Dibalik kemenangan Writing Contest Sinar Mas Land

Walau sudah simpang siur di jagat perkontesan, mendaftar lomba menjelang DL memang penuh sensasi, kalau perlu sampai harus banting tulang begadang tengah malam menuju penutupan pendaftaran haha..

Salah satu kontes yang baru-baru saya ikuti adalah Writing Contest Sinar Mas Land. Alhamdulillah di kontes ini saya menjadi runner up dan mendapat hadiah sejumlah uang tunai.

Sebenarnya kontes ini sudah saya ketahui sejak pertama kali digelar di blog Mbak Ani Berta.  Seperti biasa saya hanya membaca sekilas dan  menyepelekan. “Ah nanti saja, masih lama”

Sehari sebelum penutupan, beberapa teman blogger woro-woro di facebook tentang kontes ini. Kadang-kadang saya merasa bersyukur punya teman baik yang selalu mengingatkan dan mengajak untuk mengambil peran dalam sebuah kontes. Kebetulan saja saya bertemu Mbak Nurul Rahmawati di Artotel dalam sebuah acara. Mbak Nurul juga mengingatkan tentang kontes Sinar Mas Land. Ketika itu ada rasa ‘teg’ dihati ingin mengikuti kontes ini. Tapi masalahnya saya tidak punya bahan untuk postingannya. Pengetahuan tidak ada, foto apalagi. Hati saya yang terdalam mendorong saya supaya hunting di lokasi proyek yang dikerjakan Sinar Mas Land. Tapi disisi hati yang lain ada muncul kebimbangan, “ah, gak usah repot-repot hunting, palingan juga kalah”. Dan saya mantap memilih dorongan hati yang pertama.

Waktu itu ada 3 pilihan tempat, Wisma BII, ITC Mega Grosir, dan Wisata Bukit Mas. Dan saya harus memilih salah satu diantaranya.

Wisma BII: Untuk masuk ke gedung perkantoran seperti ini rasanya sulit. Selain tak ada tujuan penting gak mungkin juga kalau saya masuk hanya untuk foto-foto. Nanti dianggap ngapain lagi sama Security hehe. Lagian Sabtu banyak kantor libur dan pastinya suasana kantor akan sepi.

ITC Mega Grosir: ITC merupakan bangunan Mall. Dilihat dari luar bangunan ini sebetulnya bagus tapi kok saya ngeper sendiri kalau nanti ambil foto bagian dalamnya. Belum-belum saya sudah membayangkan bakal di pelototin pemilik stand dan pengunjung Mall tentang aktifitas saya yang diluar kebiasaan. Di Mall mestinya belanja, ini malah foto-foto hehe..

Wisata Bukit Mas: Saya lebih cenderung ke sini. Dibanding kedua pilihan diatas, Wisata Bukit Mas lebih artistik dan nyleneh. Yang jadi pikiran sekarang Wisata Bukit Mas adalah perumahan mewah. Bayangin minta ijinnya sudah pasti bakalan susah. Belum lagi tempatnya jauuuuhhhh banget.

Dan saya mantap bakal jalan ke Wisata Bukit Mas. Tekad saya bulat, harus bisa dapat foto disana. Semoga satpamnya baik bolehin saya foto-foto. Eh ternyata benar, satpamnya baik lho. Waktu itu saya bilang mau foto-foto buat diikutkan lomba di Sinar Mas Land. Satpamnya kasih ijin dan mendoakan semoga saya menang. Amiinnn..

Selesai foto-foto saya gak langsung pulang. Maunya sih cepat pulang supaya bisa langsung ngedraft. Mumpung di daerah Menganti, yah sekalian saja saya mampir ke bengkel Mas saya untuk nyervis motor.

Selesai service pun saya juga gak langsung pulang. Disana saya masih mainan sama ponakan. Lagian diluaran cuaca panas, ‘awang-awangen’ pulang.

Sampai rumah sudah jam 4 sore. Ini pun saya masih belum bisa ngedraft karena ada janji ke pameran buku di Jatim Expo jam 18.00. Di Pameran itu akan ada talkshow penulisan yang digawangi oleh Bina Qolam. Materinya ini lho yang menarik saya maksa kesana.

Jam 9 malam saya baru benar-benar duduk menghadap laptop dan memulai ngedraft. Nulisnya sih Alhamdulillah tidak lama karena ketentuannya maksimal 500 kata, tapi yang menghabiskan banyak waktu adalah ketika ngedit fotonya.

Satu jam menjelang deadline saya baru memasukkan tulisan dan foto di dashboard. Dada saya gak berhenti deg-degan karena waktunya benar-benar mepet. Gak lucu banget, kan, andaikan sinyal tidak mendukung. Ini betul-betul the power of kepepet hehe..

Tepat jam 23.45 saya menyetorkan link tulisan ke panitia. Masih ada waktu beberapa menit saya gunakan untuk merapikan tulisan dan foto. Alhamdulillah selesai..

Dari pengalaman ini semoga teman-teman tidak mencontoh kebiasaan saya yang menyetor tulisan di detik-detik menjelang DL. Kalau bisa setelah mendapat info lomba segera kerjakan, lebih-lebih kalau sudah punya ide. Jangan lupa juga tekadkan niat dan yakinkan diri bahwa tulisan kita sudah bagus sehingga dapat memenangkan kompetisi, sebab jika 50% keyakinan sudah dipegang sisanya adalah kemenangan itu sendiri.

Oke teman-teman, sudah siap berkompetisi?

8 thoughts on “Dibalik kemenangan Writing Contest Sinar Mas Land

  1. Whoaaaa…keren sekali mbak Yuuuun…
    Selamat yaaah, ikutan seneeeng 🙂

    Aku kok jadi ikutan deg degan gini sih bacanya..hihihi…
    Sepertinya berkat doa bapak satpam yang sudah turut mendoakanmu juga kali mbak 🙂

    Etapi posting menjelang deadline ada bagusnya juga lah mbak…
    itu lho, untuk mengantisipasi copas-er *uhuk*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *