Yamaha Vega R, motor pertamaku, Yamaha Xeon RC, Motor impianku

Akhir tahun 2004 silam, untuk pertama kalinya saya memiliki motor sendiri. Iya, motor sendiri, bukan motor punya orang tua. Walau untuk mendapatkannya saya harus membayar dengan mencicil selama 17 bulan.

Saat memutuskan beli motor, sebelumnya saya harus nabung dulu buat DPnya. Memang tidak mudah sih, butuh kesabaran selama beberapa tahun karena saya memang niat untuk membeli motor dari hasil jerih payah sendiri, bukan belas kasih orang tua.

Pada tahun 2004 itu saya masih kerja di Hi-Tech Mall. Sebetulnya untuk pergi ke tempat kerja hanya butuh naik angkutan (Lyn) sekali, tapi karena akses untuk menuju jalan raya dari rumah jauh makanya saya mengandalkan jalan kaki. Becak ada, tapi sayang kalau harus naik becak. Ongkos becak nya lebih mahal dari ongkos naik lyn nya.

Setelah ber’olah raga’ setiap jam sembilan pagi (masuk kerja di Hi-Tech Mall jam 10) selama hampir 2 tahun, akhirnya saya berani memutuskan membeli motor. Keputusan saya memiliki motor waktu itu untuk menghemat ongkos lyn, juga supaya menghemat waktu jalan saya sehingga berangkat kerja lebih siang, hehe.. bukan lah supaya menghemat waktu perjalanan.

Minimnya pengetahuan saya terhadap motor juga menjadi pemikiran saya waktu itu dengan harapan kedepannya motor yang baru dibeli itu tahan banting dan tidak rewel. Besarnya cicilan juga menjadi prioritas supaya nantinya saya sanggup membayar hingga motor itu lunas tanpa.

Dan rupanya insting saya mengatakan untuk memilih motor Yamaha Vega R Disk Brake warna biru. Alasan saya, karena Vega R Disc Brake memiliki kecanggihan pada rem cakramnya yang bila dipakai bisa langsung berhenti, “seet!” sekaligus saat melakukan pengereman.

Alasan lain bagi saya yang masih awam soal motor adalah:

  1. Merk Yamaha ‘merakyat’

Maksud saya merakyat disini adalah merk motor Yamaha sudah banyak dipakai orang. Dimana-mana sejauh mata saya memandang, motor Yamaha menjadi motor mayoritas dijalan. Saudara, tetangga, dan teman-teman, hampir semuanya menggunakan Yamaha. Pun saat di lampu merah, saya hobi mengedar pandang sekedar untuk melihat type motor yang dipakai pengendara disebelah saya. Ternyata hampir kebanyakan merknya Yamaha! Agak kurang kerjaan memang, tapi itu sebagai bahan keyakinan saya untuk tidak salah memilih motor.

  1. Langganan juara

Saya bukan penggemar motor balap. Boleh dibilang saya hampir tak pernah nonton balapan motor di TV. Tapi kata teman-teman saya, Yamaha selalu menjadi yang tercepat dan selalu ada di lini depan di balapan moto GP. Awalnya sempat tak percaya, tapi ketika saya coba survey di ‘yang kung’ google, memang benar kalau dari tahun 2004 hingga 2012, Yamaha menjadi motor juara selama 6 kali. Sebuah prestasi yang luar biasa..

  1. Irit bahan bakar

Bagi saya yang saat itu buta akan harga bensin, dan masih memegang erat obrolan orang dewasa, bahwa motor bisa menghemat anggaran ongkos lyn, percaya saja. Dan memang setelah saya banding-bandingkan, setelah memakai motor jauh lebih menghemat biaya dan tenaga.

Apalagi saat menggunakan Yamaha Vega, dengan sekali isi bensin Rp. 5.000,- yang ketika itu tidak salah harga per liternya masih Rp. 1.810,-, bisa saya gunakan selama seminggu – 10 hari. Sedangkan ongkos lyn ketika itu masih Rp. 1.300,-! Sudah irit berapa rupiah itu..

Malah pertama kali beli, Yamaha Vega itu saya bawa ke Bromo. Iya, Motor baru itu saya bawa ‘ngreyen’ (istilah suroboyo) atau bahasa kerennya uji test ke tempat-tempat yang sedikit ekstrim,  untuk mengetahui seberapa tahan bantingnya motor saya itu dan seberapa keren tarikannya.

Percaya tidak percaya sih, Surabaya – Bromo – Surabaya hanya isi bensin 3 x Rp. 5.000! padahal jalan tanjakannya di bromo meliuk-liuk naik turun dan jumlahnya tidak sedikit, lho, tapi tetap aja hematnya. Dan tarikannya juga lumayan lincah dan cepat.

  1. Saya menyebutnya si bebek bandel

Entahlah mengapa saya menyebutnya demikian untuk Yamaha Vega R DB saya. Setelah 4 tahunan menggunakan Yamaha Vega secara tidak sengaja saya menyebutnya si bebek bandel. Itu terucap setelah Yamaha Vega saya mengalami insiden yang menyedihkan saat berhenti di lampu merah Wonokromo. Tiba-tiba saja dari arah belakang, motor saya di tabrak motor lain.

Awalnya saya tidak sadar kalau motor saya ditabrak, tak ada goncangan apapun yang saya rasakan. Saya baru tau saat kaki kiri saya menyentuh bagian tubuh sepasang suami istri yang sudah tergeletak dibawah dengan motor roboh pecah berantakan. Karena saya merasa tidak bersalah apa-apa, menyenggol motornya pun tidak, saya pun diam saja. Pikir saya mereka jatuh sendiri karena keblabasan ngerem atau apa.

Beberapa saat kemudian, iseng saya menoleh kebelakang untuk mencari penyebab pasangan itu jatuh. Betapa kagetnya saat melihat lampu belakang saya pecah.

Rupanya, suami istri itu jalannya kekencangan. Mereka sepertinya sengaja menambah gas saat lampu akan menyala merah. Saat motor dalam keadaan kencang, didepannya terlihat Pak Polisi berdiri dibawah pohon. Dalam keadaan bingung hanya ada 2 pilihan, kalau terus kena tilang, kalau berhenti pasti remnya tidak nutut. Maka limbunglah mereka, tak bisa mengatasi keadaan. Akhirnya motor saya yang jadi sasaran.

Dibantu beberapa tukang becak yang saat itu turt menyaksikan, dikantor polisi saya dinyatakan tidak bersalah, justru suami istri itulah yang diwajibkan membayar ganti rugi motor saya.

  1. Merasa Klik

Tak salah saya memilih Yamaha Vega R DB. Sudah banyak yang membuktikan bahwa merk motor Yamaha itu bandel dan awet. Tempat servicenya ada dimana-mana dan spare partnya pun juga mudah didapat. Itu yang membuat hati saya terasa nyaman memilih merk Yamaha. Terasa seperti langsung ‘klik’ aja.

Garansi mesin yang panjang juga menjadi nilai tambah buat saya. Dan lagi kakak saya yang memiliki usaha bengkel mengatakan, bahwa motor Yamaha harga jual secondnya cukup tinggi.

Jadilah Yamaha merk motor pertamaku.

Pengalaman naik motor matic

Setelah sekian lama menggunakan motor bebek, kini saya berencana untuk ganti motor. Dan Motor impian saya selanjutnya adalah motor matic. Saya begitu penasaran menggunakan motor jenis ini karena melihat banyaknya pengguna motor matic dijalan.

Menurut teman-teman yang sudah menggunakan motor matic, hampir semuanya mengatakan kalau motor maticitu nyaman digunakan, irit bahan bakar, larinya cepat dan mudah pengoperasiannya. Mendengar iming-iming seperti itulah saya jadi tertarik juga untuk berpindah haluan ke teknologi motor injeksi.

Terus terang, saya memang belum fasih benar naik motor jenis matic karena sudah kebiasaan naik motor bebek, sehingga bila melalui lampu merah atau polisi tidur kaki saya masih suka ‘kagok’ (salah tingkah). Meskipun tangan sudah menekan hand rem, tapi kaki saya secara reflek mencari injakan gigi untuk dikurangi. Saya jadi malu sendiri di lihat pengendara lain, ketara banget kalau pakai motor hasil pinjaman 😀

Beberapa kali saya naik motor matic awalnya terasa aneh. Seperti ada sesuatu yang hilang di kaki. Tapi setelah berusaha membiasakan diri secara pelan-pelan ternyata naik motor matic itu asyik juga. Tinggal duduk di atas jok, nyalakan starter, kaki dua berdiri sejajar dan,  goyaaang.. 😀

Bergaya bersama motor pinjaman :D

Bergaya bersama motor pinjaman 😀

Kecanggihan motor injeksi

Lagi-lagi saya harus mengenalkan diri dengan motor berteknologi baru ini. Sebelum benar-benar akan membeli saya berusaha cari tau kelebihan motor matic dibanding motor bebek. Dari kebiasaan nguping ditambah browsing, lama-lama saya jadi mengerti keunggulan motor matic.  

Berbeda dengan motor jenis bebek, motor matic lebih hemat bahan bakar dan lebih ramah lingkungan karena menggunakan mesin bersistem bahan bakar injeksi. Sistem injeksi ini menghasilkan gas buang yang tidak terlalu besar  

Baru-baru ini sebagai pelopor matic pertama, Yamaha melakukan inovasi motor matic terkini yaitu penggabungan ketangguhan mesin juara Yamaha DiASil Cylinder dan Forged Piston dengan teknologi canggih FI, Yamaha Mixture Jet – Fuel Injection atau yang disingkat YM Jet-FI.

Hadirnya penggabungan inovasi ini nantinya tidak saja membuat tampilan motor lebih keren, cepat, tapi juga canggih.

Motor injeksi berteknologi YM Jet-FI merupakan mesin injeksi berteknologi balap yang mampu meningkatkan efisensi bahan bakar hingga 30 % serta dapat mengurangi polusi udara. 

Bukan.. bukannya saya mau balapan dijalan raya atau apa untuk mengidam-idamkan motor jenis ini, lagian saya tak perlu menarik motor kencang-kencang untuk segera sampai ditempat tujuan, toh jalanan Surabaya tidak begitu macet. Tetapi tidak salah kan kalau saya menginginkan motor yang berkualitas, agresif, inovativ, juga elegan.

Yamaha XEON RC, motor injeksi Impian

Kebiasaan saya dan suami bila bepergian jauh keluar kota  dalam provinsi selalu menggunakan motor. Hal ini supaya lebih cepat sampai, lebih murah ongkos, dan gak susah kalau mau kemana-mana.  Seperti jalan-jalan ke Malang, Jombang, Kediri, Blitar, hingga ke Bromo di Probolinggo, selama ini selalu menggunakan motor bebek, meski saat di perjalanan selalu mengandalkan kaki untuk menginjak gas dan rem.

Karena sering melakukan perjalanan jarak jauh itulah, makanya saya memimpikan motor injeksi Yamaha XEON RC. Alasannya:

Performa tangguh

Ini kaitannya dengan kapasitas mesin Yamaha XEON RC yang 125 cc. Besarnya kapasitas ini  membuat Yamaha Xeon RC semakin agresif, melesat cepat saat berada diatas aspal dan semakin tak tertandingi!

Diimbangi kapasitas tangki bensin yang lumayan besar, 3,8 liter membuat suasana perjalanan menjadi tenang dan nyaman. Begitu pula dengan Rem nya yang mengandalkan rem cakram dibagian depan dan tromol dibagian belakang membuat perjalanan menjadi lincah dan “sat-set!”

Teknologi mesinnya juara dan canggih

Perpaduan komponen Aluminium Silicon (DiASil)  Cylinder yang memiliki daya tahan kuat terhadap gesekan serta Forged Piston yang diproses menggunakan teknologi tempa membuat kebersihan piston terjaga. Ditambah kecanggihan YM Jet-FI membuat Yamaha Xeon RC tampil lebih istimewa dan full performance. Garansi komponen selama 5 tahun / 50.000 km membuat motor injeksi satu ini lebih sensasional dan awet.

DiASil Cylinder

DiASil Cylinder

Forged Piston

Forged Piston

Throttle Posisiton Sensornya yang smart membuat pembakaran lebih sempurna sehingga bahan bakar menjadi lebih efisien. Liquid Cooled nya juga menjadikan temperatur mesin stabil, suara mesin halus dan lincah maksimal

Throttle Position Sensor

Liquid Cooled

Liquid Cooled

Tampilan Keren

Disain tampilan luar Yamaha Xeon RC Aerodinamic yang terinspirasi dari pesawat tempur dengan sistem Auto Head – Light On serta Translucent Head Lamp yang berdimensi unik menjadikan penerangan menjadi lebih jelas sehingga mengurangi resiko kecelakaan.

Translucent Head Lamp

Translucent Head Lamp

Ultramodern back lamp dengan disain khas membuat penampilan lebih futuristik, lebih modern, tampak sporty dan lebih terang

Ultramodern back lamp

Ultramodern back lamp

New Striping dengan graphic baru yang bernuansa speed teknologi membuat penampilan semakin dinamis

Penampilan Xeon RC dengan striping baru

Penampilan Xeon RC dengan striping baru

Fitur keren dan sporty

Sebagai motor sahabat berkendara, Xeon RC memiliki beberapa kenyamanan, diantaranya:

Interior Box dibagian depan dapat difungsikan sebagai bagasi mini yang dapat menyimpan barang-barang yang dianggap penting seperti, botol minum, sarung tangan, masker, dll, hal ini untuk lebih memudahkan pengendara menyimpan aksesoris kecil.

Large Volume Baggage dapat digunakan untuk menyimpan helm, jaket atau barang-barang pendukung aktivitas pengendara.

Bagasinya lebar

Bagasinya lebar

New key shutter yang berfungsi ganda untuk melindungi motor supaya lebih aman juga sekaligus sebagai pembuka bagasi.

New Key Shutter

New Key Shutter

Selain itu fitur Smart Stand Switch dan Smart Lock System yang berguna sebagai pengaman pengendara dan praktis digunakan serta aman saat melakukan pengereman dijalan menanjak atau menurun

Smart Lock System and Stand Switch

Smart Lock System and Stand Switch

Penuh Ekspresi

Salah satu keistimewaan Yamaha Xeon RC, Sporty Casting Wheel and Colored Pin Stripe dengan Velg berwarna dikombinasi Lis Velg nya yang tegas membuat penampilannya lebih gagah, terutama saat motor melewati jalanan bergelombang. Begitu juga jarak antara tanah dan motor  yang didisain lebih tinggi membuat pengguna nyaman saat melewati polisi tidur.

Muscular and Sporty Muffler diadaptasi dari Motor Yamaha T-Max sangat powerful.

Kualitas terjamin

Motor Yamaha selain memiliki fitur yang keren, cepat dan juga canggih, tapi juga mengedepankan kualitas dan garansi. Tidak tanggung-tanggung Yamaha memberi garansi 5 tahun / 50.000 km untuk mesin terutama Forged Piston dan DiASil Cylinder, 2 tahun untuk kelistrikan, serta 6 bulan 6.000 km untuk bagian umum diluar kelistrikan.

***

Pengalaman saya membuktikan bahwa motor Yamaha memiliki banyak keunggulan. Dari segi kecanggihan teknologi, fitur yang keren, performance dan konsumsi bahan bakar, motor Yamaha selalu ‘terdepan’. Seperti peribahasa, tak kenal maka tak sayang, maka setelah menggunakan motor Yamaha saya jadi makin sayang dan tak mau beralih ke yang lain.

Semoga Yamaha selalu terus berinovasi agar kedepannya Yamaha semakin didepan dan akan terus menjadi yang terdepan secara percaya diri penuh ekspresi dan melesat jauh semakin tak tertandingi..

author
Author: 
loading...
  1. author

    Lidya4 years ago

    sesama pengguna yamaha ternyata kita ya mbak

    Reply
    • author
      Author

      yuniarinukti4 years ago

      Mbak Lid pke Yamaha juga? tos deh kita 😀

      Reply
  2. author

    Rinaldy4 years ago

    Asik, pake Xeon RC

    Reply
    • author
      Author

      yuniarinukti4 years ago

      Besok beli ya 😀

      Reply
  3. author

    lozz akbar4 years ago

    Hmmm tertarik nih dengan Yamaha Xeon, tapi duite yang gak tertarik hehehe..

    jalan kaki aja dulu ah

    Reply
    • author
      Author

      yuniarinukti4 years ago

      Janganlah bingung dan sedih Mas, Kan ada leasing 😀

      Reply
  4. author

    prih4 years ago

    Selamat berjaya dengan yamaha andalan Jeng Yuni.

    Reply
    • author
      Author

      yuniarinukti4 years ago

      Makasih Mbak Prih 🙂

      Reply
  5. author

    Andi Kata4 years ago

    Ini motor Yamaha New Xeon RC baru kalo mau kredit ndak rugi deh berlama-lama nunggu sampe selesai lunas. Sangat cocok untuk dipilih oleh penikmat sepeda motor di mana saja berada karena kualitasnya yang unggul dan ajib!

    Reply
    • author
      Author

      yuniarinukti4 years ago

      Setuju Mas Andi.
      Ngomong-ngomong Mas Andi sudah pke Yamaha Xeon RC?

      Reply
  6. author

    Dede Ariyanto4 years ago

    Beruntung mbak bisa beli motor, sesuatu yah. Salam kenal dari sesama peserta lomba. Jika sempat sudihlah kiranya mampir ^_^
    Klik disini Trims.

    Reply
    • author
      Author

      yuniarinukti4 years ago

      Sudah mampir..
      sukses juga ya kontesnya 🙂

      Reply
  7. author

    Dede Ariyanto4 years ago

    Beruntung yah mbk bisa beli motor. Salam dari sesama peserta lomba. Jika sudih mampirlah ke blog saya yah… ^_^

    Reply
  8. author

    marsudiyanto4 years ago

    Kemarin saya baru saja beli Yamaha Byson untuk anak saya Mbak…
    Tarikannya lumayan juga dan stabil

    Reply
  9. author

    Ayah4 years ago

    sy pecinta yamaha juga. Motor 1st yg sy beli dgn uang sendiri jg VEGA R, msh sy pakai hingga sekarang.. dan msh tetap irit dan bandel, sparepart ori msh mudah di dapat. (jarak rmh ke kntor +- 60km-an pp).

    rencana jg sy mau ambil XEON RC utk alat transportasi yg baru ke tmpt kerja.

    sy tunggu review XEON RCnya..

    Salam pencinta YAMAHA

    Reply
  10. author

    rhs blog3 years ago

    Hallo salam kenal. Setelah saya telusuri penggunaan forget piston dan diasil cyl adalah untuk meminimalisir friksi (getaran). Penggunaan teknologi ini bukan berarti teknologi maju. Ini teknologi lama yang masih dipakai. Ini bahasa marketting hihihi. Bahkan fu 150 make forget piston n diasyl cyl cuman namnya beda. Kalau untuk motor sport pasti semua pabrikan memakai diasyl cyl n forget piston. Btw artikelnya bagus. Tapi kalo bisa komparasi dengan pabrik lain supaya jelas. Juoss gandoz lah

    Reply
  11. author

    Aisah K3 years ago

    Tapi udah jarang keliatan ni motor sepertinya kalau sama model lain ya mba

    Reply
  12. author

    Didie_1872 years ago

    Mantap xeon rc special moto GP….. lngsung borong 2…hihihi

    Reply
  13. author

    acong1 year ago

    motor matic lebih irit dari motor bebek?
    yang bener mbak… -____-“

    Reply

Leave a Reply