Keceriaan Halal Bihalal #KEBersamaan Surabaya

Apapun namanya, #KEBersamaan itu selalu indah. Bersama menjalin keakraban, bersilaturrahmi sekaligus mengembalikan fitrah menjadi pribadi yang bersih.

Minggu, 7 September 2014 komunitas Kumpulan Emak Blogger (KEB) mengadakan Halal Bihalal serentak 6 kota di Indonesia, salah satunya Surabaya. Sebuah penghormatan bagi Emak-emak blogger di Surabaya dan sekitarnya untuk mempererat tali persaudaraan.

Setelah diskusi panjang kali lebar disepakatilah tempat Halal Bihalal. Tempatnya di Sidoarjo, di kediaman Mak Tatit Ujiani. Alhamdulillah Mak Tatit bersedia rumahnya kami repotin. Kalau acara diadakan dirumah kan suasananya jadi lebih santai dan bebas. Ngobrol-ngobrol pun bisa lebih akrab.

Kenapa harus di Sidoarjo, Di Surabaya kan bisa?

Sebagai blogger yang tinggal di Surabaya, saya nggak mau egois dengan β€˜mengkultuskan’ harus di Surabaya. *sok bijak, nih* sekali-sekali dong yang di Surabaya ngalah, masak apa-apa kudu di Surabaya. Dan ternyata, setelah saya membaca daftar alamat rumah anggota yang hadir 8 dari 10 orang tinggalnya di Sidoarjo. Nahlo, jadi selama ini Emak blogger Surabaya itu egois *lihat saya, jangan yang lain*. Kurang memikirkan bagaimana teman-teman yang di Sidoarjo dan Gresik jauh-jauh datang ke Surabaya. Belum nanti repotnya bawa anak kecil. Jadi, maafkan saya ya Emak-emak πŸ™‚

Baiklah, Sidoarjo sudah. Surabaya, sering. Gresik kapan? Direncanain lagi yaah..

Awalnya kami rencana untuk urunan buat biaya konsumsi. Tapi lagi-lagi Bu Tatit melarang dan beliau ingin seluruh biayanya ditanggung sendiri.
*Aduh, Bu.. gak usah repot-repot.. keluarkan saja semua yang ada dikulkas* Lho?! πŸ˜€

Baiklah untuk mengurangi beban tuan rumah saya usulkan agar enggota yang hadir membawa makanan ala kadarnya buat tambah-tambahan cemilan. Tak disangka sesuatu ala kadarnya itu jadi bertumpuk-tumpuk. Makanan yang terhidang jadi berlimpah. Alhamdulillah wa Syukurillah..

Jam 10 tet, saya sudah disekitar perumahan tempat tinggal Bu Tatit. Karena sesuatu hal *baca=nyari alamat* yang gak ketemu-ketemu pke tanya sana-sini dulu, saya tiba jam 10 lewat. Kiranya sudah rame ternyata masih 2 orang yang hadir, Neng Sari Widiarti sama Mak Irowati. Sambil menunggu emak yang lain saya, Sari dan Mak Iro cemil-cemil cantik.

Cemil-cemil cantik itu ambil kacang goreng sebiji dikunyah 10 menit.
Ambil lagi sebiji, kunyah lagi 9 menit.

5 menit kemudian:
Ambil kacangnya segenggam lalu dikunyah 2 menit.
Ambil lagi segenggam dikunyah semenit.
Semakin lama, makannya beringasan wkwk

Nggaklah.. nggak gitu-itu banget keles. Gini-gini juga Emak Surabaya itu sopan-sopan. *ehem* *keselek es ganepo*

Setelah semua hadir total hadirin ada 16 orang termasuk sang tuan rumah. Eh tambah satu lagi Bapak-bapak, dia suami saya yang menjaga istrinya dengan setia. Jadi totalnya 17.

Dari sekian yang hadir ada yang sudah kenal dan akrab karena sudah pernah ketemu sebelumnya. Lain dari itu saya merasa asing, yang membuat saya SKSD adalah namanya.
β€œOh ini toh Mak anu..”
β€œOh ini toh Mak anu..”
β€œOalaahhh ini toh..” ujung-ujungnya, OOO… bunder hihi

Rasanya seperti De Javu gitu lho
Sering dengar namanya, tapi gak tau yang mana orangnya..
Untungnya Mak-Mak Blogger Surabaya itu baik-baik dan murah senyum. Diajakin apa aja mau. Termasuk foto selfie dan gokil-gokilan.

Seperti biasa pertama ketemu salaman dulu sambil nyebut nama. Selanjutnya ngobrol-ngobrol ngalor ngidul. Eit, bukan nggosip lho, tapi kami ngobrolin seputar dunia blogging. Bagaimana caranya optimasi blog supaya visitornya bisa banyak. Sambil silaturrahmi, sambil berbagi informasi..

Salut banget dengan semangat Emak-emak dalam dunia kepenulisan. Meski dirumah direpotin sama keluarga masih bisa meluangkan waktu untuk menulis.

Karena keasyikan ngobrol usai tukar kado nggak terasa aja sudah hampir jam satu. Waktunya sholat Dhuhur dulu. Usai sholat Dhuhur dilanjut dengan foto selfie rame-rame yang diakhiri dengan sesi foto bersama.

Gak usah berebut, semua kebagian πŸ˜€

Entah kenapa kalau kumpul-kumpul begini rasanya kok seperti anak SMA, ya. Bawaannya narsis muluu..

Akhirnya kami pulang membawa sebungkus kenangan. Keceriaan bertemu teman-teman seprofesi dan seperjuangan membuat kami seolah saudara lama yang baru berjumpa.

Terima kasih buat seluruh Emak Blogger Surabaya yang sudah hadir, kehadiran kalian membuat acara menjadi hidup dan rame. Tak lupa saya pribadi dan mewakili nama Kumpulan Emak Blogger juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Bu Tatit sekeluarga atas kesediannya menggunakan tempat tinggal sebagai tempat kami berkumpul. Semoga kebaikan Bu Tatit sekeluarga mendapat balasan dari Allah SWT, Amiin.

Sampai jumpa lagi kawan-kawan…

14 thoughts on “Keceriaan Halal Bihalal #KEBersamaan Surabaya

  1. mengharukan sekaliii tulisan ini [lebaiii]
    eh tapi asli, aku hepi syalalala loh bisa kenal dgn kalian smua yg narsis bin beringas [eeeloooh] ^^V
    baiklah serius….

    aku sudah rindu kamu mak-mak smua πŸ˜€

  2. wiiih kece2 yaa emak2 blogger suroboyo…. *yg udah akrab dimata ada mba yuni,mba sari w trus si gingsul Niar….. πŸ˜€
    etapi jd penasaran ma nyonya rumah yg baik budi…..hehehe…manaaaa yaaa…..

  3. Ya gmn gt mbak kan msh baru….baru dtg maksudnya… masak lgsg ambilnya segenggam apalg setoples… kan jaga gengsi dkit…nah selanjutnya stlh malunya hilang bawa deh sekardus – kardusnya…. buahahahaha….kpn ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *