Maskara’an pakai Eye Liner

37 comments 848 views

Ada rasa penasaran ketika beberapa kawan membahas lipstik Purbasari yang fenomenal akan ke-matte-annya. Konon lipstik ini terkenal super awet dan tidak terlihat mengkilap saat dipakai. Gak seperti trend lipstik sebelumnya, yang justru semakin berkilau semakin tampak sensual. Antara ngerti dan gak ngerti mengikuti obrolan mereka, apalagi muncul istilah-istilah yang sulit dipahami, seperti transfer, glossy, creamy. Sebenarnya mereka ini pada ngomongin lipstik apa makanan, sih? 😀

Revlon8

Dan sejujurnya saya sendiri juga bertanya-tanya lipstik matte itu yang kayak apa?
Sementara belum selesai mikir lipstik model matte, saya teringat lipstik Viva yang sudah, kayaknya lebih dari 3 tahun, saya pakai gak habis-habis. Sudah waktunya dibuang supaya bisa pakai lipstik baru lagi yang udah antri dari 9 bulan yang lalu.

Pada suatu hari saya diajak teman blogger menghadiri acara launching produk kosmetik. Sadar bahwa saya tidak bisa dandan, sadar bahwa saya bukan beauty blogger, saya menolak ajakannya. Bukannya mencari blogger lain, saya malah dipaksa ikut.

“Tapi, aku gak bisa nulis kosmetik!”

“Udahlah ikut aja!”

Karena teman itu ngeyel, dan saya tak kuasa menolak derajat kengeyelannya, saya pun datang. Selama acara teman itu selalu melindungi saya. Kalau ada istilah yang aneh, dia berbisik dan menjelaskan artinya. Begitupun saat melihat-lihat produk, Ia juga menjelaskan fungsinya masing-masing. Saya pun hanya bisa mengangguk, sambil dalam hati mengakui, ternyata dunia perkosmetikan itu ruweeeett…

Rupanya teman ini gak kapok juga ngajak saya ke acara yang berbau kecantikan. Meskipun tawarannya selalu saya tolak, Ia tetap maksa minta saya ikut. Dia baik dan ngerti, pokoknya sebelum menyetujui ajakannya saya selalu meninggalkan syarat, “Opo jare sampean, lho yo..”, Intinya saya pasrah bongkokan aja ama dia.

Pada suatu hari ada sebuah brand lipstik mengadakan launching lipstik matte di Surabaya. Ketika saya datang, sang teman ini kena macet di perjalanan. Untungnya ada beberapa blogger lain yang sudah kenal baik dan sering ketemu diacara even. Saya milih duduk semeja dengan mereka. Maksudnya cari perlindungan bila nanti sewaktu-waktu ditanya seputar kosmetik ada yang bantuin jawab haha..

Tiba saatnya acara akan dimulai. Teman yang ngajak saya ini datang. Meskipun telat, dia masih bisa duduk semeja ama saya. Konsep acaranya satu meja bundar untuk 3 orang. Dan kami mepetin 2 meja sehingga duduknya bergerombol jadi 6 orang. Makin merasa aman dong saya, setidaknya banyak teman-teman baik berada didekat saya haha..

Sebelum acara mulai, ada Mbak-Mbak yang menaruh sekotak besar perangkat kosmetik di atas meja kami. Setiap orang dikasih cermin berbingkai satu persatu. “Wah, disuruh ngapain nanti, nih?” saya deg-degan. Takut kalau disuruh make over!

Melihat isi kotak kosmetik itu dada saya makin berdesir. Isinya macem-macem. Lengkap dari mulai pelembab hingga eyeshadow! Alis, maskara hingga eye liner! Cari-cari lipstik gak nemu. Ternyata, lipstik milik brand ini kemasannya gak seperti lipstik biasanya, yang langsung bisa dipoles ke bibir. Kemasan lipstiknya menggunakan kuas yang nempel di tutupnya. Sebutannya Liquid Lipstick. Istilah apapula itu! haha..

Saya bingung, untuk apa perangkat sebanyak ini digelar di meja. Gelagatnya mulai gak enak, nih.. Dan benar, ternyata ada make up challenge. Siapa yang paling bener pakai make up, dialah pemenangnya. Duh, lemes saya. Rasanya pengen lari pulang. Kenapa harus terjebak dalam situasi seperti ini? Pasrah dah, kalah, kalah aja…. 😀

Waktu yang dikasih untuk make up selama 20 menit. Selama itu rasanya seperti 3 tahun, 8 bulan, 29 hari! Lamaaaa banget!

Sambil nunggu yang lain, saya menyibukkan diri dengan bedakan, nyoba rasanya lipstikan pakai lipstik MATTE, molesnya pun sengaja dilamain. Makin bingung aja lihat teman-teman sibuk menata alis mata. Akhirnya saya pun ikut-ikutan pakai maskara. Mbuh piye caranya, pokoknya bulu mata harus di sapu pakai stick berwarna hitam.

“Ini maskara, ya?” tanya saya ke teman sebelah.
“Maskara yang ini, Mbak” kata teman sebelah menyodorkan sebatang alat kosmetik berwarna hitam

Tanpa melihat kanan kiri, saya pun mengoleskan di bulu mata. Asik juga, lho, maskaranya! Model bulunya lurus kedepan, bentuknya beda, gak spiral seperti maskara-maskara yang lain. Dengan PD saya sapu bulu mata dengan pelan dan lama. Entah ada efeknya apa nggak, pokoknya bulu mata itu berusaha saya naikkan biar kelihatan lentik.

“Lho, sampean ngapain, Mbak? Itu eyeliner, bukan maskara!” tiba-tiba ada yang nyeletuk. Spontan teman semeja, eh dua meja, ding, noleh ke arah saya.

Dengan muka tanpa bersalah, gak merasa bersalah juga, saya berbalik lihat ke mereka. “lho, tadi kata si anu, ini maskara”

“Maskara itu iniii..” kata teman saya sambil menyodorkan maskara yang ujungnya spiral.

“Tapi enak maskaraan pakai ini” kata saya sambil tetap memegang eyeliner. Mereka saling pandang-pandangan.
“Wes, jarno. Ben sak karep’e..” (Udah biarin aja. semaunya dia) teman-teman ngakak beruntun.
Saya pun kembali melanjutkan kegiatan maskaraan menggunakan eye liner, bhuahaha..

Berani No Make Up?

Pertanyaan Mak Lia Harahap saya jawab tegas, Berani! Kenapa harus gak berani, justru akan gak berani kalau saya keluar rumah pakai makeup! Gak ada kePD-an!

Kebiasaan gak pernah make up-an selain pelembab sama lipstik tipis-tipis, membuat saya tidak sepenuhnya memahami fungsi alat kosmetik. Contohnya pakai alis aja. Kayaknya gampang, ya, nggambar alis. Tinggal srat sret srat sret ngikuti bentuk alis, selesai. E, ternyata nggambar alis kudu pakai garis. Teorinya beda banget dengan gaya Ibu saya saat alisan. Dan saya pun gak memahami keduanya!

Dan saya senang dengan keadaan tanpa kosmetik. Rasanya seperti bebas dari beban hidup. Andaikan saya menang lomba make up, saya yakin jurinya kasihan ama saya. Kalau nggak kasian, alasan lain karena terpesona manisnya muka saya. Dan jika saya memenangi lomba blog berhadiah kosmetik seharga 10 juta, saya akan menjadi orang paling pusing seIndonesia. Mau diapain make up sneilai sepuluh juta! Hahaha..

Ngomong-ngomong kosmetik, saya jadi ingat godiebag berisi kosmetik. Jangan-jangan udah expired.. 🙁

Catatan tambahan:
Barusan sang teman beauty komplian, gini katanya: Tulisan yang bener mascara, bukan maskara. Mascara tidak bisa dibahasa Indonesiakan jadi maskara bhuahahaha

“Mascara bahasa Indonesianya maskara!”

Dijawabnya tegas, “Nggak ada istilah maskara dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Jawa!

Haduuuh, makin rumit aja sik! wakakakak..

Karena komplainmu sangat berharga, maka dengan bangga mascara yang bermasalah dengan huruf ‘k’ itu sengaja gak saya edit. Akan ada kenangan indah pada suatu hari nanti, noted: MASCARA! hahaha..

author
Author: 
loading...
  1. author

    Diah Kusumastuti4 months ago

    Hahaha… bayangin Mak Yuni maskara’an pake eye liner, kayak anak kecil tanpa dosa gitu kali ya 😀
    Btw kalo saya di posisi Mak Yuni, ya setali tiga uang lah… hahaha….

    Reply
    • author
      Author

      Yuniari Nukti4 months ago

      Saya pikir model maskara sekarang lurus, Mak. Tren ujung spiral udah lewat haha. Ternyata enak juga lo maskaraan pakai eyeliner soalnya lurus, tinggal disapu keatas mengikuti bulu mata 😀

      Reply
  2. author

    Lia Harahap4 months ago

    Makkk. Hihihi lucu banget ceritanya. Ayo Mak ikut acara kecantikan lagi hehehehe.

    Reply
    • author

      Inayah4 months ago

      Subscribe byuti vlog nya Lia juga maak 🙂

      Reply
      • author
        Author

        Yuniari Nukti4 months ago

        Mak LIa merangkap vlogger, toh? wuiiih mampiiirrr 😀

        Reply
    • author
      Author

      Yuniari Nukti4 months ago

      Masih sering diajak, Mbak sama teman. Tapi suka mati kutu kalau disuruh makeover haha

      Reply
  3. author

    Prima Hapsari4 months ago

    Foto mbak Yuni pake maskara mana nih.

    Reply
    • author
      Author

      Yuniari Nukti4 months ago

      Itu yang diatas pakai maskara, Mbak. Maskara eyeliner, tapi haha.
      Gak ada bedanya ya antara pakai sama nggak 😀

      Reply
  4. author

    April Hamsa4 months ago

    Wkwkwk Mbak Yun, jangan diketawain ya, sampai sekarang aku masih punya pertanyaan: knp perempuan memakai lipstick? Pernah nanya ke grup emak2, alhamdulillah aku beruntung, yang di grup cukup sabar menjawab, nggak ada yang membullyku :))

    Btw sudah dicek goodie bagnya? Jd expirednya kapan? :))

    Reply
    • author
      Author

      Yuniari Nukti4 months ago

      Trus-trus jawabannya apa, Mbak?
      Aku sebenarnya masih gak ngerti bedanya lipstik matte sama nggak, itu apa? 😀

      Reply
  5. author

    Inne R. A.4 months ago

    hahaha… maaak… semangat! aku pun beberapa hari lalu sempat menolak tawaran review kosmetik *halah gaya* bukannya sombong, tapi sadar diri karena bukan beauty blogger!. hihi. Apalah jadinya itu nanti review nya kalau produknya aja makenya nggak rutin. apa harus insyaf ini dan putar haluan jadi beauty blogger? it’s just not so me. opooo iki aq malah curhat.. haha

    eh btw yah.. aq sempat keracunan purbasari ini. biasanya make lipstik setahun nggak habis2, malah sekarang koleksi purbasari (2 biji itu untuk takaran saya koleksi, loh) haha. abis enak sih si purbasari ini. Ringan dan stainless (lah, baja kali!) kalo kena pipi suami pagi2 nggak ngecap merah. Pipi suami loh ya, suami…

    *bentar lagi diusir dari blog mak Yuni ..

    good luck mak, lanjutkan perjalanan jadi beauty blogger! ^_^

    Reply
    • author
      Author

      Yuniari Nukti4 months ago

      Purbasari aku belum punya Mak. Penasaran, sih, tapi kok eman ya beli li[stik, masih punya stok lipstik yang belum dipakai. Lagipula kemarin ikut-ikutan beli Revlon gara2 diiming=imingi teman. Belum dipakai juga sampai hari ini. Jadi sekarang total stok lipstikku yang baru ada 3 😀

      Dapat tawaran review kosmetik ditolak? ckck, saluuutt, ini namanya blogger sejati yang tak lekang oleh kemilaunya job review haha

      Reply
  6. author

    wiwid4 months ago

    ancene ngeyelan kok wong iki, wis jarno sakarepe… huahaha…

    Reply
  7. author

    Fika4 months ago

    Aku jadi ingat hasil kreasi alis SINCAN mu mba 😄 Mungkin akan jadi trend alis tahun 2020 hhuaahaha

    Reply
    • author
      Author

      Yuniari Nukti4 months ago

      Wakakakakakakaka ngakak gak entek-entek. Asli, lho, pas alisan waktu itu persis alisnya Sinchan!

      Reply
  8. author

    Amanda ratih pratiwi4 months ago

    Jie…jie…cantik loh mak jadinya 🙂

    Reply
    • author
      Author

      Yuniari Nukti4 months ago

      Ah, makasih loo, selalu ada hikmah dibalik ‘kecelakaan’ hihi

      Reply
  9. author

    @nurulrahma4 months ago

    Horraaaaayyyy, aku ono boloneeeee 🙂

    Reply
  10. author

    Keke Naima4 months ago

    pangling saya melihat Mak Yuni dandan hehehe

    Reply
    • author
      Author

      Yuniari Nukti4 months ago

      Cie-cie, ada yang bilang pangling.. anaknya GR-an, lo Mak haha

      Reply
  11. author

    Mbak Avy4 months ago

    aku sampek tuwek gini yo ra iso dandan mbak yun
    melok kursus kilat yo gara2 di ajak mbak fika
    tapi yo tetep….alhamdulillah hehehehe

    Reply
    • author
      Author

      Yuniari Nukti4 months ago

      Pakai maskara tok, lo, apik, Mbak Avy. Idepnya lentik. Eh, maskara, mascara! haha..

      Reply
  12. author

    retno4 months ago

    Goodiebagnya buat aku aja mbak qiqiqiqi… aku juga jarang dandan. Bedakku yang beli sebelum karnavalan tahun lalu aja, sekarang masih banyak.. tapi kalo di kasih produk suruh review ya gak nolak… wong aku arepan wkwkwkwk

    Reply
  13. author

    oRiN4 months ago

    baca ini rasanya seperti bercermin sambil pegang masraka… eh, mascara

    Reply
  14. author

    Bibi Titi Teliti4 months ago

    mbaaaak…
    aku mah standrad aja sih ilmu per-makeup-an, tapi minimal bisa bedain yang mana maskara yang mana eyeliner hahaha…

    Dan gak pernah bisa bikin alis, pernah nekad nyoba, alisku malah jadi kayak tokoh antagonis di drama korea gitu mbak, nyeremin hahahaha..

    Reply
    • author
      Author

      Yuniari Nukti4 months ago

      Hahaha.. saya malah seperti Sinchan, Mbak.
      Saya kira maskara sekarang sudah ganti model, gak lagi spiral. Ternyata malah kliru hahaha

      Reply
  15. author

    De Pita4 months ago

    hihihi kalau saya sih sehari2 jarang make up-an. Kalau kondangan atau ngisi acara atau pas nge dongeng ajah. Itu pun cuma pelembab, bedak, lipstik dan eye liner… hehehe

    Reply
  16. author

    Irly4 months ago

    Bahhahaha… ngakak bacanya.. tapi pengalaman pertama mengenal make up.. kosmetik.. ya gitu ya Mak.. Berasa ndeso jadinya.. tapi asik bangetlah jawabannya Mak Yuniar.. “Tapi ena maskaraan pakai yang ini.” Wkwkwk…

    Reply
  17. author

    Haeriah4 months ago

    lipstik ku juga purbasari. Belinya gara2 di group online shop banyak yang nyariin produk tersebut. Tapi…saya pun belum bisa membedakan lipstik matte dengan yang lain. Sama aja kayaknya….

    Reply
  18. author

    Nur Islah4 months ago

    hahaha…sama pusing dengan istilah kosmetik, matte itu yg gimana 😀

    Reply
  19. author

    Diah4 months ago

    Hihihih, dari judulnya aja udh kece badai. Bisa gitu ya Mbak maskaraan dgn eyeliner, kapan mau coba hihihih.. tp koq ya itu temannya gtu ya? Emang sengaja kali ya Mbak pengen ngetes Mbak? Tp gpp, malah jadi ada story yg asyik untuk dikenang ya Mbak.

    Mbak Yuni mah makeup no makeup teteup aja cantik koq 😉

    Reply
  20. author

    Haeriah4 months ago

    Sampai sekarang saya juga gak ngerti lipstick matte tuh kayak apa. Kemarin sempat beli tapi kok kayaknya sama aja dengan lipstick lainnya. Emang bedanya apa sih mak?

    Reply
  21. author

    Nining4 months ago

    Aku moco iki sambil maem sampe leh keselek, aku gk mbayangno pas make over dirimu bikin heboh gegara maskara :)))))

    Reply

Leave a Reply