dapat dilakukan orangtua untuk memancing kecakapan bahasa pada anak:
1. Merespon bunyi-bunyi dari bayi dengan bunyi/kata
2. Memberi perhatian dan komentar pada apa yang anak lihat
3. Bermain social games
4. Melibatkan anak dalam bermain pura-pura
5. Melibatkan anak dalam percakapan sehari-hari

Manfaat anak usia dini menguasai Bahasa Inggris

Jika semua upaya telah dilalui ada beberapa manfaat yang didapat, antara lain:

Kognitif
Anak yang menguasai beberapa bahasa; Inggris, Indonesia, dan bahasa daerah memiliki performa IQ lebih baik dalam kecakapan tes atensi, penalaran analitikal pembentukan konsep, kemampuan verbal, dan fleksibitas berpikir.

Sosiokultural
Penguasaan multi bahasa yang dimiliki anak mampu mendeteksi kesalahan dalam grammar, memahami arti dan aturan dalam percakapan untuk berespon sopan dan informatif serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik

Personal
Anak-anak yang menguasai bahasa inggris sejak dini akan mendapat tempat yang strategis memperoleh pekerjaan dan mampu bersaing dengan sekitarnya.

Kursus Bahasa Inggris recommended di Surabaya

Kedekatan orangtua terhadap anak tentu dibutuhkan setiap saat agar komunikasi bahasa inggris anak lebih baik. Lalu, bagaimana kalau waktu yang dimiliki orang tua terbatas?

Kursus Bahasa Inggris saja di EF English First!

EF English First merupakan tempat Kursus bahasa Inggris yang menekankan kurikulum berfokus pada perkembangan anak secara individu dengan melibatkan kegiatan belajar mengajar yang menstimulasi kemampuan anak berbahasa Inggris, baik secara lisan, tulisan, maupun kemampuan mendengarkan.

Fasilitas EF English First sangat lengkap. Antara lain:
1. Program untuk segala usia
2. Sistem belajar interaktif
3. Guru berstandar Internasional
4. Fasilitas belajar terkini

Untuk periode bulan Juli hingga Agustus, EF menawarkan promo diskon kursus hingga 1,8 juta rupiah serta hadiah langsung untuk semua siswa baru.

Dimana harus daftar EF di Surabaya?

Catat nomor telepon berikut ini:
Plaza 548 4000
Kayun 534 0071
Klampis 599 8800
Bukit Mas 567 7600
Jemursari 849 9900
PTC 739 2255

Atau hubungi social media EF Englist First dibawah ini:
Website: www.ef.co.id
Facebook: EF Surabaya
Twitter: @efsurabaya
Instagram: @efsurabaya

Mengapa harus Kursus Bahasa Inggris di English First?

Mas Darius yang sejak tahun 2012 mempercayakan EF sebagai tempat belajar bahasa Ingggris ketiga anaknya mengaku, Kurikulum dan guru-guru di EF mengakomodir semua kebutuhan anak sesuai usia melalui cara yang menyenangkan sehingga anak-anak tidak merasa bosan belajar bahasa Inggris.

Lebih jelasnya, ini dia pengakuan anak-anak didik di EF:

2 thoughts on “Mengajarkan Bahasa Inggris pada Anak Sejak Dini, Pentingkah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *