Konvoi Persebaya dan Bonek

Saat melintas di depan Stasiun Gubeng minggu siang kemarin, ada pemandangan tak biasa. Puluhan aparat dan ratusan bonek berkumpul dengan kostum hijau lengkap berikut atributnya. Akan ada konvoi Persebaya dan Bonek.

Bonek menunggu dari Depan Sta. Gubeng hingga Hotel Sahid Surabaya
Bonek menunggu dari Depan Sta. Gubeng hingga Hotel Sahid Surabaya
Aksi Bonek yang bersahabat :)
Aksi Bonek yang bersahabat 🙂
Misi.. numpang narsis ye.. :D
Misi.. numpang narsis ye.. 😀

Awalnya saya mengira ada razia, ternyata bukan. Mereka berkumpul untuk menunggu pemain Persebaya tiba dari Solo. Menurut kabar yang saya dapat, kesebelasan Persebaya menjuarai Divisi Utama setelah bertanding melawan Perseru Serui dengan kemenangan 2 – 0.

Beruntung saat itu saya bawa kamera dan karena peristiwa seperti ini jarang terjadi saya banting setir menjadi reportase dadakan. Mulanya saya hanya ingin memotret jeep keren yang dipakai untuk arak-arakan tetapi begitu melihat antusisme para Bonek saya pun ikut-ikutan konvoi. Bukan ikut konvoi sih, tapi saya hanya motret konvoinya aja.

Konvoi Persebaya dan Bonek di mulai dari depan Stasiun Gubeng. Para pemain yang menaiki jeep sambil membawa piala di arak oleh para supporter yang dikawal oleh aparat kepolisian. Persis seperti pertandingan di stadion, para supporter itu bernyanyi sambil mengibarkan bendera hijau Bonek. Beberapa bonek juga sempat membuat asap kuning selama di perjalanan membuat arak-arakan itu terlihat meriah dan hidup.

Tertib dan aman :)
Tertib dan aman 🙂
Pemain Persebaya
Pemain Persebaya
Piala di arak keliling Surabaya
Piala di arak keliling Surabaya
Seru, tidak menakutkan :D
Seru, tidak menakutkan 😀
Motor dan Mobil Polisi mengawal perjalanan konvoi di Jalan Urip Sumoharjo
Motor dan Mobil Polisi mengawal perjalanan konvoi di Jalan Urip Sumoharjo

Dari Sta. Gubeng, konvoi itu melewati Jl. Pemuda, Jl. Panglima Sudirman (Pangsud), Jl. Urip Sumoharjo hingga Darmo dan berhenti sejenak di depan Taman Bungkul. Selanjutnya mereka berputar melewati Kebun Binatang dan berlanjut terus hingga Jl. Urip Sumoharjo lagi melewati Jl. Basuki Rahmad, Jl. Gubernur Suryo di depan Grahadi lalu berhenti di depan Gedung DPRD Surabaya dibelakang Balai Pemuda. Di sana para pemain Persebaya dan Bonek di sambut oleh ketua DPRD Bpk. M. Mahmud.

Dalam sambutannya M. Mahmud mengucapkan selamat kepada para pemain yang telah berjuang dan para Bonek yang selalu setia memberi semangat. Kata M. Mahmud lagi, di Surabaya hanya satu Persebaya dan satu Bonek.

Piala di gadang-gadang
Piala di gadang-gadang

YUNI5241YUNI5242Sebelum masuk ke dalam Gedung DPRD, satu persatu Bonek berebut mengabadikan diri bersama pemain atau berdua dengan pialanya saja. Mereka berebut untuk bisa mencium piala kebanggaan mereka itu.

Karena hari sudah beranjak siang, saya buru-buru pulang karena belum Sholat Dhuhur. Rupanya selama acara penyambutan para Bonek itu masih setia di depan Gedung.

Dan pagi tadi saya baca berita tentang konvoi kemarin. Ternyata konvoi masih berlanjut hingga ke Jl. JAgung Suprapto.

Selamat konvoi Persebaya dan Bonek.. Semoga kemenangan yang di raih bukan kemenangan yang terakhir.

Kasih jalan-kasih jalan... ada Bonita lewat :P
Kasih jalan-kasih jalan… ada Bonita lewat 😛

12 thoughts on “Konvoi Persebaya dan Bonek

  1. Apinya menakutkan. Aparat kepolisian tetap mendampingi, jadi tertib deh ya, Mba.

    Mba Bonita gak minta tanda tangan dulu nih? :mrgreen:

    Sini-sini.. saya kasih tanda tangan Mbak. Mau pke tinta apa, pke bolpen apa lipstik? 😀

  2. Nahh kl tertib gini enak ya di liat. Biasanya kl bonek lewat suka bikin ulah si. Tempo hari ada yg mobil bkn plat L di sweeping, ada yg mbareti mobil, iseng bgt. Makanya kl persebaya main jd Males keluar 😛

    Ada sweeping dimana Mbak? Trus yang melakukan sweeping siapa?
    Semoga aksi ini bukan aksi mencari kesalahan 🙂

  3. Setuju sama Teh Muna, kadang sedih juga kalau liat yang rusuh gitu, kasian sekali banyak korban tak bersalah berjayuhan. tapi kalau liat gini rasanya ayem banget hehe

    Sebetulnya Bonek tidak mau rusuh Mas. Karena mereka seperti perkumpulan yang ada ketua dan tim koordinasi di setiap daerah yang bertanggung jawab terhadap daerahnya masing-masing. Dan saya yakin yang membuat rusuh itu sebetulnya bukan Bonek, tetapi orang-orang yang tidak bertanggung jawab terhadap nama baik Bonek.

  4. suka was2 sy kl liat suporter sepakbola. Takut rusuh 😀

    Sebetulnya suporter itu baik Mbak. Mereka juga memiliki korlap sendiri. Hanya saja yang membuat rusuh adalah mereka-mereka yang tidak bertanggung jawab sambil membawa-bawa nama bonek 😀

  5. ooooo kalo bonek wanita namanya bonita ya? hahahaha baru tau. Bonita keren juga Mbak, hahahaha…

    itu bisa foto di tengah jalan, di surabaya pula??
    bener bener momen langka penuh keberuntungan!!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *