Tentang Keberuntungan

Pakai judul tentang lagi 😀
Saya harap teman-teman gak mblenger bacanya hehe..

Ini tentang cerita keberuntungan yang seringkali datang tak diduga. Orang yang bernama Untung pun kalau lagi buntung ya gak dapat untung. Sekeren apapun orangnya, kalau keberuntungan belum berpihak kepadanya tetap gak akan untung walaupun dikejar sampai keujung jarum. *males mikir analogi yang aneh-aneh. Yang deket aja, mumpung sedang nyambi jahit hihi*

Dimata teman-teman, saudara, dan tetangga saya di cap sebagai orang beruntung. Terutama setelah kedatangan Pak Kurir. Soalnya mereka taunya kurir ngirimi saya hadiah lomba hehe. Padahal gak selalu begitu, kadang-kadang yang datang baju gamis murah hasil buruan di toko online.

“Yun, kamu kok beruntung terus, bolak balik menang lomba”. Selalu begitu komennya. Saya tertawa aja nanggapinya. Wajar kalau mereka komen begitu. Mereka kan gak tau usaha memperjuangkan hadiah. Demi mendapatkan hadiah kan butuh energi. Butuh perjuangan. Butuh vitamin buat dopping melek sampai pagi. Para pecinta lomba hatam yang beginian yak..

Suatu ketika, disebuah acara keluarga, saya menang undian 3 kali. 3 nomor kupon yang saya pegang, semuanya tembus! Padahal kalau undian-undian begitu saya jarang menang. Bahkan gara-gara menang banyak, semua orang ngledekin saya. “Makanmu apa, kok bolak-balik menang” haha..

Sekali lagi mereka lihat saya pas dapat enaknya.

Yang baru-baru ini terjadi saya dinyatakan menang lomba foto Wisata Green Industry ke3 (WEGI#3). Hadiahnya Smartphone. Beberapa peserta yang ikut WEGI#3 sampai gak percaya kalau saya menang. Rata-rata mereka heran, kok bisa saya menang. Padahal saya gak kepilih ikut even WEGI#3.

Kisahnya, beberapa bulan lalu Perusahaan BUMN mengadakan kembali even tour pabrik bertajuk WEGI 3. Saya mendaftarkan diri tapi tidak kepilih *kasian kasian kasian* :D. Sudah semangat daftar, ternyata gak kepilih. Yassalaam.

Karena terbiasa dengan kekalahan, saya menanggapinya lempeng-lempeng aja. Toh, saya pernah ikut acara ini sebelumnya. Kalah biasa, menang ya biasa. Jadi, kata siapa saya beruntung terus, nyatanya saya pernah kalah juga hehe. Malahan banyakan kalahnya sama menangnyaaaa.

Acara WEGI sudah selesai, panitia mengumumkan lomba blog, foto dan video di website. Khusus lomba foto mereka membuka kesempatan peserta WEGI 1 dan WEGI 2 diperbolehkan ikut. Wah, saya ada peluang ikutan lombanya karena saya pernah jadi peserta WEGI 1.

Namun saya tidak serta merta daftar. Saya melihat dulu materi ‘musuh-musuhnya’. Satu trik yang saya lakukan kalau sedang ngelomba adalah ngintip-ngintip punya peserta lain. Cara ini sebagai parameter bahan lomba saya.

Sampai akhir periode saya amati pesertanya kok sedikit. Saya pikir, apa salahnya saya mencoba daftar.

Tak dinyana, saya kepilih jadi juara. Inilah yang ditanyakan teman-teman. Kok bisa? Saya gak ikut even tapi menang lombanya. Hahaha lagi-lagi soal keberuntungan..

Sebenarnya keberuntungan ini akan didapatkan teman-teman seandainya mereka melirik peluang ini. Kenapa? Karena paling enak ikut lomba yang pesertanya dikit. Perhatikan saja foto-foto yang saya upload juga gak bagus-bagus amat. Namanya juga stok lama, dan gak kepikir bakal bisa digunakan buat lomba foto. Peluang menang itu datang karena peserta dikit, hadiah yang disediakan panitia banyak.

Berarti faktor keberuntungan sebetulnya ada diantara kita. Ngintip peluang sambil berusaha Insya Allah dapat. Gak perlu pakai cara bakar-bakar kemenyan atau menghubungi MBAH UNTUNG segala, yang penting disaat mengalami kekalahan jangan dianggap kerugian karena rejeki sudah ada yang ngatur 🙂

5 thoughts on “Tentang Keberuntungan

  1. Saya juga kalau ikut lomba banyak ga menangnya mba. Tapi ada lho temen saya yang ikutan setiap lomba hampir selalu menang apalagi yang sifatnya undian. Mungkin sudah punya urat untung kali mba

  2. Klo ikut lomba atau undian, kemaren kemaren jarang menang, ah semoga stok nggak menangnya habis, bulan ini dapat hadiah mobil gitu dari operator telco yang sedang bagi bagi 60 mobil ituh hhh

  3. iya mbaaak setuju, semua itu ada takerannya…rejeki nggak akan tertukar begitu pula jodoh *geret Ayaaa dimariiii* eh ooops *PISSSSSSSSsss

Leave a Reply