Women Interest

Cerita si gila belanja

Rebecca Bloomwood paling pinter belanja. Iyalah lha wong hobinya belanja. Pantes kalau dia disebut si gadis gila belanja.

Ada sepatu bagus, pengin.
Lihat kardigan bagus, beli.
Ada tas model vintage, ambil.

Tapi lama-lama curiga juga, sih. Jangan-jangan yang diceritakan penulisnya, Sophie Kinsella, Rebecca Bloomwood ini dia sendiri. Seandainya bukan, wah berarti tingkat penerawangan saya mengalami penurunan. Udah gak cocok lagi ngelamar jadi tukang ramal 😀
Dan itu berarti pula sebelum menulis novel keranjingan belanja, si Sophie ini harus keluar masuk departement store buat nyari merk-merk mahal dan ngintip label harganya hihi..

Sedoyan-doyannya saya belanja tapi gak segila Becky yang sampai harus njebol kartu kredit. Duh, betapa galaunya hidup saya kalau sampai punya utang kartu kredit. Cukuplah ambil daster batik bayar sebulan di PKK. Namanya juga Pembinaan Kesejahteraan Keluarga, sambil arisan bolehlah ngutang-ngutang manis. Biar hidup ini berkesan sejahtera. Tiap hari dasternya ganti meskipun belum bayar haha..

Yah ginilah gaya ibu-ibu *saya maksudnya, bukan ibu-ibu yang lain*.
Kalau boleh ngutang kenapa harus dibayar cash, toh sama aja bayarnya antara bayar ngutang sama dibayar cash.

Ternyata trik bayar cash sebulan ini sukses menghilangkan keangkuhan Ibu-Ibu yang mulanya gak nafsu belanja menjadi bernafsu pakai banget. Etapi kebanyakan pakai baju baru pusing juga lho ternyata. Bukan bayarnya, tapi nyucinya *tinggal ngutang ini, apa yang dipusingin* 😀

Buat apa punya banyak baju kalau ternyata malas nyuci. Ujung-ujungnya, baju-baju baru itu ditumpuk dilemari dowang.

Supaya ngirit volume cucian saya berusaha menekan pemakaian baju bersih. Caranya dengan memakai baju sesuai fungsinya. Baju buat sehari-hari gak dipakai buat sholat. Baju buat tidur gak dipakai buat sehari-hari. Dengan cara itu saya bisa menekan tumpukan baju diember. Hemat tenaga, cyiin.. maklum saya ini ibu-ibu konvensional dimana kalau nyuci mesti pakai tenaga dalam. Lebih puas hasilnya ketimbang melabuhkan pakaian ke mesin.

Apalagi sekarang kan banyak detergen yang mengerti keinginan Ibu-ibu konvesional seperti saya. Hobi beli baju, tapi gak hobi nyuci, sama juga bohong, dong! hehe

Kemarin saya habis turun gunung. Alias duduk manis dihadapan ember cucian. Kalau lihat jadwal sih mestinya belum waktunya nyuci. Masih 3 hari ini, belum seminggu. Tapi ya sudahlah demi menjawab penasaran Detergen Cair Konsentrat Rinso yang wanginya seperti Molto, saya harus menyiapkan jurus tenaga dalam lagi. Sisingkan lengan baju, mari mencuci 😀

Sebelum pakai Rinso cair, tiap nyuci saya selalu pakai Rinso bubuk. Sudah kebiasaan sejak kecil soalnya, jadi hapal berapa sendok yang harus dituang. Dan begitu mencoba detergen jenis cair ini saya agak grogi, takut kebanyakan nuang. Lha wong pakai yang bubuk aja suka kebanyakan, apalagi cair.

Baru tau kalau ternyata Detergen Cair Rinso ini sudah ada takarannya. 1 tutup botol cukupan buat 1x cuci! Waah asyik dong..

Begitu saya tuang ditutupnya, hmm.. aromanya suegaarr.. persis aroma molto ultra.
Haiyah, namanya juga Rinso Molto Ultra Cair, piye to, Jeng!
Hehe.. iyaya..

Satu tutup botol Rinso Molto Ultra Cair bisa untuk setumpuk pakaian
Satu tutup botol Rinso Molto Ultra Cair bisa untuk setumpuk pakaian

Rinso Molto Ultra Cair yang saya pakai ini adalah produk barunya Rinso. Bedanya, kalau selama ini Molto Ultra yang kita kenal buat pengharum pakaian, yang sekarang saya pakai ini untuk mencuci pakaian. Makanya dinamakan Rinso Molto Ultra Aroma Essence Cair. Hasilnya cucian saya menjadi lebih harum seperti memakai pewangi Molto karena ada tambahan keharuman dan kesegaran sensasional Molto Ultra Aroma Essence Energizing.

Lebih hemat tenaga, dong?
So, pasti lah..

Tak hanya wangi saja, Rinso Molto Ultra Cair ini juga diformulasikan untuk menghilangkan noda 2x lebih efektif.

Gak perlu susah-susah lagi mengeluarkan jurus tenaga dalam deh. Sebab Rinso Molto Ultra Aroma Essence Cair memiliki 5 keunggulan, yaitu:

1. Detergen cairnya dapat masuk kedalam serat kain
2. Dapat membersihkan dengan cepat
3. Menjaga warna pakaian tetap cemerlang
4. Lembut ditangan
5. Meninggalkan wangi sensasional tahan lama pada pakaian.

Kalau biasanya nyuci habis waktu 2 jam, setelah pakai Rinso Molto Ultra Cair cuma habis waktu sejam!

Ah, indahnya hidup ini..
Teteep, nanti pas Suami pulang kerja pura-pura badan pegel alasan habis nyuci, padahal seharian duduk baca novel! 😀

23 thoughts on “Cerita si gila belanja

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Yuni… Kalau tidak mahu nyuci banyak, jangan pake baju banyak mbak. Letih juga kalau nyuci dengan tangan ya. Untung ada bahan cair yang bisa membantu emak-emak zaman modern. Salam manis dari Sarikei, Sarawak. 🙂

  2. mbaaaa…
    kalo aku sih nyuci gak masalah , cuma tinggal muter mesin cuci doang kemudian tidur-tiduran sambil nonton tipiii…

    Masalah nyetrika ini lhooooo…
    *selalu aja balik lagi kesitu*
    *persoalan terbesar dalam hidupkuh*

  3. bisa korting 50% berarti harus ganti nyuci pake rinso ini nih. tapi saya pernah juga menggunakan deterjen tertentu, namun hasilnya tidak seperti apa yang dibicarakan. kalau irit saya setuju boss. ok gan, makasih atas artikel yang bermanfaat ini. salam sahabat blogger dan ditunggu kunjungan baliknya di bengkel blogger.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *